Air Mata Kanaya

Air Mata Kanaya
eps.59 berkunjung ke panti.


__ADS_3

" maaf ya tik....lama." ucap naya.


" nggak apa apa nay..." ucap tika.


" ini....." ucap naya memberikan sebuah amplop coklat berisi uang.


tika menerima amplop itu dan membukanya.


" nay....ini banyak sekali. uang gaji ku nggak segini banyaknya." ucap tika terkejut dengan jumlah uang yang di berikan naya.


" ini uang dari ku.aku titip buat anak anak panti ya." ucap naya.


" apa tuan sean tahu...???? tanya tika.


" tahu..." ucap naya.


" ya sudah aku berangkat dulu ya..." ucap tika.


" kamu naik apa ke sananya."???? tanya naya.


" kereta api.." ucap tika.


" kenapa kamu nggak minta sekertaris leo mengantarmu." ucap naya.


tika diam sejenak...


" memang aku siapanya dia..." ucap tika sedih.


" ya sudah aku berangkat dulu ya.." ucap tika beranjak dari duduknya dan memeluk naya.


" hati hati..kalau udah sampai telpon aku ya." ucap naya.


tika mengangguk dan pergi keluar dari mansion sean.


tika naik angkot untuk pergi menuju ke stasiun.2 jam lagi jadwal ke berangkatan kereta ke kota C.


setelah 30 menit perjalanan akhirnya tika sampai di stasiun dan segera membeli tiket.


tiket sudah di beli kini tika tinggal menunggu kereta datang.


saat duduk di bangku tunggu tiba tiba tika teri ngat pada sekertaris leo.


jujur dalam hati tika memang masih berharap pada sekertaris leo.tapi ia juga tidak ingin terlalu bermimpi untuk mendapatkan nya.


tapi tika juga tidak boleh egois.ia juga harus mencari keberadaan adam.kini tika hampir menyerah dengan semua yang ingin di perjuangkan.


antara sekertaris leo atau kak adam.


tika bingung apa yang harus di lakukannya.


20 menit menunggu akhirnya kereta pun datang.tika masuk ke dalam kereta dan siap berangkat.


** di mansion sean**


sudah jam 9 belum juga ada tanda tanda sean bangun.naya jenuh dari tadi menunggu sean bangun.


naya sudah melakukan berbagai pekerjaan rumah untuk menghilangkan kejenuhannya sampai semua pekerjaan beres tapi sean juga belum bangun.


kini naya ada di tempat tidur sedang memainkan hpnya sambil menunggu sean bangun.


naya sedang melihat lihat salah satu aplikasi di hp nya yang menampilkan berbagai macam barang tentang wanita.mulai dari baju tas sepatu ataupun make up.


"baju nya bagus bagus sekali..tasnya juga." ucap naya.


tapi naya terkejut setelah melihat harganya.


" mahal sekali..." ucap naya.


terkejut dengan harganya yang mahal naya langsung menatap ke arah brankas yang berisi banyak uang.ia pun menatap sean.


" apa aku minta tuan sean untuk membelikannya ya..???? batin naya.


" tapi nanti di sangkanya aku cewe matre." batin naya.


" apa aku diam diam ambil saja uang di brankas itu." ucap naya.


" ah...tidak itu kan sama saja mencuri." ucap naya lagi.

__ADS_1


"aku mendengar mu sayang.." ucap sean dari balik selimutnya.


"apa......" teriak naya terkejut.


" tuan bukannya tidur." ucap naya panik.


" kamu berisik sekali gimana aku bisa tidur." ucap sean.


" maaf...." ucap naya.


" apa tuan mendengar yang saya katakan tadi." tanya naya.


" hmmm......" ucap sean.


" semuanya.."???? tanya naya lagi.


" semuuuaaa...." ucap sean.


naya senyum senyum menatap sean.


" kenapa kamu senyum senyum seperti itu." tanya sean.


naya menunjuk ke arah brankas.


" kamu mau uang.." ucap sean.


naya mengangguk.


" emangnya kamu mau beli apa.??? tanya sean.


" saya ingin beli baju tas sepatu dan juga make up." ucap naya.


" baju tas sepatu boleh....make up tidak boleh." ucap sean.


" kenapa...??? tanya naya hera.


" aku tidak suka wanita yang memakai make up."ucap sean.


naya bingung maksud sean mengatakan hal itu.


" bukankah laki laki itu suka sama wanita yang cantik." ucap naya.


"aku mencintai mu apa adanya dan aku lebih suka kamu tanpa make up." ucap sean.


naya terdiam terharu mendengar apa yang di katakan sean.


" tuan...." panggil naya.


" hmm....."jawab sean.


" terima kasih sudah mau mencintaiku." ucap naya.


sean menatap dan membelai pipi naya.


" tetaplah bersamaku...." ucap sean lembut.


naya mengangguk dan memeluk sean hangat.


" ayo....bersiap siap lah." ucap sean.


" bersiap siap apa tuan...????." tanya naya bingung.


" bukankah kamu ingin belanja..." ucap sean.


" benarkah....oke." ucap naya.


begitu senangnya ia langsung lompat dari tempat tidur dan langsung pergi ke kamar mandi.


" berhati hati lah sayang kamu bisa jatuh.." ucap sean.


sean tersenyum bahagia melihat sang istri yang begitu senang saat di ajak belanja.


di dalam kereta tika sudah tidak sabar ingin segera sampai di panti.sudah 3 tahun ia tidak mengunjungi panti tempat di mana ia di besarkan.


tempat di mana ia bisa mendapatkan kasih sayang tempat di mana ia bertemu dengan adam.


*********

__ADS_1


" kak adam.....*jangan tinggalin cantika."


" kak adam kan sudah janji akan selalu sama sama cantika*."


masih teringat jelas saat saat di mana cantika kecil harus berpisah dengan kak adamnnya.


dengan kaki kecilnya ia harus berlari mengejar mobil yang membawa adam pergi jauh dari nya


jauh dan lama entah kapan mereka akan di pertemukan lagi untuk hanya sekedar mengingat masa masa kecil bersama tersenyum bersama menikmati hidup tanpa beban apapun.


" apa aku harus berhenti mencari mu kak."???? batin tika.


" aku lelah...." batin tika lagi.


" bagaimana jika saat kita bertemu ternyata kakak sudah bersama orang lain."batin tika.


itu lah yang seharusnya menjadi satu resiko di mana takdir sudah mengambil alih jalan yang kita rencanakan dari awal.tapi apa daya kita sebagai manusia harus mengikuti alur takdir yang sudah tersusun rapih dan memang akan terjadi bagaimana semestinya.


berusaha untuk kuat tapi tetap saja bohong adalah satu alasan untuk kita tetap bertahan.


tapi jika kita sudah sampai pada titik jenuh yang rapuh di saat itulah langkah akan terhenti.


akhirnya tika sampai di panti.


di depan gerbang ia menatap tempat yang sudah 3 tahun ia tinggalkan dan ternyata masih sama seperti dulu.


" tika....." panggil seorang wanita paruh baya.


wanita itu adalah bu marni.ibu panti yang sudah merawat tika sejak kecil.


" ibu....." panggil tika.


mereka pun saling berpelukan untuk melepas rindu karena sudah lama tidak bertemu.


" bagaimana kabar mu nak...."??? tanya ibu panti.


" tika baik baik saja bu....bagaimana dengan ibu dan adik adik di sini." tanya tika.


ibu panti diam sejenak mendengar apa yang di tanyakan tika.


" ada apa bu....kenapa ibu diam saja." tanya tika heran.


" tidak ada apa apa....." ucap bu panti gugup.


" apa terjadi sesuatu di sini."???? tanya tika.


" tidak ada...semuanya baik baik saja." ucap bu panti.


" ayo...masuk kamu pasti capek." ucap bu panti mengajak tika masuk.


" kak tika....." ucap anak anak panti bersamaan saat mereka bertemu dengan tika.


" kalian....." ucap tika.mereka pun berpelukan.


" bagaimana kabar adik adik kakak semua." tanya tika.


" kami baik kak....." ucap putri salah satu anak panti.


" sudah...sudah...kak tika nya mau istirahat dulu.kalian bermain dulu ya." ucap bu panti.


" iya bu..." jawab anak anak panti bersamaan.


" ibu sudah merapihkan kamar mu...istirahatlah." ucap bu panti.


" terima kasih bu..." ucap tika.


" oh ya...bu ini ada titipan dari teman tika." ucap tika memberikan amplop yang berisi uang dari naya.


" terima kasih..." ucap bu panti.


tika masuk ke kamarnya.sudah lama ia meninggalkannya tapi semua nya tetap sama.


ia merebahkan tubuhnya yang terasa


lelah setelah 5 jam melakukan perjalanan jauh.


" apa di sinilah tempat ku yang sebenarnya." batin tika.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2