Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps 65 kalung hati


__ADS_3

**** 13 tahun yang lalu***


" kak....jangan pergi" rengek cantika.


" kakak harus pergi." ucap adam.


" kakak janji setelah kakak sukses kakak akan menjemput kamu." ucap adam.


" janji...." ucap cantika mengulurkan jari kelingkingnya.


adam pun menerima uluran jari cantika.


adam mengeluarkan sesuatu dari sakunya.dan ternyata itu adalah sebuah kalung dengan liontin bergambar hati.liontin itu bisa di belah menjadi 2.


" pakai ini..." ucap adam memberikan kalung dengan liontin hati yang terbelah.


" kakak juga akan pakai yang sebelahnya" ucap adam.


" jika suatu hari nanti kita bertemu lagi,kita satukan ke dua kalung ini." ucap adam.


cantika pun mengangguk.....


**di apartemen leo..


leo masih bengong dan tidak mengerti kenapa ada kalung dengan liontin hati yang terbelah di kamar yang dulu di tempati tika.


" apa mungkin...???????? batin leo.


" aku harus menemui nona naya ia pasti tahu sesuatu." ucap leo segera meluncur ke mansion sean.


" dapat...." ucap sean.


" tuan sudah menemukan lokasi tika berada..??? tanya naya.


"hhmmmmm.." ucap sean mengangguk.


" ya sudah ayo cepat kita harus segera ke sana untuk menolongnya sebelum terlambat." ucap naya begitu antusias.


" sayang kamu di rumah saja biar aku dan anak buah ku saja yang ke sana aku juga akan membawa leo." ucap sean.


" tidak....!!!!! teriak naya membuat sean kaget.


" saya harus ikut..!!! ucap naya dengan tegas.


" jika benar tika adalah cantika,kenapa aku bisa tidak menyadarinya." batin leo tengah mengendarai motor sport nya.


leo melajukan motornya dengan kecepatan penuh.ia ingin segera menemui nona naya karena ia adalah satu satu nya kunci untuk leo menemukan jawabannya.


leo tidak peduli dengan kemacetan jalan di pagi hari.untung saja ia pergi memakai motor sehingga ia bisa menyalip mobil mobil yang sedang terjebak kemacetan.kelihaian nya mengendarai motor pun benar benar pantas di acungi jempol.


sesampainya di mansion sean leo langaung berlari masuk ke dalam mansion.


" selamat pagi tuan leo..." sapa pak mus yang kebetulan sedang ada di depan pintu masuk.


tapi leo seperti tidak fokus dengan adanya pak mus di hadapannya.


" di mana nona naya..?? tanya sekertaris leo.


" nona dan tuan masih di kamarnya." ucap pak mus.


leo langsung berlari menaiki tangga menuju kamar tuannya.


" tok...tok...tok..." leo mengetuk pintu dengan sangat terburu buru.


tampaklah sean yang membukakan pintu.


" hei...apa yang kamu lakukan di sini sepagi ini." tanya sean heran.


leo tidak menjawab apa yang di tanyakan tuannya.ia langsung saja nyelonong masuk ke dalam kamar tanpa takut tuannya marah.


" hei...." teriak sean.


" di mana nona tuan....???? tanya leo


" kenapa kamu mencari istriku.." ucap sean heran.


belum juga menjawab munculah naya yang baru keluar dari kamar mandi.


" nona...." panggil sekertaris leo.


" sekertaris leo...." ucap naya terkejut kenapa ada sekertaris leo di kamarnya.


" ada apa ini..." tanya naya heran.

__ADS_1


sean pun heran sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan sekertaris nya itu.


" nona....saya mau bertanya sesuatu.." ucap sekertaris leo.


naya pun mengangguk...


" apakah tika itu adalah CANTIKA...???? tanya sekertaris leo.


naya terkejut dengan apa yang di tanyakan oleh sekertaris leo.


" iya...." jawab naya masih bingung.


" apa dia pernah tinggal di panti asuhan KASIH BUNDA." tanya sekertaris leo lagi.


naya pun mengangguk...


seketika kaki leo lemas seperti tidak bisa menopang lagi berat tubuh nya.


gadis kecil yang selama ini ia cari ternyata selalu ada di dekatnya.


betapa bodohnya ia tidak bisa mengenalinya.


sekertaris leo sangat syok dengan kebenaran yang baru saja ia ketahui.ia seperti orang yang linglung


" tapi....dari mana kamu tahu semua itu." tanya naya heran karena menurutnya hanya ia yang tahu semua tentang tika.


sejenak naya berfikir dengan melihat reaksi yang di tunjukan oleh sekertaris leo.


" tunggu dulu.... apa kamu adam..?????? tanya naya.


sekertaris leo tidak menjawab pertanyaan nonanya justru ia malah menangis.


menangis kebodohannya yang tidak bisa mengenali cantika kecilnya.


naya menutup ke dua mulutnya terkejut hanya dengan melihat reaksi sekertaris leo saat pertanyaan itu di lontarkan olehnya.


" ya tuhan....." ucap naya terkejut.


" selama ini tika mencari mu." ucap naya.


" sekarang di mana tika..???? tanya sekertaris leo.


" dia pulang ke panti.." ucap naya.


sekertaris leo segera pergi untuk menyusul tika ke panti tapi naya mencegahnya.


" maaf nona saya harus segera menemui tika." ucap sekertaris leo.


" lihat ini..." ucap naya menunjukan pesan yang ada di hp nya.


sekertaris leo terkejut setelah membaca pesan itu.


" apa ini nona..????." tanya sekertaris leo bingung.


" tika sedang dalam bahaya...." ucap naya.


sekertaris leo langsung pergi meninggalkan kamar tuannya.


" hei...mau ke mana kamu.???? tanya sean.


sekertaris leo mengabaikan tuannya yang sedang bertanya kepadanya.ia terus berlari keluar dari mansion sean dan mengendarai motornya kembali untuk segera menuju panti.


" tuan....ayo cepat" ucap naya panik.


" iya....apa kamu sudah siap." ucap sean sambil melihat penampilan istrinya itu.


naya bingung kenapa tiba tiba sean malah pergi ke ruang ganti dan keluar lagi dengan membawa jaket tebal.


" pakai ini...kita akan naik motor jalanan pasti sangat macet." ucap sean.


naya pun mengangguk....


sean dan naya segera pergi ke garasi dan mengambil salah satu motor sport sean.


sean memakaikan helm untuk naya dan mengecek lagi jaket yang di pakai istrinya.


" siap..." ucap sean


" siap...." ucap naya.


" pegangan sayang...." ucap sean.


sean segera melajukan motornya dengan kecepatan yang sangat tinggi.naya yang ada di belakangnya pun memeluk sean dengan sangat kencang karena takut terjatuh.

__ADS_1


" tunggu kakak....cantika!!!! batin leo.


leo benar benar melajukan motornya dengan sangat cepat ia tidak peduli dengan keselamatan dirinya,kini yang ada di dalam pikirannya hanyalah cantika.


perjalanan menuju panti memerlukan waktu sekitar 7 jam tapi itu jika menaiki kendaraan umum. jika menggunakan motor waktunya pasti akan lebih cepat.


*** di rumah tuan ramon***


tampak tuan ramon mendatangi ruang bawah tanah untuk menemui para gadis yang ia kurung.


" pakai ini...." ucap tuan ramon melemparkan paperbag yang berisi pakaian pakain seksi.


"' sebentar lagi ada yang ingin menemui kalian." ucap tuan ramon.


" semoga naya membaca pesan dari ku" batin tika.


tuan ramon pergi meninggalkan ruang bawah tanah.


" bagaimana ini...??? tanya nila ke pada tika.


" kita berdoa saja mudah mudahan naya membaca pesan yang aku kirim." ucap tika.


tika dan yang lainnya pun segera mengganti baju dengan baju yang di bawakan oleh tuan ramon.


" baju apa ini..." ucap nila terkejut dengan pakaian yang sedang di pakainya.


pakaian itu benar benat sangat seksi dan hal itu membuat tidak nyaman bagi yang memakainya.


setelah 2 jam perjalanan akhirnya leo sampai di panti.ia pun segera masuk ke dalam panti dan mencari tika.


" siapa ya...." tanya ibu panti yang melihat seseorang masuk ke dalam panti.


leo pun menoleh dan perlahan menghampiri ibu panti.


ibu panti terus menatap leo...


" bu...." ucap leo membuat ibu panti bengong.


" apa ibu tidak mengenali ku." ucap leo.


ibu panti memperhatikan wajah leo dengan teliti.


" nak adam...." ucap ibu panti.


leo pun mengangguk...


ibu panti langsung memeluk leo.


" ke mana saja kamu nak..??? tanya ibu panti.


" apa kamu tahu semenjak kepergianmu cantika selalu menunggu kamu untuk menjemputnya.' ucap ibu panti.


" sekarang di mana cantika bu..." tanya leo.


ibh panti diam...


" bu...di mana cantika sekarang."??? tanya leo.


" cantika di bawa oleh tuan ramon.." ucap ibu panti.


" kamu tahu rumahnya pak broto kan??? ucap ibu panti.


"kesanalah...di sana kamu pasti akan tahu di mana cantika berada sekarang." ucap ibu panti.


leo segera pergi menuju rumah pak broto.


" tuan...apa masih lama."??? tanya naya yang sudah merasa lelah.


" apa kamu capek..." tanya sean.


" iya...saya juga haus." ucap naya.


sean menepikan motornya ke pinggir jalan.


" kita istirahat sebentar di sini.." ucap sean.


" aku akan membeli air minum dulu." ucap sean menghampiri seorang pria penjual air minum.


sean dan naya



leo...

__ADS_1



bersambung.....


__ADS_2