Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.108 periksa kandungan


__ADS_3

kini naya dan sean sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk memeriksakan kandungan naya.sudah 2 bulan semenjak masih di rumah bu aminah naya belum memeriksakan kandungan nya.di sepanjang perjalanan tampak naya merasa gelisah.ada perasaan khawatir dan juga takut.naya ingat saat kandungan nya baru berusia sekitar 2 sampai 3 bulan dengan tekanan batin yang ia alami dan kehidupan yang serba kekurangan membuat keadaan kandungan nya kurang baik.tapi kini naya yakin semua nya akan baik baik saja setelah diri nya kembali di samping suami nya sean.


di tatap nya suami yang kini duduk di samping nya dan sedang di sibukan dengan laptop nya.sudah beberapa hari sean mengabaikan pekerjaan nya karena banyak hal yang membuat diri nya harus meninggal kan kantor.


" tuan...jika tuan sibuk saya bisa kok sendiri kerumah sakit nya." ucap naya.


" sebaik nya tuan ke kantor saja." ucap naya membuat sean menghentikan kegiatan nya.


" bukan kah hari ini di kantor ada meeting penting." ucap naya.


" jangan khawatir leo sudah ada di sana.lagi pula meeting nya nanti jam 10." ucap sean.


" saat ini kamu dan anak kita lah yang paling penting bagi ku." ucap sean sambil mengusap perut naya.


" lagi pula meeting itu tidak akan di mulai jika aku belum datang." ucap sean melanjut kan kembali mengotak atik laptop nya.


naya merasa sangat bahagia karena sean begitu memperhatikan diri nya dan anak nya.


sesampai nya di rumah sakit sean dan naya di sambut dengan hormat oleh para dokter dan perawat di sana.


" selamat pagi tuan sean..." ucap salah satu dokter yang bertugas di rumah sakit itu.


ternyata ruman sakit itu adalah salah satu rumah sakit milik keluarga wiguna sehingga sean begitu sangat di hormati.


seorang perawat mengantar kan sean dan naya untuk menemui dokter kandungan yang akan memeriksa kandungan naya.


" selamat pagi tuan dan nyonya.....silah kan duduk." ucap dokter cantik yang bernama rahma.


dokter rahma sudah tahu tentang kedatangan sean dan naya.


" mari nyonya silah kan saya akan memulai memeriksa kandungan nyonya." ucap dokter rahma kepada naya untuk berbaring di atas tempat tidur.


dengan setia sean terus mendampingi naya.dokter rahma tidak berani menyuruh sean untuk menunggu di luar bisa bisa pekerjaan nya yang akan menjadi jaminan nya.


" saya sudah memeriksa kandungan nyonya naya dan semua nya baik baik saja.tapi.....????" ucap dokter rahma menggantung.


" tapi apa dok..." ??? tanya naya.


" begini tuan nyonya...untuk usia kandungan nyonya saat ini berat badan nyonya dan anak dalam kandungan nyonya sangat jauh dari target pada umum nya." ucap dokter rahma.


naya sudah tidak heran dengan penuturan dokter rahma.dengan kondisi nya dulu waktu masih di rumah bu aminah naya hanya makan seadanya ia tidak bisa memberikan yang terbaik untuk kandungan nya.


sean yang mendengar penuturan dokter rahma benar benar sangat merasa bersalah.karena diri nyalah istri nya harus hidup serba kekurangan bahkan untuk makan saja sangat sulit.


" tapi tenang saja masih ada waktu untuk memperbaiki nya sebelum waktu melahir kan tiba." ucap dokter rahma.


" nyonya harus benar benar mengkonsumsi makanan yang mempunyai nilai gizi yang sangat baik dan saya juga akan memberikan vitamin untuk nyonya konsumsi setiap hari." ucap dokter rahma.


" berikan vitamin yang paling bagus untuk istri saya." ucap sean


" iya tuan..." ucap dokter rahma.


" apa kami masih bisa melakukan hubungan suami istri.???" ucap sean membuat naya dan dokter rahma terkejut.


naya dan dokter rahma saling tatap...

__ADS_1


" tentu saja bisa..." ucap dokter rahma.


wajah naya memerah ia merasa sangat malu kepada dokter rahma.kenapa suami nya harus mempertanyakan hal seperti itu.


sean tersenyum sambil melihat ke arah naya sedang kan naya terus menunduk menyembunyikan rasa malu nya dari dokter rahma.


" ini resep vitamin yang harus di tebus." ucap dokter rahma memberikan resep vitamin kepada sean.


setelah selesai memeriksa kan kandungan sean langsung mengantar kan naya pulang sedangkan diri nya harus pergi ke kantor.


sean mengantar naya ke kamar...


" aku harus segera ke kantor kamu istirahat lah.!!!! ucap sean sambil mencium pucuk kepala naya.


" iya...." ucap naya.


sean keluar dari kamar...


" tebus resep ini.." ucap sean kepada pak mus.


" dan mulai sekarang siap kan makanan yang paling baik untuk istri ku yang sedang hamil dan aku yakin kamu pasti sudah mengerti tentang semua itu." ucap sean.


"' iya tuan....saya mengerti." ucap pak mus.


" baik lah...aku akan berangkat ke kantor dulu." ucap sean.


kini sean sedang ada di ruang meeting bersama para klien nya.mereka sedang membicarakan tentang kerja sama yang akan mereka jalani.


dalam kerja sama ini perusahaan wiguna akan mendapat kan ke untungan nominal yang sangat besar sehingga itu akan sangat menguntungkan bagi perusahaan wiguna.


" kalau begitu saya permisi dulu." ucap tuan philip.


setelah tuan philip pergi sean langsung kembali ke ruangan nya.


sean duduk di kursi kebesaran nya untuk melepas lelah setelah meeting selama 2 jam.


sean menyandarkan kepala nya dan mencoba memejam kan mata nya sejenak.tapi tiba tiba bayangan naya muncul di pikiran nya.


" kenapa tiba tiba aku merindukan nya????" batin sean.


sean langsung mengambil hp nya dan menelpon naya.tapi naya tidak juga mengangkat telpon nya hal iti membuat sean khawatir.


sean akhir nya memutus kan untuk menelpon pak mus.


" ya tuan...." ucap pak mus di seberang telepon.


" di mana istri ku dari tadi aku menelpon nya tapi tidak di angkat.????" tanya sean.


" saya akan melihat nya dulu tuan." ucap pak mus.


pak mus segera pergi ke kamar naya untuk melihat nya.


" tok...tok...tok..." pak mus mengetuk kamar naya tapi tidak ada jawaban juga akhir nya dengan perlahan pak mus membuka pintu kamar dan ternyata naya sedang tidur.


" halo tuan...nona sedang tidur." ucap pak mus.

__ADS_1


" apa ia sudah makan." ???? tanya sean.


" sudah tuan..."ucap pak mus.


setelah tahu keadaan naya sean langsung mematikan hp nya dan melanjut kan kembali pekerjaan nya.


ada banyak tumpukan berkas berkas di atas meja sean.itu adalah pekerjaan yang beberapa hari yang lalu sean tinggal kan.sehinga hari ini kemungkinan besar sean harus lembur.


sudah jam 8 malam tapi sean belum juga selesai dengan pekerjaan nya.


" tuan...ini sudah malam sebaik nya tuan lanjut kan saja besok."ucap leo.


" sebentar lagi...." ucap sean.


" hei...kamu mau ke mana???" tanya sean saat melihat leo akan keluar dari ruangan nya.


" kembali keruangan saya." ucap leo.


" duduk....bantu saya." ucap sean.


" baik tuan..." ucap leo.


setelah satu jam akhir nya sean dan leo dapat menyelesai kan pekerjaan nya.


" ayo pulang....aku sudah lelah." ucap sean.


"apa lagi saya tuan.....sangat sangat lelah." batin leo.


" hei kenapa bengong cepat..." teriak sean melihat leo malah diam.


" baik tuan..." ucap leo segera berlari kecil menyusul sean yang sudah lebih dulu jalan keluar.


di sepanjang perjalanan sean terus melihat foto foto naya di hp nya.


" kenapa hari ini aku sangat merindukan nya..??? batin sean.


semua isi galeri di hp sean adalah foto foto naya.


" sayang malam ini aku sangat mengingi kan mu." batin sean.


" kalau begini terus aku bisa gila." ucap sean lirih tapi masih bisa di dengar oleh leo.


" iya...ada apa tuan????" ucap leo.


" apa...????" ucap sean.


" tadi tuan bilang apa???" tanya leo.


" tidak ada..." ucap sean.


" bisa tidak menyetir nya lebih cepat lagi." ucap sean.


" baik tuan..." ucap leo.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2