Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.85 nyonya wiguna..


__ADS_3

" bagaimana keadaan naya bu..." tanya bu aminah yang baru datang.


" tenang bu....naya sedang istirahat." ucap bidan yuni.


" apa boleh saya melihat nya..." ucap bu aminah.


" mari...." ucap bidan yuni mengajak bu aminah untuk melihat naya.


bu aminah sedih melihat naya yang masih terbaring lemas di tempat tidur dengan selang infus di tangan nya.


"bagaimana keadaan naya sekarang bu...." tanya bu aminah.


" mari bu kita ngobrol di depan." ajak bidan yuni kepada bu aminah.


" silahkan duduk bu...." ucap bidan yuni ramah.


" terima kasih bu..." ucap bu aminah.


" sekarang naya sudah tidak apa apa." ucap bidan yuni.


" syukurlah...." ucap bu aminah.


" tapi...???????? ucap bidan yuni tidak meneruskan kata kata nya.


" tapi kenapa bu...."??? ucap bu aminah khawatir.


" kondisi kandungan nya sangat lemah.jika naya terus kecapean saya takut kandungan nya tidak bisa selamat." ucap bidan yuni.


terlihat raut wajah sedih di wajah bu aminah...


" dan saya juga dapat melihat kalau naya itu mengalami stress dan juga tekanan batin yang sangat hebat.sebenar nya apa yang terjadi dengan naya bu." ucap bidan yuni.


bu aminah diam....


" sebenar nya hampir setiap malam saya mendengar naya menangis dan memanggil manggil nama suami nya."ucap bu aminah.


" suami nya...." ????? ucap bidan yuni.


" iya....dan saya yakin kalau naya sangat merindukan suami nya." ucap bu aminah.


" jadi naya punya suami," ucap bidan yuni terkejut.


" tapi....kata orang orang kalau naya......????? ucap bidan yuni tidak meneruskan kata kata nya.


" bu bidan percaya dengan kata kata mereka..??? ucap bu aminah.


bidan yuni diam.....


" lalu bagaimana naya bisa bersama bu aminah kalau naya sendiri masih punya suami." ucap bidan yuni.


" sebenar nya waktu itu saya menemukan naya tidak sadar kan diri di pinggir sungai." ucap bu aminah.


" apa...." ucap bidan yuni terkejut.


" memang nya apa yang terjadi bu..." ucap bidan yuni.


" setelah saya tanya ternyata naya di usir oleh suami nya karena kesalah pahaman dan naya mencoba bunuh diri tapi beruntung tuhan masih menyayangi nya sehingga ia selamat dari maut." ucap bu aminah.


" apa bu aminah tahu di mana suami naya..????ucap bidan yuni.


bu aminah menggelengkan kepala nya...


" tapi dulu saya pernah bertemu dengan nya sekali itu juga pertama saya bertemu dengan naya." ucap bu aminah.


" siapa nama nya..." ucap bidan yuni.


" kalau tidak salah tuan sean....iya sean nama nya." ucap bu aminah.


" waktu itu saya juga ingat naya mengatakan kalau suami nya itu orang terkaya di kota A." ucap bu aminah.


" orang terkaya...." ucap bidan yuni.


" iya....waktu itu saya dan sifa di ajak belanja ke mall oleh naya dan kami juga naik mobil milik nya mobil nya bagus sekali." ucap bu aminah.


" apa bu aminah masih ingat dengan wajah tuan sean.???? tanya bidan yuni.


" masih...." ucap bu aminah.


bidan yuni langsung bangun dari duduk nya dan pergi ke dalam kamar nya.

__ADS_1


bu aminah bingung...


bidan yuni keluar dari kamar nya dengan membawa sebuah laptop di tangan nya.


" bu bidan mau ngapain...??? tanya bu aminah bingung.


" biasa nya para pengusaha atau orang orang ternama pasti bisa kita lihat di internet." ucap bidan yuni sambil mengotak atik laptop nya.


" benarkah...." ucap bu aminah ikut melihat ke layar laptop.


bidan yuni langsung mencari daftar para pengusaha sukses yang kaya raya dengan nama depan sean.


setelah menekan tombol mencari munculah beberapa nama para pengusaha dengan nama depan sean dan juga terdapat foto profil nya.


bu aminah melihat dengan begitu seksama sedang kan bidan yuni menggeser tombol untuk terus mencari.


terus dan terus tombol mencari di tekan tapi belum juga ketemu.


" kenapa belum ada juga ya..." ucap bu aminah.


" sabar bu...ada ribuan orang yang bernama sean.jika saja bu aminah tahu nama panjang nya pasti kita akan lebih mudah mencari nya." ucap bidan yuni.


" tunggu....." ucap bu aminah keras sehingga membuat bidan yuni kaget.


" itu...bu...itu..." ucap bu aminah sambil menunjuk ke layar laptop nya.


" yang ini bu...." ucap bidan yuni.


" iya...yang itu." ucap bu aminah.


bidan yuni langsung menekan tombol oke agar bisa melihat lebih jelas.


" bu aminah nggak salah...." ucap bidan yuni seolah tidak percaya.


" iya...bu benar saya masih ingat jelas wajah tuan sean." ucap bu aminah yakin.


bidan yuni terlihat syok dan tidak percaya...


" emang ada apa bu...." tanya bu aminah.


" apa bu aminah tidak tahu siapa tuan sean ini.???? ucap bidan yuni.


" dia adalah sean arya wiguna pengusaha yang sangat sukses." ucap bidan yuni.


" perusahaan nya pun bukan hanya di negara ini saja tapi di luar negri juga ada." ucap bidan yuni.


" ya tuhan....jadi naya adalah nyonya wiguna." ucap bidan yuni.


" lalu apa yang harus saya lakukan bu..." tanya bu aminah bingung.


" menemui tuan sean..." ucap bidan yuni.


" tapi naya pasti tidak akan mengizin kan nya." ucap bu aminah.


" jangan beritahu naya..." ucap bidan yuni.


" kita tidak tahu masalah apa yang sedang di hadapi mereka tapi tuan sean harus tahu keadaan istri dan calon anak nya." ucap bidan yuni.


" baiklah...." ucap bu aminah setuju.


" tapi ke mana saya harus menemui tuan sean." ucap bu aminah.


" saya akan coba mencari di internet." ucap bidan yuni.


bidan yuni terlihat begitu serius memgotak atik laptopnya...


" yang ada hanya alamat perusahaan nya saja." ucap bidan yuni.


" tidak apa apa..." ucap bu aminah.


" ya sudah saya catat dulu ya..." ucap bidan yuni mengambil kertas dan pulpen.


" ini bu.. " ucap bidan yuni menyerahkan alamat kantor sean.


" lalu bagaimana denga naya..." ucap bu aminah.


" bu aminah tenang saja biar naya di sini saja." ucap bidan yuni.


" baiklah saya akan berangkat besok pagi." ucap bu aminah.

__ADS_1


***** malam hari*****


di apartemen leo....


leo mendapat telpon dari sopir nya sean bahwa sean sedang ada di sebuah club malam dengan keadaan mabuk dan tidak mau di ajak pulang.


" ada apa kak...." ???? tanya tika.


" tuan sean mabuk di club malam." ucap leo.


" aku harus ke sana..." ucap leo.


tika mengangguk...


" kamu tidak apa apa kan aku tinggal..." tanya leo.


" tidak apa apa..." ucap tika.


" ya sudah aku berangkat dulu kamu tidur saja jangan menunggu ku." ucap leo memcium kening dan bibir tika sekilas.


" hati hati kak...." ucap tika.


leo segera meluncur ke tempat di mana sean kini berada.agar lebih cepat sampai leo menggunakan motor sport milik nya.


dengan kecepatan yang sangat tinggi hanya perlu waktu 15 menit saja bagi leo untuk sampai di sana.


" di mana tuan sean..." tanya leo kepada sopir nya sean.


" di sana...." tunjuk sopir itu.


tampak sean sedang mabuk dan menari nari bersama beberapa wanita malam.


leo segera menghampiri sean...


" tuan...." panggil leo.


" leo.......ayo " ucap sean mengajak leo untuk minum minum bersama nya.


" tuan ayo pulang..." ucap leo.


" tidak mau... " ucap sean.


" tuan sudah terlalu banyak minum." ucap leo.


memaksa sean untuk pulang bersama nya.


" lepaskan...." ucap sean tidak mau di ajak untuk pulang.


leo tetap memaksa sean untuk ikut pulang bersama nya.leo memapah sean yang sudah setengah sadar.sean berjalan sempoyongan membuat leo kewalahan.


" pak...tolong bantu tuan masuk ke mobil." ucap leo kepada sang sopir.


" biar saya yang bawa mobil ini,kamu bawa motor ku." ucap leo kepada sang sopir.


" baik tuan..." ucap sang sopir.


di sepanjang perjalanan leo terus memperhatikan sean yang tergeletak di kursi belakang.


leo merasa kasihan dengan sean.sejak naya pergi leo dapat melihat ada kerinduan di mata sean walau sean selalu menyangkal nya.


sesampai nya di mansion leo membawa sean ke kamar nya.dengan hati hati leo membaringkan sean ke tempat tidur.


" naya......" oceh sean.


leo terkejut mendengar sean menyebut nama naya.


leo menatap wajah sean dengan sangat intens.


" tuan rindu sama nona naya...???? tanya leo kepada sean yang masih setengah sadar.


" aku membenci mu naya..." oceh sean.


" aku membenci mu...." ucap sean sampai akhirnya sean tertidur.


" aku tahu tuan sangat merindukan nona.." batin leo.


** saat hati benar benar merindukan seseorang walau dalam ke adaan tak sadar pun hati pasti akan memanggilnya.terkadang anatara hati dan pikiran selalu bertentangan tapi tetap saja cinta dan rindu selalu punya tahta yang paling tinggi di antara segalanya.***


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2