Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 94


__ADS_3

"Aaaark kenape baby, kenape kamu jahat sama papa aku baby" geram boy sambil nyetir dan memukul mukul kemudi mobilnya.


"Kau harus menemui baby sekarang" ucapnya melajukan mobilnya dengan kencang,ingin menemui Zelda.


"Kita ketemu di cafe xx" pesan boy


Zelda mendapatkan pesan itu sudah tahu jika boy pasti sudah mengetahui tentang dirinya yang memporak porandakan markas papanya.


"anak ular mengamuk!" ujar Zelda


"Siapa honey?" ujar Revin kini yang sedang duduk di meja kerjanya sedang Zelda duduk di pangkuan nya.


"tidak masalah,aku kesana sekarang" ujar Zelda tanpa menjawab Revin dan mengetik di ponselnya.


"Oke aku otw sekarang" balas Zelda


Revin yang merasa tidak di hiraukan kini merasa gemas dengan Zelda,Revin semakin memeluk erat pinggang Zelda sampai Zelda merasa risih.


"Iiih,kenapa lagi sih " risih Zelda


"Honey,stop...! aku mau pergi" ujarnya


"mau kemana? " tanya Revin


"Cafe xx, anak ular sepertinya sudah tahu jika aku yang memporak porandakan tempat Papanya" jelas Zelda


"huh, kakak gak bisa ikut,kakak ada meeting 1 jam lagi" ucap Revin memelas


"dih,siapa juga yang mengajak" ledek Zelda mengangkat tubuhnya meloncat dari pangkuan Revin.


"Nakal kamu ya,awas saja nanti" gemas Revin


Zelda menengok dan menjulurkan lidahnya sambil berlari ke luar ruangan Revin.


"Ikutin Anggel tanpa sepengetahuan dia" ucap Revin di balik telpon genggam nya.


selang beberapa menit,boy terlihat sudah menunggu Zelda,boy dengan tidak sabar mengetuk ketuk meja di Sepang sesekali pandangannya mengarah ke luar cafe,


Zelda memasuki cafe dan tatapnya bukan langsung mengarah ke boy,melainkan mengarah ke dua sejoli yang lagi makan bersama dengan penuh cinta,


Zelda tak lagi melihat ke Arah mereka ia fokus mencari keberadaan boy, terlihat boy sudah mulai emosi,Zelda duduk dan langsung menyesap minuman milik boy yang belum di minumnya,


"Hai boy,ada apa kamu mengajakku ke cafe? ingin mengencani ku?" tanya zelda basa basi sambil meletakkan gelas juice milik boy.


"Baby" panggil boy membuat Zelda menengadahkan pandangannya.


"yea" Jawab singkat Zelda.


"Ape maksud awak merusak tempat papa Ku? ape salah papaku,?


"What,? jadi Maksud kamu mengundang ku ke sini untuk membahas ini? tau gitu aku tidak perlu dandan cantik" sombong Zelda


"Jawab baby? ape salah papa ku ? apa karena papa ku tahu jike kamu sering Main lelaki di luar sana? dan kamu tak suke papaku nasihati kamu ?" ujar boy

__ADS_1


"Oh,jadi om firman bicara seperti itu?" ujar Zelda santai


"Baby please jawab aku,aku bicara serius" ucap boy mulai meninggikan suaranya


"Jadi menurut mu aku juga tidak serius,hah? " ucap Zelda


"heh, ternyate kamu sama saje dengan wanita manapun,aku Fiki kamu berbeze dengan wanita yang lain,kamu baik,kalem, periang,tapi nyatanye ape? sama sama munafik dan sama sama wanita penghibur" hina boy


BRAK


Zelda mendengar ocehan boy menggebrak meja hingga orang orang di cafe itu terkejut dan langsung mengarahkan pandangannya ke Arah Zelda,tak terkecuali pasangan sejoli yang Zelda lihat saat memasuki cafe.


"Jaga bicara loe boy,gue bukan orang yang bisa loe hina semau Lo,dan gue bukan orang yang seperti loe maksud,jadi jangan pernah keluarkan kata kata kotor itu lagi di depan telinga gue,kalau loe gak mau menderita seumur hidup loe" ucap Zelda sedikit menekan dan melenggang pergi meninggalkan boy dengan emosinya,ia takut jika emosinya tidak mereda semua yang di cafe ini jadi korban.


"Menyesal gue suka sama loe" teriak boy


Zelda berhenti sejenak dan berbalik,kemudian tersenyum kecut sebagai balasan atas ucapan boy.


"Wanita seperti itu tidak pantas di cintai kawan,jadi carilah wanita lain ! " ujar tiba tiba Lelaki pasangan itu,


Zelda melirik nya dan tanpa mengucap apapun ia melenggang pergi dengan tatapan jijik


mereka adalah pasangan kembar duo JJ.


"Apa kamu mengenal nya?" tanya Jihan


"Tentu dia teman dari Tiara?" jawab Johan dalam hati tak berani memberi tahu Jihan bahwa dia bertemu Tiara saat acara malam itu.


"iya pernah,aku melihatnya saat acara pak Handoko beberapa waktu lalu" jelas Johan


Jihan hanya mangut menanggapi ucapan Johan.


"Yuk pulang ,aku kenyang" ujar Jihan


mereka pun pulang dan boy juga terlihat sudah tidak di cafe itu.


Johan tanpa sengaja melihat Zelda duduk di pinggir jalan dengan motor sport nya, seperti nya dia sedang menunggu seseorang,


"Anak gadis yang nakal itu bukan?" ucap Johan


"Iya,kenapa emangnya kak?" tanya jihan juga penasaran.


"Ach tidak apa apa" ucap Johan melakukan mobilnya dan mengetikkan sesuatu pada ponselnya


"Ikuti gadis yang ada di jalan xx flat nomer NNN, itu diam diam" tulisnya pada salah satu anak buahnya


segera Johan menaruh kembali ponselnya di sampingnya dan melanjutkan perjalannya untuk mengantar Jihan pulang.


sesampainya di rumah Johan langsung masuk kembali ke dalam mobil ya setelah ia membukakan pintu mobil untuk Jihan.


"Mau kemana lagi kak?" tanya Jihan


"kakak ada urusan,kamu di rumah dulu ya" jawab Johan langsung melesatkan mobilnya ke jalan yang tadi di mana dia melihat Zelda di sana.

__ADS_1


"Pasti ada apa apa!" tebak jihan


Jihan memberhentikan taksi dan mengikuti Johan,


"Gue yakin pasti johan menyembunyikan sesuatu dari gue" gumamnya sambil menggigit gigit kukunya.


"Pak cepat ikuti mobil itu" pinta Jihan


"siap non" jawab supir taksi itu


sementara jihan harap harap cemas mengikuti Johan karena takut ketahuan,Johan terlihat menghubungi seseorang.


"Bagaimana? " tanya Johan


"Di jalan xx" jawab orang suruhannya itu


"Baiklah kalau bisa cegat dia sekarang,gue sampai 5 menit lagi" ujarnya melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


melihat mobil Johan berjalan semakin cepat,Jihan pun merasa sedikit cemas takut tak menemukan jejak Johan


"pak lebih cepat ya jangan sampai ketinggian jejak" ujar Jihan cemas.


supir taksi itu pun lebih cepat mengendarai mobilnya tapi tidak terlalu berani untuk menambah kecepatan di karenakan jika ia melanggar peraturan kecepatan berkendara di atas normal bagi supir taksi maka sanksi hukum sudah menunggunya.


"Pak lebih cepat bisa" kesal Jihan


"Maaf non saya tidak berani,nanti saya kena sanksi dan saya mana ada buat ganti rugi" jelas supir taksi itu dengan sedikit ketakutan.


"Huhh ya sudah" kesal Jihan mencoba memahami


tak seberapa lama motor Zelda di cegat oleh beberapa motor milik orang suruhannya Johan


zzzrrrrttttt


ckiiiiiiiiiiiittt


Zelda mengerem mendadak di karenakan orang orang itu mencegat terlalu dekat.


"Aaarh,.. s14l,hampir aja" kesal Zelda memukul badan motornya dengan pelan


"Ada apa lagi sih" ujar Zelda sambil turun dari motonya.


beberapa orang yang mengikuti Zelda hanya bisa melihat dari jarak jauh saja.


"Mau apa kalian?'" tanya Zelda santai sambil maju beberapa langkah dari motornya


belum sempat mendapatkan jawaban, seseorang langsung menghajar Zelda dari samping kiri Zelda


"jangan banyak bacot, hiiiyaaaaa" teriaknya


(bersambung)


semangat 💪 ngehalu

__ADS_1


salam kity-kity 😻


__ADS_2