Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.95 mimpi buruk.


__ADS_3

sudah 2 minggu lebih sean dan leo mencari naya dengan mengelilingi setiap sudut kota.tapi keberadaan naya tidak juga dapat di temukan.


" di mana kamu sayang...ku mohon kembalilah." batin sean frustasi.


leo yang melihat keadaan sean merasa sangat kasihan.leo dapat melihat penyesalan yang begitu mendalam dan juga kerinduan yang sangat menyiksa tuan nya itu.


" tuan...ini sudah malam kita lanjutkan besok saja ya." ucap leo.


" hmmm...." ucap sean.


akhirnya sean dan leo kembali ke mansion dan akan melanjutkan pencarian nya esok hari.


sesampai nya di mansion....


" pulanglah...." ucap sean keluar dari mobil.


dari dalam mobil leo melihat sean yang begitu lesu seperti tidak ada semangat untuk hidup.


leo mengambil hp nya dan menelpon seseorang.


" bagaimana apa kalian sudah menemukan nona naya." ???? tanya leo.


ternyata leo menelpon anak buah sean yang di perintahkan untuk mencari naya.


"belum tuan..." ucap anak buah sean.


leo menutup telpon nya....


" di mana kamu nona...???? batin leo.


dengan langkah yang lunglai sean masuk ke dalam kamar nya.


" tuan dari mana saja kenapa baru pulang...." ucap naya.


mata sean melotot saat melihat naya ada di hadapan nya.sean diam bagai kan patung dan terus menatap naya.


" tuan...." ucap naya sambil melambaikan tangan nya di depan wajah sean karena sean seperti orang yang tidak sadar.


" kenapa tuan diam....apa yang sedang tuan pikirkan." ucap naya.


" tuan mandi lah dulu saya sudah menyiapkan air hangat nya." ucap naya.


sean masih terus diam dan menatap naya yang dari tadi terus berbicara.


naya sedang sibuk memilih baju di lemari.perlahan sean berjalan mendekati naya sean masih bingung apakah ini nyata atau halusinasi nya saja.


tangan sean akan menyentuh pundak naya dari belakang tapi naya keburu berbalik.


" tuan.....saya kan menyuruh tuan mandi" ucap naya.


" sayang...." panggil sean kepada naya.


naya menoleh ke arah sean.


" ya...." ucap naya.


" apa ini benar kamu...." ucap sean.


naya hanya mengangguk sambil tersenyum...


tangan sean akan menyentuh pipi naya tapi tiba tiba naya menghilang.


sean terkejut....


" sayang..." panggil sean panik.


" sayang...ku mohon jangan lakukan ini kembalilah." ucap sean terus memanggil naya.


" tuaaaaaan......." teriak naya bangun dari tidur nya.


" nay...." panggil bu aminah terkejut.


" kamu kenapa kamu mimpi buruk.???? tanya bu aminah.


nafas naya tersengal sengal...

__ADS_1


" ibu ambil kan minum ya..." ucap bu aminah.


" ini nay....minum lah dulu." ucap bu aminah memberikan air minum.


" bu......." ucap naya meneteskan air mata.


" nay mimpi bertemu dengan suami nay.tapi suami nay tidak mau menerima nay lagi." ucap naya menangis.


" nay....itu kan hanya mimpi." ucap bu aminah mencoba menenangkan naya.


" tapi bu...." ucap naya.


" sudah jangan di pikirkan lagi ya." ucap bu aminah memeluk naya.


" kasihan sekali kami nay.....suami mu memang sudah tidak peduli sama kamu.ibu tidak tega jika harus memberi tahu mu." batin bu aminah


" maka nya kalau sore sore jangan tidur." ucap bu aminah.


" sekarang jam berapa bu..." ??? tanya naya.


" sekarang sudah jam 8,sifa bilang kamu tidur dari jam 5 sore tadi." ucap bu aminah.


" iya bu...nay belakangan ini sering merasa ngantuk dan cepat lelah." ucap naya.


" ya sudah ayo...bangun kamu belum makan kan." ucap bu aminah.


" nay gak lapar bu...." ucap naya.


" nay....kamu harus banyak makan ingat anak dalam kandungan mu juga butuh makan." ucap bu aminah.


naya diam dan menatap perut buncit nya .


" bu....apa nay sanggup membesarkan anak nay sendiri." ucap naya.


" kamu jangan khawatir kan ada ibu ada sifa kamu tidak sendiri." ucap bu aminah.


" nay....ingin bertemu dengan suami nay." ucap naya menangis


" nay sangat merindukan nya bu." ucap naya dengan tangis sedih nya.


" ya sudah sekarang kamu makan ya." ucap bu aminah.


" ibu sudah masakin oseng kangkung sama tempe goreng kesukaan kamu." ucap bu aminah sambil menyiapkan makanan.



menu seperti ini bagi bu aminah adalah makanan yang sangat spesial.jarang jarang bisa makan sayur dan ada lauk nya walau itu hanya lauk tempe goreng.


" hari ini ibu lumayan banyak dapat barang rongsokan nya." ucap bu aminah.


" benar kah..." ucap naya tersenyum.


" ya sudah ayo makan..." ucap bu aminah.


" iya..." ucap naya.


" sifa mana bu...." ucap naya.


" ada di depan sedang membersih kan botol." ucap bu aminah.


" sifa nggak makan bu...??? " tanya naya.


" sudah tadi..." ucap bu aminah.


naya makan begitu lahap karena bisa makan makanan kesukaan nya.


" pelan pelan nay...makan nya." ucap bu aminah.


" masakan ibu enak..." ucap naya.


" makan yang banyak...biar anak kamu sehat." ucap bu aminah.


naya mengangguk karena mulut nya penuh dengan makanan.


" nay....sudah selesai bu." ucap naya.

__ADS_1


" nay ke depan dulu ya bu mau nemenin sifa." ucap naya.


" iya..." ucap bu aminah.


" sifa...." panggil naya.


" kak nay...." ucap sifa.


" kak nay bantuin ya...." ucap naya.


" nggak usah kak...sedikit lagi juga selesai." ucap sifa.


" kakak duduk aja di situ..." ucap sifa.


naya duduk di sebuah bangku panjang yang terbuat dari bambu.


naya menatap langit gelap tanpa ada rembulan yang menghiasi nya.hanya ada beberapa bintang yang hadir untuk menyapa kanaya yang sedang menatap nya.


" tuan...." batin naya.


" tuan sedang apa sekarang..." batin naya.


" apa tuan tidak merindukan saya...apa tuan sudah punya pengganti saya." ucap naya memegang dada nya yang terasa sakit membayangkan seandai nya sean benar benar sudah punya wanita lain yang menggantikan posisi diri nya.


tanpa naya sadari air mata nya menetes membasahi pipi nya.


" kak..." panggil sifa.


" kak naya...." panggil sifa lagi.


" ya...." ucap naya kaget.


" kak naya nangis..???? ucap sifa.


" nggak...kak naya cuma kemasukan debu saja kok." ucap naya menghapus air mata nya dan mencoba menunjukan senyuman nya kepada sifa.


" nay sifa ayo masuk sudah malam.." ucap bu aminah.


" iya bu..." ucap naya dan sifa bersamaan.


naya selalu takut untuk melewati malam malam nya tanpa ada nya sean bersama nya.


di mana ia selalu tidur dalam pelukan sean tapi kini ia harus tidur hanya di temani sepi dan rindu yang semakin menyiksa batin nya.


selalu berusaha kuat dan kuat tapi lagi dan lagi hati selalu tidak bisa di ajak untuk kerja sama.pada nyata nya hati sulit untuk melupakan cinta yang sudah tertanam kuat di dalam hati yang paling dalam.


**** di apartemen leo****


" kak aku sangat merindukan naya." ucap tika.


" bagaimana keadaan nya sekarang.jika benar naya jadi pemulung pasti hidupnya sangat menderita." ucap tika.


" bagaimana dengan tuan sean.???? tanya tika.


" tentu saja sangat sedih..." ucap leo.


" tuan benar benar sangat menyesal." ucap leo.


" seandainya dulu tuan sean lebih percaya sama naya pasti naya masih ada bersama kita." ucap tika.


" kenapa sih penyesalan selalu datang nya belakangan." oceh tika.


" ingat ya kak....kita harus saling percaya dan selalu bersama.aku sangat mencintak kakak dan tidak bisa hidup tanpa kakak." oceh tika lagi.


" kak....." panggil tika yang merasa sepi.


" kok tidur sih.jadi dari tadi aku ngomong sendiri dong." ucap tika.


" kak..." ucap tika menggoyang goyang kan bahu leo.


" hmmmm...." ucap leo.


" mungkin kak leo sangat capek seharian mencari naya." batin tika.


" selamat malam suami ku sayang." ucap tika mencium pipi leo dan ikut tidur sambil memeluk leo.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2