Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 78


__ADS_3

Tante sudahlah jangan ngomongin Zelda terus,aku kesel nih" ujar Cindy cemberut.


"Ma sudahlah,mungkin dia punya batasan membicarakan atasannya" ucap papa Revin


Sang supir tersenyum


"Untung saja papa king Revin paham" gumam sopir itu


memikirkan alasan apa yang akan ia berikan jika mama revin kembali bertanya.


sementara itu d Rumah sakit


ruang operasi masih menyala menandakan masih berlangsung nya operasi pengangkatan peluru di bahu Diwa.


"Zel gimana ini?" khawatir Sinta


sedang Andi dan Revin duduk tenang menunggu operasi selesai.


"sudah kalian tenang saja,Diwa kuat dia bisa" ucap Revin menenangkan.


Tiba tiba Zelda teringat sesuatu


"Bagaimanapun keadaan Tiara?" tanya Zelda


"tidak bisa di hubungi zel" jawab Andi pelan


Zelda menekan tombol di telinganya


"Lacak keberadaan Erland dan kirim beberapa bantuan untuk membantu nya" perintah Zelda


",,,,,"


"Kirim laporan padaku secepatnya" ujarnya lagi.


**


"Johan lepaskan Tiara " teriak Erland saat dirinya mendapati Tiara yang kini dalam genggaman nya.


awalnya Johan hanya menculik Tiara untuk berbicara 4 mata dengannya,Johan ingin meluruskan masalah dirinya dengan Tiara.


"Lepasin! " Tiara meronta saat dirinya di bekap oleh Johan dengan tangannya.


"Please Ra,aku mohon kota bicara sebentar" ujar Johan memelas


"Gak aku gak mau,sudah tidak ada yang harus di jelaskan lagi,Johan. semuanya sudah jelas" balas Jihan tak kalah keras.


"gak Ra,aku mau kita tetep bicara sebentar saja" paksa Johan sambil menarik tangan Jihan


"Lepasin sak-kit Johan"


Erland samar samar mendengar Tiara menjerit,Erland berlari ke belakang dan


"Lepaskan tangan kotormu dari tanganya" teriak Erland.


Johan melirik dan kembali menatap Tiara tanpa memperdulikan Erland.


"Ayok Ra" Johan kembali menarik tangan tiara tapi segera di tepis Tiara


"Gak aku gak mau" tolak Tiara


"Br3ngs3k" geram Erland berlari ke arah Johan bersiap memukul Johan


tapi tiba tiba


Dor


dor

__ADS_1


terdengar beberapa tembakan dari arah tempat pesta.


Erland berhenti dan menatap belakang sedangkan Johan menggunakan kesempatan itu untuk menarik paksa tangan Tiara untuk dia bawa.


"kak Erland,cepat susul yang lain, di dalam lagi kacau,jangan perdulikan aku,aku bisa jaga diri kak" teriak Tiara


Erland pun di lema Antara menolong Tiara atau teman teman dan orang banyak yang ada di dalam,namun Zelda tepat waktu memintanya untuk tetap membantu Tiara ,untuk itu Erland kembali mengejar Tiara yang sudah di bawa kabur oleh Johan.


Erland kini sedang mengemudikan mobilnya,mengejar mobil Johan yang membawa Tiara,mobil Johan dan Erland kini kejar kejaran,


ckiiit


ckiiit


sssrrrrtttt


ssssrrrttt


suara klakson yang beriringan dan suara ban yang menggeser aspal begitu nyaring di telinga,tapi bagi penghuni mobil itu belum seberapa dan mereka pun kembali menambah kecepatan.aksi kejar kejaran masih terjadi dan Erland tak mau menyerah untuk bisa menyelamatkan Tiara.


"Aaarh..stooppp,Johan,stop!!!" teriak Tiara


Johan tak mendengar ia lebih fokus menatap ke kaca spion di mana Erland masih mengejarnya.


"Aaarh SHITTT!!! " Geram Johan


"Johan stopp,ku mohon Jo" tangis Tiara.


" apa yang mau kamu harapkan dari aku ha,aku sudah tidak ingin kamu ada dalam hidupku lagi,jadi please ku mohon stop,!" jelas Tiara dengan nada yang gemetar


ckiiiiiiiiiiiittt


"aaaarkh" teriak Tiara lagi karena Johan secara tiba tiba mengerem mobilnya dan berhenti di tengah jalan.


Begitu pun dengan Erland yang masih mengejar,d ia mengabaikan panggilan telpon dari Andi.


ckiiittttt


"Apa kamu bilang Ra,kamu bilang apa skali lagi?"


"Apa kamu tahu ,sejak kamu pergi aku tersiksa Tiara,aku gak bisa lupain kamu,aku masih cinta sama kamu" jelas Johan.


Plak


"Apa maksud mu hah,Di mana otak kamu hah,di mana perasaan kamu,wanita macam apa aku ini jika masih menerima kamu sebagai kekasih jika kamu sendiri berzina dengan adik kandungmu sendiri" cibir Tiara


plakk


tanpa sadar Johan menampar Tiara,pipi putih Tiara terlihat merah bertanda telapak tangan milik Johan.


"Ra,maaf Ra aku minta maaf" tangan Johan gemetar saat dirinya sadar jika dia menampar Tiara.


Sementara itu Erland mengetuk pintu mobil Johan dengan kasarnya.


"Johan buka" teriak Erland


Tapi Johan tak memperdulikan dirinya


"Lepas! " tangis Tiara mendapat tamparan masih memegang pipinya


"Please Tiara,kembali sama aku"


"gak,aku gak Sudi kembali lagi dengan orang yang sudah menyakiti aku" bentak Tiara


"Kalau kamu gak mau,orang lain pun tidak boleh milikin kamu" ancam Johan kemudian mengambil ponselnya dan segera menelpon anak buahnya untuk menghabisi Erland.


"Mau ngapain kamu Johan," teriak Tiara

__ADS_1


"Habisi dia" perintah Johan


"Gak,Kak Erland " teriak Tiara dari dalam mobil sedang tangan masih di genggam erat sama Johan


beberapa saat kemudian beberapa orang suruhan Johan datang dan mulai menghajar Erland satu persatu.


"jika aku gak bisa miliki kamu,maka siapapun tidak akan bisa miliki kamu juga " ucap Johan


"Gak,aku gak mau,kak johaaaaan" teriak Tiara


"Aku mencintai kak Johan,dan apapun yang terjadi aku akan tetap bersama dia dan akan tetap mencintai dia" balas Tiara lagi


"Diam kamu" bentak Johan.


sedangkan di luar erland kini sedang bertarung melawan beberapa anak buah Johan,satu tendangan membuat tenaga Erland melemah,dengan cepat dia kembali menyerang lawan,kaki kanan Erland angkat dengan tangan di ayunkan membuat dua orang terkapar tak berdaya,yang lain kembali menyerang dengan mengambil sebuah balok kayu yang di dapatkan di pinggir jalan, Erland mengambil ancang ancang untuk melawan dan,


Syuuut


syuuuut


syuuuuuutttt


satu kali ayun


dua kali ayun


tiga kali ayun


Tak berhasil mengenai Erland,hingga di ayunan ke empat Erland kehilangan konsentrasi karena salah satu musuh sedang mengayunkan kakinya mengarah ke tubuhnya, Erland menghindari kaki musuh tapi balok kayu itu tak dapat ia hindari hingga bahu yang sempat terluka saat insiden kemarin terkena lagi.


"Aaarh" jerit erland tertahan dan tubuhnya lemas ke aspal.


"Kaaaaaak" teriak Tiara dari dalam mobil terlihat ingin membuka paksa mobil tapi tak bisa karena Johan menguncinya dari dalam.


"Hahaha,hanya segitu kemampuanmu,hahaha" tawa dari salah satu pesuruh Johan.


satu di antara mereka mencoba mendekat dan menginjak dada Erland.


"aarhkk, Brengs3k loe Johan,lepasin Tiara" teriaknya yang kini tak memiliki suara.


"Habis kau hahaha" puas Johan dari dalam mobil.


"Jahat kamu Johan" ujar tiara.


Johan membuka pintu buat Tiara dan kini posisinya Tiara di tahan di dekat pintu mobil dengan di pegangi oleh Johan di belakang.


terlihat jelas tubuh lemas Erland saat ini,Tiara menjerit saat melihat Erland yang hendak di pukul kuat oleh orang yang menginjak tubuhnya .


"Lihatlah orang yang kamu cintai untuk yang terakhir kalinya" bisik Johan ke telinga Tiara sedang tangan Johan memegang kedua pipi Tiara dari belakang.


Tiara menggeleng dengan air mata yang sudah membanjiri seluruh wajahnya.


"Gak,gak,JANGAAAAAAAN" teriak Tiara melihat orang itu sudah melayangkan pukulanya ke arah Erland.


Bugh


dugh


sreeet


"Aaark"


(bersambung)


terimakasih sudah setia membaca novel ini,jangan lupa kasi dukungan pada novel karya author yang pertama ini dengan cara like,n komen kritik dan saran kalian ya,


terimakasih

__ADS_1


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻


__ADS_2