
setelah melakukan beberapa jam perjalanan akhirnya angela dan yang lainnya sampai juga di negara korea.
pesawat mendarat sempurna di bandara internasional korea.angela sudah bersiap untuk keluar dari pesawat begitu juga dengan sean.angela tidak lupa selalu menggandeng tangan sean.naya yang sudah mendinganpun segera mengikuti angela dan sean dan di ikuti oleh leo.
keluar dari pesawat mereka segera menuju pintu keluar bandara.tampak sebuah mobil mewah berwarna hitam sudah menunggu mereka.
" mari tuan...nona.." ucap sang sopir membukakan pintu mobil.
leo duduk didepan bersama sang sopir sean dan angela duduk di tengah sedangkan naya duduk sendiri di belakang.
naya sangat senang karena bisa mengunjungi negara yang terkenal dengan saljunya.karena sejak kecil naya ingin sekali melihat salju.
naya menatap gedung gedung dan lampu lampu yang kemerlapan disepanjang
jalan takjub akan keindahan negara korea.
sesekali naya pun memandang ke kursi depan melihat angela dan sean.angela yang selalu memeluk lengan sean seolah tidak ingin melepasnya.
naya yang melihat kemesraan sean dan angela merasa ada sesuatu yang menelisik di dalam hatinya.hati yang seakan ingin berontak dan ingin berkata ..(cukup......aku sudah tidak kuat menahan sakit ini) tapi apa naya punya hak akan hal itu, karena siapalah dirinya bagi sean.dan seperti biasa pula naya harus selalu berpura pura untuk kuat.
setelah 20 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di hotel.sopir membukakan pintu untuk mereka.
manager hotel dan beberapa pelayan sudah nampak di depan pintu utama untuk menyambut kedatangan sang tuannya.
**** ceritanya manager dan semua pelayan adalah orang indo asli ya.jadi ngomongnya pun bahasa indo. ****
" selamat datang tuan....." sapa sang manager sambil membungkukan badanya sebagai tanda hormat kepada sean.
angela dan sean berjalan di depan sedangkan leo dan naya mengikuti dari belakang.
naya bingung kenapa semua orang sangat hormat kepada sean.bahkan sang manager hotel pun tunduk pada sean.
" nona kenapa...." tanya leo yang melihat naya tampak bingung.
" tidak....aku tidak apa apa..." jawab naya.
" saya tahu nona pasti bingung kan...kenapa semua orang di sini sangat menghormati tuan.
itu karena tuan adalah pemilik hotel ini" ucap leo.
naya menghentikan langkahnya karena terkejut.
" p..p..pemilik hotel ini.." ucap naya terbata.
" iya...selain hotel ini tuan juga punya beberapa aset berharga di negara ini....tuan sean itu sangat kaya nona.jadi nona beruntung bisa jadi istrinya." ucap leo.
naya langsung menarik tangan leo agar leo tidak bicara terlalu keras tentang statusnya sebagai istri sean. naya takut angela mendengarnya.
" sekertaris leo...jangan bicara terlalu keras..." ucap naya berbisik pada leo.
leo mengangguk tanda mengerti.
" sampai kapan nona akan menyembunyikan ini semua dari nona angela." batin leo.
" hei....apa yang kalian lakukan di sana..cepatlah." ucap angela yang melihat leo dan naya sedang membicarakan sesuatu.
leo diam mematung saat mendapat tatapan menyeramkan dari sang tuannya.
seolah tuannya tidak suka melihat kedekatan leo dan naya.
mereka melanjutkan mengikuti sang pelayan yang akan mengantar mereka ke kamarnya.
pelayan menunjukan satu persatu kamar untuk mereka.sean dan leo memilih untuk satu kamar sendiri sedangkan angela memilih satu kamar berdua dengan naya
" selamat beristirahat tuan ...nona.." ucap sang pelayan.
mereka ber empat akhirnya masuk ke kamar masing masing untuk beristirahat.
di kamar angela dan naya pun berbaring di tempat tidur untuk merebahkan tubuhnya yang terasa pegal setelah melakukan perjalanan tadi.keduanaya menatap ke langit langit kamar dan berbincang bincang.
"nay....apa kamu senang..." ucap angela.
" iya nona terima kasih sudah mengajak saya kemari.ini adalah pengalaman pertama saya pergi keluar negeri." ucap naya dengan jujur.
__ADS_1
" benarkah.." ucap angela.
" dulu aku sering jalan jalan ke sini bersama sean..dan aku kangen masa masa kami pacaran." ucap angela.
naya setia mendengar semua yang di katakan angela.walau di hatinya kadang ada rasa iri kepadanya.
" nona sangat beruntung bisa bersama tuan sean.." ucap naya.
" iya nay.....aku sangat beruntung bisa memiliki sean,dan aku ingin segera meresmikan hubungan kami ke jenjang pernikahan." ucap angela.
" deghhh......"
hati naya benar benar sakit mendengar kata pernikahan dari angela.
" apa ini saatnya aku menyerah...tuhan kuatkan aku...seandainya aku harus kehilangan tuan sean..." batin naya ingin menangis tapi tidak mungkin
menangis di hadapan angela.
"nay...apa kamu tidur..." tanya angela karena melihat naya yang membelakanginya.dan
tidak ada jawaban dari naya akhirnya angela pun memikuti naya berkelana ke alam mimpi.
malam tiba sean dan leo sudah bersiap untuk makan malam.berbeda di kamar angela,terjadi perdebatan antara naya dan angela.mereka memperdebatkan masalah gaun yang akan di kenakan naya.
" nona....saya tidak mungkin memakai gaun ini..." ucap naya menolak.
" emang kenapa...." tanya angela.
" apa nona tidak lihat gaun ini terlalu terbuka aku tidak biasa memakai gaun seperti ini." ucap naya.
angela tetap memaksa naya untuk memakai gaun itu..di dorong nya naya ke kamar mandi untuk segera berganti pakaian...
" cepat lah .....naya...kita sudab terlambat..." teriak angela.
di kamar mandi naya menatap dirinya pada cermin..cantik....( maksudnya gaun nya yang cantik).naya ragu untuk keluar.
" naya cepat...lah..." gerutu angela yang tidak sabar menunggu naya.
dengan ragu naya akhirnya keluar dari kamar mandi....
" nona...saya malu..." ucap naya.
" tok...tok....tok...."
pelayan mengetuk pintu....
angela segera membukakan pintu....
" nona.....anda di tunggu oleh tuan sean untuk makan malam.." ucap sang pelayan.
" baik sebentar lagi aku akan turun..." jawab angela.
pelayan mengangguk dan permisi...pergi.
" ayo....kamu siap..." tanya angela.
" tapi...aku??????ucap naya tidak percaya diri.
angela menggandeng tangan naya untuk segera keluar dari kamar.naya sedikit kesulitan berjalan karena higheel yang di pakainya terlalu tinggi.
sean dan leo sudah menunggu di meja makan.suasana romantis pun sangat terasa di sana.meja makan yang di hiasi beberapa lilin pun menambah suasana indah di malam ini.
tiba tiba terdengar suara ricuh dari beberapa pengunjung hal itu membuat sean heran.saat mencari tahu ternyata mereka sedang melihat naya dan angela yang sedang turun dari tangga.penampilan mereka yang sangat cantik dan anggun membuat pengunjung kagum.
sean terkejut saat melihat naya,di balut gaun indah berwarna kalem dan make up yang tipis membuat naya sangat cantik.
tapi seketika kekaguman itu hilang karena sean tidak suka pada gaun yang di pakai naya.gaun itu terlalu terbuka dan bagian dada sangat ke bawah sehingga memperlihatkan dada putih naya.
sampai di meja makan angela langsung duduk di sisi sean dan naya di sis leo.
posisi sean dan naya saling berhadapan.
sean tidak henti hentinya menatap naya.
__ADS_1
naya yang sadar akan tatapan sean merasa aneh.di bawah meja naya sibuk meremas jari jari nya karena merasa tidak nyaman.
" sayang...." panggil angela
" hah...." jawab sean singkat.
" kita berdansa..." ajak angela.
" aku lagi males....." ucap sean.
tapi angela tidak peduli dengan ucapan sean ia langsung menarik tangan sean dan membawanya ke depan untuk berdansa romantis.
dengan terpaksa sean pun menuruti kemauan angela.
sean dan angela berdansa sambil berpelukan dan di iringi lagu romantis,membuat mereka benar benar menjadi pasangan yang serasi.
naya terus menatap ke arah sean dan angela.hati nya sangat sedih melihat pemandangan itu.leo yang ada di sebelahnya merasa sangat kasihan kepada nonanya.ia tahu bagaimana perasaan nonanya.leo bisa melihat ada cinta di mata naya.
" nona baik baik saja...." tanya leo.
" hah....." naya terkejut.
" apa nona mencintai tuan...." tanya leo.
naya terkejut dengan pertanyaan leo.
" apa aku pantas mencintainya....." ucap naya terus menatap ke arah sean.
" kenapa nona bicara seperti itu..." tanya leo.
naya diam saja...
" tuan kan suami nona,jadi pantas jika nona mencintainya." ucap leo.
naya tersenyum mendengar perkataan leo...
" suami....itu kan hanya status saja. anda tahukan bagaimana hubungan kami.apalagi sekarang nona angela sudah kembali jadi
apalah artinya saya untuk tuan sean..." ucap naya sedih.
tak terasa air mata naya menetes.terasa perih jika mengingat statusnya sebagai istri yang tak pernah di anggap.
leo yang melihatnya pun merasa iba.
" saya...mau ketoilet dulu..." ucap naya.
sean yang melihat naya pergi segera mengikutinya.
" angela...aku mau ke toilet dulu.." alasan sean.
angela kembali ke meja makan bersama leo.
sedangakan sean mengikuti naya yang masuk ketoilet wanita.sean tidak bisa masuk akhirnya menunggu di luar.
saat keluar naya terkejut karena ada yang menarik tangannya.
" tuan.....?? ucap naya terkejut.
sean mendorong tubuh naya ke tembok.dan saat ini posisi mereka sangat dekat.bahkan tubuh mereka hanya berjarak beberapa centi saja.
" apa pantas seorang istri memakai gaun terbuka seperti ini hah..." sean marah.
" kamu mau cari perhatian pria lain..dasar wanita murahan." ucap sean ketus.
naya tersenyum getir mendengar apa yang dikatakan sean.
" istri.....sejak kapan tuan menganggap saya sebagai istri..." ucap naya.
sontak ucapan naya membuat sean terdiam.tanpa berkata kata lagi sean langsung pergi meninggalkan naya.
angela yang sedang mencari keberadaan sean heran kenapa sean keluar dari pintu toilet wanita.tapi sean tidak melihat adanya angela di sana.angela lebih terkejut lagi saat melihat naya pun keluar dari pintu yang sama dengan sean.angela terdiam merasa ada yang aneh antara sean dan naya.
" ada apa ini sebenarnya......" batin angela.
__ADS_1
bersambung......