Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 107


__ADS_3

"Huuaaaaaa, , , ,aaaaa, , ," teriak mereka berdua kemudian berlari,


"Hahah,hahah lucu banget mukanya " Zelda tertawa terpingkal pingkal melihat reaksi suster ngesot yang tadi dengan sengaja di injak kakinya.


"honey, kamu keterlaluan" Seru Revin.


mereka melanjutkan langkah mereka,sedang Zelda sambil tertawa berjalan mundur sambil memegang tangan Revin..


DUG


"UPS" Zelda sedikit terkejut mendapati punggungnya menempel pada sesuatu yang bergoyang.


"POC, , , ," ucap Revin pelan


terlihat pocong bergoyang goyang dengan wajah hitam dan mata putih berbola mata hitam namun sangat kecil.


"khhmmmm" erang pocong itu pelan


Zelda masih tidak bergeming,ia menatap Revin yang hampir mau tertawa,tapi sebelum tertawa Zelda terlebih dahulu berteriak


"Aaaaaaaaaaaaa , , , poc-cooooong , , , " teriak Zelda langsung loncat ke pinggang kekar milik Revin dan langsung melingkarkan lengannya pada leher Revin..


"lari kak ,cepat, , lari" histeris Zelda menghentakkan kakinya.


"Kkhhmmm" suara erangan yang menyeramkan terdengar lagi dari si pemeran pocong.


Revin berlari melewati Pocong itu.setelah di rasa cukup aman barulah Zelda turun dari gendongan Revin ,


"aarh akhirnya,selesai juga" ucap Zelda


"Gilaa a a seru banget honey, thanks" ucap Zelda berjalan pelan ingin keluar dari wisma itu


"Aaaarrrkkk " tiba tiba seseorang berteriak sambil berjalan ke arah mereka dengan memegang golok.


Revin dan Zelda menoleh,


"ku rasa ini tidak ada dalam penjelasan yang tadi di kasi tahu oleh pembimbing itu," ucap Zelda


"Lari" ujar Revin menggandeng tangan Zelda berlari


belum beberapa meter Zelda tersandung dan terjatuh,kemudian seseorang dari arah Zelda tersandung sedang melayangkan sebuah balok berukuran besar,sedang dari arah samping kiri Revin seseorang juga berlari membawa sebuah pisau untuk menyerang Revin,sontak saja kaki kanan Revin menendang orang yang berusaha memukul Zelda dari belakang,dan tangan kiri Revin untuk balik menyerang orang yang membawa pisau,


BUGH


DUGH


Dua orang itu terkapar,yang satu ke depan Zelda dan yang satu lagi mendarat di tubuh temannya yang juga membawa golok tadi.


Zelda terbangun dan berdiri tegak sembari membersihkan tubuhnya dari kotoran di lantai.


Kini posisi mereka berdua saling membelakangi, bersandar pada punggung masing masing.


"Siapa kalian?" ujar Revin


"Banyak omong,serang" ujar seseorang yang membawa golok

__ADS_1


"hiiIyaaaa" teriak mereka


tangan Zelda dan Revin bertautan di belakang,Zelda bertumpu pada punggung Revin dan berhasil menendang si pembawa balok, bersamaan dengan itu di depan Revin sedang melayangkan goloknya,Revin menunduk dan golok itu melayang tepat di atas wajah Zelda,saat tiba Zelda mendaratkan kakinya di lantai,Revin berjongkok sambil sedikit berlari dengan tangan di rentangkan saat tiba di depan mereka barulah Revin sedikit menekan tangan nya ,berhasil membuat mereka berdua mundur.


yang satu itu berlari membantu temanya untuk bangun,kini mereka bertiga berdiri kembali dengan masing masing senjata,


"pengganggu" sinis Zelda


"Serang, , , huaaaaaaa" teriaknya lagi.


Karena gelap dan dan tidak membawa senjata apapun,Zelda tersandung kabel di lantai dan terjatuh, kesempatan itu mereka ambil untuk menyerang balik,


Zelda jatuh tengkurap,Revin berhasil menghindari serangan lawan,tapi saat Zelda terjatuh Revin tidak fokus dan


bugh


balok itu berhasil mengenai punggungnya,sedang yang lain menginjak punggung Zelda,


dugh


"Haha,jangan macam macam atau wanita ini berakhir di sini" ancamnya sedikit mengancam Revin.


Revin melihat Zelda yang tak bergeming sedikit merasa khawatir,tapi saat Revin melirik tangan Zelda yang terlentang begitu saja,revin tahu saat ini kekasihnya itu sedang bersandiwara,Zelda pura pura pingsan agar mengetahui apa maksud mereka menyerang.


"Apa mau kalian?" tanya Revin sedikit berteriak


"Serahkan dompet dan hp kalian serta kunci motor atau mobil yang kalian pakai ke sini" ujar salah satu dari mereka.


"Oh jadi kalian perampok," ujar Revin santai.


melihat dompet tebal dan kunci mobil mewah ,seketika mereka bertiga serasa menemukan harta karun


"Cepat serahkan" ujar nya sambil mengulurkan tangannya.


sebelum menyerahkan,Revin terlebih dahulu melirik ke tangan Zelda yang bergerak memberikan Kode kalau dia sudah siap .


" mau?" ujar Revin mengulurkan tangannya ,


sebelum para perampok itu mengambil dompet dari tangan Revin,Zelda membalik tubuhnya keras dan langsung menendang ************ orang yang menginjak tubuhnya tadi,sedang yang lain terkejut dengan tindakan Zelda ,Zelda mengambil kesempatan itu untuk menendang kembali kaki mereka bersamaan dengan dirinya terbangun.


Revin kembali memeluk Zelda dari belakang dan Zelda bertumpu pada tubuh Revin sedang kakinya terulur menendang mereka semua,alhasil tubuh dan senjata mereka terlepas begitu saja dari tangan mereka dan tubuh mereka terpental ke dinding pembatas .


suasana gelap dan sepi serta tempatnya di Arena wisma hantu membuat orang tak mendengar apapun dan jika ada yang mendengar pun pasti mengira bahwa orang yang berkunjung ke sana sedang lari ketakutan di gangguin hantu jadi jadian wisma itu.


Revin hanya diam tak bergeming melihat mereka terkapar di lantai sambil memegang perut merek dan wajah lebam mereka.


"Kalian salah sasaran merampok kami" ujar Revin menggandeng tangan Zelda berlalu,namun baru beberapa detik berjalan sebuah pisau melayang di belakang mereka,ketajaman pendengaran Revin dengan spontan menarik tubuh Zelda untuk menunduk..


syyuut


JLEB


pisau itu menancap dinding wisma yang terbuat dari triplek.


Zelda berbalik dengan aura Dewi kematian nya,dan dengan tatapan iblisnya, membuat mereka semua bergetar ketakutan.

__ADS_1


Zelda berjalan ke Arah seseorang yang melempar tadi dan mendorong tubuhnya dengan kakinya hingga tubuh orang itu bersandar pada dinding wisma hantu itu,


Zelda menginjak kasar tubuh lelaki itu,


tanpa berbicara Zelda ngambil golok di sebelah orang itu dan langsung melayangkan nya ke wajah lelaki itu.


semuanya memejamkan mata,melihat Zelda melayangkan golok itu pada tubuh temannya.


JLEB


golok itu mendarat sempura di dinding berbahan triplek tepat di samping wajah si perampok.


"Salah kalian macam macam dengan saya" seringai Zelda.


"sekali lagi ku dapatkan kalian melakukan semua ini,jangan harap kalian bisa melihat hari esok lagi"


"Aa-aampun" ucap mereka .


Zelda dengan anggunnya berbalik dan menggandeng lengan Revin dan berjalan keluar dengan santai seolah tidak terjadi apa apa.


Bugh.


Zelda terduduk memejamkan mata pada jok mobil Revin,ia menekan tombol agar jok itu dengan otomatis bergerak dan merubah posisi dari sebuah kursi menjadi sebuah kasur,agar Zelda nyaman dalam tidurnya.


"minum dulu,pasti capek" ujar Revin memberikan sebotol minuman pada Zelda.


Zelda meraihnya,tanpa merubah posisinya ia membuka tutup botol itu da meneguk minuman itu sambil tertidur,


"Honey,kalau minum bangun dulu" ujar Revin menperingatkan.


"Nih,ucapnya menyerahkan botol minuman itu namun dengan mata masih terpejam,


tanpa di sadari Revin menepikan mobilnya dan berhenti di pinggir jalan,


Zelda tak menyadari hal itu,sampai saat sebuah benda kenyal,basah nan dingin menempel sempurna di b1b1r manisnya dengan lembut.


zelda membuka matanya,namun tangan kekar Revin telah menelusup ke tengkuknya dan memperdalam c1um4n nya,


Zelda tak bergerak,malah menikmati l*m4tan lembut itu dengan mata tetap terpejam,


hingga sampai akhirnya.


tok


tok


tok


(bersambung)


2 bab cukup malam ini Yach


lanjut besok !n


semangat 💪 ngehalu

__ADS_1


salam kity-kity 😻


__ADS_2