
Hari ini adalah hari di mana leo dan tika akan mengucap janji pernikahan sehidup semati.pernikahan yang sangat sederhana.tidak ada pesta atau pun gaun pengantin seperti pernikahan yang biasanya terjadi.
pagi sekali para pengurus panti sedang di sibukan dengan acara memasak.walau pun tidak ada pesta meriah tapi paling tidak ada acara makan bersama .
di kamar naya membantu tika untuk berdandan.
" nasib kita ternyata sama ya tik...." ucap naya.
" maksud kamu apa nay...??? tanya tika.
" kita menikah tanpa ada nya pesta seperti pada umumnya orang menikah." ucap naya.
" hanya ada penghulu dan saksi saja." ucap naya lagi.
" aku tidak masalah dengan semua itu.yang terpenting kita menikah dengan orang yang kita cintai.pesta tidak menjamin kebahagiaan." ucap tika.
" kamu benar tika...." ucap naya.
" buktinya sekarang kamu bahagia kan dengan tuan sean.bahkan tuan sean kini sangat mencintai mu." ucap tika.
" iya...." ucap naya.
" apa kamu juga bahagia...???? tanya naya.
" aku sangat bahagia akhirnya aku bisa bersatu dengan cinta masa kecil ku." ucap tika.
" sudah selesai.. sekarang kamu ganti baju ya.aku keluar dulu..." ucap naya.
" iya..." ucap tika.
sedangkan di ruang tengah tampak sean sudah siap untuk menjadi saksi sekaligus satu satunya keluarga bagi leo.
saat ini hanya sean lah keluarga bagi leo.
" terima kasih tuan sudah selalu mendukung saya." ucap leo.
" kamu tidak perlu sungkan.kamu sudah aku anggap sebagai adik ku." ucap sean.
" terima kasih tuan..." ucap leo.
" kapan acara nya di mulai..??? tanya sean.
" sekitar 1 jam lagi tuan." ucap leo sambil melihat jam di tangannya.
" kemana istri kudari tadi aku tidak melihatnya.???" tanya sean.
" nona sedang di kamar membantu tika bersiap." ucap leo.
" ya sudah aku akan menemui nya." ucap sean.
sean pun pergi menuju kamar di mana naya sedang membantu tika bersiap.
" tok...tok...tok..." sean mengetuk pintu.
tika membuka kan pintu,
" ada apa tuan...???? tanya tika.
" mana istri ku..." ucap sean.
" naya tidak ada di sini...dia sudah keluar tadi." ucap tika.
" baiklah aku akan mencarinya...!!! ucap sean.
sean mengelilingi panti untuk mencari naya tapi tidak juga ketemu.sean mulai gelisah.
" tuan sedang mencari siapa..???? tanya ibu panti yang kebetulan berpapasan dengan sean.
" istri ku..." ucap sean.
" tadi ibu lihat nak naya keluar menuju taman.." ucap ibu panti.
" taman..????? ucap sean.
" iya...taman di samping panti." ucap ibu panti.
" baiklah aku akan mencari nya ke sana." ucap sean.
sean pun segera pergi menuju taman.dan ternyata benar naya ada di sana sedang duduk di sebuah bangku.
sean berjalan mendekati naya...
" sayang....." panggil sean.
naya menoleh ke arah suara yang memanggilnya.
" tuan...." ucap naya.
" kamu sedang apa di sini sendirian...??? ucap sean ikut duduk di samping naya.
" tidak apa apa saya hanya ingin duduk di sini aja sambil lihatin bunga bunga di sini." ucap naya.
__ADS_1
" kamu jangan bohong...lihatlah kamu habis menangis kan." ucap sean mengusap wajah naya yang ada bekas air mata.
" tidak tuan....ini tadi ke masukan debu jadinya berair " ucap naya berusaha mengelak.
" katakan apa ada yang mengganggu pikiran mu" tanya sean.
" benar tuan...saya tidak apa apa." ucap naya.
sean tahu ada yang sedang di pikirkan oleh istrinya.
" hiks...hiks..." terdengar isak tangis naya.
" sayang kamu kenapa menangis...????" tanya sean panik.
" saya hanya terharu dan juga bahagia akhirnya tika bisa menikah dengan orang yang selama ini ia cari cari." ucap naya.
" melihat tika menikah saya jadi teringat bagaimana dulu kita menikah." ucap naya sedih.
" pernikahan yang menyedihkan tanpa ada nya cinta melainkan hanya ada kebencian.
bahkan pernikahan kita hanya di hadiri oleh penghulu dan 2 orang saksi saja." ucap naya sambil tersenyum menatap sean.
" tapi bedanya tika dan leo menikah karena saling mencintai.iya kan tuan..." ucap naya dengan senyum terindahnya.
sean diam mendengar apa yang sedang di bicarakan oleh naya.
" sayang maafkan aku tidak bisa memberikan pernikahan yang layak pada mu dulu." ucap sean menangkup ke dua pipi naya.
" tapi aku berjanji akan merayakan pernikahan kita dengan sangat meriah." ucap sean.
" tidak tuan...itu tidak perlu saya sudah sangat bahagia tuan mau menerima dan mencintai saya." ucap naya.
sean merasa bahagia bisa memiliki istri seperti naya.
naya menyandarkan kepalanya di bahu sean mereka memandangi bunga bunga yang indah bersama dengan tangan yang saling menggenggam.
" tuan...ayo masuk sepertinya acaranya akan di mulai." ucap naya.
" hmmm...." ucap sean.
kini kedua pengantin sudah ada di hadapan penghulu.dengan 2 saksi yang salah satunya adalah tuan sean.
penghulu memulai ritualnya...sampai akhirnya terdengar kata SAH.....
kini leo dan tika sudah resmi menjadi sepasang suami istri.tampak rona kebahagian di antara ke duanya dan juga kebahagian bagi orang orang yang menyaksikan pernikahan itu.
setelah acara selesai kini semua penghuni panti sedang merayakannya dengan makan bersama.
" tuan kapan kapan kita ke sini lagi ya.." ucap naya sambil memasukan makanan ke mulutnya.
" kamu senang di sini..??? tanya sean.
" iya di sini ramai orang orang nya juga baik." ucap naya.
" sayang makannya pelan pelan saja." ucap sean sambil mengambil sisa makanan di mulut naya.
" maaf....saya sangat lapar dan masakan di sini enak semua." ucap naya terus memasukan makanan ke dalam mulutnya.
" tuan makan yang banyak ya..." ucap naya menyuapkan makanan ke pada sean.
" aku sudah kenyang sayang...."ucap sean menolak.
naya diam menatap sean dengan mode marah karena sean menolak makanan yang ia sodorkan.
melihat tatapan istrinya itu sean memilih mengalah dan membuka mulutnya dan memakan makanan yang di berikan oleh naya.
" sayang kamu makan sudah terlalu banyak..." ucap sean ketika melihat naya akan mengambil makanan lagi.
" benarkah...." ucapa naya.
" aku takut kamu nanti ke kenyangan." ucap sean.
" tuan tenang saja...perut saya bisa menampung banyak makanan." ucap naya.
" sayang sudah...ya." ucap sean mengambil piring naya.
" tapi tuan....!!! ucap naya.
" aku lelah.....kita istirahat ya ke kamar." ucap sean menarik tangan naya dan pergi ke kamar.
" tapi kita kan baru selesai makan masa langsung tidur." ucap naya sambil berjalan dengan tangan yang di gandeng sean.
" yang mau bilang tidur siapa...??? tanya sean.
" tuan...!!!! ucap naya.
" aku kan bilang nya istirahat bukan tidur " ucap sean sambil berjalan.
**** malam hari nya****
kini leo dan tika sudah ada di dalam kamar.ke duanya duduk di tempat tidur dan saling diam.suasana canggung menemani malam pertama mereka.
__ADS_1
" kak....." panggil tika.
" apa kakak bahagia..????" tanya tika.
" kenapa kamu menanyakan itu." ucap leo.
" aku hanya tidak ingin kakak menikahi ku hanya untuk menepati janji kakak dulu." ucap tika.
" apa menurutmu seperti itu.???? tanya leo.
" hmmm...." ucap tika.
" apa kamu mencintai ku." tanya leo.
" aku sudah mencintai kakak sejak kita masih kecil." ucap tika.
" dan sampai sekarang.." ucap tika menatap leo.
leo pun menatap tika mata mereka kini saling bertemu.
jantung ke duanya pun kini seperti sedang menari nari akan loncat ke luar.
" apa kak leo akan melakukannya malam ini." batin tika.
" sakit gak ya....??? batin tika lagi dengan jantungnya yang sudah tidak karuan berdetaknya.
leo terus menatap tika dan kini pandangan nya tertuju pada bibir tika.
tika yang tahu ke mana arah mata leo membuatnya semakin gugup.
pelan pelan leo membaringkan tubuh tika ke tempat tidur.leo memajukan wajahnya bahkan kini jarak ke duanya hanya beberapa centi saja.
" cup....." leo mencium bibir tika bahkan perlahan leo ******* bibir itu.tapi tidak ada balasan dari tika.
ini adalah pengalaman pertama untuk tika jadi ia tidak tahu apa yang harus di lakukannya.
leo melepas ciumannya dan menatap tika.
" kenapa diam saja..." ucap leo.
" apa...." ucap tika gugup tidak tahu maksud leo.
" kenapa tidak membalas ciuman ku..??? tanya leo.
" aku kan tidak tahu harus bagaimana." ucap tika malu.
" jangan bilang ini kali pertama kamu berciuman.." ucap leo.
tika mengangguk....
" wah...berarti aku orang pertama dong yang merasakan bibir ini." ucap leo sambil mengusap bibir tika.
tika mengangguk lagi....
perlahan tangan leo kini perpindah ke kancing baju tika.satu persatu leo membuka kancing baju tika tanpa melepas pandangan nya dari wajah tika.
" tunggu...." ucap tika meremas baju nya yang kini sudah terbuka.
" kakak mau ngapain...??? tanya tika dengan polos.
" menurut mu..." ucap leo.
tika menelan ludahnya sendiri jantung nya kini benar benar seperti akan loncat ke luar dari tubuhnya.
" aku takut...." ucap tika.
" sakit gak...??? ucap tika lagi.
" aku akan melakukannya dengan pelan " ucap leo melepas tangan tika yang masih memegang baju nya.
leo bangun dan membuka baju nya sendiri.terlihat dada yang bidang dan kekar dengan otot otot yang menonjol.
tika menelan ludahnya sendiri dengan wajah yang memerah saat melihat tubuh leo yang sangat kekar itu.
tika terus memegang dadanya yang tak henti hentinya berdetak sangat kencang.
leo pun membuka baju tika.
kini ke duanya sudah polos tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh mereka.
leo dapat merasakan jantung tika yang berdetak sangat kencang.
" jangan gugup...." ucap leo.
tika mengangguk...
leo langsung melancarkan aksinya dengan sangat lembut dan penuh kasih sayang.ia tidak ingin menyakiti tika.
dan akhirnya terjadi lah malam yang indah untuk pasangan pengantin baru itu.
bersambung....
__ADS_1