Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.39 taman hiburan


__ADS_3

di pagi hari......


naya sudah bangun lebih dulu.ia menatap wajah sean yang masih terlelap.


" walau sedang tidurpun anda begitu tampan tuan..." batin naya.


naya menusuk nusuk wajah sean dengan jarinya.di belainya wajah sean yang sangat lembut seperti kulit bayi.


naya senyum senyum sendiri kala mengingat kejadian tadi malam.dimana ia telah menyerahkan kesuciannya untuk sean.ia berharap penyatuan tadi malam adalah awal dari segalanya.awal kebahagiaan bersama sean sampai maut memisahkan.


entah apa yang ada dalam pikiran naya,tiba tiba naya mencium bibir sean sekilas.


" lagi....." ucap sean yang terbangun dan membuat naya terkejut sekaligus malu karena ia pasti ketahuan telah mencium sean.


" tu..tuan" ucap naya gugup.


" kenapa hanya sebentar menciumku..." ucap sean menggoda naya.


naya malu dan langsung bersembunyi di bawah selimut.


sean sangat senang melihat naya jika sedang malu.


di bawah selimut pipi naya memerah kala melihat ternyata dirinya tidak memakai baju sama sekali.


ia membuka selimut ternyata sean sedang menatapnya.


" saya mau mandi dulu tuan.." ucap naya bangun dari tempat tidur dan menutup tubuhnya dengan selimut.


" aww......" teriak naya saat akan berjalan.


" kenapa sayang..." tanya sean panik.


naya diam...


" sakit...." ucap naya.


" apa nya yang sakit.." tanya sean.


naya menunjuk ke bawah....


" maafkan aku sayang mungkin tadi malam aku terlalu bersemangat.." ucap sean.


" tidak apa apa tuan ini bukan salah tuan.." ucap naya sambil mencoba berjalan.


" sini biar aku gendong..." ucap sean langsung mengangkat tubuh naya.


" tuan...tidak usah.." ucap naya.


sean tidak mendengarkan ucapan naya.ia tetap membawa naya ke kamar mandi.


" mau mandi sendiri apa aku yang memandikan mu.." ucap sean dengan senyum menggodanya.


" tidak.....saya bisa sendiri." ucap naya sudah panik.


sean akhirnya keluar dari kamar mandi.sean tersenyum saat melihat ada noda merah di atas seprei putihnya.


" terima kasih sayang.." batin sean.


sean keluar dari kamar,ia akan mandi di kamar lainnya.


naya sudah selesai mandi .ia keluar dari kamar mandi dan tidak mendapati sean di dalam kamar.


" di mana tuan...." ucap naya.


setelah mandi rasa sakit yang tadi naya rasakan sudah lebih baik.ia pun segera bersiap siap untuk berangkat kerja.


" kamu tidak perlu ke kantor.." ucap sean yang tiba tiba muncul di belakang naya.


" kenapa tuan...." tanya naya.


" hari ini aku mau istirahat di rumah.jadi kamu temani aku saja di rumah.." ucap sean.


" tuan sakit..." tanya naya karena heran karena yang ia tahu sean adalah orang yang gila akan bekerja.


" tidak....aku hanya ingin bermalas-malasan saja di rumah dengan mu.." ucap sean manja memeluk naya dari belakang.


" enak ya kalau jadi orang kaya itu bebas... mau kerja atau tidak uang mereka tetap banyak." ucap naya.


" uang ku memang sangat banyak.aku tidak bekerja seumur hidup pun itu tidak akan membuatku bangkrut.." ucap sean sombong.


" benarkah....kalau begitu tuan tidak perlu bekerja dong..."ucap naya polos.

__ADS_1


" hei....kamu pikir aku itu pemalas.walau uang ku banyak tetap saja aku harus bekerja.karena ada ribuan pekerja yang harus aku gaji tiap bulannya..." ucap sean.


" tapi tuan kalau diam di rumah itu membosankan,gimana kalau kita jalan jalan saja.." ucap naya.


sejenak sean berfikir...


" boleh...kamu mau jalan jalan ke mana??


ke swiss,jepang,korea atau amerika..." ucap sean.


" maksud saya bukan jalan jalan keluar negeri." ucap naya.


" lalu...." ucap sean.


sejenak naya berfikir...


" saya ingin pergi ke taman hiburan..." ucap naya.karena sejak kecil naya ingin sekali pergi ke taman hiburan.naik bermacam macam wahana permainan,itu adalah impian naya dari dulu.


" taman hiburan...?? " ucap sean.


" iya...tuan pasti belum pernah ke sana kan.di sana kita bisa naik berbagai macam permainan yang menarik.makanya tuan jangan bekerja terus,sekali kali tuan juga butuh refresing.." ucap naya.


" baiklah...aku akan menyuruh leo untuk mengosongkan tempat itu jadi kamu bisa bebas bermain di sana.." ucap sean.


" jangan... " ucap naya mencegah sean melakukan itu.


" apa apaan tuan ini..mana asik bermain sendiri.saya ingin kita jalan jalan seperti orang orang kalangan biasa saja.." ucap naya.


" maksud saya tuan...kalau saya mah memang orang kalangan biasa." ucap naya.


" hei....kamu itu sekarang istri sean arya wiguna orang terkaya di kota ini jadi jangan pernah merendahkan dirimu sendiri.." ucap sean.


" yang kaya kan tuan bukan saya..." ucap naya polos.


" sekarang uang ku ya uang mu juga..." ucap sean.


" benarkah..." ucap naya tersenyum seperti sedang membayangkan sesuatu.


" jadi boleh kalau saya ingin membeli apapun.saya ingin seperti orang lain bisa beli ini beli itu.." ucap naya.


" dulu saya kalau mau beli baju harga 100 ribu saja saya harus bekerja dulu dan mengumpulkan uang.setelah satu bulan baru bisa beli,itupun kalau tidak ketahuan tante mira.kalau ketahuan pasti uangnya akan di ambil olehnya." ucap naya sedih.


" dan sekarang saya punya suami kaya saya ingin membeli apapun yang saya inginkan...boleh" ucap naya.


" wah....menyenangkan sekali ya.ini seperti mimpi bagi saya tuan.saya tidak menyangka akan menikah dengan pria yang tampan kaya raya dan juga baik..." ucap naya.


sean yang mendengar apa yang diocehkan naya hanya tersenyum merasa bangga.


" eh...tunggu dulu.baik nya saya ralat.tuan baik pada saya kan baru baru ini.dulu tuan itu jahat dan sangat sombong.." ucap naya sedih kala mengingat dulu bagaimana sean memperlakukannya.


" sayang...jangan di ingat lagi kejadian yang dulu.sekarang aku sudah berubah.aku ingin kita sama sama sampai kita tua ok.." ucap sean tersenyum.


naya merasa terharu ia langsung memeluk sean.


" terima kasih tuan sudah mau menerima saya...." ucap naya dalam pelukan sean.


" ya sudah aku akan bersiap siap dulu..." ucap sean.


naya juga mulai bersiap siap.


" tuan...kenapa pakai baju seperti itu..." tanya naya heran karena sean memakai baju setelan jas seperti mau ke kantor.


" memang kenapa..." ucap sean.


" kita kan mau jalan jalan bukan bekerja.tuan sebaiknya pakai kaos sama celana jeans saja biar kelihatan santai.ucap naya.


" biar saya pilihkan saja baju untuk tuan..." ucap naya dan langsung memilih satu persatu baju sean di dalam lemari.


" nah ini bagus..." ucap naya menunjukan sebuah kaos hitam dan celana jeans.


sean dengan pasrah menerima baju yang di pilihkan naya.


" aku akan telpon leo dulu..." ucap sean hendak keluar kamar.


"tidak usah tuan,kita berdua saja.bukannya sekertaris leo hari ini libur.." ucap naya.


" berdua...???? ucap sean.


" iya...." ucap naya.


" baiklah..." ucap sean.

__ADS_1


sean membawa mobil sendiri ini karena permintaan naya yang hanya ingin berjalan jalan hanya berdua.


di sepanjang perjalananan sean dengan setia mendengar ocehan naya.tidak henti hentinya naya membicarakan apa saja yang nanti akan di belinya dan wahana apa saja yang akan di naiki nya nanti.


" saya yakin tuan pasti senang jalan jalan ke taman hiburan,sudah murah kita juga bisa bersenang senang." ucap naya bahagia seperti anak kecil yang akan bertamasya bersama orang tersayang.


sampai di taman hiburan sean memarkirkan mobilnya.sean heran karena begitu banyak sekali orang orang yang berkunjung ke tempat ini.untung sean memakai topi dan masker sehingga tidak akan ada orang yang mengenalinya.


" ayo tuan..." ucap naya menarik tangan sean karena sudah tidak sabar ingin segera masuk ke area taman hiburan itu.


demi naya sean harus rela mengantri panjang untuk membeli tiket.padahal ia bisa menyewa tempat itu khusus untuk naya tapi karena naya menolak sean tidak bisa berbuat apa apa.


setelah mendapatkan tiket sean dan naya masuk ke dalam taman hiburan.


" tuan kita naik yang itu ya...." ucap naya menunjuk satu wahana yang memacu adrenalin yaitu wahana tornado.


" tidak....aku tidak mau.itu berbahaya gimana kalau nanti kita jatuh." ucap sean menolak.


" kita naik yang itu saja.." ucap sean menunjuk wahana baling baling.


naya menurut dengan keinginana sean.


" tuan lihatlah dari atas sini kita bisa melihat seluruh kota.." ucap naya senang ketika ada di ketinggian baling baling.


" lihat lautnya...indah sekali.saya jadi ingat waktu di korea." ucap naya.


" saya pernah punya impian ingin kepantai di korea dengan orang yang saya cintai.waktu itu kita memang pergi bersama tapi itu saat tuan bersama nona angela.." ucap naya sedih.


" apa tuan ingat....saat saya tercebur ke laut.waktu itu saya berharap jangan ada yang menolong saya.rasanya saya ingin mati saja saat melihat tuan dan nona angela berciuman.." ucap naya menunduk sedih.


" apa kamu cemburu..." tanya sean.


" mana ada sih seorang istri yang kuat melihat suaminya berciuman dengan wanita lain.itu sangat menyakitkan tuan." ucap naya dengan suara parau seperti sedang menahan tangis.


" tuan..jangan seperti itu lagi ya,kalau sampai itu terjadi saya akan bunuh diri saja." ucap naya mengancam


" hei....apa yang kamu katakan.aku hanya milikmu dan tidak ada satu wanita pun yang bisa menyentuhku walau seujung kuku." ucap sean menangkup kedua pipi naya.


naya merasa sangat bahagia saat ini...ia memeluk sean sambil melihat pemandangan seluruh kota.


setelah selesai menaiki wahana baling baling naya mengajak sean untuk membeli makanan


" tuan..saya mau beli itu.." tunjuk naya pada seorang penjual mie baso.


" sayang...kamu yakin mau makan di situ.lihatlah tempatnya kotor sekali.kita ke restoran saja ya..." ucap sean.


"tidak..." ucap naya menarik tangan sean.


" mang pesen 2 ya yang komplit.." ucap naya pada penjual mie baso itu.


" aku tidak mau....makanan di sini pasti tidak higienis." ucap sean berbisik pada naya.


" tuan jangan begitu.makanan di sini bersih kok,rasanya juga enak.." ucap naya.


" ini neng silahkan...." ucap si penjual baso.


" terima kasih mang..." ucap naya.


naya langsung menyantap mie baso itu walau masih panas.sedangkan sean hanya menatapnya seolah ragu untuk memakanny.


" tuan ayo di makan..." ucap naya.


karena tidak sabar pada sean yang hanya melihat saja ,naya pun langsung menyuapkan satu sendok baso yang besar ke mulut sean.


sean sempat menolak tapi naya tidak mau menyerah dan terus memaksa sean untuk membuka mulutnya.


" gimana enak kan..." ucap naya saat melihat sean mulai mengunyah baso itu.


sean diam.dan terus mengunyah baso itu.


" enak..." ucap sean.


" benarkan makanan ini enak..." ucap naya.


sean pun langsung menyantap mie baso itu dengan lahap.naya yang melihatnya pun sangat senang.


bersambung...


naya


__ADS_1


sean dengan baju santainya...



__ADS_2