
tak,tak,tak
terdengar suara hentakan kaki dari luar,Tiara dengan cepat menyembunyikan amplop itu di bawah kasur yang ia duduki.ia sengaja berdiri mengarah keluar jendela
Brak
pintu terbuka dengan keras,Jihan masuk dengan gaya anggunnya si ikuti Zoya di belakang nya.
"Jangan coba coba buat kabur j4l4ng,buat apa kamu menatap jendela,berniat kabur? haha,tidak akan bisa,tempat ini sangat sepi dan jauh dari jalan raya,orang baru seperti kamu tidak akan bisa kabur dari sini " suara bariton Jihan seakan merusak gendang telinga Tiara saat ini,namun sebisa mungkin dia menahan agar tidak terlihat Manahan sakit telinga .
Tiara hanya membalik badan dan diam di tempat tanpa bersuara.
"Elo budek hah " teriak Jihan tepat di telinga Tiara membuat Tiara memejamkan matanya saking kerasnya Suara Jihan.
" ia han ,aku dengar " ucapnya gemetar tak berani menatap Jihan
"Apa loe bilang, Han? Jihan maksud elo? gak ada Kata Jihan di sini,panggil gue MAMI " ucap Jihan menekan kata mami
"I,,iya mami " jawab Tiara,, " awas loe gue balas loe nanti " gumam Tiara dalam hati
"Nih,gaji loe semalam,enak kan? udah enak di manjain sama om om berduit,dapat duit pula! ini pekerjaan yang sangat menyenangkan bukan? " entah kali ini Jihan mengejek atau apa Tiara hanya bisa diam tak menjawab apapun.
ia melempar yang pecahan 100rbuan sebanyak 10 lembar ke muka Tiara, setelah itu dia pergi
"Oh ya, satu lagi, persiapkan dirimu nanti malam om yang semalam akan ke kamarmu jam 10 malam nanti" ucapnya sebentar menghentikan langkahnya lalu berjalan kembali keluar dari kamar Tiara.
Tiara tersenyum setelah kepergian Jihan dari kamarnya,dengan senangnya dia menjatuhkan tubuhnya pada kasur nya. ia menatap langit langit kamarnya,perlahan ia meneteskan air matanya lagi,namun sesegera mungkin ia menghapusnya.
"tidak,aku tidak boleh seperti ini,aku harus kuat,aku harus bisa keluar dari neraka ini" tekatnya dalam hati,
Ia harus berfikir bagaimana bisa keluar dari tempat ini dahulu,lalu rencana selanjutnya dia akan fikirkan saat dirinya sudah berada di luar,
"Bagaimana pun caranya aku harus bisa keluar dari sini" monolognya sambil berjalan mondar mandir
"tapi, bagaimana caranya,di luar banyak penjaga dan aku tidak akan bisa keluar tanpa bantuan......Om Broto " ucapnya girang mendapat ide dari otak cerdasnya.
"yah ..om Broto pasti bisa membawa ku keluar dari sini " lanjutnya.
__ADS_1
***
Tiara malam ini sangat cantik,ia sedikit berdandan agar om Broto menyukai nya .
"waah,sangat sempurna,kamu sangat cantik sayangku " ucap pak Broto mendekati Tiara dengan sedikit rasa takut,ia takut kejadian semalam akan terulang lagi,
Melihat tak ada pergerakan dari Tiara pak Broto mencoba melakukan hal lebih dari sekedar mendekatinya,ia mencoba membelai rambut tiara lanjut ke wajah Tiara .
Tiara tersenyum dan membalas belaian om Broto dengan memegang tangan Om Broto . Om Broto pun sangat senang dengan balasan Tiara yang menerima kehadiran nya .
"Om,,ap perlu mereka melihat kita seperti Semalam lagi? " tanya Tiara dengan nada sedikit genit
"Aku tidak mau loh om,mereka berdua melihat tubuhku LAGI " lanjut Tiara sambil duduk di pangkuan om Broto dengan melingkarkan tanganya di leher om Broto.
"Aku hanya mau cuma om Broto yang bisa menyentuh dan menikmati tubuhku ini," lanjutnya lagi berbisik di telinga om Broto seketika membuat om Broto menegang akan hembusan nafas Tiara.
"Khem,khem,kalian keluar" printah om Broto pada bodyguard nya
mereka berdua pun keluar dengan heran,kenapa bisa dia begitu lembut pada bos mereka,jika mengingat semalam ia sangat memberontak bahkan memukul om Broto agar tidak di setubuhi olehnya,
"Hush kamu ini ,kan kamu dan kamu lihat semalam ada bercak darah di seprei,itu tandanya tidak ada yang menyentuhnya sebelum di sentuh bos,mungkin aja semalam dia takut,kan itu pertama kali buat dia,dan setelah merasakan kenikmatan semalam mungkin dia ketagihan,hahah " jawab bodyguard satunya lagi
di balas anggukan dan tawa renyah mereka mengakhiri gosip mereka.
Sedang di dalam kamar,Tiara dalam hati sangat jijik melakukan hal itu bahkan rasanya ia ingin mencekik leher om botak yang kini sedang mer**a ra**tubuhnya sang mengend*s 3nd*s punggung nya.
"Hoek,jijik gue,jika dia bukan kunci keluar dari sini,gue ogah bikin dia kaya gini" gumamya dalam hati merasa jijik akan dirinya sendiri.
"aah,,om semalam perm4inan om sangat memu4skan ,aku tidak menyangka om masih ku4t seperti sem4l4m " ucapnya berbalik menghadap om Broto dengan tangan di lingkaran di leher om Broto namun masih posisi duduk di pangkuan om Broto
"Hahaha,kamu bisa saja,itu semua karena kamu,aku tidak menyangka aku orang pertama yang memu45k4n** di r4nj4n9 hahahah" tawa om Broto membuat Tiara semakin geram ingin sekali mengakhiri permainan ini,namun demi rencananya ia harus tahan sebentar lagi,
"Hanya malam ini Tiara,kamu harus sabar,kamu harus kuat,kamu bisa" ucapnya dalam hati menyemangati dirinya sendiri.
saat om Broto memulai aksinya,Tiara sebisa mungkin menunda itu dengan berbagai macam alasan,mukai dari ingin kekamar mandi,pipis,bakhan sekedar hanya bersih bersih,tapi kali ini dia mentok tidak tau harus beralasan apa lagi ia mati gaya,
saat om Broto semakin dekat dengannya,
__ADS_1
OOM " Ucapnya pelan.
"huh..APA LAGI,KAMU MAU BERMAIN MAIN DENGANKU HAH " bentak om Broto
"BOD..."
"Ah bukan begitu om sayang,aku,aku, " ucapnya memotong perkataan om Broto yang ingin memanggil bodyguard untuk membantunya lagi.
"Terus apa lagi " ucapnya geram.
"mmmm,anu om,itu " ucap Tiara gugup.
"tapi om jangan marah ya ! " lanjutnya
Om Broto berdiri membelakangi Tiara,Tiara keringat dingin tidak tau harus berkata apa agar tidak di sentuh oleh om Broto lagi,
Katakan "
"sebenarnya,aku,mmmm aku sebenarnya,," ucapnya membuat om Broto geram
"AKU,AKU APA,CEPAT KATAKAN ATAU AKU PANGGILKAN BODYGUARD KU AGAR BISA MENIKMATI TUBUHMU SEKALIAN" ancam om Broto
"Jaa,jangan om,aku mohon jangan om,"
"CEPAT KATAKAN "
"Aku tidak bisa melakukan nya di sini " ucapan itu keluar begitu saja dari dalam mulutnya saat di bentak om Broto.
"MAKSUD KAMU APA HAH,KAMU COBA BERMAIN MAIN DENGANKU ,CUIH DASAR PELA***" marah om Broto
"Bukan begitu om,maksud aku,aku tidak nyaman di sini,aku ingin kita melakukan nya di tempat lain yang lebih romantis agar lebih n1kmat" alasanya terlintas dan terlontar begitu saja tanpa pikir panjang. yang bisa dia lakukan sekarang bagaimana membuat om Broto ini membawanya ke luar .
(bersambung )
semangat 💪 ngehalu
salam kity-kity 😻
__ADS_1