Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.116 tempat tidur bayi


__ADS_3

saat masuk ke dalam kamar naya di buat terkejut dengan ada nya sebuah tempat tidur bayi yang di lihat nya tadi di mall.


dengan mata berbinar dan senyum kecil nya naya langsung mendekati tempat tidur itu.di raba nya setiap sudut tempat tidur itu.


" tuan....ini kan yang tadi di mall.??? tanya naya kepada sean.


sean hanya tersenyum dengan tangan yang di lipat di dada nya.


" kenapa ada di sini...????? tanya naya lagi.


sejenak naya diam dan berfikir sambil menatap ke arah sean.


sean berjalan mendekati naya..


" apa kamu menyukai nya???? tanya sean.


" tuan membeli ini???? tanya naya.


" ini kan mahal.." ucap naya.


" bagi ku ini sangat murah sayang..." ucap sean.


naya lupa siapa suami nya itu.uang 20 juta bukan lah hal besar bagi sean.


" aku kan sudah bilang kalau ada yang kamu ingin kan katakan saja." ucap sean.


naya tersenyum....


naya terus memegang dan menatap tempat tidur yang akan di pakai anak nya nanti.


" apa kamu bahagia..????" ucap sean berbisik di telinga naya dan memeluk naya dari belakang.


" iya..." ucap naya tanpa membalikan badan nya.


" saya sangat bahagia karena sekarang semua keperluan anak kita sudah terpenuhi." ucap naya.


" dan di saat saat saya akan melahir kan tuan ada bersama saya." ucap naya.


" apa tuan tahu...." ucap naya membalikan badan dan menatap sean.


"dulu saya pernah putus asa dan tidak bisa membayangkan bagaimana saya harus melahir kan tanpa tuan di sisi saya." ucap naya dengan mata yang mulai berkaca kaca.


" bagaimana saya harus memenuhi semua keperluan anak kita sedangkan saya hanya seorang pemulung." ucap naya dengan air mata yang tidak bisa lagi terbendung.


" saya sangat bersyukur sekarang saya bisa kembali bersama tuan." ucap naya sesegukan.


" saya sangat beruntung memiliki tuan." ucap naya lagi.


" aku yang beruntung memiliki mu sayang." ucap sean sambil menghapus air mata naya.


" aku berjanji akan selalu menjaga mu dan calon anak kita memberi kan kalian begitu banyak kebahagian." ucap sean menarik naya dalam pelukan nya.


" ya sudah sekarang istirahat lah ini sudah malam." ucap sean.


" iya..." ucap naya.


" tuan mau ke mana ???? tanya naya saat sean hendak keluar kamar.


" aku mau ke ruang kerja ada sedikit pekerjaan yang harus aku bereskan kamu tidur lah dulu." ucap sean.


naya mengangguk....


di ruang kerja sean memeriksa beberapa berkas yang sempat ia tinggal kan.saat sedang fokus pada berkas tersebut hp sean bergetar pertanda ada pesan masuk.


saat hp mulai di aktifkan tampak ada begitu banyak panggilan dari leo.


"tuan ada masalah dengan perusahaan kita di paris." pesan singkat dari leo.


karena penasaran sean pun langsung menelpon leo.


" ada apa..?????" tanya sean kepada leo lewat sambungan telepon.

__ADS_1


dengan singkat leo menjelaskan apa yang sedang terjadi pada perusahaan wiguna yang ada di paris.


setelah mendapat penjelasan dari leo sean mengerti apa yang harus di lakukan nya.bagaimanapun sean harus segera pergi ke paris untuk mengatasi permasalahan yang sedang menimpa perusahaan nya.sean harus segera pergi ke paris tapi yang menjadi permasalahan nya sekarang adalah bagaimana ia harus menjelaskan situasi ini kepada naya.


" kenapa belum tidur..?????" tanya sean yang baru masuk ke dalam kamar dan mendapati naya belum tidur.


" saya merasa kegerahan jadi tidak bisa tidur." ucap naya.


" kan ada ac" ucap sean.


" ac nya sudah nyala kok." ucap naya.


sean mencoba memeriksa ac nya dan memang benar ac nya sudah menyala dan berada di suhu yang di bilang cukup dingin.


" sayang apa kamu yang menyalakan ac dengan suhu seperti ini." ???? tanya sean.


" iya..." ucap naya.


" ini terlalu dingin kamu bisa sakit nanti." ucap sean.


" tapi kenapa saya masih merasa kegerahan." ucap naya sambil mengibas ngibaskan tangan ke wajah nya.


" buka saja baju kamu." ucap sean.


" buka baju..." ucap naya lirih.


" ide bagus..." ucap naya dan langsung melepas baju yang di pakai nya.dan sekarang naya hanya memakai bra saja.


sean menelan ludah nya saat melihat naya.


" sayang kamu sedang menggoda ku.???" tanya sean dan pandangan nya tidak lepas dari dada naya.


sontak naya terkejut dan langsung menutupi dada nya dengan selimut.


" bukan begitu..." ucap naya gugup.


sean duduk di tempat tidur...


" ada apa tuan...apa ada masalah.???" tanya naya heran.


kini sean dan naya duduk saling berhadapan...


" ada masalah dengan perusahaan ku di paris dan besok aku harus pergi ke sana." ucap sean.


naya terkejut dan tidak rela jika sean pergi apalagi prediksi melahirkam tinggal 1 minggu lagi.naya ingin saat diri nya melahirkan sean berada di samping nya.


naya menunduk menyembunyikan wajah sedih nya.


" sayang....aku hanya pergi 2 atau 3 hari saja." ucap sean mengangkat dagu naya.


"ini sangat penting aku harap kamu mengerti." ucap sean.


naya menatap kedua mata suami nya memang ada keseriusan di sana.


naya mengangguk pertanda setuju ....


" terima kasih sayang...." ucap sean memeluk naya.


" aku janji akan terus menghubungi mu." ucap sean.


" tuan pergi dengan siapa.????" tanya naya.


" dengan leo." ucap sean.


" berarti tika sendirian..." batin naya.


"kalau leo pergi dengan tuan berarti tika sendirian di apartemen nya gimana kalau tika menginap di sini" ucap naya.


" boleh kan tuan...biar saya ada temen nya." ucap naya.


" baik lah..." ucap sean.

__ADS_1


" sekarang kita tidur ini sudah malam." ucap sean sambil membantu naya berbaring.


naya tidur sambil menggenggam erat tangan sean seolah ia tidak ingin di tinggal kan oleh sean walau sedetik pun.


sean tersenyum dengan cara naya memegang erat tangan nya.


di ambil nya hp di sebelah nya sean mengirimkan sebuah pesan untuk leo.


*** di apartemen leo***


"' kenapa mendadak kak." ucap tika.


"maaf kan aku sayang." ucap leo.


" kakak berapa hari di sana..????" tanya tika.


" mungkin 2 atau 3 hari." ucap leo.


" lalu aku di sini sendirian." ucap tika cemberut.


" selama aku pergi kamu akan menginap di rumah tuan sean untuk menemani nona naya." ucap leo.


" benar kah .." ucap tika tersenyum.


" baik lah tidak apa apa." ucap tika.


**** di rumah angela****


" selamat malam cantik..." itulah pesan yang masuk ke hp angela.


" nomor siapa ini..????" gerutu angela saat membaca isi pesan singkat di hp nya.


" mungkin orang iseng." ucap angela meletakan hp nya kembali di samping bantal nya.


" ting...." pesan masuk.


angela segera membuka isi pesan di hp nya.


" sudah tidur cantik" isi pesan itu.


" siapa sih malam malam ganggu orang aja." angela mulai marah.


" ting...." pesan masuk lagi.


" jangan lupa mimpi in aku ya," isi pesan.


" bener bener nih orang ngajak ribut kaya nya." emosi angela mulai terpancing meletakan hp nya kembali dengan kasar.


" ting..." pesan masuk lagi.


" bye cantik..." isi pesan singkat.


kesabaran angela sudah habis ia langsung menelpon no itu.


"wah....bener nih kangen ya ama aku maka nya langsung nelpon." ucap seseorang dari seberang telpon.


" hei orang aneh siapa sih kamu malam malam ganggu orang aja." teriak angela.


" masa nggak kenal suara aku sih."ucap orang itu.


" ini aku mike..." ucap mike.


" kamuuu......" teriak angela terkejut.


" dari mana kamu tahu nomor aku." ??? tanya angela.


" kamu tidak perlu tahu aku dapat nomor kamu dari mana." ucap mike.


" dasar orang aneh..." ucap angela langsung menutup telpon nya.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2