
apa loe bilang,? Tiara kabur dan loe nyalahin gue? picik otak loe,buat apa gue bantu dia kabur,kan elo yang kasi dia tamu semalam jadi kalau dia kabur itu semua salahnya Broto,"
"BOHONG loe,gue tau Lo yang kasi izin pak Broto buat membawa Tiara keluar club,iya kan ? " tebak Jihan
deg
Johan belum sempat mempersiapkan alasan apa yang akan dia gunakan saat Jihan bertanya akan hal ini.
"i,iya gue yang kasi dia keluar,tapi mana gue tahu kalau yang dia bawa itu Tiara," hanya itu yang terlintas dalam pikirannya saat ini.
"Basi alasan loe kak," Dug ,Jihan menabrak tubuh Johan saat berucap sehingga tubuh Johan setengah tersenggol.
Jihan keluar entah kemana,ia tak mau ambil pusing saat ini,urusan Tiara sudah membuatnya pusing,di tambah lagi sekarang Jihan merasa Johan sudah tidak seperti dulu lagi terhadapnya,di mana saat Jihan ingin bersama Johan,Johan selalu saja memiliki alasan untuk tidak bersama Jihan.
"Jaga diri kamu baik baik Tiara! " gumam Johan sembari menatap kepergian Jihan dari hadapannya.
"Cari dia sekarang dan jangan kembali sebelum menemukan keberadaan nya" printah Johan pada salah satu anak buahnya.
****
Sinar matahari pagi menyambut bumi, menggantikan cahaya bulan yang menyinari malam hari,saat ini pukul 6:30,Zelda dan keluarganya kini sedang berada di ruang makan,mereka sarapan seperti biasanya.
"Kakak,kapan aku bisa ikut kakak bermain,aku ingin melihat dan mencobanya Kak" ucap Zuita sambil menatap makanannya.
"Adeek " sahut mama Selena menggeleng kepala.
"Gak apa apa mah,? pah? " zelda bukannya menjawab malah bertanya balik ke mama dan papanya.
"No,mama gak setuju,cukup kakak aja yang buat kita jantungan dek,mama gak mau kamu ikutin jejak kakak kamu,berbahaya sayang " jelas mama Selena sambil mengusap lembut rambut Zuita.
"Kalau papah mah boleh boleh saja,tidak ada salahnya jika kamu sedari kecil belajar menembak,bela diri,memanah dan lain sebagainya, keahlianmu kelak akan menjadi prisaimu ,namun hanya sebatas belajar dan mengenal senjata saja,untuk lebih dari itu ,papa sependapat dengan mamahmu," jawab papa Handoko
Zelda mengangguk sambil berfikir,lain halnya dengan ekspresi Zuita,ia seperti kurang puas akan jawaban mama dan papahnya.zelda melirik adiknya yang kini terlihat merajuk.
"Tentu saja boleh,zui boleh ke markas kapan pun zui mau dan berlatih kapanpun zui sempat berlatih,tapi jangan lupakan sekolah ya,benar kata papa, berlatih hanya untuk bisaa menjaga diri dalam keadaan darurat,jangan ikutin jejak kak Zelda ya ! " bukan Zelda melainkan Revin yang menjawab dan mengiyakan,entah kapan Revin kembali dari luar negri dan sekarang tiba tiba muncul pagi ini di rumah Zelda.
"Yeeee kak Revin memang terbaik" puji Zuita kegirangan
"Kak,kapan pulang?" tanya Zelda berdiri dan memeluk Revin
"baru saja,langsung ke sini,kangen sama kamu " balas Revin mengeratkan pelukannya.
"Khem khem " papa Handoko berdehem melihat kelakuan anaknya itu.
__ADS_1
"iiich papa " malu zelda
"sudah sudah,ayok lanjut makan,dan kamu Revin ayok sarapan bareng!" ajak mamah selena dan Revin pun tak menolaknya.
setelah selesai sarapan,Zuita berangkat ke sekolah,papa Handoko berangkat ke kantor dan Revin n Zelda kini bersama Revin,menuju kampus mereka.
"Kak kenapa gak kasi tau kalau akan balik? "
"tidak apa,hanya ingin memberikan kejutan " jawabnya asal
"iish,kejutan apa ? yang ada aku merasa sudah tidak penting lagi buat kk "
" sudah jangan ngambek,maafin Kk ya,Kk emang sibuk banget sampai sampai lupa kasi tau kamu "
Zelda tidak mau berdebat lagi,untuk itu dia lebih memilih bersandar di bahu Revin dengan memeluk lengan revin.
"Kangen gak ? " goda Revin
"Berisik " sahut Zelda
Revin hanya menggeleng kan kepala melihat kelakuanku Zelda yang menurutnya kekanak kanakan namun terlihat gemas oleh Revin.
***
"gak usah bawel,kak Revin mau langsung ke kantor dan tidak ada waktu buat ngobrol sama orang kaya loe " bukannya Revin yang menjawab melainkan Zelda.
"hallo, maaf mbak anda salah sambung " ucap Andi dengan nada mengejek.
"4nj1ng loe " balas Zelda
"lagian tidak ada yang ngajak loe bicara kalo neng "
Zelda tak menghiraukan Andi,dia mengarah ke Revin dan berjinjit langsung mengecup pipi Revin ,
"Daah kak,hati hati ya," Zelda melambaikan tangannya
ting
notifikasi dari ponsel Revin,ia membacanya
" ku tunggu nanti malam di ruang rapat " pesan itu berasal dari Zelda yang mengingatkan dirinya akan janji Revin kala masih duduk di bangku SMA.
Revin kembali menyimpan ponselnya.
__ADS_1
"langsung ke kantor " printahnya
"baik "
***
"Bik,sudah lama tinggal di sini? " tanya Tiara pada Ananda
Ananda terdiam dan menatap lekat wajah Tiara.
"Beberapa bulan lalu,saat pelelangan ilegal yang di selenggarakan oleh tuan Revin." jawabnya
"Tuan Revin? " tanya Tiara mengerut kan alisnya.
"iya,nanti juga kamu akan tau sendiri" jawabnya lagi
"kalau kamu bagaimana bisa bertemu dengan non Zelda dan bisa kabur dari b14d4b kembar itu? " pertanyaan ananda menghilangkan fokus Tiara dengan menyebut nama kembar itu,
"Bibi tahu mereka? " tanya Tiara
Ananda pun menceritakan jika dirinya sempat di jadikan pela*** oleh mereka dan menyiksa mereka ( dia dan anaknya bagus ) setalah dia tahu rahasia terbesar dari mereka yang sering berhubungan ****, padahal mereka saudara kembar,dan Ananda lah yang mengadukan kelakuan mereka pada orang tua JJ,sampai suatu hari ananda ingin melarikan diri Namun di cegat Dan di tangkap kembali oleh anak buah mereka,sejak saat itu dia bertemu Revin di jalan dan berjanji akan menyelamatkan dia dan anaknya bagus,dari sana ia mengenal Zelda .
"lalu kamu,bagaimana bisa berada di neraka itu? " Ananda balik bertanya pada Tiara dan Tiara pun menceritakan semuanya dari awal bertemu dengan Dua JJ sampai bertemu dengannya saat ini .
"mereka masih saja kejam! " gumam ananda dalam hati
"lalu bagaimana rencana mu selanjutnya?" tanya ananda lagi
"Aku akan balas dendam,balas dendam karena mereka menghancurkan kehormatan dan kepercayaan ku serta kepercayaan keluargaku " ucap Tiara dengan nada dingin .
Entah sejak kapan dia yang anaknya periang,mudah bergaul bisa jadi dingin seperti saat ini.
"Apa yang kamu tahu tentang Zelda dan teman temanya?" pernyataan ini membuat Tiara semakin kebingungan dan ingin lebih tahu lebih dalam lagi
"Zelda anak yang sangat baik,lembut,kadang juga dingin dan teman temanya juga sangat baik, beruntung banget Zelda menemukan orang orang baik seperti mereka" jelasnya yang memang dia lihat dari awal mereka bertemu
"Kau tau,itu hanya sebagian kecil dari apa yang tidak orang tahu tentang mereka Tiara ? " ucap ananda membuat Tiara semakin tidak bisa diam dengan keingin Tahuanya saat ini .
"maksud bibik apa? " tanya Tiara serius saat ini
(bersambung)
semangat 💪 ngehalu
__ADS_1
salam kity-kity 😻