Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.87 berhalusinasi


__ADS_3

" kring....kring....kring...." hp leo berdering.


karena kelelahan leo tidur begitu nyenyak sampai ia tidak mendengar hp nya dari tadi berbunyi.


tika yang merasa terusik dengan bunyi hp suami nya pun terpaksa harus bangun.


" kak....hp kamu bunyi terus dari tadi." ucap tika membangunkan leo.


" hmmm...." leo hanya bergumam.


" kak...angkat dulu siapa tahu penting." ucap tika.


tapi leo tetap tidak mau bangun.tika pun jadi penasaran siapa yang menelpon suami nya dari tadi.


" david...." batin tika.


" kak...david yang telpon." ucap tika.


mendengar kata david leo langsung bangun dan menjawab telpon nya.


" tuan.....saya sudah menemukan wanita itu,sebaik nya tuan segera ke sini." ucap david.


mendengar hal itu dengan segera leo langsung bangun dari tempat tidur dan meluncur ke kamar mandi.


" kak ada apa...." ????teriak tika yang panik melihat leo sangat terburu buru.


baru juga 2 menit ke kamar mandi leo sudah keluar dengan penampilan yang berbeda bukan dengan setelan jas seperti biasa nya tapi leo memakai jaket lepis memakai topi dan berkaca mata hitam.


" kak.....mau kemana kenapa penampilan nya begitu.???? tanya tika heran.


" david sudah menemukan wanita itu." ucap leo langsung berjalan ke arah pintu.


" wanita...." ucap tika terkejut.


" wanita siapa...kakak selingkuh." teriak tika.


leo menghentikan langkah nya dan mendekati tika.


" auw....." teriak tika saat mendapat sentilan di kening nya.


" sakit..." ucap tika memegangi kening nya.


" makan nya kalau ngomong yang bener." ucap leo.


" iya tapi wanita siapa yang kakak bilang tadi." ucap tika.


" wanita yang mirip dengan nona naya." ucap leo.


" benar kah...aku ikut." ucap tika.


" kamu di rumah saja aku harus cepat..." ucap leo.


tika cemberut....


" iya deh..." ucap tika.


" ya sudah aku berangkat dulu." ucap leo mencium kening dan bibir tika.


" hati hati...." ucap tika.


leo tersenyum....


*************


di sebuah kamar berukuran sedang seorang wanita paruh baya duduk di kursi roda nya sambil memandangi sebuah foto lama yang yang bergambarkan 3 gadis remaja yang memakai seragam sekolah.


ya...wanita itu adalah kasih ibu nya yolanda.


" hana maaf kan aku...."ucap kasih.


" aku tidak bisa menjaga anak mu dengan baik." ucap kasih dengan air mata penuh penyesalan.

__ADS_1


" tok...tok....tok..." suara pintu yang di ketuk dengan sangat keras.


" bu.....buka pintu nya....!!!!!!! ucap yolanda berteriak.


mendengar teriakan yolanda kasih segera memajukan kursi roda nya dengan ke dua tangan nya.


" yolanda...." ucap kasih menutup hidung nya karena bau alkohol yang sangat menyengat.


" kamu mabuk lagi...." ucap kasih.


" hmmm....." ucap yolanda berjalan sempoyongan ke dalam rumah.


" sampai kapan kamu akan seperti ini terus.pergi malam pulang pagi sambil mabuk seperti ini ibu malu sama tetangga." ucap kasih.


" emang kenapa sih bu...." ucap yolanda.


" ibu semakin tua ibu ingin melihat kamu bahagia." ucap kasih.


" sekarang yolanda bahagia kok bu..." ucap yolanda.


" bahagia apa maksud kamu...bekerja di club malam mabuk mabukan.apa itu yang kamu bilang bahagia " ucap kasih.


" sudah lah bu....jangan ikut campur tentang pekerjaan ku.yang penting kan aku kerja dapat uang banyak." ucap yolanda.


" tapi uang yang kamu dapat dari pekerjaan seperti itu tidak halal." ucap kasih.


" aku tidak peduli yang penting aku dapat uang banyak aku tidak mau hidup miskin." ucap yolanda." ucap yolanda berjalan menuju kamar nya.


"yolanda ..ibu belum selesai ngomongnya."!!!! teriak kasih.


" aku ngantuk bu mau tidur..." ucap yolanda.


kasih benar benar tidak tahu lagi bagaimana cara nya menasehati yolanda agar mau berhenti bekerja di club malam.


kasih dulu nya adalah seorang bidan kehidupan nya pun terbilang mapan.tapi sebuah kecelakaan membuat dirinya harus merelakan ke dua kaki nya lumpuh total sehingga selama hidup nya ia harus berada di atas kursi roda untuk membantu nya bergerak.


semenjak itu lah kehidupan kasih dan yolanda berubah drastis.yolanda yang tadi nya selalu hidup serba kecukupan tidak bisa menjalani kehidupan orang orang kalangan bawah hingga akhirnya ia harus terjun ke lembah hitam hanya untuk mendapatkan uang berlimpah.


" sampai kapan aku harus menyimpan rahasia ini..??? batin kasih.


****************


di sebuah jembatan yang sangat tinggi kanaya berdiri di tepi jembatan tersebut..


di rentangkan kedua tangan nya seakan ia akan terjun bebas..


tampak senyum indah di wajah naya seolah ia ingin mengungkapkan tiada beban lagi yang harus ia pikul di dalam perjalanan hidup nya.


luka...kesedihan....ataupun kerinduan yang selalu mengikuti di setiap langkah nya.


"tuan......sampai kapan pun saya akan selalu mencintai mu.seandai nya di kehidupan ini kita tidak berjodoh,saya harap di kehidupan nanti kita akan di persatukan lagi." ucap naya dengan senyum kecil indah nya.


tanpa keraguan naya menghempaskan tubuh nya terjun dari jembatan yang sangat tinggi itu dengan senyum yang tak lepas dari wajah nya.


" kanayaaaaaaa.........." teriak sean.


" tuan...ada apa.???? tanya nofi yang terkejut dengan teriakan sean.


" apa tuan baik baik saja seperti nya tuan mimpi buruk..???? ucap nofi lagi.


nafas sean tersengal sengal bahkan wajah nya pun di penuhi dengan keringat.


" saya akan ambil kan tuan minum..." ucap nofi.


kini sean sedang berada si pesawat pribadi nya ia akan melakukan perjalanan ke korea.karena leo tidak bisa ikut jadi nofi lah yang akan membantu sean selama berada di korea.


sean masih terlihat syok dengan mimpi yang baru saja di alami nya.semua nya terlihat seperti nyata.


" kanaya...." ucap sean dalam hati nya.


" tuan ini air minum nya..."

__ADS_1


" naya...." ucap sean terkejut saat melihat yang memberi nya air minum adalah naya.


" tuan kenapa...tuan mimpi buruk ya." ucap naya begitu cerewet nya.


" tuan sudah makan belum...jaket tebal nya tuan tidak lupa bawa kan di korea dingin sekali tuan juga jangan lupa minum vitamin agar tidak mudah sakit tuan kan suka lupa makan kalau sedang bekerja." ucap naya dengan senyum di wajah nya.


sean hanya bengong melihat naya yang kini ada di hadapan nya.ia bingung antara nyata atau khayalan saja.pandangan nya terus mengikuti ke mana arah naya bergerak.


tiba tiba bayangan video itu melintas di pikiran sean sehingga rasa benci itu muncul di benak sean.


sean mencengkram tangan naya dengan sangat keras sehingga membuat naya meringis kesakitan.


" apa yang sedang kamu lakukan...???? ucap sean mencengkram tangan naya dengan tatapan penuh kebencian.


" tuan....sakit." ucap nofi.


" tuan....tuan..." panggil nofi.


sean pun tersadar dan terkejut ternyata yang ada di hadapan nya adalah nofi bukan nya naya.


" apa yang terjadi dengan ku..." batin sean.


" kenapa bayangan naya selalu muncul." batin sean lagi.


5 jam perjalanan akhirnya sean dan nofi sampai di korea.di bandara mereka di sambut oleh para bawahan sean yang akan mengawal sean menuju hotel agar sean bisa beristirahat.


sesampai nya di hotel sang menager menyambut nya dengan sangat hormat.


sean pun di antar ke kamar vvip untuk tempat nya beristirahat sebelum memulai pekerjaan nya.


" selamat istirahat tuan..." ucap sang manager membuka kan pintu kamar untuk sean.


sean melepas jas dan dasi nya.ia pun rebahan di atas tempat tidur karena badan nya merasa lelah.di pandangi nya langit langit kamar hotel yang berwarna putih dan terlihat jelas kejadian yang terjadi di pesawat tadi membuat sean merasa risau.perlahan mata sean pun terpejam.


"tuan lelah ya...."


sean terkejut mendengar suara seorang wanita ia pun membuka mata nya tapi sean masih diam karena bingung.


perlahan sean menoleh ke arah samping dan mata nya terbuka lebar saat tahu ternyata suara itu adalah naya.


" tuan kenapa terkejut melihat saya...." ucap naya tersenyum.


sean mencoba mengedipkan ke dua mata nya agar ia tahu ini mimpi atau nyata.


"tuan tidur saja saya akan di sini menemani tuan..." ucap naya.


sean masih diam tidak berkata apa apa.sean terus menatap naya.


" tuan...kenapa tidak mencari saya.apa tuan tidak merindukan saya." ucap naya dengan posisi di atas tubuh sean.


" saya kesepian sendiri tuan...saya sangat merindukan tuan." ucap naya lagi sambil membelai lembut wajah sean.


jantung sean berdetak sangat kencang ia bingung dengan kejadian saat ini.


naya semakin mendekatkan wajah nya ke wajah sean bahkan kedua nya dapat merasakan hembusan nafas ke dua nya.


seperti wanita nakal naya mencium bibir sean terlebih dahulu tapi sean masih tetap diam seperti patung.


sekali lagi naya mencium bibir sean dan sean masih diam saja tidak membalas ciuman naya.


dan ke tiga kali nya naya mencium kembali bibir sean dan kali ini sean membalas ciuman naya dengan sangat lembut.


kedua nya memejam kan mata dan mencoba menikmati ciuman hangat yang sama sama mereka rindukan.


saat membuka mata sean di buat bingung karena naya sudah tidak ada lagi di hadapan nya.sean bangun dari rebahan nya di lihat nya ke sana ke sini tapi tetap naya tidak ada.


sean memegang bibir nya masih terasa seperti habis di cium.


" apa aku sedang berhalusinasi.... "bati sean.


besambung..

__ADS_1


__ADS_2