Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 26


__ADS_3

ASTAGA..... GUE LUPA" teriaknya membuat Mereka semua menautkan alis mereka tak paham apa yang di katakan Zelda


Segera ia merogoh ponselnya,


Tut...Tut..


2 kali deringan terdengar suara dari seberang sana


"hallo baby cute Kk" ucap Revin menggoda


"tau kan apa yang ku minta" ucap Zelda


"oke segera" jawab Revin


"kakaku terbaik Dech... "lanjutnya.


"kecupannya mana" ucap Revin membuat Zelda memerah di depan teman temanya


ia tatap Teman temanya satu persatu sebelum menutup telpon.


"apaan sih .....udah ya .. bye" jawab zelda menekan tombol merah pada benda pipihnnya,


tak lama kemudian


Ting...


notifikasi pun dtg


" wa lacak ini cepat" sahutnya paada Diwa yang kebetulan sedang mengutak- Atik laptopnya.


"apaan tuh" tanya Erland.


Zelda pun menceritakan kejadian tadi pagi pada teman temanya,tentang ia bertemu dengan wanita yang di kejar kejar preman itu.


"waah..bakalan bermain lagi nih" ucap Andi sambil meregangkan otot-otot nya.


"brisik loe," ucap Diwa sambil menampol kepala Andi menggunakan buku di depanya


fokus mereka terpecah kala melihat posisi GPS yang di kasi Revin,


"wih ...ini rancangan terbaru kita yang di perbaharui dan di perbaiki kekurangNya sama Kak Revin itu zel? " tanya Diwa menganga setelah mendapatkan kode rahasia dari GPS itu .


"menurut elo???? " tanya Zelda balik


"gila...ini mah kelewat canggih" ucap Sinta fokus pada layar.


"coba sini gue liat" sambung Erland yang penasaran


mereka pun kini tengah memperhatikan satu objek.


"gila..keren banget..." ucapnya sambil melihat sekitar


ternyata GPS rancangan Zelda dkk memang canggih,bukan hanya bisa mengetahui letak keberadaan satu objek,bahkan di sekitar objek pun bisa, 50 meter dari letak GPS itu di pasang bisa terlihat jelas berapa orang yang berada di sana,


"tapi kok di sini ada tiga warna? " tanya Andi.


"sini gue jelasin" ucap Zelda mengambil alih laptop Diwa


"beberapa hari lalu gue sempat bahas ini sama Kak revin,kita sempat menguji cobanya melalui keberadaan pak haikal,waktu dia sedang bersama wanita bayarannya itu.hasilnya memang memuaskan banget,kita memasukan beberapa titik pada objek Masing masing" jelasnya sambil melihat teman temanya mengangguk mengerti.


" masing masing orang yang berada di sekitaran GPS itu memiliki 1 Titik,titik hitam menandakan dia laki laki ,titik putih menandakan dia perempuan,dan merah menandakan anak anak." jelasnya lagi


"waaaaw...keren nih...apa akan di lelang di perdagangan bawah tanah?? " tanya Sinta di balas tatapan pertanyaan kepada Zelda.


" sebenarnya hari ini kita akan meeting bahas ini di markas,makanya kak Revin membawanya di mobilnya,namun karena ada insiden tadi ,ya kenapa enggak kita pakai sebagai penguat uji coba kita juga ,lagian gue curiga sama preman preman itu" jelasnya.


setelah itu dia kembalikan pada Diwa .

__ADS_1


"baiklah..kita sudah ketemu lokasinya,secara otomatis sudah terhubung sama lokasi kita saat ini " Diwa masih memainkan jemarinya pada keyboard laptopnya.


" kita tunggu dulu laporan dari anak buah kak Revin, baru kita bisa beraksi" jelasnya sedikit terjeda.


"aku juga sudah menyuruh beberapa di markas untuk segera mencari informasi siapa dan apa masalah yang di hadapi wanita itu " sambungnya


"baiklah,,,yuks masuk kelas..jam ke dua sudah bunyi tuh" sahut Erland.


merekapun beranjak dari tempat mereka.


**


ting


ting...



notifikasi masuk di ponsel milik Revin.



" Johan budy Atmayadi....Jihan Jani Atmayadi..." ucapnya pelan


"informasi apa yang kalian dapatkan selain ini, " sambung Revin pada anak buahnya


"ini datanya bos" ucapnya sambil menyerahkan beberapa berkas Yang berkaitan dengan Johan dan Jihan.


"dengar dengar,,mereka juga akan mengikuti pasar lelang yang akan kita adakan Minggu ini di pasar bawah tanah tuan," jelasnya lagi


"apa yang mereka incar?" tanya Erland lagi


"senjata rakitan TBW yang baru keluar prince,senjata api yang kedap suara " jelasnya lagi


"oke..baiklah...! kalian boleh pergi,," ucapnya pada anak buahnya.


Revin tengah berfikir sambil mengetuk ketuk jarinya pada meja kerjanya.


"Dua anak kembar ,anak dari Tuan Joy Atmayadi dan nona Miranda keylie ...pemilik Joypark company..." gumamnya sambil memangut mangut membaca satu persatu tentang Johan.


"pemilik perkebunan ganja di Kalimantan...


haiiish...sudah ku duga" ucapnya pelan mengangkat sedikit bibirnya ke atas.


"pengamanan data pribadinya sungguh bukan tandingan TBW...heh..." lanjutnya lagi ,setelah itu ia menyimpan dokumen itu dalam lacinya.


tok..tok...tok


"masuk " ucap Revin


"pak ruang meeting sudah siap, meeting tinggal 10 menit lagi, anggota sudah menunggu di ruang meeting" jelas assisten nya


"baiklah.."ayok kita berangkat ucapnya sambil berjalan meninggalkan ruangannya menuju ruang meeting.


****


"di mana wanita j4l4ng itu? " tanya seseorang pada salah satu bawahannya.


"sudah kita bawa ruangan penyekapan nona muda" jawabnya.


"baiklah,...eeh di mana kakakku...?" tanya Jihan


"tuan muda sedang ada meeting,,rencana akan ikut serta pada pelelangan yang akan di laksanakan Minggu ini di pasar bawah tanah nona." jawab nya


"Haisss....ikut pelelangan saja harus meeting" kesalnya pada kembarannya itu


"ikut pelelangan skaligus transaksi kan lumayan adiku sayang" ucapnya sambil mencolek pili kembaranya itu.

__ADS_1


"aaach..benarkah...." ucapnya kegirangan


"tentu,aku sedang mengincar senjata terbaru dari organisasi mafia TBW,,dengan begitu kita akan menjadi lebih kuat dalam menghadapi musuh kedepanya." ucapnya .


"baiklah aku percaya padamu" ucapnya sambil tersenyum penuh makna.


"hei mau kemana?" ucap Johan melihat kembaranya itu melangkah keluar


"aku mau bermain main dulu dengan wanita j4l4ng itu Kk" sahutnya melangkah pergi.


"baiklah .hati hati" teriaknya


"iya baik" jawab Jihan juga tak kalah teriaknya


Tut .tut..


Johan menelpon seseorang,


"bagaimana keadaan di sana? " tanya Johan


"aman bos " jawab di seberang sana.


dialah Anton,orang kepercayaan sekaligus assisten pribadi Johan.


sedang jihan ia selalu di temani Zoya assisten pribadi nya sekaligus orang kepercayaan nya .


"pastikan semua keadaan aman ,tanpa di curigai pihak berwajib,sebentar lagi kita akan panen besar" ucapnya langsung memutuskan panggilan.


Sedang jihan yang sekarang sedang berada di ruangan di mana seseorang di sekap ialah wanita yang di temukan Zelda tadi pagi,sebut saja Ananda dan anaknya Bagus.


"seberapa jauh Loe lari..gue gak kan biarin loe kabur j4l4ng s3t4n"


plak


plak


lagi dan lagi Ananda mendapatkan tamparan hebat pada kdua pipinya,.


Bagus yang sudah dari tadi kelelahan dia tertidur pulas dengan tangan dan kaki juga di ikat.


Ananda hanya bisa menangis dan sedikit menjerit akibat kesakitan yang ia rasakan .


"gue peringatin loe lagi,jangan coba coba kabur bahkan membocorkan semuanya pada orang orang,loe akan terima akibatnya " ucapnya lagi sambil memegang dagu ananda dan sedikit menekannya.


"jika elo berani melakukan nya,gue gak segan segan membunuh anak loe di depan mata kepala Lo" sambungnya sambil melepas kasar cengkraman nya pada dagu ananda


Ananda hanya menangis sesegukan,teriakpun percuma,mulutnya sudah di sumpal kain agar tidak bisa bersuara.bahkan makan pun dia di kasi satu kali sehari, itupun bekas para anak buah JJ ( Johan dan Jihan ),


Jihan pergi meninggalkan Ananda dan Bagus di dalam ruangan gelap itu berdua saja.


"kejam..kalian memang kejam,aku bersumpah akan membalas kalian jika aku berhasil keluar dari sini," ucapnya dalam hati


"aku yakin dan percaya akan janji anak muda itu" lanjutnya.


Dia masih percaya akan pertolongan dari Revin,entah dari mana kepercayaan nya itu sangat kuat, sebentar lagi dia akan di selamat oleh Revin.( fikirnya)


"nak... sebentar lagi penderitaan kita akan berakhir" ucapnya dalam hati kembali sambil menatap anaknya sendu.


hingga akhirnya Ananda tertidur dalam lelahnya.


Byuur


Byuur


"Br3ngs3k "


( bersambung)

__ADS_1


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻


__ADS_2