
di aparteman nampak leo bangun terburu buru,hal itu di karena kan sean baru saja menelpon nya.
leo melompat dari tempat tidur dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.
tidak perlu waktu lama leo sudah keluar lagi dari kamar mandi.
dengan segera leo memakai baju kerja nya dan memakai sepatu.
" kak....ada apa.???? " tanya tika yang bingung melihat leo begitu terburu buru.
" tuan sean menelpon meminta aku untuk menjemput nya." tanya leo.
" aku berangkat dulu ya." ucap leo mencium kening tika yang masih tiduran di tempat tidur
saat akan keluar kamar langkah leo terhenti dan berbalik melihat tika.
" nona naya sudah di temukan." ucap leo langsung keluar dari kamar.
" apaa......" ucap tika langsung bangun dari tidur nya saat mendengar apa yang di katakan oleh sang suami.
" naya sudah di temukan.."ucap tika.
dengan segera tika turun dari tempat tidur dan mengejar leo.
" kak...." teriak tika.
" kak leo..." teriak tika sambil mencari leo.
tika langsung menuju pintu keluar untuk mengejar leo mungkin saja belum jauh.tapi leo sudah tidak kelihatan lagi.
" kak leo cepet banget sih pergi nya.aku kan mau ikut." ucap tika kecewa
dengan perasaan kecewa tika kembali ke apartemen nya.betapa terkejut nya tika saat masuk ternyata leo sedang duduk di sofa dengan santai nya.
" mau kemana kamu...???" tanya leo santai dan sebenar nya di dalam hati nya ingin tertawa melihat kepanikan tika tadi.
" kakak...." ucap tika terkejut.
" kak leo dari tadi di situ aku kira sudah pergi." ucap tika.
" aku tahu kamu pasti akan ikut saat mendengar nona sudah di temukan." ucap leo.
" lalu kenapa kakak diam saja saat aku berlari keluar mengejar kakak." ucap tika cemberut.
"aku hanya ingin mengerjai mu saja." ucap leo.
tika marah....
leo tersenyum melihat tika yang cemberut sambil memonyongkan bibir nya.
" sayang....lihat bibir mu itu kalau lagi marah rasanya ingin aku mencium nya." ucap leo.
tika diam sambil menatap leo dengan tatapan marah.
" tidak ada cium ciuman." ucap tika marah.
" satu bulan tidak ada jatah..." ucap tika masuk ke kamar dan membanting pintu.
" oh tidak...." ucap leo berlari menyusul tika ke dalam kamar.
leo panik...boro boro satu bulan seminggu saja leo pasti sudah tidak tahan.
leo segera membuka pintu kamar ternyata kamar tidak di kunci dan leo langsung masuk.
" sayang maaf...." ucap leo memeluk tika dari belakang.
tika diam masih cemberut....
" satu bulan tidak ada jatah aku bisa mati sayang..." ucap leo manja.
" bodo amat..." ucap tika.
"sudah sana pergi jangan pedulikan aku." ucap tika mencoba melepaskan pelukan leo.
" tidak..." ucap leo makin erat memeluk tika.
" lepaskan...." ucap tika.
bukan nya melepaskan leo malah menggoda tika dengan menciumi leher tika yang putih dan mulus.
tika merasakan geli dan bulu kuduk nya pun ikut berdiri.leo membalikan badan tika agar menghadap pada nya dan mendorong tubuh tika ke tembok.
leo menatap tika dengan senyum mesum nya.
__ADS_1
" kakak mau ngapain..." ???ucap tika ingin meloloskan diri dari leo tapi sayang gerakan leo lebih cepat.tanpa aba aba leo langsung mencium bibir tika dengan rakus.tika memukul mukul dada leo agar leo melepas ciuman nya.
nafas tika tersengal sengal saat leo melepas kan ciuman nya.
" kakak apa an sih..." ucap tika marah.
" masih marah...???? ucap leo.
" ma....????? belum juga menjawab leo mencium lagi bibir tika.
" kakaaak...." teriak tika saat lek melepas ciuman nya.
" masih marah...????" ucap leo memcium lagi bibir tika tapi kali ini tidak ada perlawanan dari tika.tika membalas ciuman leo dengan penuh gairah.leo membawa tika ke tempat tidur tanpa melepas ciuman nya dari bibir tika.
dengan perlahan leo membaringkan tubuh tika dan terus menciumi nya.
tangan leo perlahan membuka kancing baju tika.tapi saat mereka sedang tenggelam dalam gairah yang membara tiba tiab hp leo berdering.
di lihat nya nama di layar hp..
" tuan....??? ucap leo.
leo terperanjak kaget,ia lupa tentang sean yang meminta nya untuk menjemput nya.
" ya tuhan....kenapa aku sampai lupa untuk menjemput tuan." ucap leo langsung bangun dari tempat tidur
" sayang...kita lanjut kan nanti malam ya.sekarang aku harus menjemput tuan sean." ucap leo.
" aku ikut..." teriak tika.
" ya sudah cepat bersiap lah aku akan menunggu di depan" ucap leo.
" baik lah..." ucap tika langsung bersiap siap.
kini leo dan tika sudah ada di dalam mobil dan segera berangkat untuk menjemput tuan nya.
di sepanjang perjalanan tika terlihat begitu sangat bahagia karena akhirnya ia bisa bertemu lagi dengan sahabat nya.
baru 20 menit perjalanan leo menghentikan mobil nya tepat di depan sebuah restoran mewah.
" kak...kenapa berhenti di sini.????tanya tika bingung.
" tuan minta di belikan makanan untuk sarapan." ucap leo.
" beli nya di lebihin ya...." ucap leo.
tika mengangguk sambil mengerutkan kening nya bingung kenapa harus di lebihin.
tika segera turun dari mobil dan pergi menuju reatoran yang ada di depan nya.
10 menit kemudian nampak tika sudah keluar dari restoran itu dan membawa 2 kantong plastik besar lalu berjalan menghampiri leo yang sedang menunggu di mobil.
" segini cukup....'" ucap tika memperlihatkan 2 kantong plastik itu
" iya...." ucap leo.
leo langsung menjalankan mobil nya lagi dan meneruskan perjalanan nya.
baru beberapa menit berjalan leo sudah menghentikan mobil nya lagi dan kali ini leo berhenti tepat di depan sebuah butik terkenal.
" kok berhenti lagi kak...." ucap tika bingung.
tika melihat ke luar jendela...
" butik..." ucap tika lirih tapi masih bisa di dengar oleh leo.
" turunlah...dan carikan satu baju hamil."ucap leo.
" apaaa....." teriak tika terkejut.
" baju hamil...???." ucap tika menatap leo intens.
" kakak selingkuh...dan sekarang selingkuhan kakak sedang hamil." ucap tika.
" kakak kok tega sih...." ucap tika hampir menangis.
" hei...." ucap leo sambil menyentil kepala tika.
" aauuww...sakit." ucap tika kesakitan saat mendapat sentila dari leo.
" makanya kalau ngomong jangan sembarangan." ucap leo.
" mana mungkin aku selingkuh." ucap leo.
__ADS_1
" di dunia ini hanya kamu yang aku cintai.." ucap leo tanpa melihat ke arah tika.
" benarkah...." ucap tika dengan hati yang berbunga bunga.
"lalu baju hamil untuk siapa...???" tanya tika penasaran.
" untuk nona...." ucap leo.
" jadi....naya sedang hamil." ucap tika terkejut.
" ya sudah cepat turun dan belikan baju hamil untuk nona." ucap leo.
" baik...." ucap tika langsung turun dari mobil.
setelah mendapat kan baju itu tika langsung kembali ke dalam mobil.
tika menyimpan makanan dan baju yang di beli nya tadi di kursi belakang.
" kak....itu koper apa.??? tanya tika saat melihat sebuah koper kecil di kursi belakang.
" uang..." ucap leo.
" uang...???? " gumam tika.
" uang siapa.."???? tanya tika kepo.
"tuan sean..." ucap leo.
" untuk apa tuan sean menyuruh kakak membawa uang.???" tanya tika kepo lagi.
" aku tidak tahu..." ucap leo fokus menyetir.
" berapa itu kak..." ucap tika.
" 200 juta...." ucap leo.
" apaa....200 juta." terika tika membuat leo kaget.
" kenapa berteriak sih ..." ucap leo.
" maaf...." ucap tika tersenyum.
setelah berteriak tiba tiba tika diam.
leo heran melihat tika yang tiba tiba diam dan seperti sedang melamun.
" apa yang sedang kamu lamunkan." ??? tanya leo.tapi tidak ada jawaban dari tika ternyata tika tidak mendengar apa yang di tanyakan leo.
" hei...." ucap leo menyentuh bahu tika.
"'iya...." ucap tika tersadar dari lamunannya.
" kenapa melamun..." tanya leo.
" aku sedang membayang kan kalau aku punya uang 200 juta aku ingin pergi ke mall dan membeli semua yang aku inginkan." ucap tika.
" memang nya apa yang ingin kamu beli." tanya leo.
" banyak....ada baju tas sandal pokok nya apa saja yang aku suka akan aku beli." ucap tika.
" kenapa kamu jadi matre gitu sih." ucap leo.
" emang nggak boleh ya..." ucap tika.
" kamu kan bisa pake gold card yang aku kasih waktu itu." ucap leo.
" emang nya gold card itu isi nya banyak kak..seperti punya naya." ucap tika.
" tentu saja banyak..." ucap leo.
" 200 juta ada." ucap tika.
" gold card itu isinya tidak terbatas." ucap leo.
" maksud nya.." ucap tika bingung.
" maksud nya kamu mau beli 10 mall pun bisa dengan gold card itu" ucap leo.
" benar kah...." ucap tika melongo...
" sayang..mulut kamu." ucap leo menutup mulut tika yang terbuka karena terkejut.
bersambung.....
__ADS_1