Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.67 cantika.


__ADS_3

" aku harus menelpon tuan ramon.." ucap pengawal.


pengawal tuan ramon yang tadi di hajar oleh sekertaris leo segera menelpon tuannya untuk memberi tahukan bahwa ada seseorang yang sedang menyusulnya.


" lepaskan aku..!!!! teriak tika di dalam mobil.


" diam kamu.." ucap tuan ramon.


" kamu sekarang adalah milik ku.jadi menurut jika tidak ingin aku lenyapkan." ucap orang asing itu.


" apaa...." teriak tuan ramon setelah mendapat telpon dari anak buahnya.


" ada apa tuan..??? tanya salah satu orang asing itu.


bukannya menjawab tuan ramon sibuk melihat ke arah belakang.


" apa yang sebenarnya terjadi..??? tanya orang asing itu lagi.


" ada seseorang yang mengejar kita.dia menghajar semua anak buah ku." ucap tuan ramon.


" siapa dia...???" tanya orang asing itu.


" aku tidak tahu..." ucap tuan ramon sambil menatap ke arah tika.


" itu pasti tuan sean.." batin tika tersenyum.


" aku harus meminta bantuan,sepertinya dia bukan orang sembarangan.anak buah ku saja semua di kalahkan nya." ucap tuan ramon dan langsung menelpon seseorang.


leo sudah tahu ciri ciri mobil yang di pakai tuan ramon dari anak buah tuan ramon.ia menambah lagi kecepatan motornya agar ia tidak terlambat menyelamatkan tika.


" itu dia..." batin leo setelah melihat mobil yang sedang ia kejar.


" tuan sepertinya itu orang yang tadi tuan ceritakan." ucap sang sopir.


tuan ramon langsung melihat ke belakang.


" percepat lagi...." teriak tuan ramon kepada sopir itu.


tika dan nila pun ikut melihat ke belakang.


" itu bukan tuan sean....tapi sekertaris leo." batin tika terkejut.


"apa kamu tahu siapa dia tika..." tanya nila berbisik.


tika mengangguk....


" apa sekertaris leo mengkhawatir kan aku." batin tika.


" ah itu tidak mungkin.." ucap tika.


" mungkin tuan sean yang menyuruhnya." batin tika lagi.


"tembak dia..." perintah tuan ramon.


" jangan....." teriak tika.


" diam kamu.." ucap tuan ramon.


" dor....dor....dor." suara tembakan terdengar di sepanjang jalan.


leo pun mengeluarkan pistolnya dan membalas tembakan yang di layangkan padanya.


" ku mohon hentikan..." teriak tika mencoba meraih tangan tuan ramon untuk menghentikan tembakannya.


" plakk...." tika menerima satu tamparan dari tuan ramon.


" tika apa kamu baik baik saja..." tanya nila panik.


tika tidak menjawab pertanyaan dari nila ia hanya bisa menangis.

__ADS_1


leo terus mencoba menghindari tembakan yang terus mengarah padanya.


sesekali tika melihat ke arah sekertaris leo.ada perasaan khawatir yang di rasakan tika saat ini.ia tidak ingin sesuatu terjadi pada sekertaris leo.


" tuhan lindungilah ia..." ucap tika dalam doanya.


aksi kejar kejaran masih terus berlangsung tapi entah dari mana datangnya tiba tiba ada segerombolan motor yang berada di belakang sekertaris leo.


dan ternyata segerombolan motor itu mencoba menghalangi jalan sekertaris leo.kini ada dua motor yang mencoba memepet motor sekertaris leo.jumlah musuh terlalu banyak sekertaria leo hampir kewalahan mengatasi mereka.


leo berusaha menambah laju kecepatan motornya untuk menghindari mereka.


" bruukkk..." motor sekertaris leo terguling karena salah satu dari mereka berhasil menendang motor sekertari leo.


" tidaaak..." teriak tika melihat sekertaris leo terjatuh dari motornya.


semua anak buah tuan ramon turun dari motor mereka dan mengepung sekertaris leo.


tampak darah keluar dari kening dan bibir sekertaris leo akibat terjatuh dari motor.


mobil tuan ramon pun berhenti ia keluar dari mobil dan berdiri menatap sekertaris leo.


tika segera keluar dari mobil dan berusaha lari ke arah sekertaris leo.tapi dengan sigap tuan ramon memegang tangan tika.


" mau ke mana kamu..??? ucap tuan ramon.


" lepaskan aku...!!! teriak tika.


" cantika..." batin sekertaris leo.


" habisi dia..." ucap tuan ramon kepada anak buah nya yang sudah mengepung sekertaris leo.


" jangan...." ucap tika menangis.


" ku mohon tuan jangan lakukan itu..." ucap tika memohon.


"diam kamu.sebaiknya kita lihat tontonan menarik ini." ucap tuan ramon.


tuan ramon panik melihat semua anak buahnya berhasil di kalahkan oleh sekertaris leo.


sekertaris leo berjalan ke arah tuan ramon.


" jangan mendekat atau ku habisi gadis ini." ucap tuan ramon mengarahkan pistolnya ke kepala tika.


sekertaris leo menghentikan langkahnya.


" lepaskan dia brengsek.." ucap sekertaris leo marah.


" apa kamu bilang tidak semudah itu." ucap tuan ramon.


sekertaris leo maju lagi mendekati tuan ramon.


" bughh....," tiba tiba sekertaris leo di pukul dari belakang oleh salah satu anak buah tuan ramon.dan membuat sekertaris leo ambruk.


"' tidak.." teriak tika.


anak buah tuan ramon memegang tangan sekertaris leo yang masih setengah sadar.


tika terus berusaha melepaskan diri dari cengkraman tuan ramon tapi kekuatannya tidak bisa menandingi tuan ramon.


" cantika..." batin sekertaris leo.


" lepaskan aku.." tika terus memberontak.


" plak...." tuan ramon memukul wajah tika dengan keras.


" hei....." teriak sekertaris leo marah melihat tika di pukul.


" kalian habisi dia." ucap tuan ramon.

__ADS_1


" ayo.. " tuan ramon menarik tika untuk segera masuk ke dalam mobil.


" CANTIKA..A..A..A" teriak sekertaris leo dengan sangat keras.


" deghhh...." tika terdiam mendengar sekertaris leo memanggil nama kecilnya.ia terkejut dari mana sekertaris leo tahu nama itu.


karena yang tika tahu di kota A hanya naya yang tahu nama kecilnya itu.


tika menengok ke arah sekertaris leo di tatapnya dengan lekat wajah itu,tika ingin mencari sebuah jawaban.


"dor...." suara tembakan terdengar dan anak buah tuan ramon yang memegang sekertaris leo mati terkena tembakan.


" tuan sean...." batin sekertaris leo ketika melihat tuan sean datang.


tanpa di sadari tuan ramon ternyata dirinya sudah terkepung oleh puluhan anak buah tuan sean.ia pun tidak bisa berkutik.


semua orang yang ada di dalam mobil pun keluar termasuk nila yang masih dengan tangan terikat.


tuan ramon dan yang lainnya mengangkat kedua tangannya.karena anak buah tuan sean menodongkan pistol ke arah mereka.


tika segera berjalan ke arah sekertaris leo dengan berjuta pertanyaan yang membuatnya bingung.sampai di depan sekertaris leo tika terus menatap wajahnya.sama seperti sekertaris leo yang menatap tika.


tiba tiba sekertaris leo mengeluarkan dua kalung dengan liontin hati yang terbelah dari sakunya.


tika terkejut menutup mulutnya dengan ke dua tangannya.air matanya pun tak lagi bisa di bendung.


" kak adam..." ucap tika lirih tapi masih bisa di dengar oleh sekertaris leo.


sekertaris leo mengangguk....


tangis tika semakin keras.ternyata apa yang di katakan hatinya dulu benar kalau sekertaris leo adalah kak adam nya yang selama ini ia cari.


" kak adam...." ucap tika berlari ke arah sekertaris leo dan langsung memeluknya.


sekertaria leo pun membalas pelukan tika dengan sangat erat.


mereka berdua berpelukan dengan penuh kerinduan karena sudah bertahun tahun terpisahkan.


" maafkan aku...." ucap sekertaris leo menangkup ke dua pipi tika dan menghapus air mata tika yang terus mengalir.


" bagaimana bisa aku tidak mengenalimu." ucap sekertaris leo.


" maafkan aku..." ucap sekertaris leo lagi.


tika mengangguk dan kembali memeluk sekertaris leo.


" hei....sudah puas pelukannya.." ucap tuan sean menyindir.


sekertaris leo dan tika kaget mendengar suara tuan sean.


" terima kasih tuan...." ucap sekertaris leo


" apa kamu tidak apa apa."??? tanya sean kepada sekertaris leo.


" saya tidak apa apa tuan." ucap leo sambil memegang bibirnya yang pecah.


" ya sudah ayo kita pulang luka mu harus di obati." ucap sean.


" baik tuan..." ucao sekertaris leo.


sean dan leo mengendarai motor mereka masing masing untuk pulang ke panti.


tika ikut naik motor sekertaris leo.


" hati ku tidak pernah salah mengenali mu kak.." batin tika.


" aku sangat merindukan mu kak." batin tika memeluk punggung sekertaris leo dengan sangat erat seolah ia tidak ingin melepasnya.


sekertaris leo dapat merasakan hangatnya pelukan tika.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2