Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.98 pelukan hangat


__ADS_3

****ketika kita percaya pada cinta yang kita yakini jangan pernah mencoba untuk berbelok pada sesuatu yang belum pasti dan justru itu akan mengantarkan kita pada jurang kehancuran.yakin lah selalu jika kita tulus dalam mencintai maka cinta itu sendiri yang akan datang menghampiri kita.***


kanaya


naya masih menangis sesegukan dalam pelukan sean.naya enggan melepas pelukan suami yang beberapa bulan ini sangat ia rindukan.pelukan yang sangat menyiksa batin nya pelukan yang membuat malam malam nya hampa dan hanya di temani tangis dan air mata.


" apa ini benar tuan sean suami saya...." ??? tanya naya di sela isak tangis nya.


naya melepas pelukan nya di tatap nya dengan sangat lekat wajah sean.di raba nya setiap inci bagian wajah tampan sean.


" ini bukan mimpi kan...." ??? tanya naya lagi.


sean menggelengkan kepalanya sambil mengusap wajah naya yang di penuhi dengan air mata.


" ini aku sean....." ucap sean dengan sangat lembut.


"dan ini bukan mimpi..." ucap sean mencium kening naya.


naya kembali memeluk sean dengan sangat erat tangis nya pecah lagi karena naya merasa sangat bahagia pelukan hangat yang selama ini ia rindukan kini dapat ia rasakan.


"' sudah.....jangan menangis lagi." ucap sean.


" dan apa ini....." ucap sean menunjuk pada kening naya.


"kenapa kening mu hitam begini." ucap sean mencoba menghapus noda hitam di wajah naya.


naya meraba wajah nya sendiri...


" mungkin karena itu....tuan " ucap naya menunjuk ke arah tungku.


" apa yang sedang kamu lakukan di sini.???? tanya sean.


" saya sedang merebus singkong." ucap naya.


" singkong...untuk apa.???" tanya sean.


" untuk di makan...saya lapar tuan." ucap naya dengan polos nya.


" kalau tidak ada beras kami hanya akan makan singkong saja untuk menggajal perut kami agar tidak kelaparan." ucap naya lagi.


benar benar sakit hati sean mendengar apa yang di katakan naya.dirinya hidup serba berkecukupan bahkan bisa di katakan berlebihan tapi di tempat ini istrinya harus hidup serba kekurangan bahkan untuk makan saja naya harus merebus singkong untuk menahan lapar.


" maaf kan aku sayang.karena kebodohan ku kamu harus hidup menderita seperti ini." ucap sean.


" dan....." ucap sean menyentuh perut naya yang sudah membesar.


" anak kita...????? tanya sean.


naya mengangguk....


sean berjongkok lalu mencium perut naya...


" maaf kan papah sayang....papah baru datang menemui mu dan mamah." ucap sean mengajak bicara anak dalam kandungan naya.


naya menangis bahagia akhirnya anak nya bisa merasakan sentuhan papah nya dan tidak akan ada lagi orang yang menghina dan mengatai kalau anak dalam kandungan nya adalah anak haram.


" maaf kan aku...kamu pasti sangat menderita selama ini." ucap sean.


" tidak tuan.....apa tuan lupa kehidupan seperti ini sudah menjadi makanan saya sejak dulu." ucap naya.


" saya sanggup menjalani hidup seperti ini tapi....saya tidak akan pernah sanggup jika harus berpisah dengan tuan." ucap naya.


" saya sangat mencintai tuan.....tanpa tuan saya lebih baik mati." ucap naya menangis.


" jadi...saya mohon jangan pernah tuan meninggalkan saya jangan pernah tuan meminta saya untuk pergi dari sisi tuan jangan pernah tuan meminta saya untuk berhenti mencintai tuan hanya tuan yang saya miliki saya tidak bisa hidup tanpa tuan." ucap naya melipat kedua tangan nya memohon kepada sean.

__ADS_1


" saya sangat mencintai tuan....sangat mencintai tuan." ucap naya dengan tangis nya yang semakin pilu.


tanpa sadar sean ikut meneteskan air mata melihat begitu besar cinta kanaya untuk nya.


sean langsung menarik naya dalam pelukan nya...


" aku janji tidak akan pernah meninggal kan mu kanaya." batin sean.


naya melepas pelukan nya dan menatap sean.


" tuan...." ucap naya ragu.


" saya lapar...." ucap naya polos.


" kamu mau makan apa..." ??? tanya sean.


" apa aja...." ucap naya.


" ya sudah....kamu duduk dulu aku akan menyuruh sopir membelikan mu makanan." ucap sean.


" untuk bu aminah dan sifa juga ya tuan...." ucap naya.


sean mengangguk....


sean keluar dan segera menelpon sang sopir.saat keluar sean terkejut karena banyak ibu ibu yang sedang melihat ke arah rumah bu aminah tapi sean bersikap cuek dan tidak peduli setelah menelpon sean kembali masuk ke dalam rumah bu aminah.


" sebenar nya siapa sih laki laki itu...." ucap bu rita.


" ini sudah tidak bisa di biarkan... dia pasti salah satu laki laki langganan nya si naya." ucap bu salma.


" naya kan wanita gak benar..." ucap bu salma.


" iya....ini harus di laporkan ke pak rt." ucap bu rita.


akhir nya ibu ibu rempong itu pergi menemui pak rt untuk melaporkan apa yang mereka lihat di rumah bu aminah.


" untung kita ketemu di sini." ucap bu rita.


" kita mau ke rumah pak rt." ucap bu salma.


" memang nya ada apa ingin bertemu dengan saya." tanya pak soleh penuh wibawa.


" kita mau melaporkan tentang si naya.." ucap bu salma.


" memang nya ada apa dengan naya..???? tanya pak soleh.


" sekarang naya sudah berani terang terangan bawa laki laki ke rumah nya." ucap bu salma.


" mungkin itu suami nya..." ucap pak soleh.


" mana mungkin itu suami nya." ucap bu rita.


" laki laki itu orang kaya mobil nya saja sangat bagus." ucap bu salma.


" pokok nya sekarang kita minta pak rt usir naya dari kampung ini." ucap bu salma.


" iya pak ...kita tidak mau kampung ini tercoreng gara gara naya." ucap bu rita.


" kita tidak bisa menuduh naya sembarangan sebaik nya sekarang kita temui naya kita tanya siapa laki laki itu." ucap pak soleh.


" boleh....siapa takut." ucap bu salma sangat percaya diri.


akhirnya ibu ibu dan pak rt pergi ke rumah bu aminah untuk menemui naya.


di rumah bu aminah naya sedang menyantap makanan yang di beli sean.

__ADS_1


" kak....makanan nya banyak sekali." ucap sifa.


" sifa sampai bingung mau makan yang mana dulu." ucap sifa sibuk memilih milih mana yang akan di makan lebih dulu.


"ayam goreng....." teriak sifa.


" dari dulu sifa ingin sekali makan ayam goreng." ucap polos sifa.


sean membeli begitu banyak makanan...


sifa dan bu aminah merasa sangat senang karena kini di hadapan mereka sudah tersedia begitu banyak makanan yang mereka sendiri tidak pernah memakan nya.


mereka hanya tahu saja tentang makanan itu dari televisi.


kini mereka bisa makan dengan sepuas nya..


" sayang...pelan pelan makan nya." ucap sean.


" saya lapar sekali ....." ucap naya dengan mulut yang di penuhi dengan makanan.


sean tidak berkedip melihat naya makan.seperti nya semenjak tinggal bersama bu aminah naya tidak pernah makan enak.


lagi lagi perasaan bersalah muncul di hati sean.


" tuan tidak makan...???" tanya naya.


" tidak....aku masih kenyang." ucap sean.


" kamu makan lah yang banyak." ucap sean sambil membelai kepala naya.


ketika mereka sedang makan terdengar suara gaduh di luar rumah.


bu aminah keluar untuk melihat nya...


saat membuka pintu bu aminah terkejut karena di depan rumah nya sudah ada pak rt dan juga warga.


" pak soleh....ada apa ini.???? " tanya bu aminah bingung.


" hei...bu aminah mana naya..????" teriak bu salma.


" kami melihat ada laki laki yang masuk ke rumah bu aminah dan dia pasti laki laki yang sudah di goda oleh naya." ucap bu salma.


" iya...naya kan wanita gak bener hamil saja tidak ada suami nya dan sekarang sudah berani bawa laki laki ke dalam rumah." ucap bu rita.


"kami ingin naya di usir dari kampung ini." teriak warga.


" tenang semua....kita harus mendengarkan penjelasan bu aminah dulu." teriak pak soleh.


" semua itu tidak benar...." ucap bu aminah.


" laki laki yang sedang ada di rumah saya itu adalah suami nya naya." ucap bu aminah.


semua warga terkejut tapi bu salma tetap tidak percaya begitu saja.


" bu aminah jangan bohong ya..." ucap bu salma.


" mana mungkin laki laki itu suami nya naya." ucap bu salma lagi.


" saya bicara benar...saya tidak bohong." ucap bu aminah.


" bu aminah pasti hanya ingin melindungi naya kan..??? ucap bu salma.


" saya memang suami nya kanaya...." ucap sean yang tiba tiba keluar dari rumah.


kini sean sudah berdiri tepat di hadapan para warga.semua warga tertegun melihat ketampanan sean yang begitu sangat sempurna.

__ADS_1


kini tidak terdengar lagi suara ricuh seperti tadi mereka fokus menatap wajah sean.warga yang kebanyakan ibu ibu itu benar benar terpesona akan ketampanan sean.


bersambung.....


__ADS_2