Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 108


__ADS_3

Zelda tak bergerak,malah menikmati l*m4tan lembut itu dengan mata tetap terpejam,


hingga sampai akhirnya.


tok


tok


tok


Suara ketukan pintu mobil membuat Revin melepaskan c1um4n nya.


Revin membuka kaca jendela mobilnya,terlihat beberapa penjaga keamanan menghampiri.


"Maaf pak,sedang apa di sini?" tanya seseorang itu


"eem, , ini saya lagi , , , " belum sempat Revin menjawab orang itu lebih dahulu mengatakan.


"lebih baik adiknya di bawa pulang saja pak,gak baik tidur di sini banyak begal,apalagi daerah ini s angkat rawan" jelasnya sambil melirik zelda yang masih terpejam.


"oh baiklah, terimakasih pak" ucap Revin


Revin kembali menyalakan mobilnya dan pulang ke arah markas, sesampainya di rumah ia membangunkan Zelda pelan.


"Honey,bangun!" guncangnya namun zelda tak bergeming


Revin akhirnya memutuskan untuk menggendong nya,


"Zelda kenapa?" tanya bik Maya


"Tidur bik, kecapekan" jawab Revin


"ya sudah sana,"


Revin melangkahkan kakinya menuju kamar Zelda,di letakkan nya perlahan tubuh mungil itu,kemudian ia tarik selimut untuk menutupi tubuhnya sampai ke lehernya,


"Aku janji,akan segera menemukan siapa dalang di balik semua Poto Poto itu" ucap Zelda pelan sambil mengelus rambut Zelda,


Cup


ia kecup singkat kening gadis itu kemudian keluar,di luar sudah ada bik Maya yang menunggu mereka,


"Kita perlu bicara!" ucap bik Maya dengan nada dingin


baru kali ini bik Maya berbicara sedingin ini,Revin pun merasakan jika ada hal yang sangat serius yang akan di bicarakan,Revin pun mengikuti bik Maya ke ruangan di mana biasanya anak anak santai.


Revin mendudukkan bokongnya di seberang bik Maya,sambil menunggu bik Maya bicara Revin mengambil segelas air yang sudah ada di meja itu.


"Kapan kamu akan menikahi nya" ucap bik Maya membuat Revin susah menelan ludahnya.

__ADS_1


sikap dingin bik Maya bisa di bilang baru pertama kali saat ini,


"Bik, , ," ucap Revin terjeda karena buk Maya langsung menyambar ucapannya.


"Jangan jadikan restu orang tua kamu jadi permasalahan nya Revin, bibik tidak terima," tegas bik Maya


"Bibik tidak mau tahu, secepatnya kamu urus orang tua kamu tanpa menyakiti hatinya lagi,"


bik Maya berjalan ke arah lemari dekat kursi itu, kemudian mengambil sesuatu dari dalam sana, " ini adalah foto asli yang di rekayasa oleh wanita iblis itu" ucap bik Maya melempar Poto itu bahkan bukan hanya satu,tapi beberapa foto yang menampilkan adegan yang sama dengan wanita yang sama dengan pria lain.


"Dari mana bibik tahu semua ini? bahkan aku belum menelpon otangku untuk menyelidiki semuanya" ucap Revin mengambil foto foto itu dan memastikan nya bahwa yang berada di foto itu bukan Zelda .


di dalam foto itu Revin mendapatkan satu foto yang tanpa sengaja memperlihatkan bagian pinggang sebelah kiri ada sebuah tato yang Revin yakini jika Zelda bukan pemilik tato itu,


bik Maya menghela nafas kemudian bercerita


flash back on


Pagi itu,bik Maya pergi ke sebuah pasar untuk membeli keperluan dapur, pas sampai di pasar ketika bik Maya mau membayar ia lupa membawa dompetnya.


"Astaga,lupa bawa dompet" ucap bik Maya


"Maaf buk nanti saya balik buat bayar ya,soalnya saya lupa bawa dompet" ucap bik Maya sopan


" baik mbak, belanjaan nya saya taruh sini ya" ucap pedagang itu


"Baik., " balas bik Maya sembari merogoh ponselnya untuk menelpon pak Bayu,selaku supir di markas TBW.


"Sisa pulsa anda tidak cukup untuk melakukan panggilan ini,segera isi ulang pulsa untuk dapat melakukan panggilan keluar" begitu lah suara khas manja sang operator seluler.


"hm,pulsa habis" gumam buk Maya merogoh kantongnya hanya menyisakan uang Rp 15.000


"cukup lah beli pulsa buat telpon saja" gumamnya lagi kemudian pergi ke luar untuk mencari konter


setelah menemukan konter ia segera mengisi pulas untuk menelpon pak Bayu,untuk meminjam uang buat membayar belanjaan yang sudah di pilih tadi,


"Pak cepat ya,Takut ibuk itu kita menipu nya" ujar bik Maya pada sambungan telpon ya


"Ya sudah tunggu di sana ya bik" jawab pak Bayu


"iya saya tunggu di konter mang Asep ya," ujarnya lagi


"iih bik Maya,udah kenalan aja sama pemilik konternya" goda pak Bayu


"Astaga pak Bayu,kan di plang nya tertulis jelas KONTER MANG ASEP, DAN DIGITAL PRINTING " jelas buk Maya


"Oh,iya iya tunggu sebentar ya" jawab pak Bayu mematikan ponselnya


"uuuh si bayu ini,suka skali menggodaku" gerutu bik Maya sambil menunggu pak Bayu menghampiri.

__ADS_1


sementara menunggu bik Maya melihat lihat apa saja yang ada di sana,bik Maya tanpa sengaja mendengar seseorang di sana sedang meminta pihak konter untuk mengedit Poto.


"Mas edit Poto ini bisa?" ucapnga


"Mau di apakan mas?" tanya pemilik konter


"nih,wajah wanita di foto ini mas ganti sama wanita ini,bisa gak?" ucapnya lagi sambil menunjukan sebuah foto di dalam ponselnya.


"Wah,mas saya gak berani,takutnya jadi di salah gunakan trs jadi masalah nanti" ujar pemilik konter.


"nih,saya kasi lebih,dan saya gak akan bawa bawa konter ini jika ada Maslah" ucapnya menyerahkan beberapa lembar uang pecahan si gambar 2 bapak.


"Iyah,tunggu sebentar yah" ucap pemilik konter


"Berapa lama?"


"30 menit lah mas" ujar pemilik konter itu lagi


"Ya sudah kallau gitu 30 menit lagi saya kesini ya,awas saja gak sesuai apa yang saya minta,saya bakar konter ini" ucapnya mengancam


"iya mas tenang aja" sahut pemilik konter itu.


setelah itu orang yang tadi pergi entah kemana,bik Maya hanya jadi pendengar yang setia,sampai matanya menangkap sesuatu yang sangat ia kenali,yah,foto yang tadi orang itu minta untuk di editkan ternyata fotonya Zelda,


"Lho itu kan foto Zelda!" gumamnya memperjelas matanya bahkan sampai mengucek matanya


mata bik Maya semakin melotot kala wajah Zelda di edit dalam sebuah foto tak senonoh milik siapa itu bik Maya tak tahu,


"Apa urusan mereka mengedit fotonya zel? " fikir bik Maya.


baru saja bik Maya ingin masuk,pak Bayu datang


"Bik,aduh saya capek baik cari konter ini,malah tanya kesana kemari lagi muter muter" ucapnya sambil menumpu tanganya pada kedua lutut nya menunduk.


"iish udah gak penting,yang penting sekarang tuh" ucap bik Maya memberitahu pak Bayu .


"apa?" tanya pak Bayu mengikuti arah pandang bik Maya.


"lha itu kan foto neng Zelda, , " ucapnya


panggilan Anggel hanya untuk para mafia saja,di luar dari itu semuanya memanggil neng,non,nona muda dll.


"iya makanya ayok masuk" ajak bik Maya.


"permisi pak?" ujar bik Maya


(bersambung)


semangat 💪 ngehalu

__ADS_1


salam kity-kity 😻


__ADS_2