Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.110 ngidam


__ADS_3

tengah malam naya terbangun ia merasa lapar dan ia hanya ingin makan baso.di tatap nya sang suami yang sedang tidur di samping nya dan naya tidak tega untuk membangun kan nya.perut yang lapar dan di tambah lagi keinginan untuk makan baso sangat menggebu gebu di benak nya.bayangan baso bulat dan kenyal dengan rasa daging sapi yang nikmat di tambah lagi sambal sedang menari nari dipikiran nya .naya bingung harus bagaimana.


perut nya terus berdemo ingin segera di isi.akhir nya naya memutus kan untuk pergi ke dapur ia ingin mencari makanan lain nya untuk mengobati rasa lapar nya.


tapi tetap saja yang naya ingin kan hanya makan bakso.dengan perasaan sedih naya kembali lagi ke kamar nya.


" apa aku membangun kan tuan saja ya...???" batin naya.


naya memberanikan diri untuk membangunkan sean.


" tuan...." ucap naya sambil menggoyang kan bahu sean.


" hmmm....." ucap sean menggeliat tapi tetap dengan posisi tidur nyenyak.


" tuan tidur nya sangat nyeyak bagaimana aku harus membangun kan nya." ucap naya lirih.


naya mengambil hp nya dan melihat jam berapa sekarang ternyata jam sudah sangat larut malam yaitu jam 01.00.


naya tidak bisa menghilang kan bayangan baso dari pikiran nya.seperti nya naya sedang ngidam ingin makan baso.


dulu saat tinggal bersama bu aminah jika naya ngidam sesuatu naya selalu berhasil untuk menahan nya tapi entah kenapa kali ini ia tidak bisa menahan ngidam nya itu.


naya berusaha untuk tidur tapi tetap saja tidak bisa.


" sayang...makan baso nya besok saja ya." batin naya berbicara kepada anak di dalam perut nya.tapi tetap saja tidak bisa menghilang kan ke inginana nya untuk makan baso.


naya kembali membangun kan sean.


" tuan...." ucap naya lirih.


" tuan bangun...." ucap naya kali ini ia hampir akan menangis.


" ada apa sayang....???" tanya sean masih setengah sadar.


" saya ingin makan baso." ucap naya.


" besok saja ya...ini kan sudah malam mana ada yang jualan." ucap sean kembali tidur.


naya merasa sangat sedih sean tidak bisa membantu nya untuk mengobati ngidam nya itu.naya mencoba kembali untuk tidur tapi mata nya tidak bisa terpejam.


diam diam naya menangis di balik selimut nya.


" sayang...." ucap sean mendengar isakan naya.


naya berusaha untuk diam dan menutup mulut nya agar tidak bersuara.


tapi tetap saja sean bisa tahu kalau diri nya sedang menangis.


" sayang....kamu kenapa menangis." ucap sean membalikan tubuh naya agar menghadap kepada nya.


sean mengusap wajah naya....


" sayang...ada apa??? kamu mimpi buruk." tanya sean.


naya menggeleng kan kepala nya...


" lalu kenapa...???" tanya sean.


" saya ingin makan baso tuan." ucap naya.


" dari tadi saya sudah berusaha untuk melupakan nya tapi tidak bisa.saya ingin sekali makan baso." ucap naya menangis.


" maaf kan aku sayang....ya sudah sekarang kita cari ya mudah mudahan masih ada yang jualan baso nya." ucap sean.


" bener tuan...." ucap naya bahagia.


" terima kasih tuan." ucap naya tersenyum bahagia.


sean begitu bahagia melihat senyuman di wajah naya.


" tuan kita berdua saja ya jangan pakai sopir ini kan sudah malam kasihan pak sopir nya pasti sedang tidur." ucap naya.


" hmmm....." ucap sean.


dengan rasa bahagia naya segera bersiap...


" pakak jaket udara malam tidak baik untuk mu dan anak kita." ucap sean.


" baik..." ucap naya.


dengan perasaan riang naya bergelayut di lengan sean berjalan menuju garasi mobil untuk memilih mobil mana yang akan di pakai.

__ADS_1


" tuan pakai yang itu saja..." ucap naya menunjuk pada motor sport kesayangan sean.


" tidak...." ucap sean berjalan menuju mobil mercy yang berwarna gold.


" kita pakai yang ini." ucap sean membuka kan pintu untuk naya.


" baik lah.." ucap naya.


" kenapa kamu tiba tiba ingin makan baso.emang masih ada jam segini yang jualan.???" tanya sean.


" saya juga tidak tahu kenapa tiba tiba ingin makan baso seperti nya ini kemauan anak kita tuan." ucap naya.


" benar kah.." ucap sean.


naya hanya tersenyum...


sean dan naya sudah berkeliling selama 20 menit tapi belum juga menemukan orang yang berjualan baso.


" sayang...kok gak ada yang jualan baso sih." ucap sean.


" besok saja ya..." ucap sean.


" nggak mau pokok nya saya mau baso sekarang." ucap naya cemberut.


tiba tiba naya terdiam..


" kenapa tiba tiba aku jadi memaksa begini gimana kalau tuan sean marah." batin naya menatap ke arah sean.


" tuan...." panggil naya tapi sean diam.


" benar kan tuan sean marah." batin naya gelisah.


" tuan marah ya..." ucap naya.


"maaf kalau saya memaksa." ucap naya.


sean masih diam saja seolah tidak mendengar kan apa yang di katakan naya.


" tuaaaaann..." teriak naya.


" sayang....kenapa kamu berteriak." ucap sean kaget.


" kenapa tuan diam saja tuan marah.???" tanya naya.


" tidak sayang....aku tidak marah." ucap sean lembut.


" lalu kenapa tuan diam saja dari tadi." ucap naya.


" aku sedang memikir kan tentang restoran yang menjual bakso dan sekarang aku tahu kita harus ke mana." ucap sean.


sean langsung tancap gas menuju restoran yang ia maksud.


hanya perlu waktu 20 menit saja sean dan naya sudah sampai ke restoran itu.


" tuan....ini tempat nya..????" tanya naya saat melihat restoran itu.


"iya....ayo." ucap sean keluar dari mobil.


" memang restoran ini ada menu baso nya." ???? tanya naya.


" ada..." ucap sean menarik tangan naya agar keluar dari mobil.


sean menggandeng tangan naya dan berjalan masuk ke dalam restoran.


" restoran ini buka 24 jam." ucap sean.


" tapi dari mana tuan tahu tempat ini.???" tanya naya.


" dulu aku sering ke sini bersama angela." ucap sean.


mendengar sean menyebut nama angela naya menghentikan langkah nya.


" angela.....????" batin naya.


" kenapa berhenti.???" tanya sean saat naya menghentikan langkah nya.


" jadi....dulu tuan dan nona angela sering ke tempat ini.???" tanya naya.


" iya..." ucap sean.


" apa tuan mengingat tempat ini karena tuan merindukan nona angela.???" tanya naya.

__ADS_1


melihat raut wajah naya yang tiba tiba berubah sean baru menyadari kalau ia salah telah menyebut nama angela di hadapan naya.


" sayang....kamu jangan salah paham ya bukan maksud ku seperti itu." ucap naya.


" apa tuan masih mencintai nona angela.???" tanya naya dengan tatapan yang seriua.


" hei....kamu ngomong apa sih,angela hanya masa lalu ku dan sekarang kamu lah masa depan ku." ucap sean.


" bagaimana kalau suatu saat nanti tuan ingin kembali bersama nona angela dan saya.....???" ucap naya tidak menerus kan kata kata nya karena sean menutup bibir naya dengan jari telunjuk nya.


" sayang...kenapa kamu tiba tiba berfikiran aneh begitu sih.????" tanya sean heran.


" apa kamu sedang cemburu.???" tanya sean.


naya menggeleng kan kepala nya....


" dengar kan aku...." ucap sean menangkup ke dua pipi naya.


" hanya kamu satu satu nya wanita yang aku cintai sampai kapan pun." ucap sean.


" jadi....jangan pernah berpikiran yang macam macam oke." ucap sean.


naya menganggukan kepala nya...


" ya sudah....ayo bukan nya kamu ingin makan baso." ucap sean mengajak naya masuk ke dalam restoran itu.


" aku kenapa sih jadi aneh gini.aku harus percaya pada tuan sean." batin naya.


naya di buat takjub dengan suasana yang nampak di dalam restoran itu.banyak lampu lampu indah yang terpajang di setiap sudut restoran membuat suasana restoran menjadi sangat romantis.


" duduk lah." ucap sean menarik kursi untuk naya.


" tuan....tempat nya bagus sekali." ucap naya.


" kamu suka."!!!! tanya sean.


" iya..." ucap naya.


" permisi mau pesan apa tuan nona.???" tanya seorang pelayan.


"istri ku ingin baso bawakan baso yang spesial." ucap sean.


" baik tuan...baso nya satu atau dua." ??? tanya pelayan itu.


" satu saja." ucap sean.


" tuan tidak makan???" tanya naya.


" tidak...aku mau kopi saja." ucap sean.


pelayan itu segera membawakan baso pesanan sean.tidak butuh waktu lama pelayan datang membawakan baso spesial untuk naya.


" silah kan tuan nona selamat menikmati." ucap pelayan itu.


" kelihatan nya ini enak." ucap naya.


tanpa menunggu lama lagi naya langsung menyantap baso itu tidak lupa naya menuangkan banyak sambal agar baso menjadi lebih nikmat.


" sayang...jangan banyak banyak sambal nya." ucap sean.


naya tidak mendengar kan apa yang di ucap kan sean.ia terus menikmati baso itu.


" sayang...pelan pelan makan nya." ucap sean.


" baso nya enak sekali tuan." ucap naya.


sean sangat senang melihat naya begitu lahap menikmati baso itu.


setelah selesai sean dan naya kembali ke mobil dan bersiap untuk pulang.


sean menjalan kan mobil nya....


" tuan...tadi baso nya enak sekali.kapan kapan kita kesini lagi ya.!!!! ucap naya.


" setiap hari pun tidak apa apa." ucap sean.


" benar kah.... " ucap naya senang.


" apa pun akan aku lakukan asal kamu bahagia." ucap sean.


naya terharu mendengar kata kata sean....

__ADS_1


" terima kasih tuan." ucap naya menggenggam tangan sean.


bersambung....


__ADS_2