Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.69 belanja


__ADS_3

di pagi hari naya terbangun karena alrm nya berbunyi.ia sudah janji dengan tika akan pergi ke pasar bersama untuk belanja ayam dan bahan makanan yang lainnya.


saat akan bangun ternyata tangan sean memeluknya dengan sangat kencang.


dengan perlahan naya mencoba melepaskan tangan sean.saat ini pun mereka dalam keadaan polos tanpa baju sama sekali.


semalam naya kewalahan meladeni sean yang tiba tiba menjadi sangat buas.


hal itu di karenakan pembicaraan sean dan leo yang membahas tentang anak jadi sean ingin lebih serius lagi dalam proses pembuatannya.


" badan ku sakit semua..." batin naya setelah berhasil melepaskan tangan sean dari perutnya.


" ada apa dengan tuan ....kenapa semalem dia begitu ganas aku sampai di buat cape seperti ini." batin naya dengan pipi yang memerah mengingat kejadian semalam.


perlahan naya berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap siap untuk pergi ke pasar.


" tok...tok...tok.." tika mengetuk pintu kamar naya.


naya segera membuka pintu tersebut.


" apa kamu sudah siap..???? tanya tika.


" sudah ayo.." ucap naya.


baru beberapa langkah naya tiba tiba menghentika langkahnya.


" ada apa nay...??? tanya tika.


" aku belum bawa uang lagipula aku juga belum izin sama tuan sean.kamu tunggu aku di luar ya." ucap naya.


" iya...tapi cepat ya." ucap tika.


naya segera masuk kembali ke kamarnya dan melihat suaminya yang masih nyenyak dalam tidurnya.dengan pelan naya naik ke tempat tidur.


" tuan..." panggil naya.


" hmm...." ucap sean masih setengah sadar.


" saya mau ke pasar dulu bersama tika." ucap naya lagi.


" hmm....." ucap sean lagi.


" dari tadi cuma hmm.....saja." batin naya merasa di hiraukan oleh sean.


" baiklah....aku akan mengerjainya." batin naya dengan senyum jailnya.


" tuan saya berangkat dulu ya..." ucap naya.


" hmm....." ucap sean.


" saya pergi dengan seorang pria tuan..." ucap naya.


" hmmm......" ucap sean.


" apaaa...!!!!! teriak sean langsung bangun dari tidurnya setelah mendengar kata pria dari mulut istrinya.


" mana pria nya...kamu selingkuh sayang...??? ucap sean marah.


sean celingukan ke sana ke sini mencari pria yang di katakan naya.tapi ia tidak menemukan siapa pun.dan ia baru sadar kalau dirinya sedang di kerjai oleh naya saat melihat naya tertawa.


"' kamu mengerjai ku..." tanya sean.


" maaf...." ucap naya dengan menangkupkan ke dua tangannya.


" habis nya dari tadi tuan hanya hmmm saja setiap saya bicara." ucap naya cemberut.


" aku masih sangat mengantuk sayang.." ucap sean tiduran lagi.


" tuan marah...." tanya naya.


"aku akan marah jika benar kamu selingkuh. bahkan aku bisa berbuat nekat jika itu benar terjadi." ucap sean.


" ish.....itu tidak akan mungkin terjadi tuan.saya hanya mencintai tuan.


tuan tahu itu kan??? ucap naya.


sean bangun dan membelai kepala naya.


" aku percaya..." ucap sean mencium kening naya.


" bukankah kamu mau ke pasar,ayo aku antar." ucap sean.


" tidak usah tuan...pasar nya deket kok.jalan kaki sebentar saja juga sampai." ucap naya mencegah sean yang akan turun dari tempat tidur.

__ADS_1


" jalan kaki..??? ucap sean.


" iya..." ucap naya.


"emang nggak cape.." ucap sean.


" tidak tuan....itung itung olahraga pagi." ucap naya.


" tuan tidur saja lagi.ini masih sangat pagi." ucap naya.


akhirnya sean pun berbaring lagi.


" kenapa belum berangkat..??? tanya sean yang melihat naya belum beranjak dari tempat tidur.


" uangnya....." ucap naya dengan menadahkan ke dua tangannya.


sean tersenyum dengan tingkah lugu sang istri.


" di mana gold card kamu.????" tanya sean.


" ketinggalan di mansion." ucap naya sambil tersenyum.


" sayang kamu harus membawa gold card itu ke mana pun kamu pergi jadi kamu bisa memakainya kapan saja." ucap sean.


" maaf...." ucap naya cemberut.


" mana dompet ku..." tanya sean.


naya langsung mengambilkan dompet sean yang ada di celananya.sedangkan celana nya sudah tergeletak di lantai karena semalam sean melempar celananya ke sembarang arah.


" ini...." ucap naya memberikan dompet suaminya.


" sayang...aku tidak bawa banyak uang cash." ucap sean saat membuka dompetnya.


naya terdiam..


" lalu....saya belanja ke pasarnya gimana." ucap naya.


" kamu ambil saja dulu ke atm.pasti di sini ada kan.???? ucap sean.


" baiklah...." ucap naya.


sean memberikan salah satu cardnya ke pada naya.


" tanggal lahir kamu." ucap sean.


" kenapa tuan tidak memakai tanggal lahir tuan sendiri..???? tanya naya heran karena semua card sean menggunkan angka yang berhubungan dengan dirinya.


" aku tidak ingat tanggal lahir ku sendiri." ucap sean santai.


"kok bisa....tanggal lahir sendiri tidak ingat." batin naya.


" aku hanya ingat tanggal lahir mu saja." ucap sean lagi


" kenapa...????? ucap naya.


" karena kamu adalah hidup ku..!!! ucap sean menatap naya.


naya terdiam mendengar ucapan sean.ia merasa terharu sampai air matanya lolos begitu saja.


naya pun langsung berhambur ke dalam pelukan sean.


" terima kasih tuan..." ucap naya menatap mata sean.


naya langsung mencium ke dua pipi kening dan bibir sean.


" kamu jangan memancing ku sayang." ucap sean.


" maaf..." ucap naya sambil tersenyum.


" ya sudah tuan saya berangkat dulu ya" ucap naya turun dari tempat tidur.


" oh ya...tuan kalau saya memakai uangnya sangat banyak boleh...???? ucap naya.


sean mengangguk...dan langsung melanjutkan tidurnya lagi.


naya segera ke luar menemui tika yang sudah menunggunya.


" lama banget si nay..." ucap tika kesal karena ia sudah lama menunggu naya.


" maaf....aku kan harus merayu suami ku dulu" ucap naya sambil memamerkan card yang ada di tangannya.


" asik...." ucap tika tersenyum.

__ADS_1


" kita ke atm dulu ya." ucap naya.


" siap...." ucap tika begitu semangat.


mereka berdua berjalan pelan menelusuri jalan sambil menikmati udara segar di pagi hari.


hanya perlu waktu 15 menit saja naya dan tika akhirnya sampai di pasar.


pasar yang lumayan besar dan sangat ramai pengunjung.


tika membawa naya ke atm yang ada di depan pasar.


" kamu mau ambil uang berapa nay..??? tanya tika.


" berapa ya..???? ucap naya bingung.


" emang kamu mau belanja apa sih." ucap tika.


naya langsung membisikan sesuatu ke telinga tika.


" apaaa...." teriak tika kaget.


" tapi itu kan pasti banyak nay.." ucap tika.


" tidak apa tika..." ucap naya.


" apa tuan sean tidak akan marah jika kamu memakai uang nya untuk anak anak panti." ucap tika.


" aku yakin tuan sean pasti tidak akan marah." ucap naya.


akhirnya naya mengambil uang dalam jumlah banyak.ternyata ia ingin membelikan semua keperluan anak anak panti.


setelah mengambil uang naya dan tika langsung pergi memasuki area pasar.


mereka begitu antusias membelanjakan uang nya tuan sean.barang apa pun yang mereka lihat dan menyukainya maka mereka akan langsung membelinya tanpa menanyakan harganya.


kini naya dan tika ada di toko yang menjual perlengkapan sekolah.


mulai dari sepatu tas baju seragam dan alat alat tulis semua lengkap ada di toko tersebut.


" ini...ini....ini....ini..." tunjuk naya dan tika pada barang yang akan di belinya.


penjaga toko di buat kewalahan dengan ulah naya dan tika.karena barang yang akan di belinya jumlahnya sangat banyak.


" ini mereka bukan penipu kan..???? batin penjaga toko yang takut mereka akan menipunya.


melihat penjaga toko yang bengong membuat naya dan tika menghentikan aksinya.


" jangan takut mba...kita bukan penipu kok." ucap naya yang tahu apa yang sedang di khawatirkan oleh penjaga toko itu.


" maaf....bukan maksud saya begitu nona.." ucap penjaga toko itu gugup.


"tidak apa apa...." ucap naya dengan ramah.


" ya sudah sekarang hitung saja semuanya." perintah naya kepada penjaga toko.


" baik nona..." ucap penjaga toko itu.


" sekarang kita ke toko baju ya." ucap naya menarik tangan tika.


" bayar dulu nay..." ucap tika.


" oh..ya lupa.aku terlalu semangat tik.....ternyata asik juga ya menghabiskan uang suami." ucap naya tersenyum.


" berapa mba totalnya..???? tanya naya.


" 20 juta nona..." ucap penjaga toko.


naya langsung memberikan uang yang ada di tas nya.


" terima kasih nona..." ucap penjaga toko itu.


kini naya dan tika berada di toko baju.tidak berbeda dengan toko sebelumnya naya memulai aksinya memborong begitu banyak baju anak anak.hal itu membuat naya sangat bahagia.


penjaga toko pun di buat kewalahan dengan aksi naya yang terus memintanya untuk mengambil baju yang di tunjuknya dan memasukannya ke dalam troli.


kini semua barang yang tadi di beli naya dan tika sudah di kumpulkan menjadi satu.


" nay....bagaimana kita membawa ini semua." ucap tika bingung.


naya dan tika saling tatap dan setelah itu mereka tertawa bersama.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2