Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps 31. mall


__ADS_3

naya keluar dari ruangan sean dengan wajah yang berseri seri,nofi yang melihat hal itu membuat hatinya terasa terbakar


" sebenarnya apa yang di lakukan gadis kampungan itu di ruangan tuan sean" batin nofi.


naya segera pergi menuju ruangan ob di mana sahabatnya tika sedang menunggunya.


" bagaimana...." tanya tika penasaran.


naya menggeleng sedih....


tiba tiba naya mengeluarkan gold card yang di berikan sean.


mata tika melotot melihat apa yang dipegang oleh naya.


" gooold caaard...." ucap tika tidak percaya.


" kamu tahu apa ini..???? tanya naya.


" ya pasti tahulah...." ucap tika sombong.


" tuan sean memberikan ini padaku,ia menyuruhku untuk membeli apa saja yang aku inginkan..." ucap naya.


" apa kamu tahu nay.....di dunia ini hanya ada beberapa orang saja yang bisa memiliki goldcard seperti ini.." ucap tika.


" memang nya kenapa.." tanya naya kepo


" karena untuk memiliki goldcard seperti ini uang yang ada dalam rekening paling sedikit 10 trilliun.."ucap tika.


" apaaaaaa!!!!!!!


teriak naya terkejut tangannya menjadi gemetaran memegang kartu itu.


" hussst....jangan berteriak.." ucap tika.


" aku tidak berani memakainya,sebaiknya aku kembalikan saja.." ucap naya.


" hei....." ucap tika memcegah naya untuk mengembalikan goldcard itu.


" kamu apa apaan sih....kamu kan istrinya sudah pasti uang tuan sean berarti juga uang kamu..." ucap tika.


" tapi.....???? ucap naya ragu.


" sudahlah. .. ayo jangan banyak mikir hari ini kita akan bersenang senang." ajak tika menarik tangan naya untuk segera keluar dari kantor untuk segera menuju mall.


naya dan tika menaiki taxi untuk menuju ke mall.setelah 20 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di mall.


naya takjub akan kemegahan mall yang ada didepannya.baru kali ini naya pergi ke mall.


mereka berjalan memasuki pintu utama mall....


" apa kamu tahu nay siapa pemilik mall ini...." tanya tika.


" tidak....." ucap naya polos.


" ya ampun nay...yang kamu tahu apa sih.. " ucap tika menepuk keningnya sendiri.


tika langsung menunjuk kearah kanan tampak di sana ada tulisan besar berwarna silver,naya menoleh mengikuti arah jari tika membaca tulisab yang tertera si sana.


** WIGUNA GROUP MALL**


"apaaa....." ucap naya terkejut.


" jadi selama ini kamu tidak tahu seberapa kaya nya suami kamu itu" ucap tika.


naya menggeleng....ia merasa sangat menyedihkan,sudah beberapa bulan menjadi istri sean tapi ia tidak tahu apa apa tentang sean.


" sudah...jangan sedih yang penting sekarang kamu sudah tahu kan ...." ucap tika.

__ADS_1


" oh...ya kamu tahu gak no pinnya.." tanya tika.


naya menggeleng...


tika lagi lagi menepuk keningnya sendiri.


" ya ampun nay.. " ucap tika.


" cepat telpon suamimu tanya berapa no pinnya." ucap tika sedikit sebal.


naya langsung menghambil hp dari dalam tas.membukanya dan mencari kontak tuan sean.dan naya terkejut ternyata di hpnya hanya ada 2 nama saja yaitu sekertaris leo dan suamiku.pipi naya merona melihat nama yang tercantum di dalam kontak tersebut.


" tut...tut....tut...." naya menelpon sean.


sean yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya mendengar hp nya berdering,ia tersenyum melihat nama yang tertera di layar hp nya.


***is****triku***


sean mengangkat panggilan dari naya.


" ya..." ucap sean.


"tuan...saya mau tanya berapa no pin kartu yang tadi anda berikan..." tanya naya di seberang telepon.


" tanggal lahir mu..." ucap sean.


" tut...tut...tut..."


" hah.... gadis ini main di matikan saja hp nya.. " ucap sean kesal karena naya langsung mematikan hp nya setelah tahu no pin nya.


" gimana berapa no pin nya..." tanya tika.


" tuan sean bilang no pinnya tanggal lahirku..." ucap naya


" wah....romantisnya.." ucap tika meledek naya.


dan mereka masuk ke salah satu toko yang menjual pakaian bermerk tinggi dan tentu saja dengan harga yang selangit.


" maaf....ada yang bisa saya bantu.." ucap pelayan toko.


" iya....kita mau lihat lihat dulu ya..." ucap naya sopan.


pelayan toko itu menatap naya dan tika dengan sinis.melihat penampilan naya yang sangat sederhana membuat pelayan itu merasa kalau naya itu orang miskin yang mungkin salah masuk toko ini.


naya dan tika melihat lihat baju yang tertata rapih dan alangkah terkejutnya naya melihat harga yang tertera di setiap baju yang ada ditoko ini.


" tika....lihatlah baju baju di sini sangat mahal ayo kita pergi saja.." ucap naya berbisik kepada tika.


" apa nona sudah menemukan baju yang cocok..." tanya pelayan toko itu sedikit kesal karena dari tadi naya dan tika hanya melihat lihat saja.


" maaf...kita tidak jadi beli..." ucap naya menarik tangan tika untuk keluar dari toko.


pelayan itu sangat kesal karena dari tadi sudah mengikuti naya dan tika untuk memilih milih pakaian dan sekarang bilang tidak jadi beli .


" makanya kalau miskin jangan sok belanja ke mall..." ucap pelayan itu.


tika yang mendengar ucapan pelayan itu segera berbalik dan menghampiri pelayan itu


" maaf kamu bilang apa tadi ..." ucap tika.


" miskin....." ucap pelayan itu dengan sombong.


" tolong jaga omongan kamu ya..." tika marah.


" tika sudah...jangan di ladeni ayo kita pergi dari sini.." ucap naya mengajak tika pergi.


" tapi nay...dia sudah menghina kita.." ucap tika.

__ADS_1


" kita memang orang miskin tika...dia benar jadi ayo kita pergi dari sini....." ucap naya lagi.


" tuh kan.....temen kamu saja sudah mengaku miskin sok sok an jadi orang kaya." ucap pelayan itu terus menghina.


tika yang merasa di hina tidak terima dan langsung menampar pelayan itu


pelayan itupun tidak terima dan berbalik menampar tika.naya yang melihat itu langsung berusaha menjadi penengah di antara keduanya tapi tiba tiba naya juga mendapat tamparan dari pelayan itu.


" hey....kenapa kamu memukul temanku.." tika marah tidak terima naya di tampar.


" apa kamu tidak tahu....kalau suaminya adalah pemilik mall ini.." ucap tika lagi.


bukannya takut pelayan itu malah tetawa keras...pelayan itu pun mulai geram dan mendorong tika dan naya untuk keluar dari tokonya.


" kamu kira aku percaya...kalau mau melawak tu jangan di sini" ucap pelayan itu.


" nay....kamu jangan diam saja cepat telpon suami kamu,kamu harus buktikan kalau kamu itu istrinya sean arya wiguna." ucap tika


" tapi tik....dia pasti sedang sibuk aku tidak berani " ucap naya.


tika geram dan merebut hp yang sedang dipegang oleh naya untuk menelpon sean.


sambungan telpon di angkat oleh sean,tika menceritakan apa yang terjadi di mall.


tika selesai menelpon sean....


pelayan itu tidak ada takut nya sama sekali karena ia yakin mana mungkin gadis miskin seperti naya adalah istri sean arya wiguna.


" hei...hei....lihat ini ada cewe yang ngaku ngaku istrinya sean arya wiguna." ucap pelayan itu kepada orang orang yang ada di sekitar.


orang orang pun mendekat dan saling berbisik mencela naya.


" kalian percaya tidak kalau gadis ini adalah istri dari sean arya wiguna pemilik mall ini." ucap pelayan itu.


" huu...huu...orang orang yang mendengarnya pun menyorakinya.." bahkan ada bebarapa orang yang melempari nya dengan air minum sehinga sebagian baju naya basah.


naya tertunduk malu dan tidak terasa air matanya menetes.mana mungkin ada yang percaya kalau dirinya memang istri sean sang konglomerat itu.


" hentikan....kalian sudah keterlaluan,kalian akan tanggung akibatnya nanti saat tuan sean datang." ucap tika marah.


" coba saja kalau kamu berani,justru kalian yang akan di penjara karena sudah mencemarkan nama baik tuan sean dengan mengaku sebagai istrinya ." ucap pelayan itu.


" ayo....tika" ucap naya mengajak tika untuk segera meninggalkan mall.


naya sudah tidak tahan lagi dengan hinaan yang di lontarkan pelayan itu apalagi di lakukan di depan para pengunjung mall.


" tidak nay...kita tunggu tuan sean datang mereka harus di beri pelajaran.." ucap tika.


" tuan sean tidak mungkin datang...." ucap naya sedih.


" aku yakin dia pasti datang,kita tunggu sebentar lagi.." ucap tika.


" siapa yang kalian tunggu,tuan sean...???


tuan sean yang mana.." ucap pelayan itu sambil tertawa.


" ha...ha...ha..." semua orang di sana mentertawakan naya.


sakit tentu sakit hati naya...


saat tidak ada orang yang percaya dengan kenyataan yang ada hanya karena sebuah status yang berbeda..


malu tentu pasti malu hati naya...


saat orang orang mentertawakannya,merendahkannya hanya karena statusnya yang hanya gadia biasa....


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2