
sudah 1 minggu naya bekerja di perusahaan wiguna.selama itu pula naya bisa menyibukan diri sejenak melupakan jalan takdir yang tidak selalu berpihak kepadanya.apalagi nasib rumah tangganya.entah pernikahan macam apa yang sedang naya jalani.
pernikahan di mana ia tidak bisa merasakan cinta ataupun sedikit perhatian dari sang suami.kadang naya mencoba untuk menghiraukan semua itu tapi hati selalu berkata lain.
kesepian....ya naya selalu merasa kesepian cinta yang semakin hari semakin kuat justru sangat menyiksa hatinya di mana ia ingin merengkuh cinta itu tapi sangat mustahil untuk ia rengkuh.
seperti biasa di pagi hari rutinitas yang sama di lakukan naya.sean pun mulai terbiasa dengan peran naya sebagai seorang istri.tanpa ada komentar apapun seperti sebelumnya.walaupun sekarang sean tidak bersikap kasar tapi hinaan atau pun merendahkan naya selalu menjadi makanan sehari hari bagi naya.
" tuan apakah saya boleh menumpang lagi....saya belum gajian saya tidak punya uang untuk ongkos naik kendaraan umum." pinta naya.
tanpa menjawab sean langsung masuk ke dalam mobil.memang seperti itu sudah 1 minggu naya selalu menumpang mobil sean tanpa izin atau pun tanpa larangan dari sean.
sudah menjadi kebiasaan pula tanpa di perintah naya turun di depan gerbang gedung wiguna.
berjalan penuh mimpi indah suatu saat nanti membuat naya selalu semangat,naya tidak ingin menjadi gadis yang lemah dan cengeng karena jika ia lemah siapa yang akan menguatkannya jika ia sedang rapuh.
segera melakukan pekerjaannya naya dan tika sudah bersiap siap untuk membersihkan beberapa bagian gedung.
" naya kamu bersihkan di bagian lantai 3 ya dan aku dilantai 4." ucap tika
" baik..." jawab naya.
tampak naya sedang membersihkan lantai tanpa sengaja ia melihat sean dan leo yang akan menaiki lift.dari kejauhan naya terus memperhatikan sean.
"betapa sempurna ciptaan mu tuhan"batin naya yang tak berkedip terus menatap sean.
tanpa naya sadari leo melihat tingkah nya yang terus menatap sean.
" apa yang sedang nona lakukan dengan sembunyi di balik tembok itu" batin leo
leo mengikuti arah pandangan naya dan baru menyadari kalau nona nya sedang memperhatikan sang suami.
" apa nona sudah mulai menyukai tuan...????batin sean penuh penasaran.
naya baru tersadar kalau ternyata dari tadi leo melihat nya sedang memandangi sean..
betapa malunya ia .tanpa pikir panjang lagi naya langsung ambil langkah seribu meninggalkan tempat itu.
leo hanya tersenyum melihat tingkah nonanya itu.
" leo....apa menurutmu angela benar benar sudah tiada.." tanya sean sambil memandang foto angela yang selalu ia simpan.
" saya juga tidak tahu tuan.kejadian itu sudah lama..."
" tapi firasatku mengatakan kalau angela masih hidup"...ucap sean.
" apa tuan merindukan nona angela" tanya leo
" pertanyaan bodoh macam apa itu leo...!! tentu saja aku sangat merindukannya.."
__ADS_1
" seandainya....suatu saat nanti nona angela kembali apa yang akan anda lakukan tuan...karena sekarang ada nona naya si samping tuan." tanya leo
" aku juga tidak tahu....aku sangat mencintai angela tapi aku juga sudah berjanji kepada mamah untuk selalu bersama naya." bingung sean.
" apa tuan tidak ingin mencoba untuk mencintai nona naya,menurut saya nona naya gadis yang baik dia juga cantik.." ucap leo
" itu tidak mungkin...dia yang menyebabkan mama meninggal.. aku membencinya" ucap sean
" menurutku bukan nona naya yang menyebabkan nyonya meninggal.aku harus segera mencari tahu agar tuan tidak selalu menyalahkan nona naya." batin leo.
" nay....nanti pulang kerja kita main dulu ya ,aku kangen saat dulu kita selalu main waktu pulang kerja." ucap tika.
sejenak naya berfikir,,karena ia harus pulang sebelum jam 7 malam.
" tapi sebentar saja ya...." pinta naya
" iya kita mainnya di taman seberang gedung wiguna saja yang dekat." ucap tika
"baiklah..." ucap naya sambil melihat jam tangannya yang berarti masih ada waktu 1 jam dirinya untuk ke taman.."
naya dan tika sedang duduk santai di taman sambil memakan cemilan.lelah seharian bekerja membuat mereka ingin bersantai dulu sebelum pulang.
di seberang sana tepatnya di depan pintu gedung wiguna tampak sean yang baru keluar
bersama para kliennya.mereka berbincang sejenak sebelun masuk ke mobil masinh masing.
" nay lihatlah...." ucap tika menunjuk ke arah sean.
" betapa tampannya ya ceo kita..seandainya aku punya pacar seperti tuan sean aku pasti sangat senang" ucap tika menghayal.
" jangan mimpi tika.kita cuma orang biasa mana mungkin bisa mendapatkan pacar seperti tuan sean.." ucap naya
" nay....kalau sudah jodoh mau kaya ataupun miskin kita tidak akan bisa melawan kehendaknya.." ucap tika.
" lalu....apa kah aku dan tuan sean berjodoh." batin naya sedih.
tika terus memandangi sean dan tanpa sengaja ia melihat sebuah mobil yang mencurigakan..mobil tersebut seperti akan menabrak sean.
" nay....lihat itu sepertinya mobil itu akan menabrak tuan sean.
naya langsung melihat ke arah mobil yang di tunjuk tika.dan benar saja mobil itu langsung melaju cepat ke arah sean.
sean yang sedang asik berbincang dengan kliennya tidak menyadari kalau saat ini nyawanya sedang terancam.
secepat kilat naya langsung berlari berusaha menyelamatkan sean..
" tuan....awas..." naya berteriak langsung menarik tangan sean kepinggir jalan untuk menghindari mobil itu.
sontak kejadian tersebut membuat semua orang yang ada di sekitar tempat itu di buat terkejut.
__ADS_1
" leo cepat kejar mobil itu sampai dapat.." perintah sean
dengan gerakan yang cepat leo langsung tancap gas mengejar mobil itu.
" apa kamu baik baik saja " tanya sean panik
naya hanya diam saat sean menanyakan keadaannya, ia juga shock dengan kejadian itu
" hei ..naya apa kamu baik baik saja" tanya sean mencoba membuyarkan lamunan naya.
"iy...iya tuan saya baik baik saja" jawab naya
" nay.....apa kamu baik baik saja " tanya tika khawatir.
naya langsung berdiri..."apa tuan baik baik saja atau mungkin ada yang terluka.." tanya naya seakan sangat khawatir dengan sean.
" gadis aneh...bukannya mengkhawatirkan dirinya sendiri malah mengkhawatirkan orang lain,." batin sean.
"tuan kami permisi dulu...." ucap tika pamit kepada sean.tika menuntun naya mengajaknya untuk duduk ke taman.
saat memegang lengan naya tika terkejut karena ada darah.
" naya kamu terluka....lihat banyak sekali darahnya.." tika panik karena melihat lengan naya yang mengeluarkan banyak darah..
" aku tidak apa apa tika" ucap naya santai seakan tidak merasakan sakit pada lengannya yang jelas jelas terluka karena menyelamatkan sean
sean terus memandangi naya dari seberang jalan..
" kenapa dia mau menyelamatkan ku.... "batin sean.
terjadi aksi kejar kejaran antara leo dan mobil yang berusaha mencelakai sean..
mobil terus melaju sangat kencang jalanan yang lengang membuat mereka leluasa dalam melajukan mobilnya...
sean segera menelpon anak buahnya untuk segera menyusul leo yang sedang mengejar musuh..sean pun segera melajukan mobilnya untuk segera mengejar leo setelah mendapat petunjuk dari leo dimana posisi leo saat ini.
" nay....kamu kenapa nekat seperti itu,bagaimana kalau kamu sampai celaka" tanya tika.
naya tidak menjawab ia hanya menatap tika.
" hei...di tanya kok malah diam.." ucap tika
" sudahlah...yang penting aku baik baik saja kan..." ucap naya tidak ingin tika semakin bertanya yang aneh aneh.
bagi naya keselamatan sean itu lebih penting di bandingkan dengan hidupnya.naya hanya ingin selalu melihat sean bahagia.walau bahagia untuk dirinya tidak pernah ia dapat .
cinta yang kini di rasa naya benar benar semakin nyata..cinta kepada sang suami yang semakin hari semakin kuat kadang membuat naya lupa siapa dirinya yang sudah lancang mencintai seoarang sean arya wiguna.biarlah rasa ini tersimpan rapat di hati naya tanpa ada seorangpun yang tahu....
bersambung....
__ADS_1