Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 82


__ADS_3

"ih,apaan sih,bukan di culik,tapi dia mau bicara dan bawa gue ikut dengan dia " ujar Tiara


"Bodoh ,sama aja " tukas Diwa


"Dan nih ada lagi " ujar buk Maya


"Apa ini?"


Buk Maya memberikan kantong plastik pada Tiara ,dan Tiara membukanya.


"baju? buat apa? " tanya Tiara


"Itu ada suratnya" jelas bik Maya


tiarapun membaca surat itu,


(pakai ini nanti malam ya,di caffe NN)


tulis Erland di surat itu,membacanya membuat Tiara tersipu malu dan senyum senyum sendiri.


"Ciyeeeh,apaan tuh?" ujar Diwa


"Gak,gak ap apa" jawab Tiara menaruh gaun itu dan menyimpannya kembali.


"Ciyeeeh,kalau bukan apa apa kenapa tu muka merah merona gitu?" goda Diwa


spontan membuat Tiara memegang kedua pipinya,dan membuat Diwa,bik Maya dan buk ananda jadi tertawa.


***


Zelda dan Sinta kini sedang berjalan beriringan di gedung kampus mereka.


beberapa dari mereka melirik dan memperhatikan bahkan ada yang ketakutan.


Zelda enggan untuk mempermasalahkan nya tapi tidak dengan Sinta.


"Ini mereka kenapa sih,kok liatin kota gitu,ada yang bisik bisik juga" ucap Sinta merasa tak nyaman


"Sudahlah,gak usah di fikirkan,lama lama juga mereka capek" jawab Zelda


"Tapi zel,liat mereka ,cara mereka bicara dan cara mereka menatap itu bikin naik darah tau gak"


Ting


ponsel Zelda berdering,ia merogoh nya dan membuka pesan masuk .


"Anggel, beberapa video malam itu sudah tersebar dan banyak dari pihak kampus juga menyaksikan kejadian itu," lapor nya


"Cari siapa yang membocorkan dan tekan berita itu agar tenggelam hari ini juga"


Perintah Zelda tidak akan pernah di anggap main main,apapun yang Zelda katakan itulah suatu keharusan.


Selang berapa lama,Andi dan Erland menghampiri.


"Dari mana aja loe,baru nongol" ujar Sinta


"Dari ruang dosen,ngajak kencan" canda Andi


" idih..yang ada dosen cantik itu eneg liat loe" ujar Sinta membalas kekonyolan Andi


"Nih, playboy tobat baru selesai kan masalahnya sama cewek cewek korban PHP dia" jelas Andi membuat Zelda dan Sinta menatap selidik Erland.


"Yah dari pada gue ninggalin mereka tanpa sebab kan bukan cowok namanya gue" bela Erland pada dirinya sendiri.


"Makanya tadi gue nemuin mereka satu satu,buat memberi kepahaman ke mereka" lanjut Erland


"Terus mereka terima?" tanya Sinta


"Terima gak terima ya harus terima,gue gak mau main main lagi soal cinta" ujar Erland


"Tapi gue yang kena sasaran,mereka ngamuk gue yang kena" kesal Andi


"Kan loe teman gue,boleh lah loe juga rasain Giman aderita gue" terang Erland


"giliran enaknya aja loe diem diem" sahut Andi


"Ukhuk,ukhuk,"Erland terbatuk

__ADS_1


"Kenapa loe ,nie minum " ucap Sinta memberi Erland minumannya.


"Gak,gak apa apa,telinga gue gak siap dengar Andi bicara kaya gtu tadi.


"land,loe gak macem macem kan" tanya Zelda menyelidik


"Gak lah,apaan sih loe," jawab Erland


"Oke baiklah" ujar Zelda kemudian melangkah pergi


"Mau ke mana Lo" teriak Sinta


"ada urusan" jawab Zelda singkat.


"kebiasaan anak itu"


**


Ting


Zelda menatap layar ponselnya ,kini ia di atas motor sport nya,ia sengaja menggunakan motor sport karena ingin mengikuti balap liar lagi,Yach lagi,karena sejak dulu Zelda memang suka balap balapan, Hoby lama tersemat kembali,itulah kira kira yang bisa di katakan saat ini pada Zelda,Karena dirinya memang sudah lama tak ikut balap,tapi karena pikiran Zelda kemarin sempat terganggu oleh beberapa hal,makanya ia kembali berkeliaran di jalanan hingga pagi menjelang.


Saat ini Zelda sudah berada di lokasi balap,


"Hai baby,lame tak jumpe" sapa salah satu rekannya yang kebetulan dari Malaysia tapi kini ia sudah la tinggal di Indonesia.


"Hai boy,loe juga udah lama gak keliatan" sapa ramah Zelda.


"iye ke, macem Mane nak temu,awak tak pernah singgah meski sekejap" ujarnya


"hmm,gue sibuk boy,paham lah "


"Iye ke, cowok ganteng kemarin Mane? " tanya boy


"Ada,nanti dia datang " ujar Zelda


"Baiklah,siapa yang ingin bertanding malam ini" Teriak juri


balap motor di sana,


"Apa taruhannya?" tanya Zelda


"tak kasi free makan satu bulan lah" ujar boy


"3 bulan deal" jawab Zelda


"oke lah,saye setuju!"


Baiklah , ayok berkumpul kita akan segera memulai,


BRUUM


BRUUUM


BRUUUMM


suara motor milik Zelda ataupun boy saling bersahutan.


Zelda dan boy saling menatap sebelum menancap gas motornya.


Brumm


brummm


brumm


SATU


DUA


TIGA


PRIIIIIIITTTTTT!!!!????


zelda mengikuti balap Karena ingin menenangkan dirinya dari segala permasalahan yang dia alami,Zelda melajukan motornya dengan kecepatan normal,boy sang lawan pun merasa Zelda tertinggal jauh dan sedikit menurunkan kecepatan motornya agar dirinya bisa berjalan beriringan dengan Zelda,tapi tak di sangka Zelda menggunakan kesempatan itu untuk ia menancapkan gas full nya,


"Aaark sial,dia ngerjain aku" ujar boy

__ADS_1


Zelda melesat dengan cepat meninggalkan boy di belakang,Zelda berusaha tetap fokus untuk saat ini,melupakan sejenak rasa rasa khawatirnya untuk memenangkan balap ini,


Baby


baby


baby


boy


boy


boy


teriakan para fans mereka pun mulai terdengar di telinga Zelda,Zelda mengembangkan senyumnya dan menaikan kecepatan motornya lagi dan


Wwuuuuussss


yeeee


baby


menang


yesss


aaark


siaaal


huuuh


huuuuuuh


Teriakan kekecewaan dan teriakan kemenangan memenuhi tempat acara itu,


"curang kau baby"


"bagaimana bisa curang,aku gak curang" sahut Zelda


"itu ,kau curang awal awal kau pelan tak taunya kau curang" ucap boy lagi


"Itu bukan curang boy,itu namanya taktik atau strategi untuk menang,paham?" jelas Zelda


"sama saja"


"eeh mana bisa sama" bela Zelda


"Baiklah boy,gue balik,ingat teraktiran gue ya!! bye boy"" teriak Zelda langsung melesat meninggalkan area balap.


**


malam hari


Tiara kini sudah tampil cantik ,dengan gaun merah selutut pemberian Erland pagi tadi,Tiara mengenakan make up yang natural, lipstik berwarna pucat di padukan pink kemerahan di bagian dalam bibir,sedikit blus on dan eye shadow deengan warna senada,rambut ikal sebahu ia biarkan tergerai,


"Buk,Tiara pamit ya!" ujar Tiara


"Mau kemana?" tanya buk ananda


"Mau keluar sebentar sama kak Erland" jawab Tiara


"Baiklah,hati hati ya,jangan pulang larut malam,sampaikan salam ibu sama nak Erland ya,buat jaga kamu jangan dlai lecet" terang buk Maya membuat Tiara geli mendengarnya


"Terimakasih bu, Sudah menjadi pengganti ibuku di kampung selama aku di sini" ujar Tiara


"Jangan sungkan ,kalian Anak ibu akan selama sampai kapanpun" ucap buk ananda tersenyum hangat .


Ia sangat bersyukur di pertemuan dengan orang orang yang baik seperti Zelda,jika dia tidak bertemu zelda kala itu mungkin saat ini dia masih bekerja di tempat pela**RAN itu .


untuk itu ia harus balas Budi dengan tetap tinggal di rumah desa mengurus anak anak yang nasibnya dan dengan anaknya bagus.


(bersambung)


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻

__ADS_1


__ADS_2