
tika terus berjalan mengikuti jejak roda mobil ditanah.dan sampailah ia di sebuah gudang yang sudah usang.
perlahan tika mendekati gudang itu dengan sangat hati hati.ia bersembunyi di balik semak semak untuk mengintai.
ada 2 penjaga yang sedang berjaga di depan pintu gudang itu.
" siapa mereka sebenarnya..???? ucap tika lirih.
tika memantau situasi dan mencoba melihat lihat kemungkinan ada pintu lain agar dirinya bisa menyusup masuk.
tika mengelilingi gudang itu dengan terus sembunyi di semak semak.gudang itu lumayan besar hanya sudah usang saja.
tika melihat ada pintu lain di belakang gudang dan pintu itu tidak ada penjaganya.
perlahan tika berjalan mendekati pintu itu.
tapi saat akan mendekat tiba tiba ada 2 pengawal yang lewat.dengan segera tika bersembunyi.
" mau kita apakan wanita itu.."???? tanya salah satu penjaga itu.
" kita tunggu saja interuksi dari bos " ucap penjaga satunya.
" sepertinya bos punya dendam yang sangat besar pada sean dan ada kemungkinan istrinya adalah orang pertama yang akan di habisi nya." ucap penjaga itu.
" apaaa.." batin tika menutup mulutnya terkejut dengan apa yang di dengarnya.
"aku harus cepat menyelamatkan naya." ucap tika lirih.
ketika kedua penjaga itu pergi tika langsung masuk lewat pintu belakang.ia mengendap endap melihat sekeliling.ada beberapa ruangan di sana.
" lepaskan aku...." teriak naya.
tika mendengar teriakan naya dan segera mencari keberadaannya.
" naya...." batin tika melihat naya yang sedang duduk di kursi dengan tangan terikat.
tika bersembunyi di balik tumpukan karung.
" siapa kalian..apa salah ku kenapa kalian membawa ku ke sini." ucap naya.
seorang wanita dengan memakai masker dan kaca mata hitam mendekati naya dan mencengkram rahang naya.
" kamu memang tidak bersalah.tapi suamimu yang bersalah." ucap wanita itu lalu menghempaskan wajah naya dengan keras.
" siapa kamu sebenarnya....??? teriak naya pada wanita itu.
" kamu tidak perlu tahu siapa aku." ucap wanita itu.
"cepat lepaskan aku..kalau tidak kamu akan tanggung akibatnya jika suamiku tahu." teriak naya.
" plakkk....." wanita itu menampar wajah naya.
" plakkk....." tamparan kedua untuk naya.
bibir naya berdarah karena tamparan itu.dan naya pun tidak sadarkan diri.
" wanita lemah..." ucap wanita itu melihat naya tidak sadarkan diri.
" jaga dia..." ucap wanita itu kepada para anak buahnya dan pergi meninggalkan tempat itu.
ada 4 pengawal yang menjaga naya.kini naya di bawa ke sebuah kamar dan mengurungnya di sana.para pengawal itu pun pergi.
dengan segera tika mendekati kamar di mana naya di kurung.tika mencoba membuka pintu itu dan ternyata pintunya di kunci.
" gimana ini pintu nya di kunci.." ucap tika.
tika terus melihat situasi di sekitarnya.ia khawatir jika para penjaga itu datang.
tika mencoba berfikir bagaimana caranya membuka pintu itu.
" aku tahu..." ucap tika mengambil jepit rambutnya.dengan segera ia mencoba membuka pintu itu.
"' berhasil..." ucap tika senang.
__ADS_1
tika segera masuk dan mendekati naya yang masih tidak sadarkan diri.
" nay...bangun." ucap tika lirih menepuk nepuk pipi naya.
" naya...bangun." tika terus menepuk nepuk pipi naya.
" ehh..." lenguh naya mulai sadar.
naya membuka matanya perlahan sambil memegang kepalanya yang terasa pusing.
" tika...." ucap naya terkejut.
"husstttt..." jangan berisik.
" kita harus cepat keluar dari sini"!!!!! ucap tika segera membantu naya bangun.
" tapi siapa mereka sebenarnya."???? tanya naya.
" aku juga tidak tahu..." ucap tika.
" kamu bisa berjalan."???? tanya tika.
" bisa...aku hanya pusing saja.wanita itu beberapa kali menampar ku" ucap naya.
tampak lebam di wajah naya dan bibirnya pun pecah.
tika segera memapah naya untuk keluar dari ruangan itu. perlahan naya berjalan dan hampir sampai ke pintu belakang tapi sayang saat akan keluar mereka kepergok oleh para penjaga.
" hei...siapa kamu.???? teriak salah satu penjaga.
" berhenti..." ucap penjaga itu berlari ke arah tika dan naya.
" ayo nay....cepat." ucap tika.
" tidak....kamu saja yang pergi tinggalkan aku di sini.aku tidak sanggup berlari." ucap naya mendorong tika agar segera pergi.
" tidak nay...aku tidak mungkin meninggalkanmu." ucap tika.
" mau kemana kamu..??? ucap salah satu penjaga dan segera mencekal naya dan tika.
" lepaskan kami.." ucap tika.
" jangan sakiti teman ku.kalian menginginkan ku kan.jadi lepaskan temanku." ucap naya.
" itu tidak mungkin.dia sudah datang kemari jadi dia tidak akan bisa ke mana mana lagi." ucap salah satu penjaga dan mereka pun tertawa bersama.
*** di perusahaan wiguna***
si abang tukang ojek baru sampai di perusahaan wiguna.ia berlari segera untuk menemui sean.
" pak...bisa saya bertemu dengan tuan sean.??? ucap si abang itu kepada satpam yang sedang berjaga.
" ada keperluan apa kamu ingin menemui tuan sean.???? tanya satpam.
" aku tidak punya banyak waktu untuk menjelaskan nya." ucap si abang itu.
" tapi kamu harus membuat janji dulu." ucap satpam lagi.
karena sudah tidak ada waktu lagi si abang tukang ojek itu menerobos memaksa untuk masuk dan satpam pun segera mencegahnya.
" lepaskan aku.aku harus segera menemui tuan sean." ucap si abang tukang ojek.
terjadilah keributan antara si abang tukang ojek dan satpam.di saat bersamaan sean dan leo datang karena mereka pun sedang terburu buru untuk segera mencari naya.
" ada apa ini..???? teriak sean yang melihat keributan itu.
" ini tuan...dia memaksa masuk ingin bertemu anda." ucap satpam.
si abang tukang ojek senang akhirnya bertemu sean.
"anda tuan sean...??? tanya si abang tukang ojek.
si abang tukang ojek segera menceritakan pesan dari tika.dan secepat kilat sean dan leo segera meluncur ke tempat yang dikatakan oleh abang tukang ojek itu.
di sepanjang perjalanan sean terlihat begitu sangat gelisah.ia sangat mengkhawatirkan keadaan naya.
__ADS_1
"gadis bodoh...bisa bisanya ia sendirian ke sana" batin leo.
ada perasaan khawatir di hati leo kepada tika.
" cepat leo..." teriak sean.
" iya tuan..." ucap leo.
sedangkan kini di gudang usang itu keadaan sudah sangat parah.penjaga sudah mendapat perintah untuk melakukan apa saja ke pada tika dan naya dari bos besarnya.
" kita apakan mereka..??? tanya salah satu penjaga.
ada sekitar 10 penjaga di sana.tika dan naya sudah sangat ketakutan.mereka hanya bisa menangis dan saling berpelukan.
" kita habisi mereka.tapi sebelum itu kita akan bersenang senang dulu." ucap penjaga.
semua penjaga tertawa ria bersama sama.
" bukankah mereka sangat cantik,sayang jika kita tidak mencicipinya dulu." ucap penjaga sambil tersenyum mengerikan.
" apa yang mau kalian lakukan." teriak tika.
" tenang sayang...kami hanya ingin bersenang senang sebentar dengan kalian." ucap para penjaga.
" jangan mendekat..." teriak tika karena para penjaga mulai mendekat.
" tidak..." teriak naya.
tika dan naya berusaha melawan tapi mereka malah mendapat pukulan berkali kali.
" ha...ha...ha..." semua penjaga tertawa ria.
" tuan....."batin naya sambil menangis.
" saya mohon lepaskan kami.." ucap naya.
" jangan harap..." kata penjaga.
" hei...bawa dia ke ruangan sebelah." ucap penjaga kepada temannya.
"tidak.....tika tolong." teriak naya saat di seret paksa oleh penjaga itu.
" naya.." teriak tika.
" lepaskan....." teriak tika saat penjaga mulai menyentuhnya.
"breweeekk...." penjaga mulai merobek baju naya dengan paksa.begitu pun dengan tika.
ada satu penjaga di setiap ruangan bersama naya dan tika.sedangkan yang lain nya berjaga di luar menunggu giliran.
sean dan leo akhirnya sampai di gudang tempat tika dan naya di sekap.
mereka menyiapkan pistol yang sudah penuh dengan peluru.mereka pun segera memasuki gudang itu. ada 2 penjaga yang sedang berjaga di pintu depan.
dengan terang terangan sean leo berjalan menghampiri ke dua penjaga itu.
" siapa kalian..??? teriak penjaga itu.
tanpa panjang lebar sean dan leo segera menghajar para penjaga itu.mereka pun ambruk kalah melawan sean dan leo.
" bruukkkk...." sean menendang paksa pintu sampai roboh.
para penjaga yang mendengar keributan itu pun segera berlari untuk melihatnya.
" siapa kalian..." teriak para penjaga kepada sean dan leo.
terjadilah perkelahian sengit di antara mereka.
sean dan leo sangat jago dalam hal bela diri sehingga sangat mudah bagi mereka melumpuhkan lawan.
" toloooong...." teriak tika dan naya bersamaan.
sean dan leo segera berlari mencari naya dan tika setelah mendengar teriakan mereka.
ada 2 ruangan di depan mereka.
__ADS_1
" bruuukkkk." sean menendang paksa pintu sampai roboh.begitupun juga dengan leo.
bersambung.....