Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.113 USG


__ADS_3

kini di ruangan kerja nya sean dan naya sedang menikmati makan siang bersama.naya yang dari tadi sudah kelaparan segera menyantap makanan yang baru di pesan oleh sean.


" tuan saya makan ya...." ucap naya langsung menyambar hidangan cumi saos tiram yang memang menjadi makanan kesukaan nya.


" sayang pelan pelan makan nya." ucap sean yang melihat naya begitu buru buru makan nya.


" saya sangat lapar tuan..." ucap naya dengan mulut yang di penuhi dengan makanan.


" tuan...boleh tidak seandai nya saya melakukan USG.???" ucap naya ragu karena takut sean tidak setuju.


" kenapa tiba tiba kamu ingin melakukan itu.bukan kah waktu itu kamu bilang ingin menjadi kejutan." ucap sean.


" iya sih....tapi kan kita belum membeli perlengkapan apa pun untuk anak kita.jika kita tidak tahu anak kita laki laki atau perempuan saya bingung mau beli baju nya." ucap naya.


" kehamilan saya kan sudah memasuki bulan ke 9 tapi belum punya satu baju pun." ucap naya.


" kenapa aku bisa melupakan hal itu." batin sean.


" baik lah....nanti habis ini kita akan ke rumah sakit tapi kita tunggu leo dulu aku tidak bisa meninggalkan kantor tanpa adanya leo." ucap sean.


" memang nya kemana sekertaris leo.???" tanya naya.


" dia belum datang..." ucap sean.


" tadi pagi dia bilang istri nya sakit jadi dia akan terlambat ke kantor." ucap sean.


" apa...tika sakit." teriak naya.


" tika sakit apa tuan...???"tanya naya.


" aku tidak tahu kamu tanyakan saja pada leo nanti saat ia datang." ucap sean.


" baik lah..." ucap naya melanjut kan kembali makan nya.


" tok...tok...tok."


" maaf tuan saya baru bisa datang." ucap leo.


" sekertaris leo kemarilah..." ucap naya saat melihat leo datang.


" iya nona ada apa...???" tanya leo.


" tika kenapa...tuan bilang tika sakit." ucap naya.


" iya nona....pagi tadi tika tidak berhenti muntah dan setelah saya panggil kan dokter untuk memeriksa nya ternyata tika sedang hamil." ucap leo dengan wajah yang bahagia.


" benar kah.....selamat ya." ucap naya senang.


" terima kasih nona." ucap leo.


" aku akan mengantar istri ku melakukan USG kamu jaga kantor dengan baik selama aku pergi." ucap sean.


" baik tuan..." ucap leo.


" sayang...kamu sudah selesai makan nya.???" tanya sean.


" sudah..." ucap naya.


" ya sudah ayo kita pergi." ucap sean.


"saya akan memberes kan ini dulu." ucap naya hendak membereskan sisa makanan yang berantakan.


" biar kan nofi yang akan memberes kan nya." ucap sean.


" baik lah." ucap naya.


dengan sangat hati hati sean menggandeng tangan naya yang sudah mulai susah berjalan cepat karena kehamilan nya.


para karyawan yang melihat sean dan naya merasa sangat iri dengan naya yang begitu beruntung bisa menjadi istri seorang sean arya wiguna.

__ADS_1


naya terus tersenyum manis kepada setiap karyawan yang berpapasan dengan nya.sedangkan sean cuek cuek saja dengan wajah datar nya.


" tuan...." panggil naya.


" tuan ingin punya anak laki laki atau perempuan.???" tanya naya.


" mau laki laki atau perempuan bukan masalah bagi ku yang penting kamu dan anak kita baik baik saja." ucap sean sambil mengotak atik hp nya.


naya menatap wajah suami nya yang sedang fokus pada layar hp nya.


" terima kasih tuhan engkau telah memberikan suami yang begitu menyayangi ku." batin naya.


" sayang... " panggil sean yang melihat naya tiba tiba melamun.


" iya..." ucap naya kaget.


" kenapa melamun.???" tanya sean.


" tidak apa apa." ucap naya.


" jangan berpikiran yang berat berat kamu harus fokus pada kehamilan kamu aku tidak ingin kamu dan anak kita kenapa napa." ucap sean.


" dan katakan jika ada yang kamu ingin kan jangan sungkan ke pada ku." ucap sean.


" hmmm..." ucap naya mengangguk.


naya menyandar kan kepalanya di bahu sean dan menggenggam erat tangan sean.


" terima kasih ya tuan...tuan sudah begitu sangat baik kepada saya." ucap naya mendongak kan kepalanya menatap sean.


sean tersenyum....


naya lalu memeluk sean dan menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami yang terasa begitu sangat nyaman.


di sebuah restoran nampak angela sedang makan seorang diri.


angela sedang berargumen dengan hati nya yang sedang bingung dengan cinta nya yang kuat terhadap sean.


angela rela harus pergi keluar negri dengan waktu yang lama tapi ternyata waktu dan jarak tetap tidak bisa menghilangkan rasa cinta nya kepada sean.


tanpa di sadari angela dari kejauhan ada seorang pria yang dari tadi terus memperhatikan nya.


"' cantik sekali cewe " itu.seperti nya aku jatuh cinta pada pandangan pertama." batin pria itu.


dia adalah mike seorang mahasiswa jurusan kedokteran yang sedang makan siang sendirian.


dengan penuh percaya diri mike menghampiri angela.


" hai cantik....." sapa mike.


" boleh aku duduk di sini."???? tanya mike tapi tidak mendapat respon dari angela.


meski tidak mendapat respon dari angela mike tetap duduk di sebelah angela.


" siapa yang menyuruh mu duduk di sini."??? tanya angela sinis.


" galak amat sih..." ucap mike.


" pergi sana aku tidak mau di ganggu." ucap angela.


tapi mike tetap saja masih duduk...


" kalau kamu tidak mau pergi biar aku saja yang pergi." ucap angela berdiri hendak pergi.


" baik...baik aku pergi." ucap mike meninggal kan meja angela.


" aku kok malah semakin penasaran ya sama tu cewe." gumam mike.


dari tempat duduk nya mike masih terus memperhatikan angela.

__ADS_1


setelah merasa selesai angela pergi meninggalkan restoran.


karena tidak membawa mobil angela harus menunggu taksi untuk mengantar kan nya pulang.


" kok tumben sih nggak ada taksi.???" ucap angela.


"' mau aku antar..." ucap mike yang sudah bertengger di motor sport nya.


angela masih cuek dengan tawaran mike.


tapi mike tidak mau menyerah begitu saja.


" kenapa sih kamu mengganggu ku terus dari tadi." ???? tanya angela kesel.


" karena aku jatuh cinta sama kamu." ucap mike penuh percaya diri.


" dasar orang aneh..." ucap angela.


" pergi kamu." usir angela.


"jangan galak galak dong nanti cantik nya hilang lho..." ucap mike gombal.


" taksiiiii....." teriak angela saat melihat taksi melintas di depan nya.


angela masuk ke dalam taksi tanpa menghiraukan mike.


" seperti nya aku benar benar menyukai nya." batin mike tersenyum.


akhir nya mike pulang ke apartemen nya.


***di rumah sakit....***


sean sedang menemani naya melakukan USG untuk mengetahui jenis kelamin anak nya.


" baik nyonya mari kita lihat ya...." ucap dokter mengoleskan kan gel di perut naya lalu menempel kan sebuah alat yang terhubung ke layat monitor yang ada si hadapan naya.


dengan setia sean menemani naya dan tangan nya pun tidak lepas dari genggaman nya.


" lihat lah tuan....." ucap dokter menatap layar monitor.


" anak tuan dan nyonya perempuan dan kondisi nya pun sehat." ucap dokter.


" perempuan dok..." ucap naya.


" iya..." ucap dokter.


sean terus menatap layar monitor yang nampak gambar bayi kecil.


" itu anak ku...." batin sean.


" aku akan menjadi seorang papah." batin sean lagi.


" tuan..." panggil naya tapi sean tidak mendengar nya.


" tuaaan...." naya sedikit berteriak.


" iya...." ucap sean kaget.


" tuan kenapa....tuan tidak suka ya anak kita perempuan." ucap naya.


" tidak sayang....mau perempuan atau pun laki laki tidak masalah bagi ku." ucap sean.


" lalu kenapa tuan diam saja."??? tanya naya.


" aku masih belum percaya saja kalau aku akan menjadi seorang papah." ucap sean.


" kamu yang sehat ya...dan juga anak kita." ucap sean mencium kening naya.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2