
Sepeninggal sang bunda kanaya merasa bahwa hidupnya tidak ada sandaran lagi di mana sang bundalah tempat kanaya mengadu....di tambah lagi sang ayah yang telah menikah kembali dan istri barunya yang bernama mira tidak menyukai kanaya...
jangankan mendapatkan kasihsayang seoarang ibu tiri kanaya di perlakukan ibarat seorang pembantu...
tidak selang lama setelah menikah sang ayah pun meninggal karena serangan jantung,di situlah awal penderitaan kanaya.
" byuuurr.......
kanaya yang sedang tertidur bangun terperanjak karena mira dengan sengaja menyiramkan air ke muka kanaya yang sedang tidur.
" bangun...pemalas..." perintah mira
kanaya langsung bangun menatap mira.
" enak aja ya kamu..enak enakan tidur cepat siapkan sarapan pagi....sebentar lagi dina akan berangkat sekolah." titah mira
dina adalah putri kandung mira usianya hanya beda 2 tahun di bawah kanaya...tapi sifat manja dan malas nya yang selalu membuat naya iri karena hanya dina lah yang selalu di manaj oleh mira sedangkan dirinya selalu di perlakukan seperti pembantu di rumahnya sendiri.
setelah membereskan semua pekerjaan rumahnya naya bersiap untuk berangkat kerja.saat ini naya bekerja di sebuah restoran ternama di kota A.naya bekerja sabagai pelayan di sana dengan gaji yang lumayan tapi sayang setiap menerima gaji mira lah yang selalau menyimpan semua uang naya..semenjak sang ayah meninggal nayalah yang bekerja mencari uang untuk mira dan dina putrinya..."
" aku harus kuat dengan takdir ku ini ,aku yakin tuhan selalu bersamaku..."batin naya sebagai penyemangat hidupnya.
" pagi nay......" sapa tika sahabat naya yang bekerja bersama di restoran itu.
" kamu sakit....wajah kamu pucat sekali...." tanya tika.
" tidak....." jawab naya lesu
" kalau sakit sebaiknya kamu istirahat saja di rumah..."
" aku baik baik saja tika......"jelas naya.
naya selalu menyimpan semua kesedihannya sendiri tanpa ingin merepotkan seapa pun termasuk tika sahabatnya.
itulah sikap naya....
Berbeda suasana disebuah gudang kosong yang letaknya di tengah hutan dan jauh dari jalan raya terdengar suara minta tolong....
" ampun tuan....aku mohon maafkan aku...."
" bugh...bugh....pukulan demi pukulan terdengar terus menerus seperti tanpa ampun seseorang yang sedang di siksa.
ya....itulah sean arya wiguna....yang tak henti hentinya membabi buta terus menghajar seseorang yang bernama anton yang tak lain adalah anak buahnya yang telah berkhianat kepadanya..
sean tidak akan memberi ampun kepada siapapun yang telah berani mengkhianati.
anton sudah tidak berdaya lagi dan ambruk seketika tidak sadarkan diri..
" leo......." panggil sean kepada leo sang sekertaris nya.
" cepat kau buang pengkhianat ini ke laut agar polisi tidak akan menemukan jejaknya....." perintah sean kepada leo
" baik tuan.....
__ADS_1
leo langsung membawa tubuh anton dan memasukannya kedalam mobil dan segera membawa nya kelaut untuk di jadikan santapan ikan hiu.
tak selang lama leo kembali ke gudang di mana sean masih berada di sana.
" tuan saya sudah bereskan semuanya...." lapor leo.
leo melajukan mobilnya segera meninggalkan gudang di mana tempat itu selalu ia gunakan untuk mengeksekusi musuh musuhnya...menuju mansion sang tuan karena hari sudah mulai gelap.
naya biasa pulang kerja jam 7 malam....
ia harus segera sampai di rumah karena harus menyiapkan makan malam untuk mira dan dina kalau tidak mira akan terus menyiksa naya....
" assalamualaikum......."
" oh sudah pulang kamu ya kenapa lama sekali.......marah mira
" kamu tidak tau kami sudah lapar...." marah dina..
naya langsung berlari kedapur dan langsung membuat kan makan malam untuk mira dan dina.rasa capek karena seharian bekerja seakan lupa naya rasakan.
" tuhan sampai kapan aku di perlakukan seperti ini aku juga ingin di sayang di hargai dan di anggap oleh tante mira..." batin naya di sela tangisnya.
setelah menyiapkan makan malam naya segera kekamar untuk membersihkan diri.di kamar kecil inilah tempat naya mengistirahatkan tubuhnya karena lelah bekerja.semenjak sang ayah tiada mira memaksa naya untuk tidur di dalam gudang ..naya harus membersihkan gudang itu hingga kini sudah layak pakai.
" pulang lah.... " perintah sean kepada leo
karena leo sudah membawa sean kembali ke mansionnya.
pelayan membukakan pintu untuk sean..
" tuan tadi nyonya telepon....nyonya bilang 2 hari lagi akan pulang ke indonesia...
" kenapa ibu tidak menelepon ku langsung... " tanya sean kepada pelayan..
" nyonya bilang handphone tuan tidak akrif...." jelas sang pelayan..
sean merogoh hp nya di saku celananya ternyata benar hp nya mati mungkin habis baterainya...
sean langsung pergi meninggalkan pelayan itu segera kekamarnya ia merasa sangat lelah karena tadi siang sudah menghajar habis habisan anton.sean masuk kekamar mandi merendamkan tubuhnya sejenak agar otot otot kekarnya sedikit relaks.
,,,pagi yang cerah kesejukan yang terasa membuat alam semesta tersenyum ramah menyambut setiap penghuni kamar yang masih lelap dalam mimpinya....
berbeda di rumah naya omelan omelan mira selalu terdengar di setiap paginya....membuat naya kebal dan menjadi makananya setiap hari.
sarapan yang sudah di buatkan oleh naya terkadang habis tanpa menyisahkan untuknya terpaksa naya sarapan hanya dengan nasi dan garam saja,tapi naya selalu bersyukur ia masih bisa mengganjal perutnya agar tidak kelaparan.
sesampainya di tempat kerja naya langsung bersiap untuk memulai pekerjaannya....
" selamat pagi sekertaris leo....." sapa seorang pelayan perempuan kepada leo..
siapa yang tidak akan terpesona kepada leo saat menatapnya,tubuh yang tinggi kekar setelan jas yang pas di tubuhnya di tambah lagi kaca mata hitam yang tak pernah lepas dari wajahnya membuat sosok leo banyak di kagumi wanita.
" apa tuan sean sudah bangun...." tanya leo membuyarkan lamunan sang pelayan itu..
__ADS_1
sontak pelayan kaget dan menjawab gugup pertanyaan leo.
" be..belum ......" tuan sean belum keluar kamar mungkin masih tidur...
" baiklah aku akan ke kamarnya.....
leo langsung berjalan menuju kamar tuannya...
" tok...tok....tok.....
perlahan leo membuka pintu kamar karena tidak ada sautan juga dari sean,dan ternyata benar eean masih tertidur lelap di bawah selimut...
" apa apan ini..... kalau bos mah bebas....
" hei...aku dengar ocehan mu,mau mati kamu leo......
" leo terperanjat kaget ternyata tuannya mendengar apa yang di ucapnya.
" m. m.aaf tuan saya bercanda...." jawab leo gugup.
"ada apa kamu pagi pagi sudah ada di sini....
" pagi......" batin leo
" tuan ini sudah jam 9....pagi apanya...
" apaaaa......." sean kaget dan langsung bangun dari tidurannya...
" kenapa kamu tidak membangunkan ku bodoh..." marah sean
" ya tuhan aku kan juga ini sedang membangunkan mu tuaaan..." batin leo kesal.
sean segera beranjak dari tempat tidurnya segera mandi dan memakai pakaian kerjanya.
" apa jadwal kita hari ini...." tanya sean
"pagi ini jam 10 kita ada pertemuan dengan tuan richard kolega dari swiss untuk membahas kerjasama kita..." jelas leo
" dimana pertemuannya...." tanya sean
" di restoran Rainbow....tuan.
setelah mendapat penjelasan dari sang sekertaris.mereka segera berangkat menuju restoran raibow untuk menemui tuan richard.
mobil mewah yang di kendarai leo pun tiba di depan restoran tersebut..
banyak pasang mata yang memperhatikan mobil tersebut...dan tercengang di kala sang empunya keluar dari dalam mobil..
tampak lah sean keluar dari mobil merapihkan jas dan kaca mata nya dan berjalan gagah memasuki restoran tersebut.
seketika para penghuni restoran langsung menoleh secara bersamaan ke arah pintu di mana sean di dampingi sang sekertaris berjalan memasuki restoran.
bersambung....
__ADS_1