
Tika segera mencari naya untuk meminta penjelasan.setelah berputar putar mencari kanaya akhirnya tika menemukannya.
tampak kanaya sedang menangis duduk di bangku taman yang ada di seberang gedung wiguna.tika segera menghampiri naya.
" nay....." panggil tika pelan.
naya menoleh dan langsung memeluk tika seakan ingin berbagi kesedihannya itu.
" apa kamu baik baik saja,,,???? tanya tika pelan.
naya mengangguk sambil melepas pelukannya.
" sekarang jawab pertanyaan ku ada hubungan apa antara kamu sama tuan sean." tanya tika menatap tajam kanaya.
kanaya terkejut kenapa tika bertanya seperti itu.
" apa maksud mu tika...." jawab naya gugup.
" aku sudah mendengar perbincangan antara kamu dan tuan sean tadi di ruang ob.sekarang jawab dengan jujur nay...." ucap tika lagi.
naya hanya bisa menunduk bingung harus memulai dari mana ia menjelaskan semuanya pada tika.
tika terus mendesak naya untuk bercerita dan
akhirnya naya mau menceritakan semuanya.
******
******
******
1 jam naya bercerita tentang awal menikah dengan sean dan hari hari yang di lalui nya sebagai istri sean.
tika prihatin dengan apa yang di alami sahabatnya itu.
" apa kamu mencintai tuan sean.." tanya tika.
naya diam menunduk dan menangis...
"aku sangat mencintai nya tika...." ucap naya di sela tangisnya.
" apa aku salah jika mencintainya....." ucap naya lagi
tika langsung memeluk naya seakan ingin memberi kekuatan pada sahabatnya itu.
" tidak ada yang salah nay....wajar kalau kamu mencintai tuan sean karena dia memang suamimu." ucap tika.
" ta...tapi tuan sean tidak mencintaiku..dan sampai kapanpun itu tidak akan pernah terjadi..." ucap naya di sela tangisnya.
**********
**********
di rumah mira ada beberapa polisi yang sedang mencari dina.
" maaf....apa dina nya ada.." tanya salah satu polisi itu.
" ba..bapak bapak ini ada keperluan apa datang kemari.." tanya mira panik.
" kami dari pihak kepolisian datang membawa surat perintah penangkapan saudari dina atas tuduhan penyebab nyonya indah wiguna meninggal." ucap polisi sambil menunjukan surat penangkapan itu.
" aapaaaa..." ucap mira terkejut.
" tapi anak saya tidak bersalah pak....." ucap mira.
" sebaiknya ibu jelaskan nanti di kantor,sekarang tolong panggilkan saudari dina." ucap salah satu polisi.
" di...dina tidak ada pak,dia sedang keluar" ucap mira gugup.
" bu...tolong kerja samanya,jangan mempersulit kami.." ucap polisi mulai geram.
" benar pak dina nya gak ada.." ucap mira
polisi tidak percaya dengan apa yang dikatakan mira.akhirnya polisi memutuskan untuk menggeladah rumah mira.
polisi menerobos masuk ke dalam rumah untuk mencari dina.
" hei...kalian mau ngapain.. " ucap mira berusaha mencegah para polisi masuk..
mira terus mengikuti polisi yang sedang memeriksa di setiap sudut rumah hingga sampai si satu kamar tapi saat akan di buka ternyata pintu di kunci.
" ini kamar siapa???? tanya polisi kepada mira.
" i...itu kamar dina.." ucap mira panik.
" tolong buka pintunya..." perintah polisi.
"saya tidak punya kunci cadangannya...." ucap mira lagi.
__ADS_1
sang komandan memberi kode pada polisi yang lainnya untuk mendobrak pintu tersebut.
saat kedua polisi tersebut siap dalam posisi mendobrak pintu mira langsung menghalanginya.
" tunggu... tunggu...baik saya akan buka pintunya." ucap mira pasrah.
" maafin ibu dina....." batin mira kecewa karena tidak bisa mencegah para polisi itu.
ketika pintu di buka polisi melihat dina yang sedang duduk di tempat tidurnya.dina pun panik ketika melihat polisi memasuki kamarnya.
" anda kami tangkap nona dina...." ucap polisi sambil menyodorkan borgolnya.
" nggak....nggak aku nggak salah..bu tolongin dina,dina gak mau di penjara..." ucap dina menangis saat polisi memborgol tangannya.
" bu....tolongin dina...bu..." ucap dina lagi
" mari nona.....anda harus mempertanggung jawabkan perbuatan nona di kantor polisi...." ucap polisi membawa dina.
dina di bawa menuju mobil polisi yang sudah menunggu di depan rumah.dan mira pun ikut untuk mendampingi dina.
setelah 30 menit perjalanan dina sampai di kantor polisi.dina terus berteriak meminta di lepaskan tapi para polisi tidak memperdulika n nya.
dina di masukan ke dalam sel tahanan.
" bu...dina nggak mau di penjara bu...tolongin dina bu..." ucap dina menangis.
" tenang sayang...ibu akan melakukan apapun untuk membebaskan kamu nak..." ucap mira.
kemudian mira menghampiri polisi yang tadi membawa dina.
" pak...sebenarnya siapa yang sudah melaporkan anak saya" tanya mira.
"tuan sean arya wiguna..." ucap polisi.
" apaaaaa..." mira terkejut setelah mengetahui bahwa sean yang sudah melaporkannya.
mira tidak mungkin bisa berbuat apa pun jika urusannya bersangkutan dengan keluarga wiguna.keluarga terkaya di kota A dan sangat berpengaruh.
" apa yang harus aku lakukan..., menyewa pengacara aku tidak punya uang.....jalan satu satu nya aku harus meminta langsung pada tuan sean agar mencabut tuntutannya." batin mira.
di perusahaan wiguna tampak sean seperti orang kebingungan mendengar kata cerai yang di ucapkan naya hatinya sangat sakit seperti tertusuk ribuan duri.
masuk keruangannay sean langsung di sambut oleh angela.
" sayang kamu kemana sih kok lama...." tanya angela manja.
sean yang di tanya angela hanya diam saja pikirannya melayang entah kemana.
" baiklah...besok aku kesini lagi ya..." ucap angela sambil mengecup pipi sean.
sean hanya tersenyum kepada angela.
" cerai.....bukankah ini yang aku inginkan dari dulu ,tapi kenapa sekarang aku tidak rela jika harus bercerai dengannya.." batin sean.
mira sampai di depan perusahaan wiguna.dia akan menemui sean secara langsung.mira pergi ketempat resepsionis untuk mengantarkannya menemui sean.
naya yang sedang membersihkan lantai melihat mira dan langsung bersembunyi agar mira tidak melihatnya.
" itu kan tante mira,,apa yang di lakukannya di sini." ucap naya.
setelah resepsionis menelpon sean.akhirnya mira di izinkan untuk menemui sean.
mira di antar salah satu karyawan menuju ruangan sean.naya yang penasaran pun mengikuti mira.
" tok....tok..." suara pintu di ketuk
" masuk...." suara sean dari dalam.
perlahan mira membuka pintu dan masuk.tampak lah sean yang sedang duduk di kursi kebesarannya.
" ada apa anda datang kemari....." tanya sean sombong.
" t..tuan saya kemari untuk meminta tuan mencabut tuntutan kepada anak saya dina..." ucap mira.
" Braaakkkk.......
sean memukul meja dengan keras membuat mira ketakutan.
" apa anda tidak salah bicara nyonya.anak anda yang sudah membuat mamahku meninggal dan sekarang anda meminta saya untuk mencabut tuntutan itu.." ucap sean marah.
" tapi tuan semua itu tidak sengaja..." ucap mira.
" cukup....sebaiknya anda cepat keluar dari ruangan saya..jangan harap anak anda akan bebas.dia akan membusuk di penjara.." ucap sean sadia.
" tidak tuan saya mohon...jangan lakukan itu pada anak saya.." ucap mira memohon.
" keluarrrr ..." ucap sean marah.
" tidak....saya tidak akan keluar dari sini..." ucap mira.
__ADS_1
sean menelpon sekurity untuk mengusir mira.
2 sekurity pun datang dan segera membawa paksa mira keluar dari ruangan sean.
" lepas.....aku bisa jalan sendiri..." ucap mira melepaskan tangannya dari sekurity itu.
naya terkejut saat menguping pembicaraan antara sean dan mira.
" dina....di penjara.jadi tuan sean sudah tahu kalau dina yang sudah menyebabkan tante indah meninggal." ucap naya yang sedang bersembunyi di balik tembok.
" aku harus berbuat sesuatu bagaimana pun dina masih saudara aku..aku tidak mungkin tega melihat dina harus menghabiskan hidup ny di penjara. aku yakin tuan sean tidak akan membiarkan dina bebas.." ucap naya.
akhirnya naya memberanikan diri untuk menemui sean.
" tuan...maaf menggangu...." ucap naya pelan.
sean yang melihat naya datang menemuinya merasa hatinya sangat bahagia .
" kenapa aku merasa senang melihat dia..." batin sean menatap naya.
naya yang mendapat tatapan dari sean hanya bisa menunduk.
" saya mohon tuan tolong cabut tuntutan tuan kepada saudara saya dina...." ucap naya.
" itu tidak mungkin..aku harus membuatnya membusuk di penjara.dia telah menyebabkan mamah meninggal" ucap sean.
" ku..mohon tuan...Jangan lakukan itu...." ucap naya.
" cuukkkupppp" teriak sean.
" kamu jangan membela orang yang bersalah naya" ucap sean.
tidak putus asa naya terus memohon dan kali ini naya berlutut mengepalkan kedua tangannya memohon kepada sean.
sontak membuat sean terkejut dengan apa yang naya lakukan.
" saya mohon tuan...." pinta naya.
" naya apa yang kamu lakukan???? cepat berdiri..." perintah sean.
" saya akan melakukan apapun asalkan tuan mau mencabut tuntutan itu...." ucap naya memohon.
" apapun..." batin sean tersenyum aneh.
sean berpikir ini saatnya untuk sean meminta naya untuk tidak bercerai darinya.
" apapun....." ucap sean.
naya mengangguk....
" baik.... aku akan mencabut tuntutan itu,tapi dengan satu syarat." ucap sean.
mendengar ucapan sean naya langsung mendongak menatap sean.
" kita tidak akan bercerai..." ucap sean.
naya terkejut dengan syarat yang di berikan sean.
" t...tapi tuan..." ucap naya.
" itu terserah kamu...mau atau tidak.." ucap sean.
" kenapa tuan melakukan ini kepada saya...bukankah tuan sendiri yang bilang seandainya kekasih tuan kembali maka saat itu pula saya harus pergi dari kehidupan tuan." ucap naya .
" kamu tidak perlu tahu alasan ku....sekarang jawab kamu setuju atau tidak....." tanya sean.
naya berfikir....apa yang akan terjadi kedepannya jika ia terus berada di sisi sean sedangkan kekasihnya angela sudah kembali.
tapi demi dina baiklah aku akan melakukannya walau aku harus menderita.
" bagaimana...." tanya sean lagi.
" baik tuan saya setuju...." ucap naya.
terlihat senyum indah di bibir sean.tapi segera sean sembunyikan senyum itu.
dengan langkah lunglai naya keluar meninggalkan ruangan sean.
" kenapa kamu masih mau membela saudara yang tidak pernah baik kepada mu naya.terbuat dari apa hati mu itu." batin sean.
**bersambung...
angel
leo
.
__ADS_1
**