Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.63 di ruang bawah tanah.


__ADS_3

semenjak tika cuti kerja sekertaris leo terlihat gelisah ia pun tidak bisa fokus pada pekerjaannya.entah apa yang sedang di rasakannya tapi hal itu benar benar membuatnya merasa aneh dengan dirinya


" kenapa aku terus memikirkannya...??? batin sekertaris leo.


bayangan tika selalu muncul di setiap waktu.


" apa aku mulai menyukainya..??? batin sekertaris leo.


" ah....tidak mungkin." ucap leo frustasi.


" apa kamu sudah siap..??? tanya tuan ramon kepada tika.


tika diam tidak menjawab pertanyaan tuan ramon.ia sibuk dengan dirinya yang berusaha menutupi bagian tubuhnya yang sangat terbuka dengan tangannya.


" wah....wah...lihatlah kamu sangat cantik dan seksi." ucap tuan ramon menatap tika dengan tatapan mesum yang sangat membuat tika tidak nyaman.


tika sangat khawatir seandainya apa yang di pikirkannya itu benar benar terjadi.


bagaimana jika tuan ramon akan menjualnya.


tuan ramon mengajak tika untuk masuk ke dalam mobil entah ke mana ia akan di bawa pergi.


sepanjang perjalanan tika terus berfikir bagaimana caranya agar ia bisa bebas dari tuan ramon.tapi jika ia melakukannya sudah pasti panti yang akan menjadi taruhannya.


tika semakin resah kemana ia akan di bawa karena kini mobil yang membawanya semakin masuk ke daerah yang jauh dari kota.


" turunlah..." ucap tuan ramon kepada tika.


tika turun dari mobil dan ia terkejut dengan tempat yang ada di hadapannya kini.


rumah minimalis yang sangat indah dan di jaga ketat oleh banyak pengawal.


" tempat apa ini.."??? batin naya.


tika mengikuti tuan ramon untuk masuk ke dalam rumah.ketika masuk ia di sambut oleh wanita muda yang mungkin seumuran dengannya.


" maya...???? batin tika terkejut.


ternyata wanita itu adalah maya teman satu panti dengannya.


tapi yang membuat tika heran kenapa maya bisa ada di tempat ini dan seolah olah ia


tidak mengenalnya.tidak mungkin maya lupa pada dirinya.


" bawa dia ke ruang bawah tanah dan satukan bersama mereka." ucap tuan ramon kepada salah satu pengawalnya.


" apa....ruang bawah tanah." batin tika terkejut dengan ucapan tuan ramon.


" ayo ikut saya..." ucap sang pengawal kepada tika.


tapi tika tidak mendengar ucapan pengawal itu.


tika masih diam ia terus menatap ke arah maya dan sebaliknya maya pun terus menatap ke arah tika.


ada sesuatu yang terjadi pada maya,tika dapat melihat dari sorot matanya seperti ada yang ingin maya sampaikan.


" hei....ayo ikut saya." ucap pengawal itu menarik tangan tika.


tika pun terpaksa mengikuti pengawal itu.


pengawal itu membawa tika ke ruang bawah tanah.tika sangat terkejut ternyata di ruangan itu juga ada beberapa gadis gadis muda.


mereka juga memakai baju baju yang sangat seksi.


" masuklah...." ucap pengawal itu mendorong tubuh tika.


" hei...aku tidak mau di sini.lepaskan aku." teriak tika tapi tidak di dengar oleh pengawal itu.


" percuma.....kita tidak akan bisa lepas dari sini." ucap salah satu gadis yang ada di ruangan itu.


gadis itu bernama nila...


" sebenarnya tempat apa ini.dan kenapa kalian bisa ada di sini." tanya tika.


" ini tempat di mana kami para gadis muda akan di jual ke luar negri untuk di jadikan budak nafsu para pejabat di sana." ucap nila

__ADS_1


" apaaa....." teriak tika.


" tidak....ini tidak mungkin,aku harus keluar dari sini." ucap tika panik.


" percuma saja....jika sudah masuk ke sini tidak akan pernah bisa ke luar lagi." ucap nila


" tapi apa keluarga kalian tidak akan mencari kalian." ucap tika.


" tidak akan,karena keluarga kami tahunya kami bekerja di luar negri sebagai tkw." ucap nila.


" ini tidak benar...hal ini harus di laporkan kepada polisi", ucap tika.


" untuk apa...polisi tidak akan bisa menangkap tuan ramon karena tidak ada bukti apapun.yang orang tahu tuan ramon itu adalah seorang pengusaha yang sukses.dia pandai menyembunyikan dengan rapat bisnis kotornya ini." ucap nila.


" jadi...apa yang harus kita lakukan sekarang." ucap tika bertambah panik.


nila terdiam....


tika mencoba berfikir mencari cara bagaimana ia bisa keluar dari sini.tampak tika berjalan mondar mandir ke sana ke sini.


tika di kurung di sebuah ruangan bersama 5 gadis lainnya yang mungkin seumuran dengannya.


tika masih terus berfikir .....


" tuan sean....." ucap tika.


" ya benar hanya tuan sean yang bisa menolongku." ucap tika sambil mencari hpnya.


" hp ku...." ucap tika.


" ya tuhan..hp ku tertinggal di panti." ucap tika panik sambil menatap ke arah para gadis yang ada di hadapannya.


mendapat tatapan dari tika mereka tahu apa yang di maksud oleh tika.


" maaf kami tidak ada yang pegang hp.


hp kami di rampas saat kami tiba di sini" ucap salah satu gadis itu.


" lalu bagaimana aku bisa menghubungi naya." ucap tika resah.


" oh ya apa kalian kenal maya.aku tadi bertemu dengannya saat tiba di sini." tanya tika.


" kamu kenal wanita itu.??? tanya nila.


" iya...dia teman ku saat kami masih tinggal di panti." ucap tika.


" mungkin dia bisa membantu kita." ucap tika lagi


" tapi...dia kan kaki tangannya tuan ramon" ucap nila.


" aku yakin dia tidak seperti tuan ramon." ucap tika penuh keyakinan.


" baiklah mungkin kita harus mencobanya.wanita itu akan mengantarkan makanan untuk kita setiap malam,dan saat itulah kamu bisa meminta bantuannya." ucap nila.


tika mengangguk.....


** di perusahaan wiguna tampak naya semakin gelisah.tika mengambil cuti hanya 2 hari tapi sekarang sudah 4 hari ia belum juga kembali.dan hp nya tidak bisa di hubungi.


" bagaimana ini....kenapa perasaan ku semakin tidak enak begini.apa sesuatu telah terjadi pada tika." ucap naya.


saat sedang memikirkan tika naya melihat sekertaris leo dan ia langsung menghampirinya.


" sekertaris leo..." panggil naya.


" ya...nona ada yang bisa saya bantu." ucap sekertaris leo dengan sopan.


" sekertaris leo...aku sedang memikirkan tika ini sudah 4 hari tapi tika juga belum kembali dan hp nya juga tidak bisa di hubungi." ucap naya.


leo hanya diam mendengar ucapan nonanya itu....


" hei....kenapa kamu malah bengong.emang kamu tidak khawatir pada tika.bagaimana pun juga tika kan masih teman kamu apalagi tika sangat menyukai mu." ucap naya panjang lebar.


tapi tetap saja leo hanya diam...


" ah...malas ngomong sama kamu." ucap naya kesal lalu pergi meninggalkan sekertaris leo yang masih terdiam di tempat tadi.

__ADS_1


naya segera pergi ke ruangan sean...ia ingin meminta tolong kepada suaminya untuk mencari tika.


sedangkan sekertaris leo sekarang ada di ruangan nya ia duduk termenung di kursi kerjanya ia sedang mengingat apa yang tadi di katakan oleh naya.


sebenarnya sekertaris leo juga mengkhawatirkan tika tapi ia tidak ingin hal itu di ketahui oleh orang lain.


" tuan....." panggil naya kepada sean yang sedang sibuk dengan pekerjaannya.


"sayang....kamu mengagetkan ku saja." ucap sean kaget karena naya masuk ke ruangannya tanpa ada suara.


" tuan....ayo kita cari tika.saya sangat mengkhawatirkannya." ucap naya menarik tangan sean.


" sayang....kita mau cari tika kemana.??? tanya sean.


" ke mana saja atau tuan kan bisa menyewa detektif" ucap naya polos.


sean tersenyum kepada naya...


" baiklah....kamu tenang ya.kita tunggu sampai besok jika belum juga ada kabar dari tika kita akan mencarinya." ucap sean.


" benar ya...." ucap naya.


sean mengangguk sambil tersenyum...


naya duduk di sova yang ada di ruangan sean.


" tuan...saya di sini saja ya.saya tidak semangat bekerja kalau tidak ada tika." ucap naya.


" hmmm..." ucap sean.


naya duduk bersantai di sova.


" hp ku mana ya..." ucap naya lirih.


" sepertinya ketinggalan di ruang ob." ucap naya.


naya menatap sean....


" tuan...boleh saya pinjam hp nya." ucap naya ragu.


sean pun langsung memberikan hp nya...


naya segera membuka hp sean ia bermaksud untuk bermain game.


saat menyalakan hp nya naya terharu karena walpaper yang di gunakan sean adalah foto dirinya.naya semakin penasaran dengan isi hp sean.ia pun membuka galeri dan alangkah terkejutnya ia ternyata di dalam geleri itu semuanya adalah foto dirinya.


bahkan foto dirinya yang sedang tidur pun ada di sana.dan nama kontaknya pun istri tercinta.naya benar benar merasa bahagia sebegitu besarkah sean mencintainya.


naya menatap ke arah sean yang sedang fokus dengan pekerjaannya.tanpa terasa air matanya menetes.


naya langsung berlari menghampiri sean dan memeluk sean dari belakang.


sean terkejut dengan apa yang di lakukan istrinya.


" sayang kamu kenapa..??? tanya sean panik karena ia juga mendengar isak tangis istrinya.


naya menggelengkan kepalanya.


sean pun mengambil hp yang sedang di pegang naya dan ternyata naya sedang melihat isi galeri di hpnya.


sean berbalik dan mendudukan naya di pangkuannya.sedangkan naya diam dengan kepala yang tertunduk.


sean memegang dagu naya agar naya mengangkat kepalanya.


" kenapa...??? tanya sean.


" saya hanya terharu....di hp tuan semuanya foto saya." ucap naya.


" ya...kerena aku sangat mencintai mu kanaya." ucap sean.


naya semakin terharu dan air matanya terus mengalir.ia pun langsung memeluk sean dengan erat.


" terima kasih tuan...." ucap naya lirih.


sean membalas pelukan istrinya dan membelai kepalanya dengan lembut.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2