
"SAYA BUKAN TIARA YANG DULU " ucap Tiara penuh penekanan saat ini,bukan Tiara yang tumbang melainkan para bodyguard itu,
saat om Broto menyuruh bodyguard nya meringkus Tiara,saat itu juga Tiara langsung menekan satu kakinya lalu bergerak salto sambil menendang salah satu dari bodyguard itu.
Tiara melirik bodyguard yang satu lagi,dengan kaki sebelah dia juga menendangnya hingga tersungkur saking kerasnya tendangan Tiara,
"Bego bangun kalian,sama wanita saja kalah" marah bos mereka.
mereka berdua kembali bangkit,kali ini dia menggunakan senjata untuk menyerang Tiara,Sinta yang melihat itu pun mulai mengambil ancang ancang untuk membantu Tiara, Sinta dan Tiara kini saling memunggungi,senjata yang di gunakan para bodyguard itu adalah skipping jump.
Tiara bertalak pinggang " om mau olah raga skipping jump ?"
ledek Tiara.
"hahaha" tawa Sinta mendengar ledekan Tiara.
"diam bangsat,jangan banyak bicara " ucap nya langsung menyerang
Tiara dengan lihai menghindari serangan itu,sinta pun demikian dengan lincah melawan nya.
dress yang di gunakan Sinta membuatnya sedikit kesusahan untuk bergerak,saat dirinya sedikit bisa bergerak dia merobek gaunya,beruntung dia menggunakan celana pendek di dalam.
bodyguard yang melawan tiara tak henti hentinya mengayunkan skipping jump nya untuk melawan Tiara,hingga saat saat terakhir Tiara membalik badan ke arah kiri namun saat yang bersamaan bodyguard itu menendang Tiara dengan kaki kirinya,alhasil kaki bodyguard itu mendarat tepat di punggung Tiara hingga membuat Tiara tersungkur.
melihat itu Sinta dengan cepat juga menendang lawannya hingga dia juga tersungkur.
"Tiara!" teriak Erland namun dengan cepat Andi menahan Erland agar tidak mendekat mengingat pesan Tiara saat sebelum masuk gedung itu,
"loe gak dengar Tiara bilang apa,dia bisa melakukan nya, kalau memang dia sudah tidak bisa melawan barulah kita keluar " ucap Andi
"tau nih erland" Diwa ikut berbicara
"Tapi " ucapan Erland terpotong saat mendengar pecahan kaca .
PRANG
Tiara seperti orang kesurupan ia berlari ke arah meja dan mengambil botol kemudian dengan ganasnya dua memukul kepala bodyguard itu dengan botol yang di pegangnya,
"aaark" ringisnya.
sedang bodyguard yang satu terlihat sudah gemetar melihat sisi lain dari Tiara begitupun dengan om Broto ,ia terlihat ketakutan.
Sinta berjalan santai dengan gerakan tak terbaca dia mengambil alih skipping jump itu dan langsung mendaratkannya ke arah kepala bodyguard yang satu ,
"aaarh" ringisnya tanpa perlawanan. dengan cepat Tiara dan Sinta mengikat dua bodyguard itu dengan tali yang sudah di siapkan mereka .
""SAYA BUKAN TIARA YANG DULU"
Tiara dengan santai berjalan ke arah om Broto ,
"Mau apa kamu" ucap om Broto ketakutan ,ia berdiri dan menodongkan botol minuman di depannya.
" mau apa? jelas mau balas dendam atas apa yang telah elo lakukan ke gue" ucapnya.
__ADS_1
Melihatku itu Erland sudah tidak bisa menahan diri untuk turun,ia meloncat dari persembunyian nya,di ikuti oleh ke tiga temannya Andi,boy,dan juga Diwa,die juga ikut turun dari tangga.
"Jangan macam macam kalian " ucap om Broto
ia mengambil sebuah pistol dengan tangan kirinya,melihat gerakan itu Tiara dengan cepat menendang dengan kaki panjangnya
Pistol itu mendarat di lantai dengan berguling guling,
"brengs3k" geram Erland langsung mendaratkan tinjuannya pada wajah om Broto.
"aaark" om Broto kesakitan dengan satu tinjuan dari Erland.
"Biarkan aku yang menyelesaikan nya " tahan Tiara pada Erland saat Erland kembali ingin menghajar om Broto.
Erland mundur dan melempar sebuah senjata pada Tiara,Tiara menangkap nya dengan menuju senyuman .
Tiara menekan satu kakinya pas tubuh om Broto" bagaiman jika senjata ku merasakan empuknya tubuhmu om" seringai Tiara
"jangan, , jangan saya mohon jangan " ucap om Broto sambil menggeleng penuh ketakutan
"sedikit saja "
SREEK
"aaark ...ukhuk... ukhuk " teriak om Broto di disertai batuk batuk
"stop., , jangan , , please , , saya mohon " ucap om Broto memohon pada Tiara.
"ini hanya sedikit dari yang elo lakukan ke gue dulu ,aaaaa" teriak Tiara lagi
SREEEEK
"Aaaarhh haaa haaa " teriaknya lagi
para bodyguard itu juga merasakan ketakutan yang luar biasa.
om Broto memegang bagian tubuhnya yang kini berdarah akibat sayatan dari Tiara, " si-apa ka-li- an sebe-narnya" ucap om Broto cekatan
"aku adalah malaikat pencabut nyawa bagi orang jahat seperti kalian " teriak Tiara
aaaa
jlleb
jlebb
Tiara menusuk tubuh om Broto dengan senjatanya di bagian lengannya,
"aaaarh, , saa-kiiit" jeritnya
"Sakit itu tidak sebanding dengan kesakitan yang gue rasakan saat elo menghancurkan masa depan gue" teriak Tiara lagi.
"ampuni saya" tangisnya menggeleng
__ADS_1
"ampun loe bilang,? jangan harap" Tiara saat ini seperti orang yang kerasukan setan,mata merah dengan Aura penuh dendam
"wa, , loe tahu kan apa yang gue inginkan " ucapnya tanpa menoleh pada Diwa.
"sangat tahu" ucap Diwa kemudian melempar sebuah pistol yang tadi di keluarkan oleh om Broto.
"ja-ngan sa-ya mo-hon" teriaknya tertahan
"ucapkan permintaan terakhir loe" ucap Tiara menodongkan pistol milik om Broto di kepala nya.
"Jaa-ngan" jerinya
"kelamaan "
DOR
DOR
dua kali tembakan mendarat di kepala om Broto,om Broto sempat mengalami kejang kejang sampai akhirnya
DORRR
Tembakan ke tiga membuat om Broto meninggal di tempat.
"Ampun, , ampun " ucap bodyguard nya dengan penuh ketakutan meminta ampun agar tetap di beri kebebasan.
"Sayang sekali,kalian tidak belajar dari dua teman kalian yang dahulu " ucap Tiara
DORR
DORR
Tembakan di arahkan ke kepala mereka dan mereka juga meninggal di tempat.
Erland melihat tangan Tiara gemetar,baru saja ia membunuh 3 nyawa,ide melihat tangannya dan menjatuhkan senjata itu dengan tangisan, Erland mendekat dan langsung memeluk Tiara
"semua dendammu sudah terbalaskan" ucap erland
"hiks, , hiks , ,hiks" tangis Tiara dalam pelukan Erland.
Diwa mengelus punggung temannya dan berkata " loe hebat" ucapnya
mereka akhirnya keluar dari gedung itu,saat di perjalanan Erland menghubungi seseorang " bereskan semuanya di gedung XX " ucap Erland
"jika perlu bikin seolah olah mereka berkelahi dan bunuh saling membunuh " ucap Erland kembali setelah itu mematikan ponselnya.
"boy,thanks ya" ucap Erland
"Its oke, , kalian juga kawan saye" ucap boy.
saat Sinta di suruh melayani om Broto saat di restoran boy,saat itulah Erland meminta Sinta untuk menjebak om Broto agar menemuinya di gedung tua,di mana gedung itu adalah gedung milik papa boy yang memang tidak ada yang tahu kecuali boy dan tentunya papanya.
Sinta dengan sedikit rasa kesal mengikuti permainan Erland dan menulis surat agar om Broto menemui nya di gedung itu besok,dan saat mereka sudah tida di gedung itu Andi, Erland,boy dan juga Diwa bersembunyi di lantai atas untuk mengawasi pergerakan om Broto,saat itulah Tiara keluar untuk membalaskan dendam nya pada om Broto,orang yang telah merenggut kesucianya yang ia jaga selama ini, akhirnya hari ini dendam itu terbalaskan dengan membunuh nya dengan tangannya sendiri.
__ADS_1
"Hebat ya kalian , , Sekalian gak usah ingat gue "
teriakan itu membuat mereka semua menghentikan langkah mereka.