Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 143


__ADS_3

"Revin gue bisa buktikan kalau dia orang jahat,dia pembunuh bayaran " ujar Cindy memberi tahu Revin


"Dia?" tunjuk Revin pada Zelda yang masih di dalam di dalam mobil.


Zelda hanya diam tak memberikan respon apapun,ia seolah tak mau tahu tentang itu, begitupun dengan Revin ia memilih atuh tak acuh saat ini


"Gak penting " ujarnya kemudian menarik pintu mobilnya kembali.


"Revin percaya sama aku,dia gak baik buat kamu Revi " teriak Cindy


Revin membuka kaca mobilnya setengah ,Cindy menyodorkan sebuah bukti bahwa Zelda adalah pembunuh bayaran " rupanya kamu belum tahu pasti siapa kami" jelas Revin membuat tanda tanya besar pada Cindy mengapa dirinya dan juga orang tuanya biasa biasa saja melihat fakta yang ada,


"Sialan, , gue harus cari cara agar bisa menggagalkan pernikahan mereka" gumam Cindy sambil mengepal kedua tanganya di samping badannya.


"Dasar gila" kesal Zelda melihat tingkah Cindy yang tak henti hentinya mengusik hidupnya.


***


"Ngapain loe disini,pergi wanita ******" teriak Jihan melihat Tiara datang bersama Diwa,Andi dan erland.


"gue turut prihatin ya,atas apa yang menimpa loe dan juga anak loe" ucap Tiara mengambil duduk di bangku samping ranjang itu , sementara Diwa memilih duduk di sofa mengupas buah untuk di makannya dengan Andi, sementara Erland berdiri tegak di samping Tiara seakan dia pengawal Tiara.


"Pergi loe brengsek" teriak Jihan lagi.


"Gue rasa setelah melihat Ino elo tidak akan menyuruh gue pergi" ucapnya memperlihatkan sebuah berita trending topik tentang kejadian yang baru kemarin terjadi ,sebuah pesawat terbang jatuh saat menuju Negara L.


"Maksud loe apa, , pergi" teriak Jihan.


"Lihat yang benar bodoh" geram Erland melihat ke egoisan Jihan.


Jihan pun mengambil tab itu dan melihat kejadian kecelakaan pesawat yang menurut informasi setelah melihat serpihan pesawat di nyatakan semua penumpang meninggal,Jihan acuh Tah acuh , menurutnya buat apa melihat berita seperti itu jika tidak ada hubungannya dengan dirinya,namun rasa kesal itu tiba tiba hilang saat presenter berita itu menyebutkan nama nama dan juga alamat dari sebagian pesawat itu menyebutkan namanya dan juga kakaknya johan.


Jihan sangat terkejut mendengar nya" apa apaan ini? maksud loe apa?" tanya Jihan kaget pada Tiara


"Bukan kah di Berita itu sudah jelas?" ucap Tiara


belum lama seorang datang memberikan sebuah video lagi,


" tuan ini !" ucapnya kemudian pergi lagi.


Erland mengambilnya dan yang lain melihatnya merasa senang dengan kinerja orang orangnya, Erland tertawa puas.


"Hahaha, , ,good job" ucap Erland


Tiara mengambil alih rekaman video itu dan reaksi nya sama dengan mereka,sangat senang.

__ADS_1


ia segera berjalan kembali ke arah Jihan dan memperlihatkan rekaman itu,dan alangkah terkejutnya dia saat melihat di dalam rekaman beberapa orang dari pihak tim SAR dan juga pikah dari pesawat memberitahukan jika pesawat yang di tumpangi oleh Johan dan Jihan mengalami kecelakaan dan jasad mereka belum di ketemukan,


" Gak, , gak, , gak mungkin" teriak mama Jihan menggelang sambil meneteskan air matanya.


"Ada apa ma?" tanya papa Johan yang baru keluar.


mereka juga memberikan beberapa bukti keberangkatan mereka dan memberitahukan tentang kecelakaan yang menimpa kedua anaknya.


"Kalian jangan bercanda," teriak papa Johan menunjuk mereka


"Maaf pak,itu memang benar dan kami harus menyampaikan nya" ucapnya lagi


"huaaaaaaa, , ,papaa anak kita paa aaaa" tangisnya tak bisa menumpu tubuhnya hingga ia tergeletak di lantai


papa Johan segera memapahnya untuk mendudukkan istrinya di kursi dan mengusap usap punggungnya sambil berkata " papa yakin mereka bisa selamat" ucap papa Johan menenangkan istrinya


"Pah lihat beritanya hiks , ,hiks, , anakku, , " tangisnya begitu memilukan


"Jika begitu kami permisi" ucap mereka pamit.


"Paaaa anak kita lagi hamil pa, , anak kita hamil , ,ya tuhan anakku hiks , ,hiks , , " mama Johan masih menangis tak bisa menahan rasa sedih mereka.


"yang sabar ma,mungkin ini sudah jalan yang mereka sanggupi" ucap papa Johan


"Tapi pa , , , "


"meskipun mereka tidak pernah memperdulikan kita tapi mereka tetap anak kita .aku Tetap sayang mereka pa" ucap mama Johan kembali


"Aaaark, , apa maksud kalian melakukan semua ini hah" marah Jihan sampai membuang ponsel itu kesembarang arah.


video itu di ambil diam diam saat mereka menyampaikan berita kecelakaan itu,dan saat mereka semua pergipun masih ada sebuah camera yang sengaja di pasang yang mengarah ke ruangan tempat mereka berada saat ini


"Bagaimana Jihan" tanya Tiara senang.


"Brengsek kalian ,iblis kalian" bantak Jihan


"Loe yang iblis,loe yang brengsek" Banyak Tiara tak kalah teriaknya sambil menunjuk Jihan dengan tangan yang gemetar.


"tidakkah loe ingat bagaimana loe melempar gue kepada om om gendut itu dan juga para pengawalnya? loe lupa hah?" teriak Tiara lagi


"Bahkan loe sangat senang melihat kesucian gue di rampas oleh mereka,dan apa yang loe lakukan? elo melempar uang ke gue sebagai ganti dari kesucian gue,bukankah itu yang lebih pantas di sebut IBLIS, , haha!" teriaknya lagi


Jihan hanya bisa mengisi sambil ******* ***** selimut putih yang di gunakan saat ini.


"Jawab" teriak Tiara lagi membuat Jihan terkejut.

__ADS_1


Jihan menoleh" itu memang pantas buat loe yang sudah merebut orang yang gue cintai" ucap Jihan.


PLAK


PLAK


"aaarrhh.." jerit Jihan kesakitan mendapatkan tamparan keras dari Tiara.


"Brengsek emang loe,gak pantas loe hidup,gue bunuh loe" teriak Tiara mulai terbawa emosi dan mulai menarik rambut Jihan dengan keras


Jihan meringis kesakitan sambil memegang rambutnya yang di tarilk membuat tubuhnya sedikit terhuyung ke samping,beruntung erland di sampingnya menahan Tiara agar tidak membunuhnya di rumah sakit.


"baby stop" pinta Erland menahan Tiara agar tidak menyakiti.


"Gak gue bunuh dia" teriak Tiara lagi.


"Rara ini rumah sakit,jika dia mati di sini bisa bisa mereka curiga sama kita" ucap erland membuat Tiara menghentikan gerakannya.


"Bunuh saja " ucap Jihan seolah menantang.


"awas loe" tunjuknya


Andi dan Diwa melihatnya hanya sebagai penonton saja.mereka tak akan ikut campur karena merek berdua bisa menyelesaikan semuanya.


"Kita cukup jadi penonton saja" gumam Andi


"Enak juga jadi penonton VVIP" sahut Diwa melirik andi.


"Haish,. ,kupasin lagi buahnya, " pinta Andi


"aah elu mah,tadi udah masak minta lagi" ucap Diwa.


"buruan "


"iya bawel" ucapnya sambil melihat adegan selanjutnya.


"gue gak takut sama loe" ucap Jihan


"oh ya, , dan gue juga tidak akan pernah takut untuk membalas perbuatan elo" balas Tiara


"Gue yakin sebentar lagi Johan akan datang menyelamatkan gue,dan gue jamin meskipun kalian hebat kalian tidak akan bisa mengalahkan Johan" ucapnya.


"Hahahaha Johan , , ,loe mau ketemu sama dia,gue rasa gak bakalan bisa?" tawa Tiara


"maksud loe apa? ,jangan macam macam sama Kakak gue ,gue bunuh loe" geram Jihan

__ADS_1


" nih kakak Lo" ucap Tiara memberikan sebuah foto dan juga video rekaman CCTV di lokasi kejadian dia sama Johan tempo hari


Ctaaarrr !!!?


__ADS_2