
jam 5 sore adalah waktunya pulang kerja untuk para pencari nafkah.sean ke luar dari ruangan nya lalu di ikuti oleh sekertaris leo.mereka berjalan bersama menuju ruangan di mana para istri mereka berada sekarang di mana lagi kalau bukan ruangan ob yang ada di lantai dasar.
terlihat dari kejauhan naya dan tika sedang duduk di kursi di dekat resepsionis.mereka berdua sedang menunggu suami mereka ke luar.
" lihat lah....nay" ucap tika menunjuk ke arah sean dan leo yang sedang berjalan menuju mereka.
" suami kita benar benar sempurna." ucap tika lagi.
"' kamu benar tik..." ucap naya.
" aku bahkan sangat mencintainya melebihi nyawaku sendiri." ucap naya terus menatap sean yang semakin mendekat.
" naya..!!!!!! batin tika menatap sahabat nya itu.
naya dan tika langsung menghampiri sean dan leo yang sudah ada di hadapan mereka.mereka pun berjalan bersama menuju pintu keluar.
sesampainya di depan kantor mereka memasuki mobil masing masing.
naya dan tika saling melambaikan tangan sedangkan sean dan leo cuek dan langsung masuk ke dalam mobil.
di dalam mobil sean masih tetap di sibukan dengan pekerjaannya terlihat ia masih terus bergelut dengan laptopnya.sehingga naya merasa di cuekin.
" emang nggak cukup apa kerja di kantor..sampai sampai di mobil pun harus bekerja." batin naya.
" ada apa..????ucap sean tanpa menoleh ke arah naya dan mata nya tetap fokus ke layar laptopnya.
" ah tidak...." ucap naya.
" lebih baik aku tidur saja ...." batin naya.
naya menyandarkan kepalanya ke belakang dan perlahan ia memejamkan matanya.
seharian bekerja membuat naya lelah dan mengantuk.
sedangkan sean masih fokus ke laptopnya...
kepala naya bergerak ke kanan ke kiri sehingga saat mobil melewati jalan yang rusak tiba tiba kepala naya terbentur ke kaca mobil.
" dugh....."
" aww......." teriak naya.
" sayang kamu kenapa...???? tanya sean menoleh ke arah naya karena mendengar naya berteriak.
" aduh..... kepala ku sakit." ucap naya lirih meringis kesakitan sambil memegang kepalanya.
" kamu kenapa...??? tanya sean.
" kepala saya.....sakit kejedot ini." ucap naya menunjuk ke arah pintu mobil.
"hei....kamu bisa bawa nggak sih..." teriak sean ke sopir nya.
" eh....ini bukan salah pak sopir,saya tadi ketiduran." ucap naya.
" hari ini saya merasa lelah jadi ketiduran." ucap naya tersenyum dengan masih memegang kepalanya.
" kemarilah..." ucap sean menepuk pahanya agar naya tidur di pangkuannya.
" masih ada waktu 20 menit untuk sampai ke rumah." ucap sean.
naya langsung meletakan kepalanya di pangkuan sean.
" kalau kamu merasa cape jangan di teruskan bekerjanya.kamu kan bisa istirahat di ruangan ku." ucap sean.
" hmmm....." ucap naya bergumam.
sean juga merasa lelah ia pun menyandarkan kepalanya ke belakang dan mencoba memejamkan matanya.
baru juga beberapa detik memejamkan mata sean merasakan kepala naya terus bergerak ke sana ke sini sehingga membuat sean merasa tidak nyaman.
__ADS_1
" sayang diamlah..." ucap sean.
" jika kepala kamu terus bergerak seperti itu kamu bisa membangunkan anak singa yang sedang tidur." ucap sean.
naya diam mencoba mencerna apa yang di maksud anak singa itu.
tapi dengan melihat tatapan sean dan tampak ada senyum kecil di sudut bibirnya.
naya tahu apa yang di maksud anak singa itu.
naya panik dan langsung menarik dasi sean untuk menutupi matanya.naya pun mencoba untuk tidur.
sean menahan tawanya saat melihat kepanikan naya.
dengan lembut sean membelai kepala naya agar naya merasa nyaman.
tiba tiba di tengah perjalanan hujan turun dengan sangat deras sehingga membuat suhu udara menjadi dingin.
" pelan pelan saja bawa mobil nya jalanan licin." ucap sean kepada sang sopir.
" baik tuan..." ucap sopir itu.
sean melepas jas nya untuk menyelimuti tubuh naya agar tidak kedinginan.
karena hujan dan jalanan licin waktu untuk sampai di rumah lebih dari 20 menit.
sesampainya di rumah sean menggendong naya karena ia tidak tega jika harus membangunkannya.
sampai di kamar sean membaringkan tubuh naya ke tempat tidur dengan pelan dan menyelimutinya agar naya merasa hangat.
sedangkan dirinya pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
***setelah melakukan perjalanan hampir 10 jam kini 2 pengawal yang di utus oleh wanita paruh baya itu sampai di tempat yang di tuju.
di sebuah club malam yang cukup ramai oleh pengunjung ke 2 pengawal itu menghampiri seorang pria yang bertubuh besar dan sepertinya pria itu adalah penjaga di club malam itu.
" kami mencari wanita ini." ucap salah satu pengawal kepada penjaga itu sambil menunjukan selembar foto.
di tatapnya ke 2 pengawal itu dari atas kepala sampai kaki dengan sangat serius.
" ada keperluan apa kalian mencari yolanda." ucap penjaga itu.
ternyata wanita yang sedang di cari itu bernama yolanda.ia seorang wanita malam yang biasa melayani para tamu pria hidung belang.
yolanda sangat terkenal di lingkungan dunia malam.di usianya yang masih sangat muda ia merupakan wanita malam dengan bayaran yang cukup mahal.
" bos kami ingin bertemu dengan nya." ucap pengawal itu.
" tunggu di sini..." ucap penjaga itu.
sang penjaga masuk ke dalam club untuk menemui yolanda.
ternyata yolanda sedang menemani pelanggannya minum.
" permisi mis ada yang ingin bertemu dengan anda.." ucap penjaga itu.
" siapa..???? tanya yolanda.
" saya juga tidak tahu mis,mereka 2 pria dengan baju serba hitam dan berkaca mata hitam seperti nya mereka seorang pengawal." ucap penjaga itu.
" siapa mereka...???? batin yolanda.
" bawa mereka ke sini." ucap yolanda.
" baik mis......" ucap penjaga itu lalu pergi menemui ke 2 pengawal itu.
sang penjaga membawa ke 2 pengawal itu untuk menemui mis yolanda.
mereka di bawa ke sebuah ruangan khusus milik mis yolanda.
__ADS_1
kini ke 2 pengawal itu sudah ada di hadapan yolanda.
yolanda menatap mereka dari atas sampai bawah.
" siapa kalian...??? tanya yolanda.
" ada apa kalian mencari ku..." ucap yolanda.
" bos kami ingin menemui anda." ucap pengawal itu.
" bos....???? ucap yolanda.
" siapa bos kalian...??? tanya yolanda.
" jika anda ingin tahu siapa bos kami maka ikutlah bersama kami." ucap pengawal itu.
" apa kalian tahu aku orang yang sangat sibuk." ucap yolanda.
" anda tidak perlu khawatir bos kami akan membayar anda dengan harga yang sangat mahal." ucap pengawal itu.
" sebenar nya apa yang kalian ingin kan dari ku." tanya yolanda.
"sebaiknya anda ikut dengan kami." ucap pengawal itu
sejenak yolanda berfikir apakah ia harus ikut atau tidak.
" jika itu sangat menguntungkan ku baiklah aku akan ikut kalian." ucap yolanda.
akhirnya yolanda menyetujui untuk ikut ke 2 pengawal itu untuk menemui bos mereka.
** di mansion sean..****
" tidaaaaaaaaak......" teriak naya terbangun dari tidurnya.
" sayang....ada apa.???? tanya sean ikut terbangun karena terkejut dengan teriakan istri nya itu.
naya bangun dari tidurnya dengan nafas yang tersengal sengal.
" sayang minumlah dulu..." ucap sean mengambil kan air minum.
naya pun langsung meminum air tersebut.
" sayang kamu kenapa,apa kamu mimpi buruk." ucap sean mencoba menenangkan naya.
naya tidak menjawab apa yang di tanyakan oleh sean.naya malah menangis dan langsung memeluk sean.
sean bingung apa yang sebenarnya terjadi..
" ya sudah kalau kamu tidak mau cerita...." ucap sean.
naya melepas pelukannya dan menatap sayup wajah sean.sean semakin di buat bingung.
" sa....saya mimpi buruk tuan." ucap naya.
" apa yang kamu impikan." tanya sean.
" saya mimpi tuan meninggalkan saya.
tuan juga mengusir saya dari sini." ucap naya semakin keras menangis nya.
" saya takut mimpi itu jadi kenyataan.saya tidak mau berpisah dengan tuan." ucap naya semakin terisak.
" sayang....dengar kan aku....itu hanya mimpi ok kamu jangan khawatir aku tidak akan meninggalkan mu aku sangat mencintai mu." ucap sean menangkup ke dua pipi naya.
" tuan janji....!!! ucap naya.
" hmmm...." sean menganggukan kepalanya.
" ya sudah....ayo tidur lagi." ucap sean.
__ADS_1
naya kembali tidur dalam pelukan sean...
bersambung....