Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.114 serba pink


__ADS_3

" praaangggg......"


leo di kejutkan dengan suara piring pecah sehingga diri nya yang sedang tidur nyenyak pun harus bangun.saat membuka mata ia tidak melihat tika di samping nya dengan segera ia turun dari tempat tidur dan berlari ke luar kamar.


" sayang....." ucap leo saat melihat tika yang sedang berjongkok sambil memunguti pecahan piring di lantai.


" kamu lagi ngapain..???" tanya leo sambil membantu tika berdiri.


" aku mau masak kak tapi tiba tiba kepala ku pusing." ucap tika lemas.


" kamu istirahat saja biar aku yang akan menyiap kan sarapan." ucap leo membantu tika untuk kembali ke kamar.


" maafin aku ya kak dari kemarin aku tidak bisa masak untuk kakak." ucap tika sedih.


" kamu tidak perlu khawatir tentang itu yang penting sekarang kamu istirahat." ucap leo.


"' kamu mau sarapan apa.."???? tanya leo.


" apa aja kak...." ucap tika.


" dari kemarin kamu tidak makan apa pun aku buatin nasi goreng ya.???" tanya leo.


" iya...tapi yang pedas." ucap tika.


" baiklah...kamu tunggu di sini." ucap leo.


tidak sulit bagi leo kalau hanya memasak nasi goreng.hidup sendiri selama ini yang ia jalani membuat nya harus mandiri dan bisa melakukan apa pun tanpa bantuan orang lain.


keadaan tika yang sedang hamil muda membuat nya harus lebih cekatan dalam melakukan beberapa hal seperti menggantikan pekerjaan tika sebagai ibu rumah tangga.


setelah selesai membuat nasi goreng leo segera ke kamar menemui tika.


" sayang ini makan lah..." ucap leo.


" kenapa hanya sepiring kakak tidak makan." ??? tanya tika.


" aku sarapan di kantor saja nanti." ucap leo.


" nggak mau kalau kakak tidak makan." ucap tika.


" baiklah kita habisin nasi goreng nya sama sama ya." ucap leo membuat tika tersenyum.


" kakak ambil sendok lagi." ucap tika.


" ini kan sudah ada sendok kenapa ambil lagi." ucap leo.


" ini untuk aku." ucap tika.


" ya sudah kita pakai sendok ini aja." ucap leo.


" tapi kak...kakak tidak jijih pake sendok bekas aku.aku belum mandi kan dari kemarin pasti mulut aku bau." ucap tika.


tiba tiba leo mencium bibir tika.


"lihat lah....mau kamu tidak mandi seminggu pun aku tidak masalah." ucap leo.


tika tersenyum bahagia memiliki leo yang begitu sangat menyayangi nya.


" setelah makan aku akan membantu mu mandi..." ucap leo.


" iya..." ucap tika.


di sisi lain sean sedang menemani naya pergi ke mall untuk membeli perlengkapan bayi mereka.karena hari ini adalah hari minggu yang berarti hari libur untuk para pencari nafkah sean akan menghabis kan waktu nya hanya untuk menemani naya memborong semua yang di ingin kan istri nya itu.

__ADS_1


dengan manja naya menggandeng bergelayut di lengan sean al hasil membuat mata siapa pun yang melihat nya benar benar di buat iri oleh mereka.


" aku begitu sangat beruntung menjadi istri mu tuan.lihat lah banyak mata para wanita yang tidak berkedip melihat mu.tampan kaya sungguh sempurna dirimu di mata siapa pun yang melihat nya." batin naya yang dari tadi melihat para wanita terpesona melihat suami nya.


" sayang...kita mau beli apa dulu." "??? tanya sean.


" iya...." jawab naya kaget dan tersadar dari lamunan nya.


" kenapa kamu kaget begitu kamu sedang ngelamun ya." tanya sean melihat reaksi naya saat di tanya oleh nya.


" apa yang sedang kamu pikir kan."??? tanya sean lagi.


" tidak ada tuan." ucap naya.


" aku kan sudah bilang jangan berpikiran aneh yang akan membebani mu ok." ucap sean.


" sekarang beli lah apa pun yang kamu ingin kan.!!!! ucap sean.


" apa pun..." ucap naya.


" iya...apa pun." ucap sean.


" tuan tidak akan berpikiran saya wanita matre kan." ucap naya.


" tidak....." ucap sean karena memang diri nya merasa selama naya menjadi istri nya yang di lihat sean hanya lah kesederhanaan.tidak seperti wanita lain yang akan hidup glamor karena memiliki suami yang kaya raya.


" baik lah..." ucap naya senang.


" tuan kita ke sana ya..." ucap naya menarik tangan sean untuk masuk ke toko yang menyediakan perlengkapan bayi.


karena sudah tahu jenis kelamin anak nya naya tidak perlu bingung lagi harus berbelanja baju warna apa.


dengan sangat antusias naya memilih milih berbagai jenis macam model baju bayi dan satu persatu baju ia masukan ke dalam troli yang di bawa sean.


dengan setia sean mengikuti langkah naya sambil mendorong troli yang sudah setengah nya terisi baju baju bayi.


kini langkah naya terhenti tepat di depan sebuah tempat tidur bayi yang begitu sangat mewah dan semua nya berwarna pink.naya mendekati tempat tidur itu di sentuh nya dengan sangat kagum.tapi saat melihat bandrol yang tertera membuat diri nya terkejut.


"20 juta...?????" batin naya.


naya pun segera berhenti dari ke kaguman nya pada tempat tidur bayi itu.


" sayang kenapa...." ??? tanya sean.


" tempat tidur nya tidak di beli."??? tanya sean.


" tidak tuan....tempat tidur nya jelek." ucap naya segera pergi dari tempat itu.


" jelek....." batin sean mendekati tempat tidur bayi itu.


sean mencoba melihat bandrol harga yang tertera di sana.tampak senyum kecil di wajah sean.


naya melanjutkan kembali perburuan nya pada barang barang yang serba pink untuk calon anak nya.


kini troli yang di bawa sean pun sudah penuh.


" sudah...." ucap naya saat nelihat troli itu penuh.


" benar...sudah cukup."??? tanya sean.


" hmmm...." naya mengangguk.


sean pun segera pergi menuju kasir untuk membayar semua belanjaan istri nya.

__ADS_1


" total semua nya 20 juta tuan..." ucap sang kasir.


sean lalu mengeluar kan gold card nya lalu memberikan nya pada sang kasir.


" tuan...kita makan dulu ya saya lapar." ucap naya manja.


" kamu mau makan apa..." ??? tanya sean.


" itu..." ucap naya sambil menunjuk sebuah cafe yang bertuliskan korean food.


" ayo..." ucap sean.


naya dan sean masuk ke dalam kafe itu dan mencari tempat duduk yang nyaman.setelah menemukan tempat duduk sean lalu memesan makanan yang di ingin kan naya.


" sejak kapan kamu suka makanan korea."???? tanya sean karena yang ia tahu istri nya hanya menyukai makanan lokal seperti baso.


" saya sering lihat di televisi tuan...makan nya saya jadi penasaran." ucap naya polos.


pelayan datang membawakan makanan yang tadi sudah di pesan.


" seperti nya enak..." ucap naya saat melihat makanan sudah ada di hadapan nya.


" makan lah...kenapa hanya di lihat saja." ucap sean.


" iya..." ucap naya mulai menyantap makanan itu.


" enak sekali tuan...." ucap naya tersenyum lebar.


" tuan coba in ya...." ucap naya menyuap kan makanan untuk sean.


" tidak perlu....kamu makan saja." ucap sean menolak.


" kenapa.....tuan jijik ya makan dari sendok bekas saya." ucap naya dengan raut wajah kecewa.


mendengar apa yang di ucap kan naya sean langsung menarik tangan naya yang masih memegang makanan tadi lalu memasukan makanan itu ke dalam mulut nya.


" mana mungkin aku jijik sayang...." ucap sean sambil membelai kepala naya.


naya pun langsung tersenyum....


" kamu habis kan makanan nya kita harus segera pulang sudah terlalu lama kita di sini aku tidak ingin kamu kelelahan." ucap sean.


" iya..." ucap naya.


setelah selesai makan sean mengajak naya untuk pulang.


" tuan...mana belanjaan tadi."??? tanya naya karena ia tidak melihat belanjaan yang tadi di bawa sean.


" semua sudah ada di mobil." ucap sean santai.


" ohh....." ucap naya.


" tuan....kok tiba tiba mendung seperti nya akan turun hujan." ucap naya saat keluar dari mall.


" makan nya kita harus segera pulang." ucap sean.


sean dan naya masuk ke dalam mobil dan segera pulang.


ternyata di sana ada angela yang sejak tadi teru mengikuti sean dan naya.


" kamu sungguh beruntung naya..." batin angela.


" harus nya aku yang bersama sean." batin angela dengan menitikan air mata.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2