Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.64 maya


__ADS_3

benar yang di katakan nila malam harinya maya datang mengantarkan makanan untuk para gadis yang ada di ruang bawah tanah.maya datang di temani salah satu pengawal tuan ramon.


" tunggulah di depan..." ucap maya kepada pengawal itu.


pengawal itu pun pergi.


maya masuk ke dalam ruangan di mana ada tika.


" maya..." panggil tika.


" cantika..." ucap maya langsung memeluk tika.


mereka pun berpelukan melepas rindu karena lama tidak bertemu.


" kenapa kamu bisa sampai ke sini." tanya maya.


"' di sini sangat berbahaya." ucap maya.


" tuan ramon akan menggusur panti jika aku tidak ikut dengannya." ucap tika.


" dan kamu....kenapa bisa ada di sini.bukannya kamu mau bekerja ke kota." tanya tika.


" cerita nya panjang dan aku tidak bisa menjelaskannya kepada mu." ucap maya.


" kamu harus segera pergi dari sini sebelum tuan ramon menjual mu ke luar negri." ucap maya.


" apa kamu mau membantu ku." ucap tika.


" apa yang bisa aku bantu." ucap maya.


" aku butuh hp untuk menelpon seseorang karena aku yakin hanya dia yang bisa menolongku." ucap tika.


" aku tidak punya,selama di sini aku tidak boleh memegang hp." ucap maya.


" lalu bagaimana.. " ucap tika bingung.


" aku akan usahain..." ucap maya.


tika pun mengangguk...


" hei....sudah selesai belum." ucap pengawal yang tiba tiba datang menghampiri maya.


" iya...." ucap maya.


" aku pergi dulu.." ucap maya lirih.


tika semakin panik apakah ini adalah akhir dari hidupnya.di jual ke luar negri seperti barang dagangan.


" siapa yang ingin kamu hubungi..." tanya nila.


" tuan sean.." ucap tika.


" dia bos di tempatku bekerja dia juga suami dari sahabatku." ucap tika.


" apa kamu yakin tuan sean bisa menolong kita." tanya nila.


" aku yakin.... karena tuan sean orang yang berkuasa di kota A." ucap tika.


" semoga saja kamu benar.aku ingin ke luar dari sini." ucap nila.


" kamu sudah berapa lama di sini." tanya tika.


" 2 minggu..." ucap nila.


setelah lama mengobrol tika dan lainnya akhirnya memutuskan untuk beristirahat.


tengah malam maya keluar dari kamarnya dengan mengendap endap.saat ini tuan ramon sedang tidak ada di rumah tapi bukan berarti maya bisa bebas berbuat semaunya.


banyak pengawal yang berjaga sehingga maya harus berhati hati.


" aku harus bisa mendapatkan hp itu" ucap maya lirih.


maya berjalan mengendap endap di dalam rumah ia tidak ingin ketahuan oleh para pengawal.


saat sampai di ruang depan

__ADS_1


maya melihat salah satu pengawal yang sedang tertidur dan beruntungnya hp miliknya itu tergeletak di atas meja.


maya pelan pelan mendekati pengawal itu.dan mencoba mengambil hp nya yang ada di atas meja.


sepertinya pengawal itu sedang tertidur sangat nyenyak sehingga tidak menyadari ada maya di sana.


dengan segera maya mengambil hp itu dan langsung pergi ke ruang bawah tanah untuk menemui tika.


maya harus bergerak cepat jangan sampai pengawal itu bangun dan menyadari kalau hp nya tidak ada di meja.


" tok...tok.." maya mengetuk pintu dengan sangat pelan.


" tika...buka pintunya ini aku maya." ucap maya sangat lirih.


tika pun segera membuka pintu.


" ini..cepat kamu pakai aku tidak punya banyak waktu." ucap maya.


" ini hp siapa."??? tanya maya.


" ini hp salah satu pengawal tuan ramon ia sedang tidur jadi aku mengambil nya." ucap maya.


" cepatlah..." ucap maya.


" iya.." ucap tika.


tika segera menelpon naya tapi tidak di angkat.tika pun mencoba lagi dan lagi tapi tetap saja tidak di angkat.


" tidak di angkat juga apa mungkin naya sudah tidur." ucap tika.


" sebaiknya aku kirim pesan saja pasti naya akan membacanya besok pagi." ucap tika.


tika pun segera menulis pesan kepada naya.


setelah itu tika mengembalikan hp itu kepada maya.


" apa kamu sudah menghapus pesan dan panggilan keluar tadi.???" tanya maya.


tika mengangguk...


" maya...terima kasih." ucap tika.


maya mengangguk dan tersenyum.ia harus segera kembali dan mengembalikan hp itu sebelum ketahuan.


tika sangat berharap kepada naya karena hanya tuan sean yang bisa menolong dirinya dan teman teman lainnya.


" untung belum bangun.." batin maya,ia pun segera meletakan kembali hp itu di atas meja.


maya segera kembali ke dalam kamarnya.ia juga berharap apa yang di katakan tika itu benar sehingga ia pun bisa keluar dan lepas dari genggaman tuan ramon.


**** 1 tahun yang lalu****


" maya apa kamu yakin akan menikah dengan tuan ramon.??? tanya ibu panti kepada maya.


maya adalah salah satu anak asuh di panti kasih bunda sama seperti tika.


kini usianya 22 tahun.


tuan ramon ingin menikahi maya dan ternyata maya pun bersedia karena sebenarnya maya juga menyukai tuan ramon.


tuan ramon adalah putra tunggal tuan broto.pria tampan dan mapan yang kini usianya 30 tahun.ia pun seorang pengusaha yang sukses.


pertama bertemu maya sudah menaruh hati kepada tuan ramon.sehingga saat tuan ramon memintanya untuk menjadi istrinya maya pun bersedia.


ibu panti tidak bisa berbuat apa apa karena ini memang sudah keputusan maya.ibu panti hanya bisa berdoa untuk kebahagiaan maya.


tuan ramon menikahi maya secara siri tapi ia juga berjanji akan menikah secara resmi nantinya.


pernikahan pun terjadi dan maya di bawa untuk tinggal bersama ke rumah tuan ramon.1 bulan awal pernikahan semuanya baik baik saja dan maya merasa sangat bahagia karena tuan ramon sangat baik dan menyayanginya.


hingga suatu hari terbongkar lah rahasia kotor tuan ramon.jujur maya sangat kecewa dan tidak percaya dengan kenyataan yang baru ia ketahui.tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur ia sangat mencintai tuan ramon dan tidak ingin berpisah.


" kalau kamu ingin terus bersama ku jadi menurut lah dan tutup mata seolah kamu tidak tahu apa apa." ucap tuan ramon kepada maya.


hingga akhirnya maya hanya bisa pasrah dengan kenyataan ini.

__ADS_1


" aku mencintai mu suamiku .tapi maaf jika seandainya suatu hari nanti aku tidak sanggup bertahan." batin maya dengan sejuta kekecewaan.


*** di pagi hari di mansion sean.....


naya bangun dari tidurnya dan hal pertama yang ia lakukan adalah mengambil hp nya untuk melihat jam berapa sekarang.


naya terkejut ketika melihat di layar hp nya ada 10 panggilan tak terjawab dari nomor yang tidak di kenal dan ada 1 pesan masuk ia pun segera membuka dan membacanya.


" nay...ini aku tika tolong aku selamatkan aku dari perdagangan perempuan dan jangan telpon balik ke no ni." itulah pesan singkat yang di kirim oleh tika.


seketika naya terkejut dan ternyata benar firasatnya.naya segera membangunkan sean.


" tuan...tuan cepat bangun " ucap naya panik.


" ada apa sih sayang...." ucap sean masih mengantuk.


naya terus membangunkan sean tapi tetap saja sean tidak bangun juga.


naya sangat cemas tapi suaminya masih saja tidur dengan nyenyak.


habis sudah kesabaran naya ia pun menggigit jari sean.


" aaawwww....." jerit sean meringis kesakitan.


" sayang kamu apa apaan sih..." ucap sean langsung bangun dari tidurnya.


" tuan....yang apa apaan tidur seperti orang mati saya sudah membangunkan tuan dari tadi." ucap naya kesal.


" ini...." ucap naya memberikan hp nya kepada sean.


sean pun membaca pesan yang ada di hp naya.


" apa ini....." ucap sean heran dengan isi pesan tersebut.


" benarkan kata saya pasti sesuatu yang buruk telah terjadi kepada tika." ucap naya.


" ayo tuan cepat kita harus menolong tika sebelum terlambat." ucap naya panik sambil menarik tangan sean.


" emang kamu tahu di mana tika????" tanya sean.


naya terdiam mendengar pertanyaan sean.


" tidak..." ucap naya menggelengkan kepalanya.


" tunggu sebentar aku akan melacak keberadaan tika melalui no yang di pakai untuk mengirim pesan tadi." ucap sean mengambil laptopnya.


" emang bisa..." ucap naya tapi tidak di dengar oleh sean karena sean mulai melacak lokasi tika saat ini.


di apartemen leo...


tampak leo baru bangun dari tidurnya.ia keluar dari kamarnya dan saat melewati kamar yang pernah di tempati tika tiba tiba leo merindukannya.


perlahan leo mendekati kamar itu dan entah dorongan dari mana ia ingin masuk ke dalam kamar tersebut.perlahan leo membuka pintu di tatapnya seluruh isi kamar itu.


leo perlahan berjalan mendekati tempat tidur dan duduk di sana.


" kenapa aku merindukannya..." batin leo.


tiba tiba mata leo tertuju pada meja rias yang ada di depannya.ia pun membuka satu persatu laci di meja itu.


leo menemukan sebuah kotak kecil di dalam laci dan ia pun mengambilnya.


" apa ini..??? tanya leo.


karena penasaran akhirnya leo pun membuka kotak itu.


leo terkejut dan tiba tiba jantungnya berdetak sangat kencang.


ternyata isi kotak itu adalah sebuah kalung dengan hati yang terbelah.leo segera berlari ke kamarnya ia mengambil sesuatu dari lemarinya.


leo mengambil sebuah kalung yang sama dengan hati yang terbelah.ia pun menyatukan kedua kalung itu dan ternyata setelah di satukan kalung tersebut menjadi sebuah hati yang sempurna.


" cantika....." batin leo.


__ADS_1


bersambung....


__ADS_2