Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 36


__ADS_3

"Kata teman zui itu , kakak bekerja malam hari kalau siang kakaknya tidur di rumah,tapi beberapa hari kakakknya itu tidak pulang ke rumah mereka,alasan kakaknya itu karena ia harus lembur kak di tempat kerjanya " jelas Zuita


"terus sudah beberapa hari dia gak pulang,,pas hari ke tiga polisi datang kerumah teman zui itu,katanya kakaknya di temukan meninggal di pinggir sungai sana " lanjut Zuita menceritakan apa yang ia ketahui.


"terus apa kata teman zui itu? " tanya Zelda


"cuma itu kak..zui takut kakak kan jarang pulang,zui gak mau kakak kaya kakaknya zui hiks,hiks," tangus zui memeluk kakaknya


" zui gak usah khawatir,sebelum orang mencelakain kakak zui,kakak zui udah tebas tuh kepala orang jahat " celetuk Sinta


"dasar o'on , bodoh ,mana ada seperti itu be** ! " tampol Diwa


"tau nih,anak kecil di gituin,awas loe " ancam Andi


"iya...iya..maaf " ucap Sinta


"sudah sudah,kalian malah ribut,udah ya zui gak usah hawatir,kakak punya teman teman yang siap bela kakak,nih mereka jadi perisai kakak,jadi zui tenang aja ya kakak akan baik baik aja " ucap Zelda menenangkan adiknya sambil mengelus pucuk kepala Zuita.


"hik..hik...kakak janji ya! " sendu Zuita


"iya janji " balas Zelda .


"ya sudah sana balik kamar,tidur terus ya " ucap Zelda


"iya kak.. daaah " balas zui keluar kamar Zelda sambil melambaikan tangan.


"Bagaimana? sampai sini kalian paham? " tanya Zelda


Mereka semua mengangguk,


"rencana kita apa sekarang? " tanya Sinta


"Kita ke markas dahulu, bicarakan sama kak revin," ucap Andi


"Tidak perlu,aku sudah bicara semalam sama kak revin,dia bilang selesai kita ujian kita selesaikan semuanya," ucapnya memandang temannya satu persatu


"sementara itu,kita biarkan saja dulu para tikus itu menikmati hari hari mereka dengan tenang" lanjutnya.


ting...


suara notifikasi dari ponsel milik Zelda


"siapa? " tanya Andi


"kita punya bukti tambahan,setelah itu kita selesai kan semuanya" ucap Zelda merebahkan dirinya di atas kasur king size nya .


******


"Gimana ? " tanya seseorang


"Beres bos...tidak akan tau kalau kita membuangnya ke sana " lapor sang anak buah


"Bagus,jika kalian tidak mau nasip kalian sama kaya dia,jangan pernah melawan apa yang gue katakan,Paham kalian " Sinisnya


"Paham Dad " ucap mereka serempak


"Kalian boleh balik bekerja ! " printahnya.


Merekapun semuanya bubar dan kembali bekerja,


"kak,,kamu sudah menyingkirkan nya kan? " tanya Jihan


"Beres,dia sudah tidak ada hahaha " jawab Johan


Yach,merekalah duo JJ yang tidak segan membunuh siapa saja yang menurutnya merugikan bisnisnya,bisnis yang sudah lama ini mereka geluti,bagi penghianat akan mendapatkan balasan bahkan nyawa nya menghilang,sama halnya seperti yang terjadi sama Juita,kakak dari teman Zuita.

__ADS_1


Juita adalah salah satu mucikari yang bekerja di sana,ia sudah lama bekerja pada duo JJ,Juita merupakan salah satu bintang malam di sana,karena kecantikan nya membuat para om om berduit selalu memperebutkannya,sampai suatu saat dia mendapat pelanggan dari om om yang ternyata adalah orang tua dari salah satu temannya dulu waktu masih SMP,dia melolak namun om om itu memaksanya,Juita tidak ingin menerima om itu karena anak dari om itu adalah teman SMP-nya ,mereka sangat dekat,bahkan sampai sekarang Juita masih berteman dekat dengan anak dari om itu,Juita tidak menyangka jika Ayah dari temanya itu tega melakukan hal seperti itu di belakang istrinya yang ternyata sedang sakit sakitan,


flash back on


"Om,,,maaf...saya tidak bisa melakukan nya dengan om " ucap Juita gemetar


"lho..kenapa? saya sudah membayar kamu mahal mahal untuk menemani saya " ucap om itu


"Apa om gak kasihan sama Tante di rumah,Tante lagi sakit om,bagaimana perasaan Rere jika tau bokapnya main perempuan di belakang mamanya " jawab Juita


"Persetan sama mereka,om hanya manusia biasa,om juga butuh menuntaskan hasrat om,kamu tau sendiri bagaimana keadaan istriku,mamahnya Rere,dia lumpuh,dia tidak bisa apa apa," jelas om itu


"Tetap saja om,om akan menyakiti mereka jika tau," lanjut Juita


Plak


plak


Om itu menampar Juita,


"kamu di sini kerja kan, bukan untuk ceramahin saya,tugas kamu melayani saya dengan baik,untuk keluargaku,kamu tidak perlu ikut campur,mereka urusanku " teriak om itu marah


"Aku tidak mau om" jawab ketus Juita ingin keluar


"mau kemana kamu pel*** ," ucap om itu menarik tangan Juita dengan kasar lalu menghempaskan nya ke kasur .


"kamu jangan coba coba kabur dari saya,atau kamu tau akibatnya," ancam om itu


"aku tetap gak mau om,aku gak mau nyakitin sahabat aku dan orang yang sudah aku anggap ibuku " teriak Juita seraya memegang pipinya yang di tampar om itu


"Keparat kamu,"


Plak


plak


" jika mereka tau,itu penyebabnya adalah kamu,kamu tidak akan bisa hidup tenang jika kamu mencoba membocorkan semuanya" ancam om itu sambil memegang pipi kiri dan kanan Juita dengan satu tangan dan menekannya sehingga membuat Juita kesakitan.


"saa....kiit..om " jeritnya


"sakit ini tidak akan kamu dapatkan jika kamu tidak melawan " lanjutnya sambil menghempaskan Juita


"Sekarang giliran kamu melayani saya dengan baik " lanjutnya sambil membuka kancing bajunya dan mulai menindih Juita


Juita meronta ingin di lepas,tapi sayang tenaga om itu jauh lebih kuat darinya,


Juita mencari cara bagaimana caranya agar ia bisa lepas dari om itu dan kabur keluar,


"aku gak mau om ...mmmmpp......mppppp" Juita meronta saat om itu dengan buat menc1um nya.


plak


plak


"Diam kamu,atau aku laporkan pada bosmu " ancam om itu lalu kembali menc1um Juita dengan nafsunya.


Bugh


Buhg..


"aaaarkkkkhhhh " teriak om itu saat keperkasaan nya di tendang Juita


"b4jinh4n kamu pel**** murahan ,,sini kamu" teriak om itu kesakitan


Juita berlari ke arah pintu keluar,namun di kunci

__ADS_1


"Hahaha...kamu cari ini kan.,kamu tidak akan lepas dari saya hahaha " tawa om itu sambil mengangkat kunci kamar yg mereka tempati


"SiaL...kenapa bisa om darma ke sini sih ,gue harus cari cara biar gue lepas dari dia ,gue udah gak mau kerja ginian lagi " ucap Juita dalam hati


"Om...ampun om..maafin saya " Juita memelas dengan mengatupkan kedua tanganya di depan dadanya.


"Baik,jika kamu tidak mau adikmu kenapa kenapa jangan pernah melawan saya " ancam om darma lagi


"****,kenapa mesti bawa adek gue,kurang ajar nih tua Bangka " geram Juita dalam hati


Juita masih memikirkan cara agar dia bisa lepas dari om darma,


"Sini sayang,kita bersenang senang hahaha " teriak om darma seperti orang yang sedang mabuk


Juita mendekat,saat om darma lengah ia mengambil pot bunga yang ada di nakas dekat kasur kemudian dia gunakan untuk memikul kepala om darma,kemudian dia mengambil kunci dan kabur.


Bugh


bagh


prank


prank


"aaaarrkkkk " teriak om darma saat kepalanya penuh dengan darah akibat pukulan Julita


Juita gemetar dan segera mengambil kunci kemudian dia kabur dari sana,


namun pada kenyataannya dia tak akan mudah keluar dari sana,di luar penjagaan sangat ketat,beruntung suara musik bak club malam bagaikan Dewi penyelamat buat Juita,Karen musik itu orang orang sekitar sana tidak curiga akan apa yang telah dia lakukan di dalam sana,


sementara Juita berusaha keluar, om darma mencoba menelpon orang orangnya yang berjaga di luar,


"Dia kabur ,.cepat tangkap dia jangan sampai dia lolos " perintahnya pada anak buahnya


Kemudian om darma beralih menelpon Johan


tut


Tut


"Halo pak,,ada yang bisa saya bantu " ucap Johan santai


"brengsek loe,punya anak didik gak bener,sini loe ke kamar gue,gue gak mau lagi pakai jasa dari loe,dia kabur brengsek, kepala gue bocor,cepat loe kesini bangsat ! " geram om darma langsung mematikan ponselnya.


"Sialan,,dasar pel**** murahan " teriak Johan


"aaarkh " amuk Johan membuat Jihan keluar


"ada apa ini kak,?" tanya jihan sambil menyapu sekeliling melihat semuanya berantakan


"anak sialan itu kabur,dan sekarang om darma memutuskan untuk tidak memakai jasa kita lagi,,,cepat temukan wanita sialan itu,jika perlu singkirkan dia,dia sudah buat gue rugi besar " marah Johan menyuruh anak buahnya mencari Juita


"Brengsek ! " geram Jihan


"Awas aja jika dia ketemu,gue habisin tu anak " lanjutnya pergi meninggalkan Johan


"mau kemana ? " tanya Johan


"Gue ada urusan " jawab Jihan singkat sambil melanjutkan langkahnya keluar


( bersambung )


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻

__ADS_1


__ADS_2