Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 121


__ADS_3

"kalian sangat keterlaluan,sampai kapan kalian akan kaya gini hah" bentak papanya.


"Kalian seharusnya tidak seperti ini,anak macam apa kalian" teriaknya lagi,


Hoek


Hoek


Jihan segera berlari ke kamar mandi ,


DEG


mendengar Jihan muntah muntah membuat mamanya terkejut bukan main,hati dan perasaan seorang ibu tidak akan pernah meleset.


"Jihan, di-dia, , ?" ucapnya terbata menatap Johan,


Johan paham akan tatapan itu,tapi ia tak berani berbicara apapun


setelah beberapa saat Jihan kembali,dengan sudah menggunakan pakaiannya yang tadi sempat di ambil sebelum ke kamar mandi.jihan berjalan pelan sambil menunduk dengan tangan kanan nya mengusap bibirnya dan tangan kirinya ******* ***** dress bagian bawahnya ,


papanya mendekat,Jihan menengadah


"JIHAN KAMU, , , " belum selesai papanya berbicara Jihan segera berlutut memeluk kaki papanya


"Pa, , maafin Jihan, , hik , ,hik , ," tangis Jihan pecah saat ini,sudah tidak ada gunanya lagi ia menutup nutupi semuanya, semuanya sudah ketahuan.


"Jihan,apa maksud mu" ucap papanya bingung ,sedang sang mama tangisnya semakin menjadi melihat reaksi kedua anaknya ini


"Ja-di benar? Ka-mu , , ? " ucap mamanya menghampiri dengan menarik lengan suaminya yang masih berdiri tegap di bawah tubuh Jihan yang masih bersimpuh


Jihan menatap mamanya dan kembali menangis dengan memeluk kaki mamanya


"Maa, , maafin Jihan, , maafin Jihan,. hik, , hik " tangisnya meminta maaf juga pada mamanya


"Jadi benar?" tanya mamanya


Jihan menatap Johan ,Johan hanya memejamkan matanya sambil mengatupkan kedua tanganya ke wajahnya ,kemudian dia menatap kedua orang tuanya yang kini memandangnya dengan menunduk.


Jihan mengangguk" Ii-iya ma, , pa, , Ji-ham, , haa-mil"


DUAR


bagai di sambar gledek hati kedua orang tua yang sudah membesarkan mereka kini bagaikan bom atom yang sudah meledak, mendengar kabar jika anaknya hamil oleh kakaknya sendiri,lebih tepatnya saudara kembarnya,


"APPA!" Bentak papanya


Johan terduduk lemas di atas kasur mendengar pernyataan Jihan bahwa dia hamil,sedang papanya marah besar,terlihat dengan wajah yang sudah memerah yang hampir meledak,sedangkan mamanya tubuhnya serasa tidak punya tukang,lemas seketika dan menutup mulutnya dengan tanganya sambil tubuhnya terhuyung ke belakang dengan bersandar pada tembok,

__ADS_1


mamanya menggeleng sambil menangis,


"Tidak, , tidak mungkin " ucapnya


"KEPARAT"


PLAK


PLAK


"aawh, , saa-kiit pah" teriak Jihan terkapar di lantai dengan tamparan di kedua pipinya


Johan bangkit dan menghampiri Jihan ,


"Pah,ini bukan salah Jihan,,tapi salah Johan" teriak Johan tidak terima jika jihan di perlakukan seperti itu.


PLAK


PLAK


"Kamu juga sama ,KEPARAT, , " geram papanya dengan mengepal tanganya.


Johan tidak bisa berkata apapun saat ini,mereka memang salah,tapi mereka tidak akan menyangka jika Jihan akan bisa hamil dengan dirinya yang sering mabuk mabukan,karena dia pernah membaca jika orang yang sering mengkonsumsi alkohol akan menyebabkan kesulitan buat hamil.


"KA-LI-AN, , , EEEERRRG " geram papanya terlihat mengangkat kepalan tanganya untuk memukul Johan,


"aaarkk, , ssshhhh" teriak mamanya merasakan sakit di jantungnya


"Mama," teriak Jihan dan Johan menghampiri,namun di tahan oleh sang papa


"STOP!!!" jangan pernah sentuh istri saya lagi,dan jangan pernah perlihatkan wajah kalian lagi,kalian bukan anak kami" ucap papanya membuat Johan dan Johan merasa sudah di buang oleh orang tuanya .


"Pak supir,cepat siapkan mobil kita kerumah sakit" teriak papa Johan sambil menggendong istrinya untuk di bawa ke rumah sakit.


"Mama , , ,hik , ,hik, , ,hik" teriak Jihan melambaikan tanganya sambil meringis di lantai


"aaarkh" teriak johan mengusap kasar wajahnya tak tahu harus apa


Niat hati Johan menyuruh orang tuanya datang pagi pagi sekali melalui chat ,agar dirinya mendapati Johan tertidur dengan Tiara dalam satu ranjang,dengan begitu mau tidak mau tiara harus menikah dengan Johan,tapi sangat di sayangkan rencana Johan gagal total karena kedatangan Erland dan teman temannya.


Erland yang awalnya mencari Tiara karena suruhan buk ananda yang mengatakan jika Tiara pergi sudah lama dan belum kembali dengan tidak sengaja bertemu Jihan di pinggir jalan , Erland memarkirkan motonya di pinggir jalan dan Jihan menghampiri nya dengan menggunakan mobilnya ,


"Untuk apa kamu di sini?" sinis Erland


"Kamu mau tahu kan di mana pacar kamu" ucap jihan dengan santai sambil menyilangkan tanganya di dadanya.


"Di mana dia? jangan macam macam dengannya atau kamu tahu aku akibatnya" ucap Erland

__ADS_1


"Santai,jangan buru buru, , aku akan kasi tahu kamu tapi kamu harus bantu aku juga" ucap jihan


"Oke,apa mau loe?" tanya Erland


Jihan pun mengatakan di mana Johan membawa tiara dan apa rencana Johan ,untuk itu Jihan ingin menggantikan posisi Tiara agar dirinya lah yang nantinya akan menemani Johan,Jihan tahu akan rencana Johan yang menggunakan obat perangsang dan menyuruh orang tua mereka untuk mempergoki mereka di kamar besok pagi, Untuk itu ia mencari Erland dan meminta bantuan Erland Karena dia tahu jika Erland adalah kekasih Tiara.


"Oke,tapi gue harus meminta teman gue untuk membantunya juga, bagaimana" tawar Erland dan Jihan menyetujui nya,


Erland segera menghubungi temanya sinta dan Diwa untuk mengikuti nya menyelamatkan Tiara,sedang Andi dia menemani ibunya yang sedang sakit.


Revin dan Zelda tidak mereka hubungi Karena tidak mau mengganggu mereka yang masih sedang dalam suasana bahagia,meski mereka tahu kalau teman temanya di luaran sana sedang bermain main,mereka langsung saja pergi ke alamat yang di kasi tahu oleh Jihan,Jihan juga memiliki orang dalam di sana untuk mengetahui apa yang di lakukan Johan,


"Cepat sedikit" geram Erland yang mengetahui jika di rumah itu Johan telah memberikan Tiara obat perangsang nya dan Johan sudah mengunci pintu kamarnya,


"Gila tau gak saudara loe" ucap Erland pada Jihan


"Cewek loe aja yang keganjenan!" sahut Jihan


"Apa Loe bilang?" ucap Erland yang tak terima jika dia mengatakan Tiara keganjenan.


"Apa ?" sahut Jihan seperti menantang.


"Sudah , ,sudah...jangan bertengkar, , terus ini kemana.?" sahut Diwa melerainya


"Belok kiri" sahut Jihan sambil membuang mukanya.


setelah mereka sampai barulah jihan masuk duluan dan menerobos masuk.


melihat Jihan datang para penjaga yang berjaga di luar jadi siaga dan menghentikan Jihan alasan johan sedang istirahat tidak bisa di ganggu.


Sementara melihat Jihan yang tak bisa masuk Erland menerobos masuk dengan menghajar mereka semua,


"loe tetap di sini,nanti kita panggil kalau sudah waktunya" ucap Sinta menahan Jihan ,takutnya Jihan kena pukulan dari anak buah Johan.


Jihan dengan kesal pun patuh ,menunggu di luar dengan duduk tapi tak bisa diam,ia terlihat gelisah antara tidak sabaran atau antara dia khawatir Johan sudah mengapa apakan Tiara,


sesampainya di dalam Sinta dan Diwa mengurus anak buah Johan sedangkan erland langsung memeriksa semua kamar di sana ,sampai akhirnya ia menemukan kamar di mana Tiara di sekap dan erland langsung mendobrak nya dengan dua kali dobrakan berhasil membuat pintu itu terbuka ,dan ia langsung menyelamatkan Tiara,sedangkan Sinta dan Diwa mengikat para anak buah Johan setelah itu membantu Erland menyelamatkan Tiara,dan terkahir mereka menyuruh jihan masuk ke kamar yang bersebelahan dengan kamar tiara di sekap.


Jihan tidak akan terima jika siapapun memiliki Johan ,karena dia memang sangat mencintai Johan melebihi apapun,untuk itu berteman dengan musuh demi mendapatkan apa yang ia inginkan pun ia rela melakukan nya .


(bersambung)


satu bab malam ini,sakit kepala author kambuh guys..jadi sebisa mungkin bisa up meski hanya satu bab


Terimakasih masih setia dengan novel ini.


jangan lupa like, komentar,Dan vote ya

__ADS_1


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻


__ADS_2