
nyatanya Zelda tak tega membuang Della ke luar negri,dia lebih memilih mengasingkan Della ke daerah di mana masih berlaku adat istiadat leluhur terdahulu di suku pedalaman,
yaitu ke Kalimantan tepatnya di pedalaman Kalimantan,suku Punan.
Suku Punan atau Orang Punan ialah satu rumpun suku Dayak yang terdapat di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, mereka hidup berpindah-pindah mengikuti siklus migrasi hewan dan juga siklus tumbuhan di hutan.
Suku Dayak Punan ini termasuk suku dayak yang primitif, tinggal di goa-goa, anak-anak sungai, dan lain sebagainya. Populasi orang Punan paling banyak ditemui di Kalimantan Timur diperkirakan sejumlah 8.956 jiwa, tersebar pada 77 lokasi pemukiman, dan terpecah lagi dalam sub-sub kecil.
(di ambil dari mbah google )
Della yang notabenenya adalah wanita sosialita kini terasingkan hidup di hutan belantara sungguh neraka dunia baginya,ia berharap mati saja dari pada hidup di sini,
****
Lepas dari kejadian itu hubungan antara Diwa dan Tiara sedikit mencair, Diwa tidak lagi membenci Tiara dan begitupun sebaliknya Tiara kini sudah bisa membagi cerita pahitnya pada Diwa dan yang lainya,semua dalam beberapa saat ini terlihat damai,aman dan tenang,merek menjalani hidup mereka dengan baik dan sebentar bisa merasakan hidup tenang seperti orang biasa,hanya saja masih sedikit merasa selalu waspada akan setiap gangguan di sekitar mereka,tapi setidaknya tidur mereka nyaman.
Di tempat lain,sepasang kakak beradik kini saling adu pendapat tentang bisnis club mereka,
semenjak Tiara dan Juita pergi dari mereka tidak sedikit pelanggan lama mereka berpindah alih mencari tempat lain yang menyediakan stok wanita cantik dan **** seperti Juita dan Tiara.
meski Tiara anak baru namun nama dan foto Tiara sudah tersebar di berbagai ponsel milik para pelanggan setia dari duo JJ itu,
"ini semua gara gara kamu Han " tunjuk Johan pada adiknya Jihan
"apa kamu bilang,ini salah aku? dari mana salah aku, jika kamu tidak memakai hati kamu yang sok suci itu pada Tiara mungkin saja Tiara masih ada di sini" teriak Jihan lagi sambil menepis tangan Johan yang menunjuk dirinya itu.
"aaaarrk SIAL " teriak Johan kembali mengerang sambil menyisir kasar rambut nya dengan tangannya.
"Dan jika saja anak buah kamu kerjanya becus,mungkin saja Juita juga masih ada di sini " lanjutnya lagi.
"Aaark,brengs³k loe,B4nc1 tau gak,lemah ,melihat Tiara saja sudah membuat loe jadi becong kaya gini " secara tidak langsung dan ketidak sengajaan Jihan berkata seperti itu membuat johan kembali merasa dirinya terhina,
"Apa Lo bilang, B4nci? lemah?,sejak kapan gue lemah," ucap Johan tak terima jihan mengatainya lemah
Johan salah mengartikan kata lemah yang jihan lontarkan,karena tersulut emosi yang sangat besar Johan sampai tak bisa mengontrol dirinya di samping jiwa nya yang tak bisa jauh dari kata n4f5u tingkat dewa membuat dirinya hilang kendali.
"Aaww " ringis jihan kala Johan mendorongnya kasar sampai punggungnya membentur tembok
DUGH
"kak apa yang kamu lakukan " ucap jihan terkejut melihat Johan kembali menghantam tembok di samping wajah Jihan yang tersudut.
Johan tak mengindahkan perkataan adiknya ia terus berbicara sendiri seperti sedang kerasukan
__ADS_1
"kamu bilang aku lemah,aku banci, jadi selama ini kamu belum pu4s dengan apa yang sudah aku berikan ,huh? " tanya Johan sambil mengelus lembut wajah Jihan dengan seringainya yang membuat siapa saja akan ketakutan melihatnya.
"kak,kau mau apa?" tanya Jihan mulai merasakan kekhawatiran nya melihat tingkah kakaknya
"masih bertanya apa mauku? tanya Johan balik
Jihan hanya menjawab dengan anggukan kecil sambil menutup matanya ketakutan.
"aku akan membuatmu merasakan bagaimana banci yang lemah ini bisa membuatmu tak berdaya sampai kamu sendiri yang bilang stop" ucap Johan kemudian beralih ke b¹2r merah Jihan,
Jihan meronta,namun Johan tak membiarkannya lepas begitu saja.
"mmmpph lepasss" teriak Jihan sambil mendorong d4da Johan,tapi tenaga Jihan kalah telak dari tenaga Johan .
"ini kan yang kamu mau " ucap Johan menjeda akitivitas nya.
Jihan menggeleng sambil menangis "no,kak,no stop" ucapnya
"sssttt jangan menangis sayang ini tidak akan sakit kok,kemarin kemarin kamu sangat menikmati nya bukan " lanjut Johan seperti bukan dirinya
Jihan menyadari jika ini bukanlah Johan yang ia kenal,Johan yang ia kenal tak pernah seperti ini
Jihan kembali terisak kala tangan Johan kini dengan kasar menjamah tubuhnya,
"iissshh sa-kit kak" desis Jihan
Johan tak perduli dengan tangisan Jihan,yang ia fikirkan saat ini bagaimana membuktikan ke Jihan kalau dia bukan lelaki yang lemah seperti yang Jihan katakan saat bertengkar tadi,
dengan cepat Johan menggendong Jihan seperti mengangkat karung beras,Jihan meronta dengan memukul punggung Johan dan kakinya di hentak hentakan agar Johan berhenti,Johan membawa Jihan ke kamar mereka dan melempar tubuh Jihan dengan kasar ke ranjang besar miliknya.
Jihan mencoba melawan Johan dengan menendang ************ Johan.
"aaww" johan meringis kesakitan
"Brengsek " geramnya
plak
plak
"aaawww,,ssaa-kiit kak " tangis Jihan sambil merasakan kedua pipinya di tampar bergilir oleh Johan,
Johan tak henti sampai sana,ia kembali merobek pakaian milik Jihan hingga dress yang Jihan kenakan saat ini terlihat compang camping tak karuan,johan pun dengan cepat memberi pelajaran pada sang adik.
__ADS_1
**
Jihan kini terlihat seperti seekor kucing yang sangat memprihatinkan,meringkuk tanpa busana dengan tangisan dan sedikit bekas cambukan serta bibir sedikit robek akibat pukulan sang kakak.
"hiks-hiks-hiks" Jihan menangis tersedu mengingat perlakuan sang kakak begitu kasar padanya.
"sebenci inikah kau sekarang padaku kak ? sampai kau tega menyiksa ku seperti ini?" ucap jihan sambil terisak
"Jahat kau ,jahat kau, brengs3k,gue benci sama Lo Kak hiks,,," tangis Jihan
Rasanya tubuhnya sangat lemas sampai bergerak sedikit saja sulit dan sangat sakit.
Johan kini posisinya terduduk di lantai di bawah ranjang besarnya,ia kini sadar setelah melihat keadaan sang adik memperihatinkan seperti ini membuat dia merasa bersalah, bagaimanapun dia sangat menyayangi adiknya,adik satu satunya yang ia punya.
Ia melemas dan hanya bisa terduduk memeluk lututnya,entah apa yang ia rasakan saat ini,
lama dalam posisi seperti ini akhirnya ia terbangun dan mengambil kemeja dan celananya yang berserakan di lantai,ia langsung mengenakannya,dan berjalan ke arah sang adik yang masih diam dalam posisinya saat ini,
"Han,maafin kakak ya " ucap Johan sambil mendekati Jihan
"stop,jangan mendekat,pergi!!!! " ucap jihan masih dalam isakan tangisnya
"dek !! " Johan Sekali lagi ingin mendekati nya
"PERGI !!!" teriak Jihan membuat Johan tak melanjutkan niatnya membantu Jihan untuk bangun dan meminta maaf .
Johan pun hanya bisa menarik selimut untuk sang adik agar tubuh polosnya tak kedinginan dan meninggalkan adiknya sendirian di kamar itu, selepas kepergian Johan Jihan kembali menangis keras menumpahkan segala kesakitan yang ia rasakan saat ini
"aaaaarrk, b3r3ngsek loe kak,gue benci sama loe,jahat loe,gue muak sama loe,aaarrkk 4nj1ng loe,b4ngsat " semua kata kasar Jihan lontarkan sebisanya karena tenaganya memang tak bisa berteriak kencang
hanya dirinya yang bisa mendengar teriakan itu,
"jahat loe kak,jahat loe ,gue benci sama loe" ucapan itu terus di lontarkan jihan sampai ia merasa sudah tak kuat lagi sampai akhirnya ia tak sadarkan diri.
(bersambung)
maafkan author ya guys baru up sekarang,karena ada kendala yang membuat author tidak muncul beberapa waktu yang lalu,
salam hangat dari author, terimakasih telah mampir di novel ini,dan di tunggu kritik serta sarannya di kolom komentar ya
semangat 💪 ngehalu
salam kity-kity
__ADS_1