Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.16 perasaan aneh


__ADS_3

" tuan.....tuan bangun,ini sudah siang bukankah tuan akan ke kantor ???? ucap pak mus.


sean mengeliat berusaha membuka mata dan ia merasa aneh kenapa pagi ini suara pria yang membangunkannya.ketika sadar akan hal itu sean langsung beranjak dari tidurnya dan benar saja ternyata pak mus yang membangunkannya dan bukanlah naya.


belakangan ini sean sudah merasa nyaman dengan peran naya sebagai istri, yang setiap pagi membangunkannya,menyiapkan semua kebutuhannya sebelum berangkat ke kantor.


" pak mus.....!!!!! ucap sean heran.


" selamat pagi tuan...." sapa pak mus dengan ramah.


" kenapa pak mus yang membangunkanku???? kemana naya.???" tanya sean heran.


" nona naya sakit tuan...." ucap pak mus.


" apaaa....!!! ucap sean terkejut.


" iya tuan... kata mia sejak semalam nona demam tinggi..." ucap pak mus.


" kenapa tidak memberi tahukah hah..." sean marah.


" saya kira tuan tidak mau tahu tentang nona jadi...????pak mus menggantung ucapannya karena takut melihat tatapan sean padanya.


" jadi apa...!!! cepat panggilkan dokter raisa." perintah sean.


" baik tuan..." ucap pak mus menunduk.


"apa tuan mengkhawatirkan nona...syukurlah seandainya itu benar " batin pak mus.


sean segera beranjak dari tempat tidurnya dan keluar menuju kamar naya di dekat dapur.


sampai di depan pintu kamar naya sean berhenti dan diam...


"ada apa dengan ku....kenapa aku mengkhawatirkan gadis itu " batin sean.


di saat sean sedang di sibukan dengan perang antara hati dan pikirannya pak mus datang dan heran melihat tuannya diam mematung di depan kamar nonanya.


" apa yang sedang tuan lakukan di depan kamar nona..??? batin pak mus.


" tuan......" panggil pak mus.


sean kaget ketika pak mus memanggilnya..


" kenapa tuan tidak masuk...?? ?? tanya pak mus...


sean bingung haruskah ia masuk atau tidak.tapi seandainya ia masuk ia sangat gengsi, tapi jika tidak masuk ia tidak tahu bagaimana keadaan naya saat ini.karena sebenarnya ada sedikit rasa khawatir di hati sean.


" tuan mau masuk atau tidak....????" tanya pak mus..


tapi sepertinya saat ini gengsi sean lah yang menang..hingga akhirnya sean tidak jadi masuk untuk melihat keadaan naya.


" aku ada urusan penting....kamu urus gadis itu..." ucap sean segera pergi dari depan kamar naya.


" baik tuan...." ucap pak mus.


dokter raisa datang dan di sambut oleh pak mus....


" mari dok...." ajak pak mus menunjukan kamar naya.

__ADS_1


dokter raisa masuk ke kamar naya dan mulai memeriksa keadaan naya.


naya heran kenapa ada dokter di kamarnya,siapa yang memanggilnya.


" siapa gadis cantik ini pak mus....????" tanya dokter raisa lembut sambil memeriksa naya.


pak mus bingung harus menjawab apa....ia takut salah dengan jawabannya.


" sa..saya pelayan di rumah ini dok...." jawab naya lirih.


sean ternyata belum pergi dari depan kamar naya.di saat melihat pak mus dan dokter raisa masuk ke kamar naya sean mengikuti mereka dan bersembunyi di balik tembok.


" kenapa aku tidak suka mendengar ucapan naya yang mengatakan kalau ia adalah seorang pelayan di rumah ini." batin sean.


setelah selesai memeriksa naya akhirnya dokter raisa pun pergi.


" pak mus...." panggil naya pada pak mus yang hendak keluar dari kamarnya.


" kenapa aku di periksa oleh dokter??


aku kan tidak punya uang untuk membayarnya.1 minggu lagi aku baru gajian.." ucap naya


" nona tidak perlu memikirkan hal itu....karena tuan seanlah yang telah memanggil dokter raisa.sepertinya tuan khawatir dengan nona..." ucap pak mus.


naya tersenyum getir mendengar ucapan pak mus.


" mana mungkin.....tuan sean mengkhawatirkan ku..." ucap naya


" kalau begitu saya permisi ,sebaiknya nona istirahat saja.." ucap pak mus keluar dari kamar naya.


" hmmm...." jawaban singkat sean.


sean dan leo sedang dalam perjalanan menuju perusahaan wiguna.


di sepanjang perjalanan tampak sean hanya diam tanpa bersuara sedikitpun.


leo yang dari tadi memperhatikan tuannya melalui kaca spion di buat bingung.


" ada apa dengan tuan..dari tadi melamun terus.." batin leo.


" aku harus ingat bahwa kanaya adalah orang yang menyebabkan mamah meninggal dan aku tidak boleh baik kepadanya " batin sean.


kebencian dan ego ternyata lebih mendominan di hati sean.


" tapi kenapa aku malah terus memikirkan gadis bodoh itu..." sean frustasi.


" aa...aaaa " sean tiba tiba berteriak membuat leo kaget dan menghentikan mobilnya.


" tuan....apa yang terjadi..." tanya leo khwatir.


sadar dengan apa yang baru saja di lakukan nya sean berusaha mencari alasan untuk menjawab pertanyaan leo.


" i..tu..kecoa,ya...ada kecoa..." sean beralasan.


" yang benar saja tuan,mana ada kecoa di mobil semewah ini." ucap leo membuat sean mati kutu.


" pokoknya besok ganti mobilnya...aku tidak mau melihat kecoa lagi" sean berdalih.

__ADS_1


" baik tuan..." jawab leo malas.


sesampainya di perusahaan sean di ikuti leo langsung menuju ruang meeting karena ada jadwal pertemuan dengan klien dari luar negri.


sean benar benar tidak bisa fokus pada pekerjaannya.


" apa yang terjadi denganku " batin sean.


" leo....kamu selesaikan meeting ini,aku mau ketoilet sebentar " perintah sean.


" baik tuan..." ucap leo.


sean benar pergi ke toilet ia membasuh mukanya agar lebih segar dan tidak memikirkan kanaya.


tidak mau berlarut larut memikirkan naya sean mengambil sebuah foto di laci meja kerjanya.


ia pandang foto itu penuh cinta..terpancar kerinduan yang sangat dalam di mata sean saat memandang foto tersebut.


" sayang...di mana kamu,apa kamu tahu aku sangat merindukanmu.


**********


malam tiba sean sudah sampai di mansion....hati nya berkata ia ingin tahu bagaimana keadaan naya sekarang tapi pikirannya selalu mempengaruhi agar sean tidak memikirkannya.dia mencoba menghilangkan semua pikirannya tentang naya,ia tidak ingin mengkhianati cinta nya pada angela,karena sean selalu yakin suatu saat angela pasti kembali.


sean segera menuju ke kamarnya untuk beristirahat.seharian bekerja membuat badan sean lelah..


1 jam*******


2 jam******


sean tidak juga bisa memejamkan matanya.


akhirnya sean memutuskan untuk keluar kamar .saat melewati dapur tidak sengaja sean melihat naya yang sepertinya sedang kesulitan mengambil barang yang ada di atas rak karena letaknya terlalu tinggi.


sean perlahan mendekati naya dari belakang dan berusaha mengambilkan barang tersebut.naya diam mematung merasakan ada seseorang di belakangnya dan alangkah terkejutnya naya saat membalikan badannya ternyata sean ada di hadapannya.naya menatap lekat wajah sean dan begitupun sebaliknya.jarak mereka yang begitu dekat,sehingga membuat keduanya bisa merasakan hembusan nafas keduanya, saling menatap satu sama lain.


bahkan jantung naya berdekup sangat kencang mungkin sean pun bisa merasakannya.


sean terus menatap naya menelisik wajah polos yang selama ini tidak pernah ia lihat dengan jarak sedekat ini..bibir mungil naya pun tidak luput dari tatapan sean.. tanpa sean sadari ia mengecup bibir mungil naya,sontak membuat naya terkejut dan langsung mendorong tubuh sean.


" tuan.....apa yang tuan lakukan." tanya naya gugup.


" maaf...." ucap sean langsung pergi meninggalkan naya.


naya terdiam memegang dadanya merasakan sesuatu yang sesak...


" tuan...jangan buat aku untuk tidak bisa hidup tanpa tuan.aku tidak ingin berharap terlalu jauh..." batin naya.


sedangkan di kamar sean terus merutuki perbuatanya.tersenyum memegangi bibirnya kala mengingat ciuman itu..


" apa yang telah aku lakukan ,bodoh kamu sean" ucap sean memarahi dirinya sendiri.


perasaan aneh apa yang sebenarnya sedang sean rasakan saat ini.benci,dendam ataukah cinta.


mencoba menepis sekuat tenaga dengan mengingat angela,angela,dan angela.sean tidak ingin hati yang sudah bertahtakan nama angela tergantikan oleh orang lain.apalagi orang yang seharusnya ia benci.wanita yang sudah 2 tahun menjadi kekasihnya yang saat ini entah masih hidup atau tidak sean sudah berjanji akan selalu setia.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2