
sebelum berangkat ke kantor sean mengantar naya dulu ke mall untuk bertemu dengan tika.
kini mobil sean sudah ada di depan mall.
" tuan mau saya beliin apa...???? tanya naya sebelum turun dari mobil.
" tidak perlu..." ucap sean datar.
" benar kah..." ucap naya
" hmm...." ucap sean singkat.
" kalau sudah selesai telpon aku...nanti biar sopir yang menjemput." ucap sean.
" baiklah..." ucap naya.
" ya sudah kalau begitu saya turun dulu ya..." ucap naya mencium tangan sean.
saat akan turun dari mobil naya menoleh ke arah sean tampak sean sedang melihat hp nya.
" cup..." naya mencium pipi sean dan langsung turun dari mobil.
sean menoleh ke naya yang sudah turun dari mobil sambil tersenyum.
" langsung ke kantor...." ucap sean ke pada sopir.
" baik tuan..."ucap sang sopir.
kini mobil sean sedang dalam perjalanan menuju kantor.di sepanjang perjalanan sean terlihat sedang senyum senyum sendiri dan ternyata dirinya sedang melihat lihat foto naya yang memenuhi galeri di hp nya.
butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke kantor.
kini sean sudah sampai di kantor.
" selamat pagi tuan...." sapa leo yang sudah sampai lebih dulu di kantor.
" hmmm...." ucap sean singkat.
sean dan leo berjalan beriringan menuju ruangan mereka yang ada di lantai paling atas di perusahaan wiguna.
" apa jadwal ku hari ini..??? tanya sean sambil duduk di kursi kerjanya.
"hari ini kita ada pertemuan dengan klien dari swiss tuan." ucap leo.
" jam berapa..." tanya sean.
" jam 10." ucap leo.
" baiklah....kamu boleh ke luar." ucap sean.
" baik tuan..." ucap leo.
*** di mall****
tika dan naya terlihat sangat senang mereka benar benar belanja begitu banyak barang yang mereka sukai.
" tika....kita sudah belanja banyak pulang yu..." ajak naya.
" bentar nay...aku belum puas." ucap tika.
" tapi kita sudah 3 jam di sini." ucap naya merasa lelah.
" lihatlah....belanjaan kamu sudah banyak sekali." ucap naya menunjuk ke arah tangan tika yang di penuhi tas belanjaan.
" tapi nay....." ucap tika tidak melanjutkan kata kata nya.
" kita kan bisa ke sini lagi lain waktu." ucap naya.
" baiklah..." ucap tika.
" tapi sebelum pulang kita makan dulu ya..." ucap tika.
" baiklah..." ucap naya.
tika dan naya mengunjungi kedai makanan yang ada di mall itu.setelah lelah berbelanja seperti nya kini mereka kelaparan.
dengan perut yang sudah keroncongan naya dan tika segera memesan makanan ke sukaan mereka masing masing.
" seperti nya aku mau langsung pulang saja nay.. " ucap tika.
" aku juga....rasa nya capek sekali aku mau tiduran saja di rumah." ucap naya.
" aku telpon tuan sean dulu ya...." ucap naya mengambil hp nya.
setelah menelpon sean naya tinggal menunggu mobil yang akan menjemputnya.
sambil menunggu jemputan naya dan tika segera menghabiskan makanan yang tadi di pesan nya.
setelah 15 menit akhirnya mobil yang akan menjemput naya sudah sampai di parkiran.
__ADS_1
" ayo....mobil sudah ada di parkiran." ucap naya.
" ya...." ucap tika.
tika ikut pulang bersama naya karena apartemen leo dan mansion sean satu arah.
" terima kasih ya nay...." ucap tika turun dari mobil.
" ya...." ucap naya sambil melambaikan tangan nya.
**** di perusahaan wiguna ****
" sekertaris leo....." ucap novi.
" ada apa...??? ucap leo.
" tadi ada seseorang yang menitipkan ini di bagian resepsionis." ucap novi.
sebuah kotak yang terbungkus kardus kecil dan di plester sangat rapat.
" katanya sih untuk tuan sean..." ucap novi lagi.
" biar aku yang memberikan nya pada tuan sean." ucap leo pergi sambil terus membolak balikan kotak itu penasaran apa kira kira isinya.
leo segera pergi ke ruangan sean...
"tok...tok...tok..." leo mengetuk pintu.
" masuk...." ucap sean dari dalam ruangannya.
" tuan ada seseorang yang mengirim ini untuk tuan." ucap leo memberikan kotak itu kepada sean.
" apa ini....???? tanya sean.
" saya juga tidak tahu tuan..." ucap leo.
sean pun penasaran apa isi kotak itu.dan dengan segera sean pun membuka nya.
" kaset...???? ucap leo.
" nyalakan...." perintah sean kepada leo.
" baik tuan..." ucap leo.
leo langsung menyalakan kaset itu...
1
2
3
" duarr......." betapa terkejut nya sean saat layar tv menyala.
sebuah adegan intim antara seorang wanita dan laki laki.
yang membuat kemarahan sean adalah wanita dalam video itu adalah naya istri nya sendiri.
bagai di sambar petir di siang bolong sean benar benar tidak percaya apa yang ada di hadapan nya itu.
leo pun langsung memalingkan wajah nya tidak sanggup melihat adegan itu.
" brakkk...!!!!!! sean langsung menggebrak meja yang ada di hadapan nya dengan sangat keras untuk meluapkan amarah nya.
"tuan seperti nya ini ada suatu kesalahan jadi tuan jangan dulu percaya." ucap leo mencoba menenangkan sean.
" apa kamu tidak melihat nya...??? ucap sean berteriak.
" cepat kamu cek video itu." perintah sean kepada leo.
" baik tuan...." ucap leo segera memeriksa ke aslian video itu melalui komputer dan alat pendukung lainnya yang di miliki perusahaan wiguna.
sean sangat resah menunggu kepastian dari video itu asli atau hanya editan saja.
tapi di dalam hati kecil nya sean sangat berharap itu hanya sebuah editan saja.
tapi tidak sedikit pula kemungkinan besar video itu asli.
tapi jika benar video itu asli betapa hancur nya hati sean.
kehancuran yang sangat menyakitkan.bahkan sakit nya melebihi tembakan ribuan peluru.
amarah yang sekarang ada di puncak nya membuat sean sangat kacau.
" kenapa kamu tega naya...." batin sean.
setelah 20 menit leo masuk kembali ke ruangan sean.
" tuan...." panggil leo.
__ADS_1
sean menoleh menatap leo dengan sangat menakutkan.
" bagaimana....???? tanya sean.
leo tidak menjawab pertanyaan sean.ia malah diam seperti bingung bagaimana cara menjelaskan semua nya
" kenapa kamu diam..." tanya sean mendekati leo.
" cepat..jawaaaab..." teriak sean mencengkram kerah baju leo.
" tuan....." ucap leo berat untuk mengatakannya.
" cepat...katakan brengsek..." sean semakin marah dan memukul leo.
" video itu....." ucap leo menggantung.
sean sudah tidak sabar menunggu jawaban dari leo.
" video itu asli tuan....." ucap leo menundukan kepalanya.
" degh......" hati sean benar benar hancur.ia melepas cengkraman nya dari kerah baju leo.perlahan sean berjalan mundur dengan gontai.
" apa yang kamu lakukan naya...???? batin sean.
ini seperti mimpi buruk...
" aaaaa...aaaaaa...." teriak sean sambil membanting semua yang ada di hadapan nya.
kini perasaan sean di penuhi dengan amarah.
" tuan....tolong hentikan." teriak leo.
" diam kamu..."' ucap sean menatap tajam ke arah leo.
"tuan..kita bisa menyelidiki kembali video itu,tidak mungkin nona melakukan hal seperti itu." ucap leo dengan lantang.
" apa yang harus di selidiki lagi.bukankah kamu sendiri sudah menyelidikinya." ucap sean dengan keras.
" ya...tapi mungkin saja alat nya sedang rusak." ucap leo.
" jadi kita tidak boleh langsung percaya ke aslian video itu." ucap leo lagi.
" persetan dengan semua itu." ucap sean.
" KANAYA ........" ucap sean dengan penuh amarah dan kebencian.
sean langsung keluar dari ruangan nya dengan berjuta rasa marah...dengan tangan yang mengepal keras.berjalan cepat seperti ingin mencari pelampiasan.
" aku harus mengikuti tuan.tuan pasti akan menemui nona." ucap leo dan langsung mengikuti sean.
kini sean sedang menjalankan mobil nya dengan sangat kencang.satu tujuan nya adalah menemui naya
sorot mata yang merah hati yang hancur dan sudah pasti juga rasa marah dan benci menyatu sempurna di hati sean.
leo mengikuti sean dari belakang.
" tuan sangat benci pengkhianatan.aku takut tuan akan menyakiti nona." ucap leo.
" tapi siapa yang telah mengirimkan video itu dan apa tujuan nya" ucap leo lagi sambil menyetir mobil nya.
" tuan menjalankan mobil nya dengan sangat cepat." ucap leo terus fokus pada mobil sean yang ada di depannya.
sampai di depan gerbang sean membunyikan klakson dengan sangat kencang berulang ulang kali.pertanda ia tidak sabar menunggu gerbang di buka.
penjaga pun berlari segera membukakan gerbang.
sean turun dari mobil nya sambil membanting pintu mobil dengan sangat keras.
tampak pak mus ada di depan pintu untuk menyambut tuannya.
" selamat sore tuan...." ucap pak mus.
sean tidak menjawab....
dan terus berjalan masuk ke dalam mansion.
"ada apa dengan tuan...seperti nya sedang marah." ucap pak mus.
pak mus melihat ada leo yang baru turun dari mobil..
" pak mus di mana tuan..." ucap leo panik.
" tuan baru saja masuk ke dalam.sepertinya tuan sedang marah." ucap pak mus.
leo sangat yakin sean pasti akan menemui naya.
" K..A..N..A..Y..A...AA" teriak sean sambil membanting pintu kamar nya.
beraambung.....
__ADS_1