Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 83


__ADS_3

Ia sangat bersyukur di pertemuan dengan orang orang yang baik seperti Zelda,jika dia tidak bertemu zelda kala itu mungkin saat ini dia masih bekerja di tempat pela**RAN itu .


untuk itu ia harus balas Budi dengan tetap tinggal di rumah desa mengurus anak anak yang nasibnya sama dengan anaknya bagus.


Tiara pergi ke caffe dengan menggunakan taksi online,bisa saja dirinya meminta Supir untuk mengantarnya ke tempat yang di tuju,bahkan motor pun juga di sediakan di rumah desa untuk ia gunakan sewaktu waktu dia butuh,


"Pak ke alamat yang saya kasi ya" ujar Tiara di sela sela perjalanan.


Tiara menyandarkan kepalanya ke samping jok mobil,ia menerawang ke luar jendela mengingat orang tuanya yang beberapa hari ini tak pernh di hubunginya.


Tiara fokus ke jalan raya,sampai akhirnya ia sadar jalur yang semestinya ia lewati tidak sampai sampai,


"Lho pak kok ke sini? bukanya ke sana seharusnya" ujar Tiara yang melihat jalanan semakin jauh semakin sepi.


"Di sana ada razia Mbk,jadi saya muter dari sini,ya meski jaraknya sedikit jauh tapi aman mbak" jelas sang supir.


"Oh" jawab santai Tiara kembali meneruskan lamunannya sambil menatap jendela.


sedetik kemudian Tiara di kagetkan dengan beberapa orang berlarian ke arahnya dan langsung memasuki taksinya.


"Eeh,apa apaan ini,siapa kalian" kaget Tiara


"Jangan banyak bicara sekarang juga kamu diam,dan jangan bergerak" ancamnya pada Tiara dengan mengeluarkan sebuah pisau kecil mengarah ke leher Tiara.


"Lepasin gak !" bentak Tiara


"Jalan " perintahnya yang ternyata sopir taksi itu adalah komplotan mereka.


"Pak,kok jalan, saya ini penumpang bapak Lo" ujar Tiara tak mau diam


"DIAM GUE BILANG " bentaknya membuat Tiara terkejut dan sedikit melukai lehernya.


"gue bilang diam ya diam,banyak bacot lho" geram nya


Tiara di bawa ke sebuah lokasi yang memang sangat sepi,bahkan tidak ada yang melewati jalan itu di karenakan di ujung jalan sana sedang dalam perbaikan,sedangkan jalan yang di lewati tadi sebenarnya sudah mereka manipulasi dan begitu mobil taksi yang Tiara pesan memasuki wilayah itu barulah jalan di tutup kembali.


"Turun loe " ujar nya seraya mendorong tubuh Tiara ke jalan .


"mau apa kalian hah" bentak Tiara melihat sekitar 5 orang sedang menghadangnya.


"MMM keliatan sangat manis untuk di cicipi " ujar salah satu dari mereka membuat Tiara bergidik ngeri.


"Jangan macam macam kalian " sahut Tiara sambil berjalan mundur


dengan cepat Meraka menarik tangan Tiara untuk masuk area perkebunan yang sangat gelap mirip seperti hutan


.

__ADS_1


"Tolong" teriak Tiara


"percuma,Lo teriak kencang pun tidak akan ada yang mendengar nya,hahaha" ucap mereka.


"Gak,jangan mendekat ..jangan"


mereka seolah tuli saat Tiara meminta mereka untuk tidak mendekat,mereka terus saja mendekat dan saat Tiara berbalik arah ingin berlari dada kekar nan bidang menempel di punggungnya


Duh


Jantung Tiara berdetak layaknya lari maraton,mau berbalik takut dan percuma,tidak berbalik pun singa lapar pasti akan menerkam dirinya.


"Siapa kalian hah" ujar Tiara melangkah lebih maju


BUGH


",aaaw" jerit Tiara yang tiba tiba terjatuh tengkurap karena di dorong oleh orang yang dia tabrak tadi pas mau berlari.


Hahaha


tawa mereka semua semakin menyeramkan bagi Tiara saat ini.


ia mau melawan percuma karena ia menggunakan dress yang tidak pantas untuk berkelahi.


seseorang mendekat ke arah Tiara dan


PLAK


PLAK


satu orang lagi mendekat dan menunduk mengarah ke Tiara dan


Sreeek


baju Tiara di robek oleh ya Hinggan compang-camping.


"jangan please" tangis tiara sambil menggeleng tapi mereka hanya tertawa senang.


orang ke empat maju dan mendekat kemudian menarik rambut Tiara dan menyeretnya layaknya binatang yang ketahuan mencuri makanan oleh majikannya.


"aaaw,sa-kiit" jerit Tiara


"Lee-paskan" pinta Tiara


mereka lagi lagi tertawa terbahak bahak.


orang ke lima pun kembali mendekat ke arah Tiara ,ia menarik tangan Tiara di paksanya untuk bangun dan

__ADS_1


BUGH


Satu tonjokan keras mendarat di pipi Tiara ,darah segar keluar dari sudut bibirnya.dan ia di dorong oleh orang ke lima menuju ke orang ke enam.


orang keenam oni kemudian menyeret paksa Tiara dan menarik rambutnya membuat Tiara mendongak dan tepat saat ini kali Tiara di tendang agar berlutut dengan tangan di pegang di belakang dan kelapa mendongak.


"Aaaark" jerit Tiara tak tertahankan.


orang itu kemudian mendorong tubuh Tiara yang lemas tak berdaya,Tiara terlepas dengan tubuh berjongkok, saat dirinya mencoba bangun,kaki putih mulus dan putih berada di depan wajahnya yang masih terjatuh di atas tanah,ia mendongak menatap ke atas Tiara terpengarah melihat siapa yang kini ada di depannya saat ini.


"Bagaimana rasanya Tiara ku sayang" ucap wanita yang menggunakan high heels yang tinggi dengan pakaian yang seksi.


"Kaa-mmuu," ucap tiara terbata bata


"apa,maumu" ujar Tiara mengangkat kepalanya mengarah ke wanita ini.


"Apa mauku kamu bilang? aku yang seharusnya tanya itu ke kamu,Apa maumu? " ucapnya


"bukanya kamu yang sudah merusak hubungan ku dengan orang yang aku cinta hah" bentak wanita itu yang tak lain ialah Jihan.


"kamu yang sudah merusak hidupku,mengambil apa yang aku punya ,sampai sampai aku di telantarkan" jelasnya lagi.


"Johan maksud mu? apa aku gak salah dengar Jihan, seorang Johan tega mentelantarkan seorang Jihan yang merupakan ADIK KANDUNGNYA SEKALIGUS PELAC***YA hah" jawab Tiara dengan menekan sedikit kata adik kandung .


PLAK


"Jaga mulut busuknya itu Tiara" pukul Jihan merasa geram.akan perkataan Tiar


"Hehe,aku benar kan,Kamu adalah PELAC** yang sesungguhnya,mengang***g panas di depan saudara sendiri, UPS bukan saudara melainkan KEMBARAN SENDIRI" ujar Tiara semakin Membuat Jihan merasa kepanasan.


"Jaga bicara kamu" ancam Jihan sambil menunjuk wajah tiara.


"hehe,Ambil johan mu AKU TIDAK BUTUH" ucap Tiara kembali


"Aku juga tidak Sudi melihat wajahnya,jadi jangan buang buang tenagamu untuk menghajar ku sampai kaya gini,kasihan anak buah mu jadi pengecut dengan memukul dan menyiksa seorang perempuan" jelas Tiara tanpa takut ke arah Jihan dan berusaha bangun sebisanya.


"Aku tidak perduli apa yang kamu katakan ,yang pasti ini adalah peringatan kecil dariku untukmu agar jangan pernah mendekati miliki bahkan mengusik apa yang aku punya," ujar Jihan kemudian berlalu meninggalkan Tiara


"Dan aku tidak akan pernah takut atas apa yang kamu katakan" teriak Tiara.


Jihan dan yang lain pun pergi meninggalkan Tiara sendiri di tengah kebun ini.


"aaaaarrk...hiks . hiks" Tiara berteriak dan menangis dengan memeluk lututnya,ia menangis karena nasibnya di kota ini,kota di mana dirinya bertekad baik datang dari kampung untuk mencari uang demi keluarga nya di kampung,tapi malah yang ia dapatkan adalah kebencian dan serangan demi serangan di rasakan nya sejak pertama kali ke kota ini.


tiara kini berjalan seperti orang gila yang rambutnya berantakan dengan baju yang sudah robek dan Bernoda kan tanah bekas hujan .


(bersambung)

__ADS_1


semangat 💪 ngehalu


Salam kity-kity 😻


__ADS_2