Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.7 tekad....


__ADS_3

menangisi takdir yang tidak pernah berpihak padanya memang bukanlah jalan yang terbaik, tapi bolehkah kanaya meminta satu hal BAHAGIA...ya.....bahagia yang tidak pernah kanaya dapatkan semenjak kedua orang tuanya pergi untuk selamanya


dan kini dapat kah kanaya mendapatkan bahagia itu setelah ia menikah.


menikah dengan orang yang di cintai dan


mencintainya.


bukan...bukan di cintai ataupun mencintai


kanaya menikah karena suatu permintaan terakhir dari seseorang di saat saat terakhir hidup nya.tante indah.....ya permintaan terakhir tante indah.


" tante apa sebenarnya maksud tante menjodohkan naya dengan tuan sean..." batin naya...


sedangkan di perusahaan wiguna group.sean tampak sedang di sibukaan dengan pekerjaan nya.


" tok...tok....tok...


datanglah leo...


" tuan....kenapa anda masuk kantor..seharusnya kan anda cuti,biasanya orang yang baru menikah kan harusnya pergi bulan madu kek....." leo bercanda


mendapat tatapan membunuh dari tuannya leo langsung membungkam mulutnya sendiri.


" apa kau ingin mati leo sanjaya...."


ancam sean.


sebenarnya selain sebagai sekertaris, leo adalah sahabat sean dari kecil. mereka tumbuh besar bersama.hanya karena takdir yang berbeda,sean lahir dari keluarga yang sangat terpandang atau bisa di bilang juga keluarga terkaya di kota A.sedangkan leo adalah putra dari sopir pribadi keluarga wiguna.tapi sean tidak pernah menganggap itu sebagai perbedaan .sean dan leo sudah seperti saudara kandung.walau seperti saudara tapi bagi leo sean tetaplah tuannya yang harus di hormati,sehingga cara bicara leo pun tetaplah formal.


" tuan....menurut saya nona naya itu gadis yang baik,cantik dan sangat imut.apa tuan tidak melihatnya.tuan harus berusaha untuk move on dari nona angela.." cercah leo


" hei...apa maksud mu...." tanya sean dengan tatapan mata yang tidak bisa di jelaskan.


" maksud saya apakah tuan tidak bisa menerima nona naya sebagia istri tuan.." jelas leo..


" aku sama sekali tidak mencintainya bertemu pun hanya sekali saat kita ada pertemuan di restoran rainbow..." jelas sean.


di mansion tampak naya sedang sibuk membersihkan seluruh ruangan.walau status nya sebagai istri sean arya wiguna bukan berarti naya hanya berpangku tangan,yah....walau memang pada kenyataan nya sean sendiri lah yang menjadikan pelayan sebagai statusnya saat ini.


naya hanya ingin menjadi istri yang berbakti pada suami,jadi ia harus patuh pada semua peraturan yang sean buat.


satu per satu ruangan naya bersihkan.hingga sampai naya di sebuah ruangan yang ada di paling pojok mansion.dengan perlahan naya mendekati ruangan itu.seperti nya ini adalah kamar tuan sean karena di lihat dari ukuran pintu kamar inilah yang mempunyai pintu paling besar.naya penasaran dan mencoba untuk membuka pintu tersebut dan beruntungnya pintu tidak terkunci.


dengan hati hati naya memasuki kamar sean...di lihat nya seluruh sudut ruangan benar benar membuat naya takjub.kamar yang sangat besar dan sangat mewah.



" apakah suatu saat nanti aku akan bisa menempati kamar ini..." batin naya

__ADS_1


sedih..... tentu sedih yang di rasa naya saat ini.


di saat pasangan suami istri tidur dalam satu kamar sedangkan dirinya tidur di kamar pelayan.


tee


terus berperang dengan perasaan nya sendiri tanpa sadar sudah hampir 2 jam naya ada di kamar sean..


hingga sean pulang pun naya tidak tahu.


" apa yang kau lakukan di kamar ku gadis bodoh...." sentak sean mengagetkan naya.


naya berbalik ...


" degh...." jantung naya tiba tiba seperti akan berhenti berdetak melihat sean datang


sean mendekati naya dan naya terus mundur perlahan sampai tubuh nya menabrak tembok.


" plakkk......" sean menampar naya sampai bibir naya berdarah.


" ma...maaf kan saya tuan ,saya hanya ingin membersihkan kamar tuan" ucap naya bergetar dan air mata pun tak bisa di bendung lagi karena tamparan sean benar benar sangat keras.


belum puas hanya menampar saja sean menarik rambut naya dengan keras..


" sudah lancang kamu ya....berani masuk ke kamar ku...."ucap sean tanpa melepas tangannya dari rambut naya.


" hiks..hiks...ampun tuan ..." ucap naya sambil menahan sakit di kepalanya.


naya berteriak " aa....aa....panas ampun tuan,saya mohon ampuni saya..." mohon naya..


" ini hukuman karena kamu sudah lancang masuk ke kamarku ,,ingat itu.." ucap sean kemudian pergi begitu saja meninggalkan naya yang masih menangis menahan sakit karena seluruh kulit di tubuhnya melepuh karena air panas.


"tuhan kuatkan aku... hiks...hiks....


naya berjalan keluar dari kamar mandi terseok seok seluruh tubuhnya benar benar sakit.


" ya tuhan...naya kamu kenapa.." tanya mia


terkejut melihat naya yang baru saja keluar dari kamar tuan sean dalam keadaa basah kuyup dan kulit yang merah melepuh.


naya tidak menjawab pertanyaan mia tapi ia malah menangis pilu.


akhirnya mia memapah naya untuk kembali ke kamarnya dan mengobati seluruh kulit naya menggunakan salep.


karena lelah naya pun tertidur...


" di mana aku.. "ucap naya


cahaya putih yang terang menyilaukan mata naya, tampak seseorang berjalan mendekatinya..masih samar samar naya memperhatikan siapa sosok itu...wanita cantik bergaun putih....

__ADS_1


"tante indah..... benarkah ini tante apa naya ada di surga tante...." tanya naya


" naya sayang......apa kamu akan menyerah begitu saja..kamu baru memulai semua ini sayang,sean adalah jalan kamu menuju kabahagian,tante yakin kamu gadis yang kuat..." ucap tante indah.


sosok tante indah semakin menjauh dari naya...


" tante....tante mau kemana???? jangan tinggalkan naya sendiri....tante..." naya mengejar bayangan tante indah yang semakin menjauh dan hampir menghilang.tante indah melambaikan tangan dan tersenyum kemudian menghilang.


" tantteeeee...." teriak naya terbangun dari tidurnya..


keringat bercucuran di wajah naya...


" apakah aku bermimpi.....tapi kenapa seperti nyata.." batin naya.


naya ingin minum tapi gelas di atas meja nya kosong.waktu menunjukan pukul 2 dini hari dan pasti semua penghuni mansion pasti sudah terlelap.


naya keluar kamar menuju dapur hendak mengambil minum,tapi naya melihat ke lantai atas dan melihat lampu kamar tuan sean masih menyala dan pintu sedikit terbuka.dengan memberanikan diri naya menaiki tangga menuju kamar sean.perlahan naya membuka pintu tampak tuan sean yang tertidur di sofa dengan kertas kertas berserakan,sepertinya ia habis mengerjakan tugas kantor sampai ketiduran di sofa.


pelan pelan naya mencoba merapihkan kertas kertas itu agar tuan sean tidak terbangun.


mengambil selimut naya menyelimutu sean dengan lembut dan hati hati..


naya memperhatikan wajah sean yang terlelap..


walau sedang tidur pun ketampanan sean tidak berkurang.


" tuan apakah saya pantas mengharapkan cinta tuan..," batin naya


memegangi dadanya yang terasa sesak merasakan ada sebuah rasa yang tersimpan tapi rasa apakah itu.?????


" seandainya yang dikatakan tante indah dalam mimpi itu benar,,kalau tuan adalah kebahagiaan saya ,saya akan berjuang untuk mendapatkan cinta tuan.sampai waktu di mana saya lelah dan menyerah saya akan pergi jauh dari kehidupan tuan.."ya.....itulah tekad naya...mendapat cinta tuan sean dan menemukan kebahagiaan.


pagi harinya sean terbangun karena merasa ada sesuatu yang menutupi tubuhnya..


" kenapa ada selimut di sini,siapa yang menyelimuti ku..???batin sean


sean segera ke kamar mandi dan bersiap bersiap untuk pergi ke kantor.


" tok...tok....ada yang mengetuk pintu kamar sean...


" masuk...." titah sean.


sean mengerutkan keningnya heran karena ternyata naya yang mengetuk pintu kamarnya.


dengan mengumpulkan seluruh keberanianya naya melangkah perlahan menghadap sean.


" tuan mulai saat ini izinkanlah saya untuk melayani semua kebutuhan tuan,saya hanya ingin menjadi istri yang berbakti pada suami...


sean benar benar heran dari mana naya mendapat keberanian seperti itu...

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2