Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 109


__ADS_3

"Lha itu kan foto neng Zelda, , " ucapnya


panggilan Anggel hanya untuk para mafia saja,di luar dari itu semuanya memanggil neng,non,nona muda dll.


"iya makanya ayok masuk" ajak bik Maya.


"permisi pak?" ujar bik Maya


"eh iya buk,ada apa?" tanya sopan pemilik konter itu.


"itu foto, , , " tunjuk bik Maya


perkataan bik Maya langsung saja di sambar orang itu," ini tidak ada apa apa buk" ucapnya gugup sambil menyembunyikan foto itu.


"Maaf jika tidak ada keperluan silahkan keluar" ucapnya


bik Maya pun keluar tapi bukan untuk pergi, melainkan menunggu orang yang tadi memesan foto itu.


setelah menunggu beberapa lama,akhirnya terlihat beberapa orang berpakaian seperti preman,mengarah ke konter itu, kemudian berbisik dan mengambil foto itu,setelah itu bik Maya dan pak Bayu menghampiri pemilik konter itu.


"Ada apa lagi buk?" tanya gugup pemilik konter itu


"Saya kasi lebih dari orang itu kasi ke kamu,asal foto editan itu kamu kasi ke saya dan juga print kan Poto aslinya,


"Ee, , mm , , saya, , , " ucapnya terbata


"3×lipat" ucap bik Maya


"dan seperti mereka,saya tidak akan bocorkan tentang hal ini,jika kalian di sini terancam,saya akan menjamin keselamatan kalian," ucap bik Maya.


",Deal" ucapnya


setelah menunggu beberapa saat bik Maya pun mendapatkan apa yang ia inginkan dan setelah pergi berbelanja ia pun kembali bersama pak Bayu ke markas TBW.


flash back off.


"sudah bisa di pastikan ,Cindy lah biang keroknya." ujar Revin terlihat menggenggam tanganya dengan erat.


"Setelah ini urusanmu,silahkan urus urusan kalian tanpa melibatkan Zelda dan menyakiti nya lagi," ucap bik Maya kemudian pergi meninggalkan Revin sendiri.


Revin merogoh ponselnya,dan menelpon seseorang.


"Selidiki CINDY MEDINA ALANSKY, ,Apapun yang dia kerjakan dan dimana pun dia, saya minta kalian foto dan kirim ke saya" ujar Revin kemudian mematikan ponselnya.

__ADS_1


***


Di rumah kediaman HANDOKO ,


"pah, , papa, , " teriak mama selena menghampiri suaminya


"iya mah,kenapa hmm, , ," tanya papa Handoko sembari menyesap kopi tanpa gula dan membaca koran seperti yang biasa dia lakukan setiap paginya.


"pah,sudah baca berita Belum?" tanya mama Selena.


"berita apa sih mama,kalau ngomong itu yang jelas" ujar papa Handoko meletakkan korannya.


"itu lho pa, berita tentang perusahaan milik SANJAYA yang pemiliknya masuk penjara karena narkoba dan yang lebih parahnya lagi,dia itu yang kemarin menyerang dan ingin mencelakakan papa" ujar mama Selena


"Terus?" tanya datar papa Handoko


"kok terus sih pa, papa gak terkejut gitu?"


"kenapa mesti kaget si mah"


" astaga papa,itu semua terungkap Karena siapa coba? Zelda pa, , anak kita!!" jelasnya


"astaga mama,kirain kenapa? iya kalau itu karena Zelda ya kita harus bersyukur dong ,anak kita bisa menyelamatkan perusahaan dan menyelamatkan kita, kenapa mesti kaget sih mama?"


"astaga papa,ya jelas mama kaget,anak kita itu perempuan pah,dia melakukan itu mempertaruhkan nyawanya,papa gak khawatir sama dia?"


"Lagipula,hal hal kaya gini seharusnya mama bisa belajar untuk tidak mudah kaget,tidak mudah panik,Karena apa? sewaktu waktu kita pasti akan mendapatkan kabar yang seperti ini lagi bahkan lebih dari pada ini,ya kita doakan saja semoga anak kita selalu sehat,dan balik ke rumah tanpa lecet sedikitpun, selebihnya papa percaya sama Zelda dan Revin." jelas papa Handoko lagi .


"aaah sudah lah, kesel kalau bicara sama papa, " sahut jutek mama selena meninggalkan sang suami.


papa Handoko menghela nafas berat,ia dengan gampang berbicara sepeti tadi tapi hatinya dia lebih khawatir dari pada mama Selena,ia khawatir karena hidup dalam dunia yang luas tapi selalu merasa di awasi setiap saat,tidak bisa bergerak bebas,ia sangat khawatir suatu saat anaknya lengah nyawanya taruhanya,ia tak ingin itu terjadi,untuk itu dia sudah memikirkan bagaimana supaya anak dan istrinya hidup bebas layaknya manusia normal pada umumnya,ke sekolah tidak di awasi,ke kantor tidak di kawal,ke pasar tidak di temani,di rumahpun tidak ingin 24jam selalu di jaga dan di awasi,ia ingin kehidupan yang normal kembali sebelum mengetahui Zelda anak pertamanya adalah seorang mafia besar.


"huh, akan ku coba" gumamnya dalam hati.


***


"Tante,ini gimana? bagus gak buat gaun pernikahan ku nanti?" ujar manja Cindy


"Bagus,, kamu pilih yang lain coba" usul mama revin


"Baiklah Tante,aku kesaana dulu ya, , ! sahut Cindy.


"Aku harus kirim foto ini pada Revin ,aku akan buat dia segera menikahi Cindy" gumamnya memfoto beberapa gaun pengantin.

__ADS_1


Ding


ponsel Ervin berbunyi,ia segera menghentikan langkahnya dan merogoh saku celananya kemudian mengambil ponselnya,tertera nama " my mom" di layar ponsel itu


,Revin segera menggeser ke atas layar pipih itu


"Revin mama mau memilih baju pengantin buat mu,mama tidak mau tahu bukan depan kamu harus menikahi dengan Cindy,titik ,kalau kamu tidak mengikuti kemauan mama mama akan bunuh diri Revin, dengar itu" suara pesan dan nada ancaman dari mama revin kepada Revin.


"Astagaaa, , , aarkhh sial" kesal Revin .


"Maaf pak,ada apa" tanya Dion yang mengikuti langkah sang bos yang terhenti saat Ingin berjalan ke ruangannya.


"Tidak ada," ujarnya melanjutkan langkahnya.


Revin langsung memasuki ruangannya,dan duduk kasar sambil mengusap wajahnya


"Huh, mama mama, , kenapa sih percaya sama wanita ular itu" gumam Revin Tak habis fikir oleh mamanya


"Bagaimana ngomongin nya sama Zelda" gumam nya lagi.


sementara Revin lagi galau dengan keinginan sang mama yang memaksa nya menikahi Cindy, cindy dan mama revin melanjutkan untuk berSPA dan ke salon kecantikan.


setelah Berjam jam lamanya, mereka melanjutkan shoping mereka ke mall terbesar di sana.


"Eh Tante,itu bukanya si Zelda?" tunjuk Cindy ke arah zelda.


" hm, kampungan, heran Tante sama keluarga Handoko, kaya tapi kok anaknya kampungan" sinis mama revin.


Terlihat di ujung sana Zelda dan teman temannya sedang berjalan di tengah tengah luasnya pusat perbelanjaan itu,


seperti biasa,Zelda menggunakan kaos biasa dan celana jeans pendek, menggunakan topi dan rambut di ikat,meski begitu penampilan sederhana itu sangatlah mendapatkan perhatian banyak orang,Aura dari Zelda tak bisa di tandingi oleh siapapun, bagaimana pun dan apapun yang ia gunakan pasti membuat semua orang memperhatikan dirinya.


"Kita samperin yuk Tante" ajak Cindy berniat mempermalukan Zelda di depan banyak orang


(bersambung)


mau tahu cara Zelda melawan Cindy?


di part selanjutnya ya,.,


yuks komen agar author lebih semangat lagi berhalunya.


terimakasih

__ADS_1


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻


__ADS_2