
Ia turun ke bawah melihat orang tua Zelda sudah menunggu mereka,
"Zelda mana?" tanya mama Selena
"masih di atas,lagi ganti baju?" jelas Revin
"APA!!! kalian?? " kaget mama Selena sambil menunjuk Revin dan beralih menunjuk kamar Zelda yang masih tertutup rapat.
Revin mengikuti arah tangan mama Selena,Revin ikut menunjuk dirinya langsung mengikuti arah mata mama selena yang mengarah ke kamar Zelda.
Revin hanya menggeleng sembari mengangkat kedua tangannya layaknya seorang anak yang ketahuan sedang bersembunyi memakan permen.
papa Handoko hanya tersenyum kecil melihat tingkah sang istri dan calon menantunya.
"jangan berfikir yang aneh aneh ma,Zel gak ngapa ngapain kok sama kak Revin,mama percaya kan sama zel? " tiba tiba Zelda menyahuti Dari belakang Revin,entah kapan dia berada di sana.
"Aku sudah siap,yuk berangkat" ajak Zelda yang sedari tadi dialah yang di tunggu.
"Sayang ayok,nanti kita terlambat" teriak mama selena memanggil zuita
"iya ma, sebentar" sahutnya .
tujuan mereka saat ini adalah boutique dan salon langganan keluarga Handoko.
Acara perayaan anniversary papa dan mama Zelda akan di rayakan di salah satu hotel milik papa Zelda sendiri,tentu saja acara ini sangatlah penting bagi keluarga Handoko,setiap 5 tahun ia merayakan anniversary pernikahannya sekaligus acara ulangtahun hotel tempat acaranya saat ini,jadi setiap 5 tahun sekali keluarga Handoko akan mengadakan pesta besar besaran,tentunya para petinggi negara,para pejabat,bahkan Para pejabat luar negeri pun turut di undang dalam acara ini,tak luput dari itu keluarga Revin pun di undang ke acara ini,tapi sayang orang tua Revin tak pernah tahu jika yang mengundang nya ini adalah orang tua Zelda,karena orang tua Revin tidak mau tahu tentang latar belakang Zelda terkecuali papa Revin sempat menyuruh orang orangnya untuk menyelidiki siapa keluarga dari Zelda ,tapi hasilnya nihil,data keluarga Handoko sangatlah di rahasiakan, beberapa orang dari berbagai kalangan sengaja si bayar oleh papa Revin untuk melacak keluarga Zelda,akan tetapi tidak pernah berhasil,bahkan papa Revin tidak pernah tahu jika anaknya adalah salah satu orang terkuat dalam organisasi mafia,di karenakan sejak kecil Revin tunggal dengan sang kakek ,orang tua Revin seperti tak menginginkan Revin,entah kenapa dan bagaimana (nanti ada saat nya kita bocorkan).
**
Erland kini sudah sehat kembali setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit,kini ia sudah di pulangkan,
"Erland,kamu yakin mau ke acara papanya Zelda?" tanya mama Erland.
"iya mah,masa ia kita gak hadir" balas Erland.
"Baiklah tapi kamu harus jaga diri ya,jangan ngebut ngebut bahaya sayang" tegur mama Erland.
tin
tin
suara klakson dari luar terdengar nyaring sampai ke dalam, Erland bergegas keluar di susul sang mama.
"malam Tante" sapa Sinta
terlihat juga Andi dan Diwa serta Tiara yang ikut serta di dalam
"Malam Tan" sapa mereka semuanya
"malam,kalian hati hati ya,jangan ngebut ngebut,kasihan Erland baru sembuh" ujar sang mama
__ADS_1
"ma,apaan sih Erland bukan anak kecil mah" gerutu Erland.
"itu artinya Tante sayang sama Lo tolol" sergah Andi memukul pelan pundak erland.
"Tiara,kamu sehat?" basa basi mama Erland.
Tiara tampak malu malu,terlihat dari senyuman nya dan tatapan nya mengarah ke bawah.
"Khem khem" goda teman temannya
"Ba_baik Tante" jawab Tiara sambil menyenggol lengan Diwa yang kebetulan sedang berada di sampingnya.
Erland hanya tersenyum melihat pemandangan ini.
setalah berpamitan mereka pun berangkat menuju hotel tempat acara.
**
semua anggota keluarga Handoko kini telah siap menuju tempat acara, terlihat papa Handoko,mama Selena,zuita,dan Revin sedang duduk menunggu kehadiran Zelda.
drrrtt
drrrt
ponsel Revin berbunyi,Revin pamit sebentar untuk mengangkat ponselnya,Revin sedikit menjauh dari tempat ia duduk tadi,saat itu Zelda keluar dengan gaun berwarna peach tnpa lengan,bagian bawah sampai mata kaki dengan model gaun terbelah di bagian paha tengah sampai bawah,lengkap dengan dandanan yang sangat natural,bola mata yang coklat kehitaman semakin menambah kecantikan Zelda saat ini,tak banyak motif dan corak pada pakaian Zelda hanya lebih ke polos tapi bermotif dengan motif yang seadanya menambah kenaturalan Zelda.
"Ayok pa,ma kita jalan ,jangan sampai kita telat lho,kan kita yang punya acara " ujar Zelda sambil berjalan santai dengan tas kecil bermotif berlian putih di tanganya.
baju yang sedikit berlengan membuatnya tak begitu seksi,meski bagaian bawah terbelah.
"hallo" sapa Zelda dengan melambaikan tangannya ke wajah mama,papa dan adeknya.
"pa,ma,kok bengong " kesal Zelda membuat semuanya tersadar.
"kamu cantik banget sayang" puji sang mama
"anak papa sangat cantik malam ini,ya gak zui?" puji papa Handoko sambil menyenggol pelan zuita .
"iya kak,Kaka cantik banget" puji zuita tak mau kalah.
Zelda tersenyum dan kembali menatap seisi ruangan itu,
"Kaka Revin mana? " tanya Zelda
"tadi dia mengangkat telpon di sana " jawab mama Selena sambil menunjuk Revin yang berdiri memunggunginya dengan tangan kanan di masukan ke sakit celana dan tangan kirinya memegang benda pipih yang di tempelkan di daun telinganya.
"oh,oke" Jawan Zelda bertepatan dengan Revin yang sudah selesai menerima telpon,
"bagaimana,sudah siaaa-" ucap Revin saat memutar tubuhnya menghadap Zelda.
__ADS_1
Revin terpana seolah merasa terhipnotis akan aura dan kecantikan Zelda malam ini,Revin tak bisa berkata apa apa saat ini,ia terpengarah akan kecantikan Zelda sampai sampai satu kata pun tak mampu keluar dari bibirnya.
Mama Selena hanya tersenyum melihat keterpukauan Revin menatap Zelda.
Zelda mendapat tatapan itu langsung saja membuatnya malu dan pipi kemerahan menandakan dirinya tersipu.
"Kak Revin ayok" guncang zuita pada lengan Revin sambil tertawa melihat calon kakak iparnya yang tak berkedip melihat sang kakak
Guncangan zuita menyadarkan Revin,dan langsung berjalan menuju Zelda dan menggandeng tangan Zelda layaknya pasangan pengantin baru.
"Kak malu dia liatin papa mama" bisik Zelda pada Revin
namun Revin tak menjawab apapun,ia hanyut dalam pikirannya sendiri tak menghiraukan ucapan zelda dan mama papanya.
"mah liat deh,kak Revin nempel terus sama kak zel" bisik zuita
"sudah biarkan saja ,ya kan pah?" ujar mama Selena mencari dukungan pada sang suami
"iya yang penting tidak melanggar aturan" jawab singkat papa Handoko.
****
"pa,pokonya malam ini kita harus kasi pelajaran sama si Zelda itu,enak saja dia,gara gara dia Revin jadi membangkang sama kita" geram mama revin.
"pokonya malam ini mama akan bawa Cindy ke acara pak Handoko,mama akan perkenalkan Cindy pada teman teman dan kerabat kita sebagai calon mantu kita"
"biar si Zelda itu tau diri" oceh mama revin
"Terserah kamu lah ma,aku gak mau ambil pusing" jawab papa Revin .
Ting tong
suara bel berbunyi,tak lama kemudian seseorang berlari ke arah mama revin .
"Tanteeeeee" teriak Cindy sambil memeluk mama revin
di balas senyuman lebar dan pelukan hangat dari mama revin
berbeda dengan papa Revin yang sedikit terlihat kurang suka dengan Cindy,yang di lihat dari penampilannya saat ini yang menggunakan dress pesta berwarna hitam polos yang sangat **** dan bagian dada terbelah memperlihatkan kemontokan gundukan Kemb*r miliknya,dan dress bawah sampai paha tengah yang ketat hingga memperlihatkan bentuk tubuhnya yang berisi di beberapa tempat yang semestinya,
dengan gaya lenggak lenggok nya dia menghampiri mama dan papa Revin,setalah berpelukan dengan mama revin dia beralih ke papa Revin ,tapi papa Revin tak merespon malah melangkah keluar untuk berangkat ke acara pesta.
"Tante," rengek Cindy
"Udah biarkan saja,ayok jalan " ajak mama revin menggandeng lengan Cindy.
(bersambung)
semangat 💪 ngehalu
__ADS_1
salam kity-kity 😻