
" apa kamu yakin sudah mau menyerah....sayang" tanya tante indah.
naya bukannya menjawab malah menangis semakin memilukan.
" tante yakin kamu bisa menentukan apa yang terbaik.bijaklah dalam mengambil subuah keputusan agar kamu tidak menyesal nantinya..." ucap tante indah lagi.
"tante tidak bisa berlama lama di sini sayang...kamu pasti kuat " ucap tante indah mulai menjauh dari naya..
" tante......" ucap naya terdengar pilu.
"ku mohon tante jangan pergi....naya butuh tante.." ucap naya memohon.
tante indah semakin menjauh dan menghilang.tangis nayapun pecah.
di kamar sean....
sean harus segera mengambil satu keputusan.mempertahankan naya atau melepasnya..
" kenapa berat sekali untuk menceraikannya..." batin sean.
" apa aku mencintainya......" ucap sean
saat sean sedang bergelut antara hati dan pikirannya tiba tiba sebuah cahaya putih muncul di hadapan sean.sosok wanita bergaun putih muncul di hadapan sean dan memberi senyuman manisnya.
sean terkejut ia mengucek matanya berkali kali seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya saat ini.
" ma....mamah...." ucap sean terkejut
sean mendekat perlahan tangannya terulur ingin menyentuh wajah sang mamah.
benar benar terasa nyata....
" apa benar ini mamah...." tangis sean.
sean pun langsung memeluk sang mamah...
" hei...anak mamah kenapa menangis..malu sama umur..." ucap sang mamah.
sean melepas pelukannya memandangi terus wajah sang mama...
" ada apa....kenapa kamu memandang mamah seperti itu.." tanya mama.
" mah...sean bingung apa yang harus sean lakukan..." tanya sean.
" apa maksud kamu kanaya ...." ucap mamah.
sean mengangguk...
" apa kamu mencintai nya....kalau benar pertahankan,tapi kalau tidak lepaskannlah.kanaya berhak bahagia..." ucap mama.
" mah.....sebenarnya apa maksud mamah menjodohkan sean dengan kanaya..." tanya sean.
" kanaya....ia seorang gadis yang baik,tapi sayang takdir baik tidak pernah berpihak padanya.hidup yang ia jalani berbanding terbalik dengan kehidupanmu sean..penderitaan demi penderitaan selalu datang menyapanya.sedangkan kamu hidup bergelimang kebahagiaan.mamah ingin kamu berbagi sedikit kebahagiaan mu untuk kanaya.
dia adalah wanita yang akan mencintaimu melebihi dari apapun bahkan dari nyawanya sendiri. karena itu mamah menjodohkanmu dengannya.
mamah yakin kalian memang sudah di takdirkan untuk bersama." ucap mamah.
__ADS_1
mamah sean menyentuh dada sean dan berkata..
" tanya pada hatimu apa yang ia rasakan....." ucap mamah sean.
sean diam menunduk seolah sedang mencerna semua yang di katakan mamahnya.
" aku tidak mau kehilangan dia mah....." ucap sean menatap sang mamah.
" tapi aku sudah begitu menyakitinya..." ucap sean lagi.
mamah sean hanya tersenyum mendengar apa yang dikatakan sean.
perlahan bayangan mamah sean semakin memudar.sean yang melihat hal itu menjadi panik.
" mah.....mamah...mamah mau kemana.." teriak sean.
mamah sean melambaikan tangannya dan tersenyum dan seketika bayangannya pun menghilang.
" mamaaaaaaahhh....." teriak sean sangat keras.keringat dingin bercucuran membasahi wajah sean.dan sean terbangun dari tidurnya dan ternyata itu hanyalah mimpi.
sean bingung karena ia merasa mimpi itu seperti nyata.
di kamar naya..
naya sudah membuat keputusan kalau ia akan pergi.....karena untuk apa bertahan kalau ia yang harus bertahan sendiri.
lelah yang selalu ia rasa saat ini sudah mencapai puncaknya dan jalan satu satunya hanyalah pergi menjauh membawa cinta sang suami yang selamanya akan tersimpan rapat di hati
naya menangis memandangi foto sean dan memeluknya.
saat ini naya sangat ingin menangis dalam pelukan suaminya,walau untuk yang terakhir kalinya...
naya ingin menemui sean di kamarnya....ia berjalan menuju kamar sean.
di depan pintu naya terdiam.ada perasaan takut tapi biarlah jika ia akan menerima kemarahan sean.
perlahan naya mengetuk pintu...
" tok....tok...tok..."
selang beberapa menit pintu terbuka...
sean terkejut kenapa malam malam naya mengetuk pintu kamarnya.
naya menunduk diam tak berani menatap ke arah sean.
" tuan.....bolehkah malam ini saya tidur bersama tuan...untuk malam ini saja.
saya janji hanya malam ini.." ucap naya masih menunduk dengan menahan tangisnya seolah ini adalah sebuah perpisahan.
sean bingung....dan hanya terdiam.
tanpa di persilahkan masuk oleh sean,naya langsung berjalan masuk ke dalam kamar.naya langsung menuju ke tempat tidur berbaring dan menutup tubuhnya dengan selimut.
sean di buat bingung dengan sikap naya.perlahan sean berjalan mendekati tempat tidur dan terus menatap kearah naya.sean membaringkan tubuhnya.posisi mereka saat ini saling memunggungi.
hati naya sangat perih mengingat sudah beberapa bulan menjadi istri sean baru kali ini ia bisa tidur satu ranjang bersama sean.
__ADS_1
" kenapa nasib cintaku harus berakhir seperti ini...tuhan." batin naya tak kuasa menahan tangisnya.
naya menutup mulutnya dengan tangan agar sean tidak mendengar tangisnya yang sangat menyedihkan.
perlahan naya membalikan badannya di tatapnya punggung sang suami yang selama ini sangat ia cintai.
" tuan......." batin naya
naya ingin sekali memeluk suaminya tapi naya takut sean akan marah.merasakan hangat pelukannya untuk yang pertama kali sekaligus yang terakhir kalinya.
biarlah sean marah.....saat ini yang ada dalam benak naya hanya memeluk sang suami.
tanpa pikir panjang lagi naya langsung memeluk sean dari belakang.sean terkejut saat naya memeluknya...
" maafkan saya tuan,saya sudah lancang memeluk tuan,biarkan seperti ini sebentar saja,saya mohon....." ucap naya dan tangisnya pun pecah.pelukan yang selama ini naya sangat rindukan bisa menjadi nyata.naya menangis sesegukan tidak peduli walau baju sean basah karena air matanya...
" saya menyerah tuan...mungkin cinta tuan memang bukan untuk saya.....
saya juga lelah tuan.....saya akan pergi.saya ikhlas seandainya tuan bersama nona angela.
mungkin....saya memang tidak pantas untuk tuan cintai,saya harap tuan mau mengingat pernah ada saya di sisih tuan...." ucap naya dengan tangis yang terdengar sangat memilukan.
" sa...saya....sangat mencintai tuan...sangat...sejak dulu sekarang dan selamanya.." ucap naya semakin mempererat pelukannya.
sean yang mendengar ucapan cinta dari naya sangat terkejut,sean tidak menyangka istri yang selama ini tak di anggapnya ternyata sangat mencintainya.cinta yang tak pernah sean lihat ternyata begitu banyak membuat luka di hati naya.
setelah merasa cukup naya pun melepas pelukannya...
" terima kasih tuan telah mengizinkan saya yang kotor ini untuk memeluk tuan...saya janji setelah ini saya tidak akan mengganggu kehidupan tuan lagi..." ucap naya.
naya membalikan badan nya kembali memunggungi sean...memegangi dadanya mencoba untuk kuat walau entah ia mampu atau tidak hidup tanpa sean.
sean berbalik...menatap punggung naya dan ia pun dapat melihat bahu naya bergetar pertanda naya sedang menangis
" apa yang telah aku lakukan....tanpa aku sadari aku telah begitu banyak memberi luka di hati gadis malang ini.." batin sean.
" aku ingin memeluk istri ku yang malang ini..." batin sean lagi.
sean pun langsung memeluk naya dari belakang..sontak hal itu membuat naya terkejut.naya menghentikan tangisnya diam tak berkutik seakan tak percaya kalau ia mendapat pelukan dari sean.
" maaf kan aku...." ucap sean terus memeluk naya...
" jangan pergi...tetaplah di sini bersamaku..." ucap sean lagi.
tangis nayapun semakin pecah mendengar apa yang di ucapkan sean.naya langsung berbalik dan memeluk sean menyembunyikan wajahnya di dada sean.sean mencium dan membelai rambut naya.merasakan pelukan yang penuh cinta yang tidak pernah sean rasakan selama ini walau bersama angela sekalipun.
sean melepas pelukannya menatap wajah naya menghapus air mata yang dari tadi tak berhenti mengalir...
sean mencium kening naya.....
" kita mulai semua nya dari awal lagi....." ucap sean.
naya hanya mengangguk tak bisa berkata kata apa lagi..dan langsung berhambur kepelukan sean.
" tidurlah...kamu sudah begitu lelah.aku akan selalu ada di sini....
bersambung.....
__ADS_1