
Tiara kini berlari di pinggiran jalan, beberapa bodyguard itupun berusaha mengejarnya,dengan susah payah ia berlari,8 bodyguard terlihat kini mengepungnya,
"percuma kamu kabur,kamu tidak akan bisa ke mana mana " seringai bodyguard itu di balas tawa ke 7 temanya.
Tiara melawan mereka satu persatu,dengan kemampuan nya yang belum seberapa,dia berhasil melumpuhkan 4 orang dan kini ia kabur lagi,berlari sekuat tenaga dan tenaganya lama lama mulai melemas,mengingat sedari malam ia tak makan dan minum,ia mulai dehidrasi saat matahari kini mulai menampakkan sinarnya.ia terus berlari tanpa ada orang yang berniat membantu.
"tolong,tolong " teriaknya namun sayang teriakan nya tak ada yang mendengar saking lelahnya .
"ya Allah tolong hamba " ibanya dalam hati berdo'a
ia berlari dan meloleh ke belakang namun ia tersandung troroar jalan membuat dia tersandung dan terjatuh.
"mau ke mana lagi kamu hah "
"jangan,tolong aku mohon"
"aku gak mau ikut kalian ,aku mau pulang " teriaknya saat dirinya di tarik paksa oleh salah satu bodyguard itu
Saat itu pula Zelda melihat ke arahnya dan membantunya serta membawa nya bersamanya ke kampus.
****
"Huh kenyang " ia menyandar di kursi kantin dengan mengusap perut keroncong nya yang kini terasa penuh .
semua orang di kantin menatapnya jijik melihat penampilan dan menurut mereka kampungan,kotor,
Tiara tak mengindahkan tatapan orang orang di sana,ia hanya fokus pada dirinya saat ini.
"Mak,pak aku sudah bebas dari iblis berwujud manusia itu " gumamnya dalam hati sambil memejamkan matanya.
"heh,dia kemana? " tanya Zelda memeriksa jok depan dan belakang mobilnya namun tak mendapatkan Tiara di mana mana.
Tut
"iya " ucap Zelda menekan earphone nya
"...."
"oh..oke , terimakasih " tak lupa ia berterima kasih pada siapapun yang membantunya,untuk itu ia sangat di segani oleh semua bawahan nya termasuk teman temanya.
"ada apa? " tanya Andi
"dia kabur kan ? " sambung Sinta
__ADS_1
"mana ada kabur,mobil di tinggal " lanjut Diwa yang selalu menerka dengan benar.
"tau nih,jangan mengecap orang jelek, sebelum tahu kebenaran nya " jawab Erland.
"bisa diem gak,lama lama gue sumpal mulut low pada " kesal Zelda mendengar opini teman temannya yang menurutnya tidak penting itu
"Dia di kantin " hanya itu ucapan Zelda Lalu meninggalkan teman temanya.
"tungguin " teriak Diwa di ikuti temanya yang lain untuk ke kantin.
"noh dia ! " tunjuk Sinta.
mereka berempat berdiri tegak di depan Tiara membuat Tiara merasa ada seseorang di depanya dan membuka matanya,ia kembali memejamkan matanya sehingga membuat mereka semua menautkan alisnya terkecuali Zelda.
"hah " ucap mereka bersamaan saat melihat reaksi Tiara yang cuek dengan mereka
"gak usah gangguin gue deh,gue Gibeng low semua,gue mau istirahat ,pergi sana ! usir Tiara pada ke empat teman Zelda ,ia tak menyadari Zelda di belakang nya saat ini
"Sudah kenyang ?" pertanyaan Zelda membuat Tiara seketika membuka matanya lebar lebar dan duduk tegak.
"Bbbuaaahahaha " tawa mereka berempat pecah melihat reaksi Tiara saat Zelda mulai berbicara
tuit tuit
Zelda menunjuk nunjuk punggung Tiara dengan telunjuk nya,Tiara menoleh
Zelda pun duduk di dekatnya,di ikuti teman temanya juga menarik bangku untuk mereka duduki.
Melihat mereka semua mantapnya dengan gugup ia berusaha mencairkan Para es di depanya.
"nih kembalian nya " ucapnya menyerahkan beberapa uang kembalian dia berbelanja makanan.
reaksi mereka semua masih sama menatap Tiara dengan tatapan dingin mereka.
"dan nih kunci mobilnya,gue gak bisa nyetir " lanjutnya menyerahkan kunci mobil Zelda ,dan lagi menatap mereka satu persatu masih dengan ekspresi dingin.
"buset,mereka semua dingin amat,tadi pagi Crewet banget, susah di tebak " gumamya dalam hati.
"Btw makasi ya,gue janji gue akan balas semua kebaikan kalian bye " ucap Tiara mengangkat bokongnya dan melambaikan tangannya berniat ingin pergi,
Mereka semua hanya menatap Tiara tanpa bersuara,begitupun dengan zelda,ia pun ikut terdiam membuat mereka semua juga enggan berbicara.sedetik kemudia Tiara berbalik dan berkata.
"jangan bersikap dingin begitu,mirip mafia mafia di tv lho kalian,,iiih takut gue,ngeri " ucapnya lalu berbalik dan berjalan lagi.
__ADS_1
"bawa dia ketempat yang lain " ucap Zelda mendahului mereka semua menyusul Tiara.
"sini ikut kita" tarik Diwa saat ini seperti sedang menarik tersangka.
"mau kemana woey,gue gak mau,gue mau pulang,tolong woey tolong "teriak nya namun tak ada satupun mahasiswa/i di sana berniat membantu
"aneh kenapa mereka gak ada yang mau bantu, beginikah kehidupan di Jakarta? gue gak bisa bayangkan " gumamnya dalam hati,ia tak menyadari jika Erland di belakang memberi mereka kode jika yang mereka bawa ODGJ.( mana ada yang mau bantu ,hadeeehhh )
"orang Jakarta kejam,jika mau bertahan untuk hidup di lingkungan Jakarta,jadilah orang kejam " ucap Zelda seakan tahu isi hati Tiara saat ini.
"pasrah gue " ucapnya membuat mereka semua menyinggung senyum mereka.
Lama di perjalanan,yang ada hanya kesunyian tak ada yang buka suara saat ini.tiara melirik mereka satu persatu tak bisa ia bayangkan hidup dalam lingkaran kutub es saat ini.ia lebih memilih tidur saat ini.
"loe gak takut kak?" tanya Diwa membuka suara
"hah,takut kenapa? tanya Tiara balik
"kita kan baru kenal,terus elo kita bawa ketempat yang elo tidak tahu sama skali? elo gak takut? tanya Diwa mengulang pertanyaan nya.
"huh,ngapain takut, awalnya gue di bantuin teman kalian ,masak ia gue curiga dia jahat,ya meskipun memang kalian jahat ya mau gimana lagi,mungkin hidup gue di Jakarta memang sudah di takdirkan untuk hidup degan ornag orang jahat lagi " ucapnya melemah saat kata kata terakhirnya.
"hah" jawab mereka
"gue pasrah kalian apakan,di jual atau di bawa ke tempat pelac**** lagi juga gue ikhlas,asal kluarga gue bisa gue kirimi uang setiap bulan,gue bodoh percaya aja di bawa ke Jakarta oleh iblis berwujud manusia kaya dia " Tiara memang eneg untuk menyebut nama Jihan dan Johan,baginya ia hanyalah iblis yang harus di basmi saat ini,
tapi apalah daya sekarang impiannya untuk membalas dendam pada orang orang yang sudah menghancurkannya Hilang seketika,ia tak mungkin bisa jika ia sendiri tidak tau tujuannya kemana saat ini.
Hening kembali,
Ting...
deringan ponsel Zelda membuat fokus mereka terpecah saat ini.
"ia mah " ucap Zelda pura pura membalas voice note dari mamahnya .
tak seberapa lama mereka telah sampai di sebuah tempat yang sangat menenangkan pikiran jika berada di sana,tempat yang sejuk dengan pepohonan,hijau dengan dedaunan,dan di depan mereka saat ini sebuah halaman rumah yang lumayan luas dengan beberapa wanita yang sedang bersih bersih dan sedikit anak kecil berlarian mulai berlatih bela diri.
"waaah.,,indah sekali " ucap Tiara tanpa malu sedikit pun ia malah keasyikan untuk menatap semua sudut tempat ini saat ini.dan pandangan nya terfokus pada anak anak yang sedang berlatih bela diri sekarang.
"ikutlah jika ingin " ucap Zelda yang memang sudah tahu keinginan tiara di lihat dari tatapannya,yang lain hanya mengulas senyuman mereka melihat Tiara saat ini.
(bersambung)
__ADS_1
semangat 💪 ngehalu
salam kity-kity 😻