Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 62


__ADS_3

sudahlah kita kerjakan saja" ucap Diwa berjalan menuju ruang rahasia khusus mereka.


"hah,sekarang ?" ucapnya lagi


"gak,tahun depan " ucap Andi mengikuti Diwa


"hadeeeeehhh" malas Sinta ikut ke ruang rahasia itu.


mereka bertiga pun mulai mengerjakan apa yang seharusnya mereka kerjakan.


**


"kak ini tempat apa? " tanya Tiara ke Erland, kini Mereka berdua duduk di bangku taman dengan Erland tak melepas tangan Tiara untuk di genggamnya


"kamu gak tau ini tempat apa? " tanya Erland balik di balas gelengan Tiara


"mereka gak kasi tau kamu kenapa kamu di bawa ke markas ini?" tanya Erland lagi,Tiara menggeleng lagi


"Huh,ini markas kita,markas besar TBW ( the black word) " jelas Erland setelah mengambil nafas dalam dalam dan memberi tahu Tiara tempat apa yang sekarang mereka tempati .


"maksudnya?" tanya Tiara bingung


"aku rasa Zelda sengaja membawa mu ke sini untuk kamu mengetahui semuanya sebelum kamu menerima dengan siapa kamu berteman dan siapa aku ini" lanjut Erland


perkataan Erland semakin membuat Tiara kebingungan dan tak mengerti,


melihat ekspresi Tiara itu Erland paham dan lanjut menjelaskan organisasi apa yang selama ini mereka geluti


"dengar baik baik,TBW adalah organisasi mafia terbesar di berbagai negara,TBW adalah penguasa dunia bawah tanah yang belum ada yang mengalahkan,TBW bukan orang jahat seperti yang ada dalam fikiran mu,kita bergerak dalam menyelamatkan apa yang seharusnya di selamat kan,kita main bersih,kita juga bekerjasama dengan kepolisian dan pejabat negara untuk menyelesaikan misi tertentu,jadi buang fikiran burukmu itu jauh jauh,kita beda dengan yang lain,"penjelasan Erland kali ini sedikit memberi pemahaman buat Tiara sesaat memasuki markas ia melihat banyak sekali laki laki dengan seragam yang sama,


"kamu pasti kaget,siapa pemimpin organisasi ini! " ucap Erland


"Siapa? " tanya nya penasaran


"king Revin dan anggel Zelda" ucap Erland membuat Tiara syok


"APA!!" ucap Tiara kaget


"gak usah kaget gitu,kita sama aja,bersatu kita bisa membasmi tikus tikus nakal itu," ucap seseorang dari belakang mereka sambil berjalan


"Zelda" Tiara sontak berdiri menghadap Zelda


"gak usah sungkan gitu," ucap Zelda di balas anggukan Erland


"zel,makasi ya loe dah bantu gue menemukan siapa yang ada di hati gue" ucap Erland


"bukanya gue dah bilang gue gak mau ada yang loe ataupun kalian tutup tutupin dari gue" jelas Zelda


"dan loe tau kenapa gue bawa Tiara kesini?" tanya Zelda

__ADS_1


mereka berdua menggeleng


"gue mau Tiara masuk dalam organisasi kita!,loe keberatan? dan Tiara loe mau atau tidak?


"gue liat loe punya potensi yang luar biasa dalam bertarung,gue bisa liat loe punya kemampuan,jadi gue minta loe di sini asah kemampuan loe dan terus latihan agar bisa menjadi bagian dari kita." jelas Zelda kembali saat melihat ada keraguan dari Tiara


"dan gue yakin loe masih mau balas dendam bukan kepada orang yang sudah merampas harga diri lo" ucapan Zelda seperti tembakan tepat mengenai hati dan kepala Erland,mendengar kata merampas harga diri dia menoleh ke Tiara dan Tiara membalas dengan tatapan sendunya seolah berkata aku baik baik saja.


"oke,gue mau" ucap Tiara


"tapi Ra,ini bahaya buat loe,dunia kita ini bukan untuk main main Ra" jelas Erland


"menerima kamu jadi bagian dari diriku sudah pasti aku harus bisa menjaga diri,aku paham mafia seperti kalian banyak sekali musuh,dan aku yakin demi menjatuhkan kalian mereka akan mengincar apa yang kalian suka termasuk pasangan kalian bukan? jadi aku harap kamu paham apa yang aku katakan land lagian aku belum membalas dendam atas apa yang mereka lakukan ke gue" jelas Tiara sambil menggenggam tangannya kuat .


Zelda tersenyum,


"oke kalau gitu kamu bisa tinggal di sini dan mulai berlatih kapanpun kamu mau" ucap Zelda kemudian pergi meninggalkan mere


"Ra,"


"kamu percaya kan Sama aku" ucap nya meyakinkan Erland


Erland hanya bisa pasrah dan mendukung keputusan Tiara,


"oke, tapi aku tidak bisa menemani kamu latihan sekarang aku ada urusan,kamu latihan sama pelatih dulu ya,aku tinggal bentar" ucap Erland


"oke" jawab Tiara


kini ia masuk ke markas,


"bik yang lain mana ?" tanya Erland


"gak tau kayaknya lagi di ruang rapat! " ucap buk Maya


"ruang rapat,kok gak kasi tau gue!" fikir Erland dalam hati


"mereka lagi pergi keluar " ucap Zelda dari belakang menyusul Erland


"tumben gak ngajak" curiga Erland


"bodoh loe,gimana mau ngajak orang elo lagi berduaan sama pacar baluuu" ejek Zelda


"eh ya juga ya" ucapnya berlalu


"loe mau kemana? " tanya Zelda berteriak


"kamar,loe mau ikut?" goda Erland


"ogah" jawab Tiara

__ADS_1


"nak,Revin belum balik? " tanya buk Maya


"belum bik,kayaknya bakalan lama di sana," ucapnya


"gak kangeeenn?" goda buk Maya berhasil membuat Zelda seperti kepiting rebus karena malu


"apaan sih bik" jawabnya


"buruan nikah,nanti keburu di salip"


"mana bisa gitu,lawan aku kalau mau ambil kak revin dari ku,haha" tawa renyah Zelda berhasil membuat buk Maya geleng geleng kepala,rasanya capeknya hilang setelah melihat senyum manis dari Zelda ,penolong ciliknya kala dulu .


**


"gue harus bisa bawa senjata itu keluar dari sini bagaimana pun caranya"


"lusa adalah hari terakhir gue,dan gue harus bisa menyelamatkan nyokap gue"


Erland masih melamun sampai akhirnya dia tertidur.


sementara di tempat lain,


"bagaimana? " tanya seseorang di balik benda pipih di telinganya.


"sebentar lagi bos,kita bisa mendapatkan senjata itu,haha" jawab anak buahnya


"lakukan yang terbaik,gue akan kasi hadiah besar buat loe kalau loe berhasil membawa senjata itu ke gue,hahaha" jelasnya langsung menutup telponnya.


"Mina,mina,gue gak nyangka anak loe bisa membawa keberuntungan buat gue hahaha, kenapa gak dari dulu gue selidiki anak loe,kalau seandainya gue bukan tanpa sengaja liat dia di pelelangan itu gue gak tau kalau anak elo seorang mafia besar hahah,dan gue bisa manfaatin elo buat mendapatkan senjata itu , sebentar lagi gue jadi yang berkuasa di dunia bawah tanah hahah"seringai seseorang yang ternyata kenal dengan Erland dan keluarga nya.


**


"siapa kalian hah,lepasin aku" teriak ibu Erland


"DIAM" bentak ketua preman itu


"makan aja nih makanan loe" ucapnya sambil melempar piring berisi makanan kepada ibu Erland.


"gak,aku gak mau" ucapnya menolah


"mmmm lepas"


"jangan pernah menolak,dan jangan coba melawan kalau loe gak mau gue bunuh sekarang juga" ancam orang itu


"apa hubungannya kalian Sama anakku? apa salah anakku hah? " tanya Mina ibu Erland.


"loe mau tau? oke gue kasi tahu,dengar baik baik" ucapnya tepat di telinga ibu Erland


( bersambung )

__ADS_1


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻


__ADS_2