Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.13 terluka


__ADS_3

" aa....aaaaa..brengsek kau sean.saat ini kau boleh selamat tapi aku pastikan besok kau tidak akan selamat.." ucap andreas penuh kemarahan.


andreas tidak akan pernah berhenti untuk mencoba melenyapkan sean karena jika sean masih hidup maka ia tidak akan bisa menguasai semua harta keluarga wiguna.


harta yang bahkan jumlahnya tidak bisa di hitung mungkin juga sampai tujuh turunan tidak akan ada habisnya.karena itulah ambisi andreas untuk menguasai nya sangatlah besar.


" nak....mau sampai kapan kamu akan melakukan semua ini.." tanya susan sang mamah.


" apa maksud mama....andreas juga anak papah rangga mah jadi rangga juga berhak atas harta papah.


" tapi...."


" cukup mah.sebaiknya mamah jangan ikut campur urusan andreas.."ucap andreas marah.


sang mamah pun pergi meninggalkan kamar andreas.


andreas mengambil hp nya untuk menelpon seseorang.


" lakukan semua dengan benar jangan ada ke gagalan lagi " ucap andreas kepada anak buahnya .


andreas berencana akan menyerang markas sean untuk menyelamatkan anak buahnya yang bernama baron yang saat ini menjadi tawanan sean.


mengerahkan seluruh anak buah nya andreas harus benar benar mengatur strategi yang bagus karena ia tahu sean bukanlah orang sembarangan yang dengan mudah dapat di taklukan.sean orang yang sangat berpengaruh di dunia bisnis ataupun di dunia hitam..tapi pekerjaan yang sean jalani semua sesuai dengan aturan pemerintah dan patuh akan hukum yang berlaku.


anak buah andreas yang jumlahnya sekitar 20 orang yang sudah di lengkapi dengan senjata segera menjalankan perintah tuannya.mereka sedang menuju ke markas sean yang lokasinya sudah di ketahui oleh andreas.


penyerangan akan di lakukan pada malam hari ketika anak buah sean sedang lengah.setelah sampai di markas sean anak buah andreas langsung mengatur posisi masing masing,


mereka bersembunyi di semak semak belukar .dari kejauhan mereka terus memantau kondisi markas sean.


" kenapa anak buah sean tidak ada yang berjaga di pintu depan ya..." tanya salah satu anak buah andreas heran.


" situasi markas juga sangat sepi seperti tidak ada penjaganya.." tanya salah satu temannya.


" apa jangan jangan ini jebakan..."


" ingat kita harus waspada karena yang kita hadapi saat ini bukan orang sembarangan." ucap anak buah andreas.


ketika waktu sudah tengah malam.mereka mulai bersiap untuk mendekati markas menyiapkan senjata masing masing,perlahan melangkah maju dengan tetap berhati hati.tapi mereka merasa ada yang janggal dengan situasi ini...tidak ada satu pun anak buah sean yang berjaga di pintu masuk sehingga memudahkan anak buah andreas untuk masuk ke dalam markas.


keadaan markas benar benar kosong mereka memeriksa semua ruang dan ternyata juga kosong.


" apa ini....kemana semua orang tidak mungkin markas sebesar ini tidak ada penjaganya " ucap salah satu anak buah andreas.


karena markas kosong akhirnya mereka memutuskan untuk segera pergi meninggalkan markas sean.


tapi alangkah terkejutnya setelah keluar meraka sudah di suguhi pemandangan yang tak terduga.


mereka telah terkepung oleh anak buah sean yang mungkin jumlahnya lebih banyak dari anak buah andreas.


" brengsek....... ini jebakan.,apa yang harus kita lakukan sekarang." bisik salah satu anak buah andreas.

__ADS_1


ternyata rencana andreas untuk menyerang markas sean dan membebaskan baron telah bocor sampai ke telinga sean.sehingga sean dan leo segera menyusun rencana untuk melumpuhkan mereka.


sean akan turun tangan langsung untuk melenyapkan anak buah andreas,karena sudah lama sean tidak melenyapkan musuh musuhnya.


" i..i .itu tuan sean.." ucap salah satu anak buah andreas dengan mulut bergetar seolah ia sudah tahu bahwa nyawa mereka tidak akan selamat jika sudah berhadapan langsung dengan sean


" kalian sudah terkepung....." ucap leo


hanya ada 2 pilihan yang harus mereka pilih.menyerah sebagai seorang pengecut atau melawan tapi nyawa taruhannya.


" kita tidak boleh menyerah apa pun yang terjadi.." ucap salah satu anak buah andreas.


.akhirnya adu tembak pun terjadi satu persatu anak buah andreas tewas karena jumlah mereka lebih sedikit di bandingkan anak buah sean.


sean secara brutal terus menembaki anak buah andreas tanpa ampun.


akhirnya tinggal satu orang yang tersisa dan sudah babak belur karena pukulan demi pukulan sean berikan.


" cepat katakan siapa ketua kalian...." tanya sean.


" dorr...dor ....suara tembakan terdengar ternyata anak buah andreas yang ada di tangan sean tewas terkena tembakan tersebut sepertinya ini di sengaja agar ia tidak bisa mengatakan siapa ketua mereka.


arah tembakan berasal dari semak semak.


" leo...cepat kejar orang itu jangan sampai ia lolos.." perintah sean.


leo malah terkejut melihat lengan sean yang mengeluarkan darah segar .


bahkan sean sendiri tidak merasakan apa pun saat tangannya terluka mungkin terkena peluru tadi yang menewaskan anak buah andreas.


" aku baik baik saja....cepat kejar orang itu.." teriak sean kepada leo..


leo pun segera mengejar orang tersebut dan di ikuti beberapa anak buah sean.


" sial dia kabur memakai mobil..." ucap leo


akhirnya leo kembali ke markas karena gagal mengejar orang tersebut


di markas tampak sean sedang mengikat kan dasi nya pada lengannya yang terluka.


" maaf tuan kami gagal mengejar orang itu." ucap leo hati hati takut sang tuan marah.


" sudah biarkan saja...besok kau harus bekerja lebih keras lagi leo untuk mencari tahu siapa orang yang ingin membunuhku." perintah sean.


" tuan bagaimana dengan luka anda?? apa sebaiknya kita kerumah sakit. " ucap leo cemas.


"tidak perlu ini hanya luka gores saja....luka sekecil ini tak akan membuat ku mati.." ucap sean.


akhirnya sean dan leo pun memutuskan untuk kembali kemansion.


di mansion tampak naya sedang gelisah karena mengkhawatirkan sean yang belum juga kembali padahal jam sudah menunjukan pukul 1 dini hari.

__ADS_1


"tuan...sebenarnya anda ke mana kenapa belum pulang juga ,ini sudah sangat malam" batin naya terus melihat jam di dinding.


mendengar suara mobil di luar naya langsung membukaan pintu dan benar saja sean yang datang.


naya tersenyum bahagia akhirnya orang yang dia tunggu dari tadi sudah pulang.


" tuan dari mana saja kenapa malam begini baru pulang.." tanya naya heran melihat keadaan sean yang berantakan.


sean yang mendengarkan pertanyaan naya hanya cuek saja seolah olah tidak mendengarnya.


berjalan melewati naya yang masih berdiri menunggu jawaban dari sean seketika di buat terkejut ketika melihat lengan sean yang di ikat oleh dasinya dan tampak mengeluarkan darah.


" tuan...lengan anda berdarah...." teriak naya.


secara spontan naya langsung menarik tangan sean untuk masuk ke mansion.


" tuan duduk dulu di sini aku akan mengambilkan obat dulu..." ucap naya.tampak kekhawatiran di wajah naya membuat sean hanya bisa menuruti apa yang disuruh naya.


naya datang membawa kotak obat.dan segera mengobati lengan sean.dengan hati hati naya membersihkan luka sean.


sean hanya diam memperhatika apa yang di lakukan naya.


" kau tidak perlu repot repot mengobati luka ku" ucap sean menarik lengannya agar naya berhenti mengobatinya.


tapi naya menarik kembali lengan sean dan melanjutkan mengobatinya.


" tuan...lengan anda terluka izinkan saya untuk mengobatinya.." ucap naya.


" memang kamu pikir kamu siapa..,.sok perhatian kepadaku.." tanya sean sinis.


naya menatap sean penuh sendu...


terasa sesak di dada naya mendengar ucapan sean.


" saya sadar tuan...saya hanya seorang istri yang tidak pernah tuan anggap keberadaanya .tapi izinkan saya untuk melakukan kewajiban saya sebagai seorang istri memberi perhatian dan merawat suami ketika ia sakit ataupun terluka." ucap naya sedih tak terasa air mata pun menetes.


" degh...."


sean merasa tersindir dengan ucapan naya..karena jangankan mengakui naya sebagai istri sedikit perhatian ataupun tanggung jawab seorang suamipun tak pernah sean lakukan.


naya bangun dari duduknya.." saya akan menyiapkan air hangat untuk tuan sebaiknya tuan segera mandi..." ucap naya


sean segera mengikuti naya pergi ke kamarnya.sean terus memperhatikan naya yang sedang sibuk mempersiapkan semua keperluannya dari menyiapkan air hangat menyiapkan baju membersihkan tempat tidur dengan telaten naya melakukannya.


" semua sudah saya siapkan tuan,saya permisi dulu..." ucap naya segera keluar dari kamar sean.


sean pun segera membersihkan diri dan segera beristirahat.


naya masih merasa khawatir dengan keadaan sean.akhirnya naya memutuskan untuk melihat sean di kamarnya.untung pintu tidak di kunci naya masuk dan tampak sean sudah tidur.dengan lembut naya menyelimuti sean menatap wajah sean dengan penuh cinta.


" hati saya sakit melihat tuan terluka ..jadi tuan harus selalu sehat " batin naya.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2