
"Revin,tolong jelaskan " tanya mama revin yang tak habis Fikri apa yang akan di lakukan anaknya ini
"Revin mau menjemput menantu mama yang sesungguhnya " ucap Revin sambil tersenyum
"APPA!!!" kaget orang tuanya Revin.
"papa sama Mama ,Revin ingin meminta restu sekali lagi untuk Revin dan dia" ucap Revin penuh harapan akan anggukan kedua pahlawan nya ini.
mereka saling menatap setelah itu secara bersamaan juga mengangguk.
cep
semuanya mati lampu,tak ada pencahayaan sama sekali di sana,bagaikan malam hari yang ternyata di luar masih pagi
Zelda turun dari taksi ,segera ia berlari dengan cepat setelah membayar taksi itu,ia berlari sekuat tenaga agar cepat sampai,
kreeaaakk
gerbang besar itu terbuka lebar oleh tangan mungil zelda
tak menghiraukan dekorasi yang begitu cantik ,ia tetap berlari ,namun tak bisa di pungkiri ia sangat cemburu melihat begitu megah dekorasi pernikahan yang seharusnya miliknya itu,namun segera ia tepis perasaan itu karena tujuan utamanya ke sini untuk menyelamatkan Erland dan Andi.
"Kok sepi?" Tanya Zelda Apada dirinya sendiri,
"apa semua di dalam ?" fikir Zelda lagi..
"Aaark" terdengar sebuah teriakan yang Zelda sangat tahu itu suara jeritan siapa.
"Arrrk" Jeritan itu kembali terdengar membuat tubuh Zelda memanas mendengar suara Sabahat nya kesakitan
"Br3ngs3k" geramnya
"Erland,Andi di mana kalian" teriak Zelda namun tak mendapatkan jawaban
"Pasti di sana" gumamnya kemudian melangkah kn kalinya ke pintu besar gedung Megah itu.
BRAK
Dengan kasar Zelda membuka pintu besar itu,semua gelap tak memiliki cahaya,hanya cahaya siang yang mnjadi penerang mulut pintu itu,
Zelda berjalan pelan sambil mengerjapkan matanya guna melihat seisi ruangan itu,
sedetik kemudian semua terlihat terang benderang,
"Surprise" teriak Andi dan Erland membuat Zelda membeku di tempatnya.
"Kalian,, , " tunjuk Zelda pada Erland dan Andi
__ADS_1
"maksud kalian apa.?" bentak Zelda merasa di bohongi
Revin terlihat menghampiri Zelda,namun Zelda buang muka tak ingin menatap orang yang ia usahakan untuk di lupa,
Revin mendekati Zelda ,dan bersimpuh di bawah Zelda mengeluarkan sebuah kotak indah bernuansa pistol yang di desain khusus untuk dirinya,
"WILL YOU MARRY ME" ucap Revin
Zelda yang mendengar itu pun segera membalik tubuhnya,dan mendapati Revin bersimpuh di bawahnya dengan memegang sebuah kotak istimewa itu .
"Maksudnya apa? bukannya?, , ," belum sempat Zelda menyelesaikan ucapannya kedua orang tua Revin berjalan ke arahnya dengan tersenyum hangat menyambut kedatangan Zelda.
Zelda kembali menatap Revin,Revin menengadah pandangannya nya dan membuka kotak unik itu, terlihat cincin berlian yang sangat cantik ,jelas itu adalah cincin. berlian yang di pesan Revin khusus buat Zelda,
Zelda tentu masih tak percaya,ia kembali menyusuri setiap sudut ruangan itu mencari sesosok wanita yang di sangkanya sudah sah menjadi istri dari Revin.
"Zelda meisya Handoko,sudikah dirimu menjadi pendamping ku di dunia ini,menjalani hidup bersama dalam suka maupun duka dan akan selalu bahagia selamanya" ungkap Revin berhasil membuat mata Zelda yang tadi berkaca itu menjatuhkan cairan bening membasahi pipinya.menatap kembali Andi dan Erland,kedua orang tua Revin,dan seseorang mencondongkan tubuhnya keluar dari persembunyian nya dengan tersenyum ke arah Zelda, kemudian suara dari belakang Zelda juga membuat dirinya melirik kebelakang ,di sana terlihat orang tua Zelda dan adiknya serta kedua temanya sinta dan diwa yang terengah engah berlarian demi kejutan buat sahabat nya ini, mereka memperlihatkan senyuman mereka di balas senyuman zelda dan air mata penuh kebahagiaan,
ia tatap kembali Revin yang masih besimpuh dan menatap lekat wajahnya yang tersenyum,
"Will you marry me" ucap Revin ketiga kalinya
Zelda segera mengangguk dan berhamburan memeluk Revin dengan kuat,
"Hiks, , ,hiks, , ,hiks" tangis Zelda dalam pelukan Revin ,
"Jangan menangis lagi" ucap Revin
Zelda melonggarkan pelukannya dan berdiri kemudian Revin mengambil cincin itu lalu ia tarik tangan Mungin Zelda untuk memasukan cincin yang cantik itu ke jari manisnya.
"Cantik dan pas" puji Revin ,Zelda kembali memeluk Revin dengan kuat melepaskan kerinduan ,
"Maafin Tante ya" ucap mama revin menghampiri membuat Zelda melepas pelukan itu dan menatap mama revin yang tersenyum ke arahnya dan merentangkan tangannya meminta Zelda masuk ke dalam pelukannya,
Zelda pun dengan patuh memeluk mama revin,
"Om juga minta maaf ya" ucap papa Revin dan langsung memeluk calon menantunya itu.
Zelda baru tersadar kembali,bukan kah ini acara pernikahan Revin dengan Cindy.
"Tapii bagaimana bisa? bukankah, , ," ucapan Zelda menggantung
"Kami sudah tahu semuanya,semua apa yang di katakan Cindy tidak ada yang benar sama sekali,dia telah memfitnah mu sayang" ucap mama revin kembali.
Zelda melirik kedua orang tuanya dan adiknya zuita,ia berlari ke Arah kedua orang tuanya dan memeluk mereka dengan haru,
"selamat sayang," ucap mamanya
__ADS_1
"Kamu pantas Bahagia" ucap papa Zelda.
hari itu di mana hari kehancuran Cindy tapi menjadi hari kebahagiaan bagi Zelda dan Revin,hari itu mereka mendapatkan restu dari kedua orang tua mereka,dan kini secara resmi mereka bertunangan,
"Bagaimana bisa?" tanya Zelda
ternyata sepulang dari bermain wahana permainan itu,Revin mendapat informasi dari bik Maya tentang siapa Cindy,dengan cepat orang orang dari Revin mendapatkan bukti bahwa Cindy lah yang ada di foto itu,dan orang orang dari Revin juga memberikan beberapa bukti Cindy ke club besama lelaki yang ternyata mereka telah membooking sebuah kamar VVIP dan juga mengikuti Cindy di hotel tempat dia bermain gila dengan papa tiri nya,tak habis di sana revin juga mendapat bukti jika Cindy sedang hamil anak dari papa tirinya,anak buah Revin bukan hanya mendapatkan foto foto panas cindy melainkan juga video video nya bersama beberapa orang lain,yang salah satunya adalah papa tirinya,
Dengan begitu Revin dengan mudah memanfaatkan momen pernikahan dirinya yang sengaja ia setujui yang tujuannya untuk mempermalukan Cindy dan membuka semua kejahatan dan aib Cindy,agar orang tua Revin juga sadar jika Cindy bukan orang baik,dan semua rencana Revin berjalan dengan baik seperti apa yang ia bayangkan,
"Sempurna'" satu kata yang ia ucapkan saat ini
"tapi kan kamu gak pernah bilang ke aku kalau tujuannya ini" tanya zelda
"lho,kan aku sudah mengatakan nya saat kamu pulang dari mall Sama sinta dan Diwa" jelas Revin
flash back on
Zelda saat itu mendapatkan tlpon dari Revin,yang memintanya untuk berbicara.
"Honey,dengar baik baik, mama mengancam aku akan bunuh diri jika aku tidak menerima perjodohan itu" ucap Revin to the point.
"jadi kamu terima semua itu?" tanya Zelda syok
"Aku terpaksa,"
ucap Revin bum selesai tapi Zelda sudah salah mengartikan dan keburu pikirnya kalut akan pengakuan Revin yang menerima perjodohan itu,dan ia tak fokus mendengar penjelasan Revin setelah itu
"aku terpaksa, sementara menerimanya, sedang orang orang ku sudah menyelidiki semuanya,setelah mendapat kan bukti yang cukup,aku akan membongkar semua tentang Cindy di depan banyak orang,dengan begitu mama sama papa akan membenci dia,dan kita bisa memulai Hung kita yang baru dengan restu mereka,aku yakin honey,setelah itu papa sama Mama akan menyetujui hubungan kuta jelas Revin panjang lebar,
"Honey,kamu dengar aku gak?" tanya Revin
"Jadi kamu terpaksa?' tanya Zelda lagi
"ia "jawab Revin
di sini Zelda menganggap keterpaksaan Revin menerima perjodohan itu,tapi penjelasan Revin yang mengatakan terpaksa agar Revin bisa membuka kejahatan Cindy di depan banyak orang di acara pernikahan itu,
(Zelda salah faham,Karena terburu buru mengira Revin telah membuangnya)
Dan Zelda pun kembali kerumahnya dengan menangis tak henti,ingin marah tapi gak bisa marah dengan Revin,ingin mencaci maki tapi seperti mulutnya juga enggan untuk mencacinya,karena Zelda sangat mencintai Revin.
(bersambung)
semangat 💪 ngehalu.
salam kity-kity 😻
__ADS_1