Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 159


__ADS_3

"Zel,ayok ke sana, , gue mau beli itu" ujar Tiara menunjuk salah satu toko perlengkapan bayi.


Zelda tertegun di Depan toko,menatap toko itu dengan perasaan yang entah hanya dia yang tahu.


"kenapa berhenti!" ujar Tiara lagi sambil berbalik menarik Zelda.


"loe mau beli perlengkapan bayi,kan perut loe masih kecil" ujar Zelda.


Erland hanya menggeleng melihat tingkah Zelda yang berbeda 180° sejak Revin di nyatakan meninggal.


"Hei,bukan gue,tapi elo, , loe udah mau berojol terus gak siapin apa apa gitu buat anak loe,?" ujar Tiara


"Eeh, ," zelda kembali tertegun dan menatap perut buncitnya dan tersenyum.


Tik


Zelda segera menghapus air matanya,


"Kenapa nangis? "


"Gue sampai tega gini sama anak gue Ra, gue terlalu memikirkan kak Revin,sampai kepentingan anak gue gue lupakan" ujarnya


"hm, , gak apa apa yah,pelan pelan saja,gue yakin loe bisa melewati semua ini, gue yakin" ujar Tiara menguatkan Zelda


Zelda tersenyum" hemm, , ya sudah ayok ,kita belanja" ujar Zelda entah dari mana sifat cerianya sedikit terlihat saat ini


"Mungkin saat ini waktunya gue harus benar benar fokus sama anak gue,gue gak mau dia lahir nanti gue masih terpuruk kaya gini " gumam Zelda dalam hati.


Mereka kini tengah berbelanja banyak perlengkapan bayi,bahkan Erland sudah menyiapkan kamar bayi yang lucu buat di tempati baby R nanti.


Erland sengaja menyuruh anak buah mereka untuk mendekorasi kamar bayi yang netral,karena Zelda sama skali tidak ingin tahu jenis kelamin anak nya,biar itu menjadi kejutan buat mereka.


Di saat Zelda dan Tiara lagi berbelanja Di sebuah pusat perbelanjaan di kota,lain hal nya dengan seorang wanita yang kini meringkuk di sebuah ruangan yang terbilang sangat tertutup,hanya di pintu saja terdapat celah jendela kecil dengan jeruji di bawah jendela kecil itu,


Dia menangis sepanjang hari,tertawa bahkan mengamuk,hingga beberapa orang kerap datang berlarian ke arah nya hanya untuk sekedar menenangkan nya.


terlihat dua orang paruh baya menatap iba pada wanita itu,mereka menatap dari kejauhan,memandang adegan di depannya membuatnya menghela nafas berat.


"Huh,sampai kapan dia kaya gini pa?" tangis seorang wanita yang sedang berdiri di samping seorang laki laki yang ternyata adalah suaminya


"Entahlah ma,papa juga tidak tahu" balasnya.


"Mungkin ini balasan atas apa yang telah dia perbuat selama ini" ujarnya lagi

__ADS_1


",Hush,gak boleh bicara seperti itu, bagaimana pun dia tetap anak kita ma,mama jangan pernah berfikiran seperti itu,"


"Apapun yang dia lakukan dulu,anggap saja dia telah kehilangan jati dirinya dengan melakukan semua itu dengan kakaknya sendiri " ujarnya lagi


"Kita masih untung bisa menemukan dia hidup hidup" sambung nya lagi mengingat kejadian pas dia menemukan anaknya.


Yah,dia adalah Jihan,Dulu Jihan di pulangkan ke rumahnya dengan alasan dia selamat dari kejadian itu,tapi kondisinya sangat parah hingga papa dan mama Jihan mengurus Jihan sampai benar benar pulih,tapi bukan pulih sepenuhnya yang di alami Jihan melainkan jiwanya sedikit terguncang akibat kejadian yang menimpanya itu,hingga kini orang tuanya membawanya ke rumah sakit jiwa.


mengamuk,nangis ,tertawa,bahkan sering menimang sebuah boneka yang di sangkanya adalah bayinya,sungguh malang nasip seorang Jihan,kehilangan orang yang di cintai selamanya dan juga kehilangan bayi yang dia jaga mati Matian,tapi bukan sepenuhnya salah orang yang membalaskan dendam nya pada Jihan ,itu juga karena kecerobohan Jihan saat menyekap Zelda waktu dulu.


Setelah beberapa saat menemui Jihan, akhirnya mereka berdua pulang dari sana dan akan terus menjenguk Jihan tiap seminggu dua kali.


**


"Aaaaa" teriak seseorang laki laki yang tiba tiba bangun dari tempat tidurnya saat ini


Suasananya sangat kelam,di kamar yang terlihat rapi dengan suasana gelap menambah kekelaman tempat itu"


"Sayang,kamu mimpi buruk lagi" ujar seseorang yang menghampirinya.


dia duduk di tepi ranjang dan mengelus kepala laki laki itu .


"sudah ya,jangan di ingat lagi,sekarang waktunya makan ya" ujarnya lagi


suasana di luar sangat sejuk dan asri,entah mengapa di pikiran lelaki itu tempat isi sangat asing dan dia merasa tidak nyaman di tempat itu,tapi apalah daya dia hanya lelaki lumpu saat ini,hanya bisa mengangguk dan menggeleng.


wanita itu dengan telaten menyuapinya makan,dengan sabar bahkan terlihat dari wajahnya tersirat rasa rindu di matanya


"Kamu makan yang banyak ya,biar cepat sembuh" ucapnya lagi


setelah selesai sarapan wanita itu menitipkan laki laki itu pada bodyguard nya.


"Kalian jaga dia,"


"Baik bos"


wanita itu berjalan dengan anggun ke dalam rumah itu ,wanita yang kini menggunakan dress hitam dengan manik manik di pinggirnya,dengan santai duduk mengangkat kakinya dan menariknya di atas kaki satunya.


tut


tut


",,,,,"

__ADS_1


"Pastikan kalian semua tetap menjaga keamanan tempat ini,jangan sampai mereka menemukan tempat ini,kalian paham?" ujarnya pada seseorang di seberang sana.


wanita itu mengulurkan tanganya ke atas meja,dan mengambil kacamata hitamnya dan ia kenakan kemudian dia pergi dari rumah itu menggunakan mobilnya.


Di dalam mobil,wanita itu menghubungi seseorang.


"Dady, Gadis mau ketemu " ujarnya berbicara.


",,,,,"


"baiklah" ucapnya kemudian mematikan ponselnya.


tak berapa lama, mobil itu menuju sebuah rumah yang terbilang sangat mewah,dengan warna coklat gold,dan hiasan emas asli menambah kemewahan rumah itu,rumah yang Kini di tempati seorang laki laki yang merupakan pengusaha sukses beberapa bulan lalu,jujur kesuksesan nya bertambah karena berhasil mengambil alih sebuah perusahaan yang jauh lebih jaya di atas perusahaan nya ,dengan sedikit kecurangan baginya tak apa demi anaknya,anak semata wayangnya yang sangat di cintainya.


Wanita itu kini turun dari mobil dan berjalan menuju rumah besar itu,


"Dady" teriak nya


"Sayang, kemari?, ada apa putri Dady datang kemari? apakah lagi tidak baik baik saja" ujarnya dengan memeluk anak gadisnya.


"Gadis bosen dad, dia belum juga ada perubahan" ujar gadis mengadu.


"Apa dia kembali mengacuhkan mu?" ucap Dady nya.


"Huh,dia bahkan tak melirikku dad ," ucapnya mengeluh.


"Kamu mau dady lakukan apa?" ujarnya


"entahlah,tapi aku harus membuat nya percaya kallau aku ini istrinya" ujar gadis


"Good,, kamu tenang saja,Dady akan siapkan bukti yang bisa di pertimbangkan dan berfikir, gadis Dady yang cantik ini memang istri laki laki bodoh itu" ujar Dady nya.


senyum sumringah dari wajah wanita itu kembali tercetak dan langsung memeluk dadunya dengan sayang.


"Terimakasih Dady" ujarnya


"Apapun buatmu sayang"


next


ketemu di bab selanjutnya


jangan bosan

__ADS_1


happy reading.


__ADS_2